Anda di halaman 1dari 56

Agneska Ernestia

111 0211 018

Luka
Keadaan

terjadinya

diskontinuitas
jaringan
Dapat

ditimbulkan

oleh berbagai
macam sebab

Traumatologi Forensik
Kekerasan sering kali menyertai
tindak pidana. Karenanya, pada
pemeriksaan korban kejahatan, kita
sering menemukan akibat dari
kekerasan ini.

PERLUKAAN AKIBAT
KEKERASAN
Berbagai Jenis Kekerasan
o KEKERASAN BERSIFAT MEKANIK



Kekerasan Benda Tumpul
Kekerasan Benda Setengah Tajam
Kekerasan Benda Tajam
Tembakan Senjata Api

o KEKERASAN BERSIFAT ALAM
 Luka Akibat Api
 Luka Akibat Listrik

o KEKERASAN BERSIFAT KIMIAWI
 Luka Akibat Asam Keras
 Luka Akibat Basa Kuat

KEKERASAN BERSIFAT MEKANIK
Luka

Akibat Tembakan Senjata

Api
 Luka Tembak Masuk
 Luka Tembak Masuk Jarak Jauh
 Luka Tembak Masuk Jarak Dekat
 Luka Tembak Masuk Jarak Sangat
Dekat
 Luka Tembak Tempel

ASPEK FORENSIK PERLUKAAN Kekerasan Hubungan Penyebab Luka Sebab Akibat Luka Dengan Kematian Saat Perlukaan  Umur Luka Saat Masih Hidup ? Kapan Luka Setelah Mati Cara Terjadinya Luka Pembunuhan Bunuh Diri Kecelakaan .

Deskripsi Luka Gambaran luka yang objektif ◦ lokasi dan koordinat ◦ bentuk ◦ ukuran ◦ tepi. dasar. sekitar ◦ warna .

KEKERASAN BERSIFAT MEKANIK Luka Akibat Kekerasan Benda Tumpul  Luka Memar  Luka Lecet     Luka Luka Luka Luka Lecet Lecet Lecet Lecet Gores Serut Tekan Geser  Luka Robek .

LUKA MEMAR  Suatu perdarahan dalam jaringan bawah kulit/kutis akibat pecahnya kapiler dan vena. yg disebabkan oleh kekerasan benda tumpul  Terjadi pengumpulan darah di bawah kulit  Tampak sebagai bercak. berbentuk bulat/lonjong biasanya .

Merah : saat timbul Ungu atau Hitam Hijau : setelah 4-5 hari Kuning : 7-10 hari Hilang : 14-15 hari .LUKA MEMAR Umur luka memar secara kasar dapat diperkirakan melalui perubahan warna.

paru atau ginjal : .LUKA MEMAR  Lokasi  Bila  tempat terkena kekrasan struktur bawah kulit rata/licin (pada dahi/daerah tulang kering) maka darah yang terkumpul dibawah kulit dapat mengalir ke tempat yang lebih rendah akibat gravitasi  Dapat terjadi pada organ dalam contusio jar otak.

LUKA MEMAR Sering lalu pada kasus : kecelakaan lintas. kecelakaan kasus pembunuhan Jarang pada: bunuh diri kerja. .

LUKA MEMAR .

LUKA LECET Cedera epidermis yang bersentuhan dengan benda yang memiliki permukaan kasar atau runcing Kerusakan Dapat Dapat sebatas epidermis sembuh sempurna 10-14 hari diperkirakan bentuk benda penyebab atau arah kekerasan .

LUKA LECET GORES Diakibatkan oleh benda runcing yang menggeser lapisan epidermis dan menyebabkan epidermis terangkat Dapat menunjukkan kekerasan yang terjadi arah .

LUKA LECET SERUT Variasi dari luka lecet gores yang daerah persentuhannya dengan permukaan kulit lebih lebar Arah kekerasan ditentukan dengan melihat letak tumpukan epitel .

