Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN KEBERLANJUTAN DAN AUDIT LINGKUNGAN

Analisis GRI 4
PT Royal Anugrah Famelindo

Oleh :
Eltanin Rahayu Putri

(1106060955)

Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
Tahun Akademik 2014 – 2015

1

Statement of Authorship
“Kami yang bertandatangan dibawah ini menyatakan bahwa tugas terlampir adalah
murni hasil pekerjaan saya/kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang kami
gunakan tanpa menyebutkan sumbernya.
Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk tugas pada
mata ajaran lain kecuali kami menyatakan dengan jelas bahwa kami menyatakan
dengan jelas menggunakannya.
Kami memahami bahwa tugas yang saya/kami kumpulkan ini dapat diperbanyak dan
atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.”
Mata Ajaran

: Laporan Keberlanjutan dan Audit Lingkungan

Judul Makalah/Tugas

: Analisis GRI 4 PT Royal Anugrah Fmelindo

Tanggal

: 20th December 2014

Dosen

: Chaerul D. Djakman

Nama mahasiswa

:

Nama
Eltanin Rahayu Putri

Npm
1106060955

Tanda Tangan

2

sudah memiliki banyak cabang (14 cabang). Saya memilih opsi comprehensive karena perusahaan yang saya observasi walaupun masih belum terlalu besar. Menurut survey saya ke industri sejenis seperti salon sistem penggajian yang umum adalah gaji pokok dan komisi sesuai jumlah konsumen yang dilayani sesuai treatmentnya. Isu Lingkungan Walaupun produk spa berasal dari bahan alami. lingkungan. Standar khusus adalah standar optional tambahan yang sebenarnya tidak wajib dilaporkan. dan cream. ANALISIS MASALAH DAN RISIKO PERUSAHAAN Secara garis besar dari observasi perusahaan memiliki 3 isu yang harus diselesaikan: 1.ALASAN MENGAPA MEMILIH OPSI COMPREHENSIVE Dalam makalah ini. Isu Konsistensi Kualitas 3 . maka konten yang akan disajikan dalam laporan ini akan saya sesuaikan dengan pedoman yang berlaku terkait pelaporan yang ‘sesuai’ dengan opsi comprehensive. 3. METODE PENULISAN Penulis memperoleh sumber data dari wawancara ke kantor pusat dan observasi langsung ke dua cabangnya yaitu cabang Tebet dan cabang Depok. Standar umum berisi latar belakang yang melandasi pengungkapan organisasi mengenai dampak ekonomi. serta sosial dan kinerja tata kelola. ada beberapa bahan yang walaupun alami memiliki risiko terhadap lingkungan yaitu essential oil. saya memilih untuk membuat laporan keberlanjutan yang ‘sesuai’ dengan memilih opsi comprehensive. Isu Karyawan Karyawan yang digaji hanya sebesar UMR tanpa komisi sebenarnya berada dibawah standar penggajian industri. Dengan demikian. Saya hanya menggunakan beberapa standar khusus yang relevan untuk perusahaan yang saya teliti. 2. Penggunaan jet pump juga merupakan isu penting mengingat bisnis spa menggunakan banyak air. scrub.

namun malah disajikan teh manis dengan gelas yang tidak dicuci dengan bersih. Audit internal berkala. ANALISIS GRI 4 A. pria dan anak-anak). SOP harus benar-benar dijalankan oleh karyawan.Saya melakukan observasi dengan mencoba treatment di dua cabang berbeda yaitu cabang Tebet dan cabang Depok. 4 . Isu tidak konsistennya kualitas per outlet dapat ditangkap bila diadakan audit internal. Perusahaan harus memikirkan dampak operasinya terhadap lingkungan. Konsistensi menjadi isu dimana banyak alat spa yang rusak dan tempat yang kotor di cabang Tebet. Dari hasil observasi pemilik. Konsumen dapat menikmati spa bersama pasangan dan ada body scrub susu dan stroberi untuk anak. Karyawan sebaiknya digaji sesuai standar industri yaitu gaji dan komisi per konsumen. Terutama menyangkut isu kebersihan mengingat itulah factor penting dalam bisnis spa. Konsep spa (yang berarti kesehatan dari air) yang diangkat perusahaan adalah spa keluarga (wanita. 2. SARAN BAGI PERUSAHAAN 1. keinginan untuk menerapkan gaya hidup kesehatan dan kecantikan telah dimiliki oleh konsumen saat ini. 3. Penggunaan jet pump dalam jangka panjang merugikan lingkungan dan perusahaan. PENGUNGKAPAN STANDAR UMUM STRATEGI DAN ANALISIS Sambutan Pemilik (G4-1) Royal Garden Family Spa and Reflexology terbentuk atas passion pemilik dalam marketing yang membawanya menemukan ide baru dalam membawa brand lokal Indonesia ke kancah internasional. Cabang Tebet juga tidak mengikuti SOP dimana pelanggan setelah treatment diberi minuman wedang jahe. Sementara cabang Depok lebih bersih dengan fasilitas yang terjaga baik. Perbaikan sistem penggajian karyawan.

