Anda di halaman 1dari 41

PSL /

B O P EQUIPMENT
Drilling Services Dit. Hulu
Program BPST - 2007

BIODATA

Nama
: Eko Hardjani / 738197
Tempat/tgl. lahir
: Balikpapan, 29.06.1970
Dinas di Pertamina : 13 tahun (tmt ) Oktober 93
(5 tahun di Sumbagut)
(5 tahun di NAD)
(3 tahun di Mundu)
Jabatan saat ini
: Superintendent Rig OW
700/39

Gejala
Gejala Terjadinya
Terjadinya
Kick
Kick

Gejala terjadinya kick dapat diketahui lebih dini dengan


selalu memperhatikan kejadian sebagai berikut :
1. Drilling break, perubahan kecepatan pemboran atau
kecepatan
menembus
lapisan
bawah
tanah
(penetration rate) secara menyolok yang diikuti
dengan perubahan parameter bor seperti SPM,
Tekanan Pompa, WOB dll.
2. Kenaikan Rotary Torque
3. Perubahan ukuran cutting dari kecil menjadi besar.
4. Kenaikan temperature di flow line secara menyolok.
5. Perubahan sifat-sifat lumpur (mud properties) secara
menyolok.
6. Gas Cutting

Sebab-Sebab Terjadinya
Kick
Terjadinya Kick dapat disebabkan oleh :
1. Naiknya tekanan formasi
2. Tekanan hidrostatik dari kolom lumpur
menurun.
3. Pengisian lubang bor pada saat cabut
rangkaian tidak dilakukan sesuai keperluan.
4. Swabb effect.
5. Squezze effect.

Penyebab Terjadinya
Blowout
Secara umum penyebab terjadinya
Blowout atau semburan liar adalah :
1. Peralatan Blow Out Preventer tidak dapat
berfungsi
dgn
baik
pada
saat
dioperasikan.
2. Rig Crew tidak melakukan operasi killing
sumur sesuai prosedur yang benar.
3. Rig Crew tidak melakukan penutupan
sumur sesuai prosedur yang benar.

Alasan Mendasar Kesalahan


Manusia (Human Error)
1.

Tidak adanya prosedur operasi di lapangan khususnya


dalam menangani kondisi darurat (emergency) seperti
Blow Out sehingga personil dilapangan sulit mengambil
/ melakukan tindakan pada kondisi darurat.

2.

Prosedur kerja telah tersedia namun tidak ditunjang


oleh team crew yang berpengalaman dan trampil di
lapangan.

3.

Tidak ada pedoman Rencana Darurat (contingency


plant) yang selalu diperbaiki menyesuaikan keadaan
yang telah lewat

Upaya Mengurangi
Kesalahan Manusia (Human
Error)
1.

Memberikan pengetahuan mengenai Pencegahan


Semburan Liar dan peralatannya kepada Rig Crew.

2.

Melakukan latihan-latihan kondisi darurat (Kick


Drill) secara periodik dengan harapan Rig Crew
memahami tugas dan tanggungjawabnya dalam
menghadapi kondisi darurat seperti Blow Out.

3.

Adanya attitude dan kesadaran pd masing-masing


Rig Crew untuk selalu melaksanakan operasi
pengeboran sesuai SOP dan pentingnya upaya
pencegahan Blow Out.

BLOWOUT PREVENTER (BOP) EQP.


Menutup lubang sumur pd keadaan lubang kosong atau ada
pipa dan utk pekerjaan stripping in atau stripping out
Menahan tekanan sumur yg timbul dan dpt dilalui semua peralatan
yang dipakai utk operasi pemboran / kerja ulang

FUNGSI
BOP EQP.

Mengendalikan tekanan sumur & dpt dipakai utk pekerjaan


sirkulasi mematikan kick
Menggantung (hanging off) dan memotong pipa bor pd keadaan
darurat.
Memiliki system peralatan cadangan apabila salah satu rusak, khusus
utk sumur bertekanan tinggi

BLOWOUT PREVENTER (BOP)


PERALATAN PSL

PSL dari Luar Pipa

1. Annular Type BOP


2. Ram Type BOP
3. Diverter

PSL dari dlm Pipa

1. Upper Kelly Cock


2. Lower Kelly Cock
3. Safety Valve
4. Inside BOP
5. Drop in Check Valve
6. Drill Pipe Float Valve

Control System

1. Accumulator Unit
2. Driller Remote Control

Saluran Pengendali

1. Drilling Spool
2. Killing Line
3. Choke Flow Line
4. Choke Manifold / Back
Pressure Manifold
5. Manual Adjustable
Choke & Super Choke

1.1. ANNULAR TYPE BOP

Adalah salah satu alat pencegah semburan liar yg paling flexible


krn dpt menutup lubang bor pd saat ada pipa dgn berbagai ukuran
dan bentuk pipa, selain itu juga dpt dipakai utk menutup lubang yg
tdk terdapat pipanya (utk kondisi emergency).
Komponen Utama Annular Type BOP adalah :
1. head cover.
2. wear plate.
3. packing element.
4. opening chamber.
5. piston.
6. closing chamber.
7. piston indicator hole.
8. body.
9. slotted body sleeve.
10. seal-seal.

