Anda di halaman 1dari 8

Pengertian Warga Negara dan Kewarganegaraan

1.

WARGA NEGARA
Warga mengandung arti peserta, anggota atau warga dari suatu organisasi atau
perkumpulan. Warga negara artinya warga atau anggota dari organisasi yg bernama
negara.
Warga negara merupakan terjemahan kata citizens (bahasa Inggris) yang
mempunyai arti:
 Warga negara,
 Petunjuk dari sebuah kota,
 Sesama warga negara,
 Sesama penduduk,
 Orang setanah air,
 Bawahan atau kaula.

2.

KEWARGANEGARAAN
Menurut memori penjelasan dari pasal II Peraturan Penutup Undang-Undang No.62
Tahun 1958 tentang Kewaranegaraan Republik Indonesia, kewarganegaraan diartikan
segala jenis hubungan dengan suatu Negara yang mengakibatkan adanya kewajiban
Negara itu melindungi orang yang bersangkutan.
Pengertian kewarganegaraan dibedakan menjadi dua, yaitu:
a) Kewarganegaraan dalam arti yuridis dan Sosiologis
Dalam arti yuridis ditandai dengan adanya ikatan hukum antara orang-orang
dengan negara. Adanya ikatan hukum itu menimbulkan akibat-akibat tertentu, yaitu
orang tersebut berada dibawah kekuasaan negara yang bersangkutan. Tanda dari
ikatan hukum misalnya akta kelahiran, surat pernyataan,bukti kewarganegaraan, dan
lain-lain.
Dalam arti sosiologis, tidak ditandai dengan ikatan hukum, tetapi ikatan
emosional, seperti ikatan perasaan, ikatan keturunan, ikatan nasib, ikatan sejarah, dan
ikatan tanah air. Dengan kata lain ikatan ini lahir dari penghayatan warga negara
yang bersangkutan.
b)

Kewarganegaraan dalam arti formil dan materiil
Kewarganegaraan dalam arti formil menunjuk pada tempat kewarganegaraan.
Dalam sistematika hukum, masalah kewarganegaraan berada pada hukum publik.
Kewarganegaraan dalam arti materiil menunjuk pada akibat hukum dari status
kewarganegaraan, yaitu adanya hak dan kewajiban warga Negara.
Kewarganegaraan seseorang mengakibatkan orang tersebut memiliki pertalian
hukum serta tunduk pada hukum. Orang yang sudah memiliki kewarganegaraan tidak
jatuh pada kekuasaan atau kewenangan Negara lain. Negara lain tidak berhak
memperlakukan kaidah-kaidah hukum pada orang yang bukan warga negaranya.

Begitu pula menurut negara B. menurut negara A. artinya bahwa Kewarganegaraan seseorang adalah warga negara A karena orangtuanya adalah warganegara A. seseorang tidak diakui sebagai warganegara dari negara manapun. Menurut negara A yang menganut asas ius-sanguinis. Agus dan Ira adalah suami istri yang berstatus warganegara B yang berasas ius-soli. Misalnya. Dani adalah warga negaranya karena mengikuti Kewarganegaraan orang tuanya. Kemudian lahirlah anak mereka Budi. Mereka berdomisili di negara A yang berasas ius-sanguinis.Asas-Asas Kewarganegaraan a. Kemudian lahirlah anak mereka Dani. Asas ius-soli adalah asas daerah kelahiran. karena orang tuanya bukan warganegaranya. karena lahir di wilayah negara lain. Adi dan Ani adalah suami istri yang berstatus warga negara A namun mereka berdomisili di negara B. artinya bahwa status Kewarganegaraan seseorang ditentukan oleh tempat kelahirannya di negara B tersebut. Dani juga warga negaranya. Menurut negara B yang menganut ius-soli. karena tempat kelahirannya adalah di negara B dengan demikian Dani mempunyai status dua kewarganegaraan atau bipatride. Budi tidak diakui sebagai warganegaranya. Asas Ius-Sanguinis dan Asas Ius-Soli   Asas ius-sanguinis adalah asas keturunan dan hubungan darah. Budi tidak diakui sebagai warganegaranya. b.  Apartride (tanpa Kewarganegaraan) timbul apabila menurut peraturan Kewarganegaraan. Dengan demikian Budi tidak mempunyai kewarganegaraan atau apatride. Negara A menganut asas ius-sanguinis dan negara B menganut asas ius-soli. Misalnya. Asas-asas yang Dipakai di Indonesia: • Ius sanguinis • Ius soli terbatas • Asas kewarganegaraan tunggal • Asas kewarganegaraan ganda terbatas Warga Negara Indonesia . Bipatride dan Apatride  Bipatride (dwi Kewarganegaraan) timbul apabila menurut peraturan dari dua negara terkait seseorang dianggap sebagai warganegara kedua negara itu.

Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah warga Negara Indonesia dengan ibu warga Negara asing. cara memperoleh Kewarganegaraan Indonesia adalah: 1. 13. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ibu warga Negara Indonesia dengan ayah warga Negara asing. 9. Anak yang lahir di wilayah Negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak memiliki kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaanya. Anak yang ditemukan di wilayah Negara Indonesia selama ayah atau ibunya tidak diketahui. Cara untuk Memperoleh Kewarganegaraan Indonesia Menurut UU No. 8. kemudian ayah atau ibu meninggal sebelum mengucapkan sumpah atau janji setia. Anak yang lahir dalam tenggang waktu tiga ratus hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah dan ayahnya warga Negara Indonesia 7. Setiap orang yang berdasarkan peraturan perundang undangan dan berdasarkan perjanjian Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Negara lain sebelum undang-undang ini berlaku sudah menjadi warga Negara Indonesia. 10. 11. 3. 4. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ibu warga Negara Indonesia. 2. Melalui Kelahiran . 6. Anak yang lahir diluar perkawinan yang sah dari seorang ibu warga Negara Indonesia. 12 Tahun 2006. tetapi ayahnya tidak memiliki kewarganegaraan atau hukum asal Negara ayahnya tidak memberikan kewarganegaraan terhadap ayahnya tersebut. Anak yang lahir dari luar perkawinan yang sah dari seorang ibu warga Negara asing yang diakui oleh ayah warga Negara Indonesia sebagai anak dari pengakuan itu dilakukan sebelum anak berumur 18 tahun atau belum kawin. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah dan ibu warga Negara Indonesia.Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) adalah orang yang diakui oleh UU sebagai warga negara Republik Indonesia. Anak yang lahir di wilayah Negara Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas kewarganegaraan ayah dan ibunya. orang yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) adalah: 1. Anak dari seorang ayah dan ibu yang telah dikabulkan permohonan kewaraganegaraannya. Menurut UU ini. Anak yang dilahirkan di luar wilayah Negara Indonesia dari seorang ayah dan ibu warga Negara Indonesia yang karna ketentuan dari tempat anak tersebut lahir memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan. 5. Kewarganegaraan Republik Indonesia diatur dalam UU no. 12. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.

Pada waktu pengangkatan itu ia belum berumur 5 tahun c. Anak yang lahir diluar perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI g. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah dan ibu warga negara Indonesia b. Pengangkatan anak itu memperoleh penetapan pengadilan 3. Anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah dan ayahnya WNI f. Anak yang lahir di wilayah NRI yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya i. Melalui Pewarganegaraan a. Anak yang baru lahir ditemukan di wilayah NRI selama ayah dan ibunya tidak diketahui j. Melalui Pengangkatan a. Telah berusia 18 tahun atau sudah kawin . anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI. l. Anak yang lahir di wilayah NRI apabila ayah dan ibunya tidak mempunya kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya k. e. tetapi ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan atau hokum Negara asal ayahnya tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut. Anak yang dilahirkan diluar wilayah NRI dari seorang ayah dan ibu WNI yang karena ketentuan dari Negara tempat aanak tersebut dilahirkan tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan. Anak WNI yang lahir diluar perkawinan yang sah. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI dan ibu warga negara asing c.a. Anak WNI yang belum berusia 5 ( lima ) diangkat secara sah sebagai anak oleh WNA berdasarkan penetapan pengadilan tetap diakui sebagai WNI 2. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah warga Negara asing dan ibu WNI d. Anak yang lahir diluar perkawinan yang sah dari seorang ibu WNA yang diakui oleh seorang ayah WNI sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 ( delapan belas ) tahun atau belum kawin h. belum berusia 18 (delapan belas) tahun atau belum kawin diakui secara sah oleh ayahnya yang berkewarganegaraan asing tetap diakui sebagai WNI m. Diangkat sebagai anak oleh WNI b.

ia perlu mendapat persetujuan istrinya.000 bergantung kepada penghasilan setiap bulan. Naturalisasi Biasa. h. 5. 8. Mempunyai mata pencaharian tetap. 3. Syarat-syaratnya: 1.b. atau dapat diminta oleh negara RI. e. Syarat-syarat memperoleh Naturalisasi di Indonesia sendiri menurut UU No. Naturalisasi Istimewa. . 2. Dapat berbahasa Indonesia. 6. 500 sampai Rp. sedikit 5 tahun berturut – turut atau paling singkat 10 tahun tidak berturut – turut. d. g. Lahir di wilayah RI/bertempat tinggal yang paling akhir minimal 5 tahun berturutturut atau 10 tahun tidak berturut-turut. Sehat jasmani dan rohani. Sehat jasmani dan rohani Dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar Negara Pancasila dan UUD 1945 Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 tahun atau lebih Jika dengan memperoleh kewarganegaraan RI. Bersedia membayar kepada kas negara uang sejumlah Rp. Telah berusia 21 Tahun. tidak menjadi berkewarganegaraan ganda Mempunyai pekerjaan dan/ atau penghasilan tetap Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara Orang asing yang telah berjasa kepada NRI atau karena alasan kepentingan Negara. f. Tidak mempunyai kewarganegaraan lain apabila ia memperoleh kewarganegaraan atau kehilangan kewarganegaraan RI. b. Warga negara asing yang kawin secara sah dengan WNI b. i. 4. 7. Pada waktu pengajuan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah NRI paling c. 4. 10.12 Tahun 2006 adalah: a. Melalui perkawinan a. Menyampaikan pernyataan menjadi warga Negara di hadapan pejabat  Naturalisasi: Naturalisasi adalah proses perubahan status dari penduduk asing menjadi warga negara suatu negara. Apabila ia seorang laki-laki yang sudah kawin. Diberikan kepada warganegara asing yang telah berjasa kepada negara RI dengan pernyataan sendiri (permohonan) untuk menjadi WNI.