Wanita Karier. Cita Cinta. Vision To provide good quality spa with affordable price near your home Mission Customer satisfaction Dalam mencapai visi.com. Info Bogor. Panorama. TransTV. Brand perusahaan tersebut membawa perusahaan menawarkan spa berkualitas baik dengan bahan natural yang digunakan putri keraton di Jawa. yang merupakan business unit dari PT Royal Anugrah Famelindo juga dilakukan perusahaan untuk mencapai misi kepuasan pelanggan. seorang marketer berprestasi yang telah memperoleh banyak penghargaan diantaranya “Indonesia Young Woman Future Business Leader 2010” 5 . Working Mother. Info Apartment. TV One.com. Koran SINDO. Kontan. Top Career. Selain itu memperbaiki alur supply produk spa dari supplier yaitu Royal Garden Product. Saat ini outlet Royal Garden berjumlah 14 dan akan berkembang menjadi 20 dalam satu tahun ke depan. G4-7. Citra Garden.Royal Garden memiliki arti taman cantik yag dimiliki keluarga istana. kompas. Info Depok. Liputan Media Royal Garden Family Spa and Reflexology telah diliput oleh bebagai media elektronik maupun cetak di Indonesia. China Town. liputan6. Jagakarsa. PROFIL ORGANISASI (G4-3. G4-6. Peluang Wirausaha. dst.com. perusahaan melakukan strategi penambahan cabang dan liputan media. Info Kecantikan. G4-5. ST. net TV. detik. direncanakan di Jalan Raya BSD. Swa. Bloomberg TV. G4-4. MM. G4-8) Royal Garden Family Spa and Reflexology didirikan pada Desember 2012 oleh Anita Feng. Warta Kota. seperti: SCTV. jalan Merdeka Bogor dan Ruko Urbana Place Bintaro. Info Margonda. O Channel. Marketeers. Pembukaan cabang selanjutnya. Bengkulu. Girlfriend.

perawatan wajah. Pricing dibagi dua yaitu ala carte dan packages. Persebaran Daerah Operasi Produk dan Layanan 1. perawatan kuku. perusahaan memiliki 14 cabang yaitu 13 di pulau jawa dan 1 cabang di Bengkulu. Royal Garden Spa adalah business unit pertama yang didirikan pendiri perusahaan.35 Central Jakarta.000. Health and Beauty Outlets (Royal Garden Family Spa and Refexology). dan perawatan rambut.dan “Young Marketer Award 2009” dari SWA Magazine dan “Young Caring Professional Award Winner 2011“ dari Caring Colours. PT Royal Anugrah Famelindo berkantor pusat di Sudirman Park A01/05 KH Mas Mansyur Kav. Anita Feng atas keberhasilannya di dalam pengembangan Royal Garden Family Spa and Reflexiology juga memperoleh penghargaan “Indonesia Outstanding Woman Entrepreneur of the Year 2014”.000. Layanan spa yang ditawarkan secara garis besar adalah perawatan badan. Per 1 Desember 2014.00 (full body reflexology 60 menit dan ear candle atau totok wajah) dan paket termahal adalah Rp 260. Depok 3 JakTim 1 Jaksel 2 Tangsel 2 Surabaya 1 Bandung 1 Karawang 1 Bogor 1 Bengkulu 1 Cibinong 1 Tabel 1. Royal Garden Family Spa and Reflexology adalah salah satu unit bisnis dari PT Royal Anugrah Famelindo yang bergerak di bisnis outlet kesehatan dan kecantikan.00 (massage. hot stone. waxing. ratus. sliming 6 . Untuk packages berkisar paling murah Rp 90.