1.1. ANNULAR TYPE BOP


Yg harus diperhatikan utk Life time packing element adalah :
1.
Tekanan penutupan 1.500 Psi dan selanjutnya tekanan diturunkan
sesuai saran dari pabrik pembuatnya kecuali type D tekanan
penutupan spi 3.000 Psi.
2.
Jgn menutup annular jika dlm lubang bor tdk ada pipa atau wire line
jika tdk mendesak.
3.
Saat uji tekanan PSL hrs ada pipa dlm lubang.
4.
Saat pekerjaan stripping tekanan hidrolik penutupan disarankan
sekecil/seoptimum mungkin shg ada sedikit kebocoran lumpur bor yg
berfungsi sbg pelumas antara pipa bor dan packing element.
5.
Packing element yg dipakai harus disesuaikan dgn type lumpur yg
dipakai.
6.
Saat melakukan test BOP tekanan test (Pressure Test) tdk lebih dari
70% dari tekanan kerja (working pressure).

1.1. ANNULAR TYPE BOP

Terdapat tiga tipe packing element


berdasarkan bahan karet yang dipakai yaitu :
a. karet alam (natural rubber) dgn kode NR
atau R dan berwarna hitam, cocok utk
water base mud.
b. karet sintetis (nitrile rubber) dgn kobe NBR
atau S, mempunyai strip/sabuk berwarna
merah, cocok utk oil base mud.
c. karet sintetis (neoprene rubber) dgn kode
CR atau N, mempunyai strip/sabuk
berwarna hijau, cocok utk water dan oil base
mud.

1.1. ANNULAR TYPE BOP

a.
b.
c.
d.
e.

Penanganan Packing Element :


Simpan ditempat yg teduh, hindarkan terkena sinar
matahari langsung.
Simpan pd ruangan yg kering, bersih dari minyak dan
grease.
Utk jangka panjang, disimpan dlm tempat tertutup.
Jgn disimpan dekat motor listrik, switch gear atau alat
lain dgn arus listrik bervoltage tinggi.
Bila ada stock packing element, pakailah dgn sistem
First In First Out (FIFO).

1.1. ANNULAR TYPE BOP

a.
b.
c.
d.

Model atau tipe Annular BOP dari pabrik Hydril yg


banyak dipergunakan adalah :
Model MSP, bekerja pd tekanan 500 Psi 2.000 Psi.
Model GK, bekerja pd tekanan 3.000 Psi 15.000 Psi.
Model GL, bekerja pd tekanan 5.000 Psi (banyak
dipakai sebagai PSL di offshore).
Model GKS, bekerja pd tekanan 3.000 Psi 10.000
Psi (banyak dipakai utk operasi snubbing dgn ukuran
kecil).

1.1. ANNULAR TYPE BOP

a.
b.
c.

d.

ANNULAR BOP TYPE GK, Hydril :


Type ini merupakan produksi Hydril yang paling
banyak dipakai.
Type GK dapat dipasang di permukaan (surface BOP
stack system) maupun dipasang di dasar laut (subsea
BOP stack).
Packing element memiliki deretan jari-jari baja yang
bersatu dengan karet sebagai bahan packing element.
Jari-jari baja tersebut berfungsi untuk menghimpit dan
memperkuat karet saat penutupan packing element.
Sistem buka dan tutup BOP ini menggunakan tekanan
hidrolik dari Accumulator Unit.

1.1. ANNULAR TYPE BOP

a.

b.

c.

Prinsip kerja dari Annular BOP Type GK, Hydril :


Membuka dan menutup BOP dengan system hydraulic
yg dioperasikan melalui Accumulator Unit dgn tekanan
penutupan (closing pressure 1.500 Psi).
Packing element yg berbentuk konis akan menutup
dan membuka krn ditekan oleh piston (yg
permukaannya bersinggungan dgn packing element)
bergerak translasi (naik turun) krn hydraulic system
diberikan pd closing dan opening chamber.
Tekanan sumur dpt menambah kerapetan packing
element, shg tekanan penutupan diturunkan seiring
dgn naiknya tekanan sumur (well bore assist).