LUKA LECET TEKAN Disebabkan oleh penjejakan benda tumpul pada kulit Tampak sebagai bagian kulit yang sedikit mencekung. berwarna kecoklatan Bentuk  memberikan gambaran bentuk benda penyebab luka .

Tampak goresan epidermis yang berjalan sejajar . dan saat benda tumpul meningalkan kulit yang tergeser berbatas tidak rata.LUKA LECET GESER Akibat tekanan linier pada kulit disertai gerakan bergeser Bagian yg bergeser memberikan batas yang lebih rata.

LUKA LECET .

LUKA ROBEK Akibat benda tumpul Menekan dan menggeser bagian kulit  kulit teregang Melampaui elastisitas kulit  kulit terputus  celah pada kulit .

pada salah satu sisi dpt ditemukan jejas berupa luka lecet tekan Arah kekerasan dapat diketahui mulai dari daerah lecet tekan ke arah ‘luar’ dan pada sisi tepi ini kulit terangkat dari dasarnya .LUKA ROBEK Luka terbuka tepi tidak rata.

LUKA ROBEK .

dsb  Ciri-cirinya adalah luka akibat kekerasan tumpul namun bentuknya beraturan  Jejas Gigit (bite-mark) .KEKERASAN BERSIFAT MEKANIK  Luka Akibat Kekerasan Benda Setengah Tajam  Kekerasan benda tumpul yang mempunyai tepi rata. misalnya tepi meja. gigi. lempeng besi.

JEJAS GIGIT (BITE-MARK) o Luka lecet tekan atau hematoma berbentuk garis lengking terputus-putus o Dilakukan pengukuran. dan swab air liur o Dibuat cetakan gigi tersangka o Bentuk dan ukurannya bisa sampai 3 jam pasca trauma pemotretan . berskala.

JEJAS GIGIT (BITE-MARK .

KEKERASAN BERSIFAT MEKANIK Luka Akibat Kekerasan Benda Tajam  Luka Iris/Sayat  Luka Tusuk  Luka Bacok .

LUKA IRIS/SAYAT Akibat kekerasan tajam yang bergerak sejajar dengan permukaan kulit Panjang luka dalamnya luka Sering jauh melebihi pada pembunuhan .

LUKA IRIS/SAYAT .

akan terbantuk celah pada kulit yang merupakan sudut lancip .LUKA TUSUK Akibat kekerasan tajam yang mengenai kulit dengan arah kekerasan tegak terhadap permukaan kulit Tepi luka rata Pada saat benda tajam mengenai kulit.

satu tumpul ◦ Bila arah miring bergerak ke arah mata pisau. punggung pisau tidak berperan membentuk luka  kedua sudut lancip .LUKA TUSUK Pisau bermata dua  kedua sudut lancip Pisau bermata satu ◦ bila arah tegak  satu sudut lancip.

LUKA TUSUK Elastisitas kulit  dalamnya luka tidak menggambarkan panjangnya pisau Sering Pada pada kasus pembunuhan bunuh diri  ditemukan luka percobaan yang dangkal dengan arah yang sejajar .

LUKA BACOK Akibat kekerasan tajam dengan bagian “mata” senjata yang mengenai kulit dengan arah tegak Kedua sudut luka lancip dengan luka yang cukup dalam Sering pada kasus pembunuhan .

KEKERASAN BERSIFAT ALAM  Luka Akibat Suhu Tinggi ◦ Luka Akibat Nyala Api ◦ Luka Akibat Benda Cair Panas  Luka Akibat Listrik ◦ Luka Masuk Listrik ◦ Luka Akibat Petir .

LUKA BAKAR API Luka bakar akibat nyala api Menimbulkan kerusakan kulit yang bervariasi. tergantung pada tingginya suhu dan lamanya api mengenai kulit .

LUKA BAKAR API Luka bakar ringan  kelainan hanya pada tebalnya kulit. berupa eritema. vesikel. atau bula Luka bakar sedang  kerusakan sudah melewati tebalnya kulit Luka bakar berat  karbonifikasi jaringan .