produk dapat dikirim ke seluruh wilayah di Indonesia dengan tambahan service bingkisan parcel dengan kartu ucapan bila diinginkan. ruko. Daftar Royal Garden Product 3. Unit bisnis ini mendukung core business spa perusahaan dengan membangun outlet Royal Garden Familly Spa and Reflexology.000. dan hot blanket). Royal Construction.00 (pemasangan kutex) hingga paling mahal Rp 130. Selain menjual ke Royal Garden Family and Reflexology. Royal Garden Product telah memperoleh sertifikat BPOM bagi produk-produknya. Royal Garden Product menjual produknya secara grosir. 2. kepada outlet spa atau salon lain. Untuk penjualan satuan.00 (hot stone massage 90 menit). Berikut adalah daftar produk perusahaan: Rose Body Scrub Zaitun Face Massage Cream Green Tea Body Scrub Essential Massage Oil Strawberry Body Scrub Royal garden Massage Cream Goats Milk Body Scrub Royal Garden Wedang Jahe Goat’s Milk Bath Face Serum Gold Aloe Vera 2in1 Shampoo Facial Peeling Scrub Goat’s Milk Body Lotion Nutri Sensitive Skin Toner Aromatherapy Nutri Sensitive Skin Cleanser Tungku Tabel 2. Business unit ini merupakan supplier produk spa dari business unit health and beauty outlets. Produk menggunakan bahan-bahan alami. Royal Construction adalah unit bisnis sampingan dari perusahaan. outlet spa dan custom furniture.gel.000. full vibrate body. 7 . Health and Beauty Product (Royal Garden Product). interior apartment. maupun satuan. Unit bisnis ini telah membangun dan merenovasi kurang lebih 50 rumah. Untuk ala carte dimulai dari harga Rp 15. reseller.

000.000.940. Selain itu.G4-9 Skala Perusahaan (berdasarkan hasil wawancara) Skala per Outlet Skala 14 cabang Jumlah Jumlah Karyawan Karyawan (Orang) (Orang) Therapist pijat 10 Therapist pijat 140 Pegawai hair stylist 2 Pegawai hair stylist 28 Kasir 3 Kasir 42 Refleksi 5 Refleksi 70 Penjualan per bulan Rp 42.000.00 (Rp 391. mitra kerja/supplier merupakan bagian dari mata rantai operasional usaha.00 Penghasilan bersih Rp 196.00 (sebelum pajak) per (sebelum pajak) per bulan bulan Penghasilan bersih Rp 168.00) Total biaya Penghasilan bersih Rp 14. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan barang/jasayang dilaksanakan oleh mitra kerja.000. proses pengadaan 8 .000.00) Penghasilan bersih Rp 2.000. akan berdampak positif pada kinerja sehinga akan menjamin keberlanjutan perusahaan. Interaksi timbal balik yang positif dan saling mendukung antara Royal Garden Family Spa and Reflexology dengan para pemasok yaitu Royal Garden Product dan Royal Garden Construction. Oleh karena itu.000.000. Skala Perusahaan Hubungan Dengan Para Pemasok (G4-12) Definisi supply chain dalam GRI G4 adalah urutan kegiatan atau pihak yang menyediakan produk atau layanan kepada perusahaan.000.840.720.160.362.00 (sebelum pajak) per (sebelum pajak) per tahun tahun Tabel 3.060.000.00 Total biaya (Rp 27.00 Penjualan per bulan Rp 588.080. perusahaan menerapkan konsep integrated supply chain.

perusahaan menerapkan prinsip ini malalui SOP (Standar Operasional Prosedur). Perubahan Signifikan (G4-13) Tidak ada perubahan signifikan selama kurun waktu periode pelaporan dalam hal bidang usaha. Pendekatan Dalam Prinsip Pencegahan (G4-14) Pengungkapan Standar ini menjelaskan pendekatan yang dilakukan organisasi dalam manajemen risiko perencanaan operasional atau pengembangan dan pengenalan produk baru. Menurut narasumber.dan kemitraan dilakukan dengan sesama unit bisnis dalam satu perusahaan yang sama. sehingga diharapkan proses supply chain berjalan transparan. ASPEK PENTING DALAM BOUNDARY Daftar Unit Bisnis (G4-17) Portofolio lini bisnis PT Royal Anugrah Famelindo dikelompokkan menjadi 3 lini bisnis sebagai berikut 9 .