1.1. ANNULAR TYPE BOP


PEMELIHARAAN :
a. Pengecekan packing element dgn cara melihat
stroke piston.
b. Pengecekan visual packing element.
c. Cara penggantian packing element pd screw
head BOP.
d. Cara penggantian packing element pd latch
head BOP.
e. Penggantian packing element saat string dalam
sumur.

1.1. ANNULAR TYPE BOP

SHAFFER SPHERICAL ANNULAR


PREVENTER

CAMERON TYPE D ANNULAR TYPE


BOP

1.2. RAM TYPE BOP


Adalah salah satu alat PSL yang berfungsi menutup lubang
bor pada satu macam kondisi lubang tertentu,
misalnya saat tdk ada pipa atau utk satu ukuran pipa
tertentu saja atau suatu variasi ukuran pipa.
Ram bergerak menutup dan membuka dengan cara
menekankan cairan hidrolik dari accumulator unit.
Pada keadaan darurat pencegah semburan liar dapat
ditutup dan dibuka dengan menggunakan gas nitrogen
yang bertekanan cukup (nitrogen back up system)
melalui saluran cairan hidrolik yang ada.
Ram BOP juga dapat ditutup secara mekanis dengan cara
memutar system pengunci dengan menggunakan
hand wheel dan untuk membuka tetap menggunakan
system hidrolik.

1.2. RAM TYPE BOP

a.
b.
c.
d.
e.

Jenis-jenis Ram yang dipasang pada


PSL adalah :
Standard Pipe ram, (pipe ram, casing
ram)
Variable ram.
Single offset dan dual offset pipe ram
Blind ram
Shear ram

1.2. RAM TYPE BOP


Hal hal yg harus diperhatikan saat pengoperasian Ram Type BOP :
1.
Tekanan penutupan (closing pressure) sebesar 1.500 Psi
2.
Pd saat melakukan stripping tekanan hidrolis penutupan
diturunkan hingga mencapai 800 Psi.
3.
Selama stripping diupayakan pergerakan pipa searah saja, krn
pemutaran pipa dan gerakan pipa naik turun dpt mempercepat
rusaknya ram packer.
4.
Ram dipakai utk menutup pipa (objek) yg mempunyai diameter
sesuai dgn diameter ram.
5.
Penutupan ram utk tujuan pengetesan pd kondisi lubang tdk ada
pipa maka tekanan hidrolis penutupan sebesar 500 Psi.
6.
Tekanan di kepala sumur (casing) dpt menambah kerapatan
penutupan ram (well bore assist).
7.
Utk membuka ram pada sumur bertekanan, sebaiknya diberikan
tekanan lawan diatasnya sebelyum dibuka agar packer tidak cepat
aus.

1.2. RAM TYPE BOP

1.

2.

3.

Cara penguncian ram ada tiga jenis, yaitu :


Secara manual yaitu dgn sistem baut berulir kasar yg dpt diputar
secara langsung atau disambung dgn universal joint dan roda
pemutar (hand wheel).
Secara hydrolis dgn remote control. Pd sistem ini ram yg telah
menutup dpt dikunci dgn memberi tekanan pengunci shg sistem
pengunci (wedge lock) akan bergeser dan menahan tangkai
piston ram agar tdk membuka.
Secara otomatis mengunci sendiri saat ram pipa menutup dgn
design yg berbeda setiap pabrik pembuat.

1.2. RAM TYPE BOP

a.

b.

c.

Piston Rod Packing memiliki 3 buah seal yg sangat penting yaitu :


Hycar lip seal, merupakan seal utama berfungsi menahan tekanan
dari sumur sehingga lumpur tdk bocor / masuk kedalam ruang
hydrolik operating cylinder. Jika packing bocor cairan dari sumur
akan keluar melalui weephole dan tdk masuk ke ruang hydrolik.
Plastic energized secondary piston rod packing, dipakai utk
menginjeksikan plastic packing guna menutup kebocoran yg
diakibatkan oleh hycar lip seal rusak. Kebocoran dpt diatasi
setelah cairan dari weephole tdk mengalir lagi.
O Ring Seal, berfungsi mencegah kebocoran tekanan hidrolis dari
ruang tekan piston utk membuka ram PSL.