LUKA BAKAR API Sering Dapat akibat kecelakaan juga pada pembunuhan/bunuh diri dengan jalan membakar diri .

sesuai dengan penampang benda yang mengenai kulit Bentuk luka sesuai dengan bentuk permukaan benda padat Sering pada pembunuhan/kecelakaan .LUKA BAKAR BENDA PADAT PANAS Benda padat panas  kerusakan kulit terbatas.

dan kerusakan terjadi akan makin ringan . makin rendah suhunya.LUKA BAKAR CAIRAN PANAS Kerusakan terjadi tergantung pada tingginya titik didih Cairan mengalir ke tempat yang rendah Saat mengalir benda cair akan melepaskan kalorinya sehingga makin lama.

Luka Bakar Cairan Panas Sering ditemukan kecelakaan atau pembunuhan pada pada .

besarnya arus dan berbanding kuadrat dengan besarnya tahanan kulit . akan menimbulkan panas yang dapat merusak kulit dalam bentuk luka bakar benda padat Besarnya panas yang timbul berbanding lurus dengan lamanya persentuhan.LUKA BAKAR LISTRIK Benda beraliran listrik saat mengenai kulit. oleh tahanan yang terdapat pada kulit.

LUKA BAKAR LISTRIK Pada kulit basah. tahanan kulit menjadi sangat rendah sehingga panas yang timbul tidak meninggalkan kerusakan pada kulit Arus listrik akan memasuki tubuh dan sepanjang perjalanannya akan menimbulkan gangguan .

LUKA BAKAR LISTRIK Bila listrik yang masuk tubuh mengalir melewati medula oblongata  pusat vital akan terganggu Bila melewati daerah jantung  irama sinus jantung terganggu  fibrilasi ventrikel Bila melewati otot sela igakejang otot pernafasan .

LUKA BAKAR LISTRIK Sering Bisa akibat kecelakaan pembunuhan/bunuh diri  jarang .

LUKA AKIBAT LISTRIK .

dapat terjadi ledakan udara yang juga akan menimbulkan kerusakan pada tubuh .LUKA AKIBAT PETIR Terjadi akibat sambaran petir yang mengenai tubuh secara langsung maupun tidak langsung Dalam petir  listrik bertenaga besar dan tegangan tinggi Saat tubuh tersambar.

LUKA AKIBAT PETIR  Tubuh yang tersambar petir memberikan gambaran pada kulit seperti cabang pohon  arborescent mark  Dapat terjadi pecahnya membrana timpani dengan perdarahan pada liang telinga  Pakaian compang camping dengan tepi yang terbakar .

.

KEKERASAN BERSIFAT KIMIAWI Luka Akibat Asam Keras Luka Akibat Basa Kuat .

Luka Akibat Asam Kuat Asam kuat bersifat higroskopis Bila mengenai kulit  menarik air dari jaringan  kulit mengering dan mencekung. warna coklat kehitaman Kertas lakmus dapat ditunjukkan reaksi asam pada luka yang terjadi . teraba kaku.

kecelakaan.Luka Akibat Asam Kuat Ditemukan pada kasus pembunuhan. bunuh diri Bila asam kuat masuk melalui mulut  terjadi kerusakan sepanjang saluran cerna dan dapat timbul perforasi .

Luka Akibat Basa Kuat Larutan basa kuat akan menembus dinding sel  menimbulkan kelainan intra sel berupa reaksi penyabunan Kulit pada daerah terkena basa kuat  berwarna kelabu kekuningan dan menimbul serta licin pada perabaan Kertas lakmus  dapat ditunjukkan reaksi basa pada luka .

dapat terjadi perforasi .Luka Akibat Basa Kuat Sering ditemukan pada kasus kecelakaan maupun bunuh diri Bila basa kuat masuk melalui mulut  terjadi kerusakan sepanjang saluran cerna.

LUKA AKIBAT TEMBAKAN SENJATA API .

LUKA AKIBAT TEMBAKAN SENJATA API .