Bagan Alur Proses Penetapan Konten Laporan 10 . diterapkan dalam Laporan ini dengan memilih konten Laporan yang bersifat aspek-aspek yang material. Business Unit Proses Penetapan Isi Laporan (G4-18. yang relevan bagi pembuat  Laporan dalam membuat keputusan Completeness (kelengkapan). yaitu:  Stakeholders inclusiveness (pelibatan pemangku kepentingan).Gambar 1. sesuai dengan GRI G4. yaitu Laporan ini dibuat dengan ruang lingkup yang jelas serta didukung dengan data yang lengkap. yaitu melibatkan pemangku kepentingan dalam penentuan aspek material yang  diungkapkan dalam Laporan ini Materiality (materialitas). G4-19) Prinsip penetapan konten laporan ini didasarkan pada 4 (empat) prinsip. yang diperlukan oleh  pemangku kepentingan Sustainability context (konteks keberlanjutan) yang merupakan aspek-aspek yang terkait dengan konteks keberlanjutan.

Karyawan: Menciptakan lapangan  kesejahteraan dan pemberdayaan karyawan. Menentukan Tingkat Materialitas Royal Garden Family Spa and Reflexology 11 . Berikut adalah analisis stakeholder inclusiveness Royal Garden Family Spa and Reflexology:  Konsumen: Meningkatkan kesehatan dan kecantikan dengan murah dan menenangkan. Pemerintah: Melalui pembayaran pajak. Supplier (Royal Garden Product): Hubungan timbal balik dengan supplier. Pelanggan dapat membeli produk supplier di outlet spa. dan menjelaskan bagaimana organisasi telah menanggapi harapan dan kepentingan wajar dari mereka. Memberikan layanan spa yang sama dengan industry sejenis  namun dengan harga yang lebih murah.Gambar 2. pekerjaan yang meningkatkan dimana Spa memperoleh produk dan supplier memperoleh publikasi langsung ke pelanggan via pemakaian produk. Alur proses penetapan konten pelaporan Stakeholder Inclusiveness Organisasi harus mengidentifikasi para pemangku kepentingannya. berkontribusi menambah penerimaan  Negara. Menciptakan lapangan kerja di daerah sekitar operasi.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja 4. Materialitas Royal Garden Family Spa and Reflexology Keterangan Gambar 3 1. Community Development 8. Penerimaan Keuangan Negara 9. Mitigasi Emisi Karbon 6. Kualitas Layanan 11.Gambar 3. Efisiensi Energi 5. Hak Asasi Manusia 12. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat 7. Persaingan Usaha 10. Kesejahteraan Karyawan 2. Pemasok/ Mitra Berkelanjutan PEMANGKU KEPENTINGAN 12 . Pendidikan dan Pelatihan 3.

G4-26. Observasi langsung ke cabang Tebet dan Depok mengungkap isu hygiene yang penting bagi usaha spa. Etikabisnis. evaluasi kinerja serta penghargaan dan pengakuan dikelola dengan cara sederhana dengan SOP dan common sense.G4-24. Pemangku kepentingan ditentukan berdasarkan pihak-pihak yang dipengaruhi oleh kegiatan perusahaan. pengelolaan tugas dan tanggung jawab. karyawan. TATA KELOLA G4-34 Struktur Tata Kelola Organisasi Gambar 4. agent dan distributor. G4-27 Perusahaan menjaga hubungan baik dengan semua pemangku kepentingannya. Royal Garden Family Spa and Reflexology berupaya memahami kebutuhan dan ekspektasi para pemangku kepentingannya diantaranya : konsumen. Struktur perusahaan Perusahaan belum menerapkan good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik di seluruh unit bisnis. dan masyarakat sekitar. kepemimpinan. 13 . GCG yang belum diterapkan tercermin dari ketimpangan tiap cabang dalam memberikan layanan. supplier. pengendalian dan pengawasan internal. kebijakan dan prosedur. G4-25. manajemen risiko. pemberdayaan manajemen dan kompetensi karyawan.