1.2. RAM TYPE BOP


Pemeliharaan :
1.
Terdapat beberapa kebutuhan spare part minimum yang harus tersedia
dalam suatu operasi pemboran agar kelancaran operasi PSL berjalan
dengan baik yaitu front packer dan top seal, bonnet seal, plastic packing
secondary seal dan ring joint gasket.
2.
Saat PSL telah selesai dipakai maka perlu dilakukan pembersihan,
pemeriksaan, melumasi dan penggantian terhadap komponen yang
mengalami kerusakan.
3.
Lakukan operasi buka dan tutup PSL (function test) secara periodik.
4.
Lakukan pressure test secara periodik.
5.
Lakukan inspeksi dan sertifikasi PSL setiap 3 tahun sekali oleh
perusahaan yang berwenang mengeluarkan sertifikat.

1.2. RAM TYPE BOP

Pabrik Pembuat Ram Type BOP diantaranya adalah :


Cameron, NL Shaffer, Koomey dan Hydrill.

Ram Type BOP yg umum dipakai adalah ram type BOP produk dari Cameron
dgn type sebagai berikut :
Type U (Single, Double or triple open face).
Type QRC (produksi pertama Cameron).
Type F
Type SS

1.
2.
3.
4.

Ram type BOP dari Cameron memiliki ukuran (vertical bore) mulai dari 7-1/16 sampai
21-1/4 dengan tekanan kerja 2.000, 3.000, 5.000, 10.000 dan 15.000 Psi.

1.2. RAM TYPE BOP

1.

2.

3.

Ram Type BOP, Cameron Type U


Tekanan hydrolik penutupan (closing pressure)
sebesar 1.500 Psi namum utk kondisi ekstrem tekanan
dpt dinaikkan menjadi 5.000 Psi.
Tekanan sumur akan mendorong maju menutup dan
keatas shg top seal dan ram packer semakin rapet.
Ram seal berada pd bagian atas maka efektif
penutupan hanya utk menahan tekanan satu arah
yaitu dari bawah.
Terdapat 2 buah outlet pd kedua sisi ram BOP (tetapi
tdk selalu ada).

1.2. RAM TYPE BOP

1.
2.
3.

Prinsip Kerja Ram Type BOP, Cameron Type U


Membuka dan menutup dapat dioperasikan secara
hydraulik system atau manual system.
Terdapat piston dan cylinder yg bergerak translasi utk
membuka dan menutup ram pipa.
Tekanan sumur dapat membantu memperkuat
penutupan ram pipa.

Prosedur bongkar pasang ram type BOP

Prosedur penggantian Front Packer dan Top Seal.

2.1. UPPER & LOWER


COCK

1.
2.

KELLY

Terdapat 2 type Kelly Cock yaitu :


Upper Kelly Cock yang berulir kiri
Lower Kelly Cock yang berulir kanan.
Fungsi Upper Kelly Cock adalah utk mengisolasi cairan
dari dlm sumur (influx) dgn swivel, rotary hose dan stand
pipe. Atau utk mencegah pecahnya peralatan tsb krn
tekanan sumur yg sangat tinggi.
Fungsi Lower Kelly Cock sama dgn upper kelly cock dan
juga utk mencegah lumpur dari kelly berjatuhan saat
melepas pipa.
Kelly Cock harus memiliki tekanan kerja yg sama atau
lebih besar dari BOP yg dipakai.

2.3. SAFETY VALVE


Safety Valve adalah jenis ball valve atau kerangan bola yg
dapat terbuka penuh (full open ball type safety valve)
shg dpt lebih mudah utk dipasang pada kondisi ada
aliran dari dalam string.
Safety valve dpt dibuat dari lower kelly cock.

2.4. INSIDE BOP

Adalah PSL yg berfungsi : menutup / menahan tekanan


dari dalam string saat kelly masih berada di kelly hole.
Inside BOP merupakan type Float dan memiliki check
valve.
Inside BOP harus tersedia di lantai bor dengan posisi
valve terbuka dan jika telah dipasang pd string, valve
release rod lock screw diputar kekiri agar valve release
rod terbebas shg check valve dpt berfungsi.
Kemudian Release tool (pd bagian atas inside BOP)
harus dilepas agar inside BOP dpt diconnect dgn kelly
utk sirkulasi.
Inside BOP mempunyai ukuran OD, ID dan Pressure.

2.5. DROP IN CHECK


VALVE
2.6. DP FLOAT VALVE

3. SALURAN PENGENDALI
3.1. Drilling Spool
Drilling spool, choke dan kill line berfungsi sebagai saluran
pengendali saat proses menutup sumur dan sirkulasi
mematikan kick.
Harus mempunyai tekanan kerja yg sama atau lebih
besar dari BOP stack yg terpasang.
Minimum persyaratan drilling spool adalah :
1. Harus memiliki 2 buah side outlet minimum 2 dan 3
2. Diameter dlm minimal harus sama dgn diameter dlm
puncak casing head.
3. Tekanan kerja minimal harus sama dgn tekanan kerja
dari puncak casing head yg dipasang dgn BOP.