dicintai pelanggan. 14 . menelaah dan menindak lanjuti pengaduan dari karyawan dan dari pihak ketiga. Sistem dan budaya terus dikembangkan sesuai dengan tuntutan dan perubahan bisnis untuk mewujudkan citacita agar perusahaan terus maju. dan kompetitif di industry perawatan kecantikan. Berikut gambaran lengkap Budaya Perusahaan “Four Pillars”: 1. Indonesian natural active ingredients products 3. Perbandingan cabang Depok dan Tebet ETIKA DAN INTEGRITAS G4-56 Standard Operational Procedure (SOP) dijadikan sebagai pedoman perilaku dan kode etik dalam menjalankan pekerjaan di tiap bagian operasi. Innovation and Renovation Perusahaan belum memiliki whistle blowing system yang dirancang untuk menerima. Serve with heart 4.Gambar 5. Passion For Excellence 2. dengan tetap menjaga kerahasiaan pelapor.

B. PENGUNGKAPAN STANDAR KHUSUS INDIKATOR KINERJA EKONOMI Aspek Kinerja Ekonomi ✔ Aspek Keberadaan di Pasar ✔ Aspek Dampak Ekonomi Tidak Langsung ✗ Aspek Praktik Pengadaan ✔ INDKATOR KINERJA DI BIDANG LINGKUNGAN Aspek Bahan ✔ Aspek Energi ✔ Aspek Air ✔ Aspek Keanekaragaman Hayati ✗ Aspek Emisi ✗ Aspek Efluen dan Limbah ✔ Aspek Produk dan Jasa ✗ Aspek Kepatuhan ✗ Aspek Transportasi ✗ Aspek Lain-Lain ✗ Aspek Asesmen Pemasok atas Lingkungan ✗ Aspek Mekanisme Pengaduan Masalah Lingkungan ✗ INDIKATOR KINERJA SOSIAL Sub Kategori: Praktik Ketenagakerjaan dan Kenyamanan Bekerja Aspek Kepegawaian ✔ Aspek Hubungan Industrial ✗ Aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja ✗ 15 .

Aspek Pelatihan dan Pendidikan ✔ Aspek Keberagaman dan Kesetaraan Peluang ✔ Aspek Kesetaraan Remunerasi Perempuan dan Laki-Laki ✗ Aspek Asesmen Pemasok atas Praktik Ketenagakerjaan ✗ Aspek Mekanisme Pengaduan Masalah Ketenagakerjaan ✗ Sub Kategori: Hak Asasi Manusia Aspek: Investasi ✗ Aspek: Non-diskriminasi ✗ Aspek: Kebebasan Berserikat dan Perjanjian Bersama ✗ Aspek: Pekerja Anak ✗ Aspek: Kerja Paksa dan Kerja Wajib ✗ Aspek: Praktek Pengamanan ✗ Aspek: Hak Adat ✗ Aspek: Asesmen ✗ Aspek: Asesmen Pemasok atas Hak Asasi Manusia ✗ Aspek: Mekanisme Pengaduan Masalah Hak Asasi Manusia ✗ Sub Kategori Masyarakat Aspek: Masyarakat Lokal ✗ Aspek: Anti-korupsi ✗ Aspek: Kebijakan Publik ✗ Aspek: Anti Persaingan ✗ Aspek: Kepatuhan ✗ Aspek: Asesmen Pemasok atas Dampak pada Masyarakat ✗ Aspek: Mekanisme Pengaduan Dampak terhadap Masyarakat ✗ Sub Kategori Tanggung Jawab atas Produk 16 .

Aspek: Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan ✗ Aspek: Pelabelan Produk dan Jasa ✔ Aspek: Komunikasi Pemasaran ✗ Aspek: Privacy Pelanggan ✗ Aspek: Kepatuhan ✗ INDIKATOR KINERJA EKONOMI Aspek Kinerja Ekonomi (G4-EC1. Perusahaan tidak memiliki rencana pensiun untuk seluruh karyawan spa nya.000. karyawan digaji sebesar Upah Minimum Regional (UMR) tanpa system komisi dan pensiun.362. pembayaran kepada pemerintah dan biaya investasi masyarakat.00 per bulan Perusahaan tidak mengungkapkan secara detil upah dan tunjangan karyawan. Hasil observasi penulis menunjukkan seharusnya sistem penggajian industry kecantikan biasanya berupa gaji pokok dan komisi (dari 17 .160. G4-EC3) Nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan secara langsung dari perusahaan adalah sebagai berikut :   Nilai Ekonomi yang Langsung Dihasilkan o Pendapatan bersih sebelum pajak Rp 2. Aspek Keberadaan di Pasar (G4-EC5. pembayaran kepada pemodal.080. G4-EC6) Menurut wawancara dengan pegawai di Royal Garden Family Spa and Reflexology cabang Tebet dan Depok.000.00 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan o Biaya operational Rp 391.

00 Surabaya Rp 2.200. 18 .00 Tabel 4. Lokasi Gaji (UMR) 2014 Depok Rp 2.000. Pengeluaran lokal terbesar perusahaan adalah gaji karyawan.000. Aspek Praktik Pengadaan (G4-EC9) Aspek ini menggambarkan perbandingan pembelian dari pemasok lokal di lokasi operasional yang signifikan. Rasio gaji antara pegawai wanita dan laki-laki adalah 1:1.00 Bengkulu Rp 1.447.440. Untuk bahan baku spa dipasok langsung dari unit bisnis Royal Garden Product. Tidak ada perbedaan gaji antara pegawai wanita dan laki-laki.00 Bogor Rp 2.00 Bandung Rp 2.000. Tabel Gaji Karyawan Pegawai dipekerjakan diambil dari masyarakat lokal.00 Tangerang Selatan Rp 2. Rasio upah standar pegawai pemula (entry level) menurut gender dibandingkan dengan upah minimum regional di lokasi-lokasi operasi yang signifikan.000.000.450. INDIKATOR KINERJA DIBIDANG LINGKUNGAN Aspek Bahan (G4-EN1) Aspek ini mengungkapkan bahan yang digunakan berdasarkan berat atau volume.000.397.240.00 Karawang Rp 2.00 Jakarta Rp 2.jumlah konsumen yang dilayani).442.000. baik kasir yang memiliki peran sebagai manager operasional tiap outlet.242. maupun therapist.350.

33 per kWh.000. Untuk listrik. Hal ini dikarenakan. Bahan yang tidak terbarukan biasanya dari kemasan produk bahan alami tadi.00. Berikut rincian alat listrik yang digunakan per outlet berdasarkan wawancara: Peralatan Jumlah (perkiraan) Air Conditioner 1 pk 4 Bilik Spa 7 Hair Dryer & Salon Kit 2 Mesin Kasir 1 Lampu (1 bilik 1 lampu). Perusahaan tidak mengungkapkan volume bahan tidak terbarukannya dan bahan terbarukannya.005 kWh/bulan. Dengan asumsi tarif dasar listrik menggunakan tarif Desember 2014 sebesar Rp 1. Alat listrik per outlet Usaha Pengurangan Konsumsi Energi Perusahaan memiliki berbagai cara mengurangi penggunaan energi diantaranya penggunaan lampu LED. G4-EN6. G4-EN7) Konsumsi Energi Dalam Organisasi Energi yang digunakan paling signifikan adalah air dan listrik. rata-rata tagihan listrik perbulan tiap outlet adalah ± Rp 3. perusahaan menggunakan bahan-bahan alami seperti susu. maka penggunaan listrik per outletnya adalah 2. Selain itu berdasarkan observasi.000. sehingga kebanyakan bahan adalah bahan terbarukan. pengunjung lebih mneyukai lampu yang redup ketika menjalankan treatment. 10 lampu lorong dan lobby Jet Pump 1 Tabel 5. Aspek Energi (G4-EN3. 19 .496.Dalam mengemas jasa spanya. buah dan rempah. spa tidak diharuskan menyalakan seluruh lampu.

Kualitas air yang dibuang juga air yang telah berkualitas buruk dan langsung dibuang ke selokan setempat keluar melalui pipa. Air yang dibuang tidak diketahui jumlah volumenya. G4-EN23) Aspek ini mengungkapkan total air yang dibuang berdasarkan kualitas dan tujuan serta bobot total limbah berdasarkan jenis dan metode pembuangan. Genangan air. Berikut bahan kimia larut dalam air yang ada dalam limbah perusahaan: Produk Spa Bahaya bagi lingkungan Lulur / Scrub Microbeads Essential Oil Mudah terbakar bila terkena panas Sabun. Penurunan ketinggian daratan. cream creambath Bahan basa Tabel 6. Bahan kimia berbahaya dari produk Walaupun produk spa sebagian besar berasal dari bahan alami. G4-EN9) Sumber air yang digunakan perusahaan adalah sumber air tanah. Aspek Efluen dan Limbah (G4-EN22. Perusahaan tidak mengetahui volume total air yang diambil karena tiap outletnya menggunakan jet pump yang menggunakan listrik. Risiko tersebut adalah risiko jangka panjang penggunaan jet pump terhadap lingkungan. Berikut risiko potensial terkait penggunaan jet pump :    Menurunnya kualitas tanah dan air tanah. Usaha spa yang banyak menggunakan air seharusnya menggunakan air PAM berbayar. produk spa memiliki 20 .Aspek Air (G4-EN8.