3. SALURAN PENGENDALI.
3.2. Kill Line
Kill Line berfungsi utk saluran injeksi ke sumur apabila diperlukan
utk mematikan sumur. Minimal harus ada 1 buah dan lebih
baik ada 2 buah killing line.
Kill line valve yg utama adalah yg terletak paling luar dpt
berupa hydraulic control remote sedangkan yg manual
diletakkan dekat dgn BOP.
Choke line berfungsi utk mengalirkan fluida bertekanan dari
sumur ke choke manifold. Ukuran choke line minimum 3
dan lebih besar dari kill line krn aliran lebih besar yg
mengalir melalui choke line.
Terdapat manual valve yg dipasang dekat BOP antara BOP
dan choke line. Choke line dioperasikan secara hydraulic.

3. SALURAN PENGENDALI
3.3. Choke Flow Line
Choke line dihubungkan ke BPM dengan
flexible steel hose dan dipasang selurus
mungkin dan tdk boleh ada bengkokan.
Pada saat operasi pengeboran choke line
harus dlm posisi tertutup sedangkan
manual valve posisi terbuka.

3. SALURAN PENGENDALI
3.4. Choke Manifold Dan Back Pressure Manifold
Choke line dihubungkan ke BPM dengan flexible steel hose
dan dipasang selurus mungkin dan tdk boleh ada
bengkokan.
Pada saat operasi pengeboran choke line harus dlm
posisi tertutup sedangkan manual valve posisi terbuka.
3.5. Choke Dan Control Panel
Terdapat tiga type choke yaitu :
1. Positive choke
2. Manual adjustable choke
3. Hydraulic adjustable choke

4.1. CARA PENYAMBUNGAN BOP STACK

1.
2.

Cara penyambungan BOP Stack yg paling banyak


dipergunakan adalah flange atau ring joint gasket yg
distandardkan di API Standard 6A.
Ada dua type dasar yaitu :
Standard 6B utk tekanan kerja 2.000, 3.000 dan 5.000
Psi
Standard 6BX utk tekanan kerja 10.000 dan 15.000
Psi, juga khusus utk flange 13-5/8 keatas dgn tekanan
5.000 Psi.
Type 6B mempunyai alur (groove) dasar rata shg dpt
dipasang ring joint dgn kode RX atau R yg berbentuk
oval. Khusus utk alur yg bulat melengkung maka hanya
ring joint kode R yg berbentuk oval yg bisa dipakai.

4.1. CARA PENYAMBUNGAN BOP STACK

Susunan PSL dapat bermacam-macam variasi


pemasangannya seperti ditulis dlm buletin API RP 53
dan juga buletin D 13 API.
Dlm buletin D 13 API distandardkan nama dan sebutan
singkatan dari PSL guna penyusunan PSL.
Beberapa masalah yg harus diperhatikan saat install
PSL.
Pengujian PSL harus dilakukan dengan benar.

5.1. ACCUMULATOR UNIT

1.
2.
3.
4.
5.

Disebut accumulator unit karena cairan hydrolik


dikumpulkan (accumulates) atau ditimbun di dalam
tabung terbuat dari baja yg bertekanan tinggi dan siap
utk dipakai.
Disebut closing unit karena mempunyai fungsi utama
menutup (closing) PSL pada saat kick.
Komponen utama accumulator unit :
Botol-botol accumulator unit.
Pompa bertekanan tinggi.
Control manifold.
Bejana penampung.
Cairan hidrolis.

5.1. ACCUMULATOR UNIT


6. Pipa Rack (cable tray)
7. Remote control.

Pemeliharaan Accumulator Unit

6. PENGUJIAN BOP STACK


BOP stack perlu dilakukan pengujian setelah terpasang
dikepala sumur untuk meyakinkan apakah BOP stack
telah terpasang dengan baik tanpa adanya kebocoran.
Pengujian BOP stack dilakukan dengan menggunakan
peralatan seperti :
1. Tester plug atau tester cup.
2. Pompa rig.
3. Hydraulic tester unit.
Pelaksanaan pengujian dilakukan dengan tekanan sebesar
70 75% tekanan kerja BOP stack dan ditahan
selama 10 menit.

SEKIAN DAN TERIMAKASIH