Sabun. dalam 1 botol face scrub terdapat sekitar 300. Microbeads dapat masuk kealam air.risiko terhadap lingkungan. termakan oleh ikan dan menurunkan kualitas ekosistem. Essential oil yang berasal dari bahan alami ternyata berbahaya karena mudah terbakar. Lulur yang mengandung scrub ternyata berbahanya karena scrub mengandung microbeads.22 21 . INDIKATOR KINERJA SOSIAL Aspek Kepegawaian (G4-LA1. G4-LA2) Berikut ini adalah rincian karyawan Royal Garden Family Spa and Reflexology: Skala 14 cabang (berdasarkan hasil wawancara) Jumlah Karyawan (Orang) Presentase (%) Therapist pijat 140 50 Pegawai hair stylist 28 10 Kasir 42 15 Refleksi 70 25 Total 280 100 Tabel 7. Menurut CBS News. Presentase jumlah karyawan berdasarkan jabatan Berikut adalah kompopsisi tingkat pendidikan karyawan Royal Garden Spa and Reflexology per November 2014: Tingkat Pendidikan Jumlah Karyawan Presentase (%) SMA 280 96. yang ternyata tidak dapat disaring oleh water treatment apapun. cream creambath juga berbahaya bagi air karena bersifat basa.000 microbeads.

Dalam observasi misalnya. dan pengembangan karier secara reguler. Training diberikan di awal penerimaan karyawan sebelum bekerja. ada 10 terapist dalam satu outlet dimana 8 therapist nya adalah wanita dan 2 adalah laki-laki. Aspek Keberagaman dan Kesetaraan Peluang (G4-LA12) Aspek ini menggambarkan komposisi badan tata kelola dan pembagian karyawan per kategori karyawan menurut gender.S1 8 2. 22 . hanya disebutkan bahwa gaji karyawan sebesar upah minimum regional (UMR). Namun tidak diungkapkan secara spesifik program karir seperti apa dan berapa presentase karyawan yang menerima. kelompok usia. Aspek Pelatihan dan Pendidikan (G4-LA9.03 Tabel 8. Presentase jumlah karyawan berdasarkan tingkat pendidikan Dapat dilihat kebayakan karyawan adalah terapist pijat dengan tingkat pendidikan mayoritas adalah SMA.75 S2 3 1. Perusahaan tidak mengungkapkan berapa jumlah pasti turnover. dan indikator kebergaman lainnya. namun. Perusahaan tidak mengungkapkan data pembagian karyawan menurut gender. Karyawan menerima reviu kinerja. namun dari hasil wawancara tingkat turnover rendah. keanggotaan kelompok minoritas. mayoritas karyawan adalah wanita. G4-LA11) Karyawan menerima pelatihan berupa training pijat. Karyawan yang diberikan training adalah terapist massage dan terapist treatment rambut. Dalam hal tunjangan. Karyawan perusahaan sangat beragam karena perusahaan selalu merekrut terapist di daerah lokal.

dengan petunjuk pemakaian produk.Aspek Pelabelan Produk dan Jasa (G4-PR3) Perusahaan melakukan pelabelan dan pemberian informasi terkait bahan-bahan yang digunakan pada produk minuman wedang jahenya yang dihasilkan oleh unit bisnis Royal Garden Product. 23 . Pelabelan juga dilakukan di dalam produk spa nya.

mountainroseherbs.DAFTAR PUSTAKA http://www.com/learn/essential-oils-warning 24 .icid.com/news/microbeads-could-be-harming-the-environmentscientists-say/ http://www.org/res_irri_envimp.html https://www.cbsnews.