Bertempat tinggal diluar NKRI selama 5 tahun terus menerus bukan dalam rangka dinas negara. pada dasarnya kedudukan warga negara bagi negara Indonesia diwujudkan dalam berbagai peraturan perundang-undangan tentang kewarganegaraan. Laki-laki WNI yang kawin dengan perempuan WNA kehilangan kewarganegaran RI. Secara suka rela mengangkat sumpah atau menyatakan janji setia kepada negara asing atau bagian dari negara asing tersebut 7. yang jabatan dalam dinas semacam itu di Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan hanya dapat dijabat oleh WNI 6. Sedangkan pasal 26 UU RI No.Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia Pasal 23 UU RI No. jika menurut hukum negara asal suaminya kewarganegaraan istri mengikuti kewarganegaraan suami sebagai akibat perkawinan tersebut 2. Masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin terlebih dahulu oleh presiden 5. Secara sukarela masuk dalam dinas negara asing.. jika menurut hukum asal istrinya kewarganegaraan suami mengikuti kewarganegaraan istri sebagai akibat dari perkawinan tersebut. Tidak diwajibkan tetapi turut serta dalam pemilihan sesuatu yang bersifat ketatanegaraan untuk suatu negara asing 8. 12 tahun 2006 tentang kewarganegaraan mengatur sebab-sebab kehilangan kewarganegaraan Indonesia. juga menyebutkan kehilangan kewarganegaraan bagi suami atau istri WNI dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 3. apabila yang bersangkutan sudah berusia 18 tahun atau sudah kawin. Kedudukan warga negara pada dasarnya adalah sebagai pilar terwujudnya Negara. sedangkan orang yang bersangkutan mendapat kesempatan untuk itu.12 tahun 2006. dan dengan dinyatakan hilang kewarganegaraan RI tidak menjadi tanpa kewarganegaraan. Kedudukan Warga Negara dalam Negara Dalam sistem kewarganegaraan di Indonesia. Perempuan WNI yang kawin dengan laki-laki WNA kehilangan kewarganegaraannya. yaitu: . Dinyatakan hilang kewarganegaraannya oleh Presiden atas permohonannya sendiri. yaitu sebagai berikut: 1. Mempunyai paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing atau surat yang dapat diartikan sebagai tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas namanya 9. Memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauannya sendiri 2. Sebagai sebuah negara yang berdaulat dan merdeka Indonesia mempunyai kedudukan yang sama dengan negara lain di dunia. Tidak menolak atau tidak melepaskan kewarganegaraan lain. tanpa alasan yang sah dan dengan sengaja tidak menyatakan keinginannya untuk tetap menjadi WNI kepada perwakilan RI yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal yang bersangkutan. bertempat tinggal di luar negeri. 4.

Yang menjadi warga negara Indonesia 2. 3. dan saat ini dinilai sudah tidak sesuai lagi. b. UU No. 5. Pernasalahan kewarganegaraan yang semakin kompleks ternyata tidak mampu ditampung oleh undang-undang ini 4. 3.12 tahun 2006. akan tetapi terjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. UUD 1945. 4. UU No.1. tetapi pada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakan kesejahteraan dalam menjalani . Syarat dan tata cara memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia Kehilangan kewarganegaraan Republik Indonesia Syarat dan tata cara memperoleh kembali kewarganegaraan Republik Indonesia Ketentuan pidana Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. 62 tahun 1958. Undang-undang No. RUU Kewarganegaraan yang baru ini memuat beberapa subtansi dasar yang lebih revolusioner dan aspiratif. Bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak. c. merupakan penyempurnaan dari UU tentang kewarganegaraan yang terdahulu. seperti: 1. 2. 62 tahun 1958 tentang kewarganegaraan RI merupakan produk hukum derivasi dari pasal 5 dan 144 UUD RI 1950 yang sampai saat ini masih berlaku dan tetap digunakan sebagai sumber hukum yang mengatur masalah kewarganegaraan di Indonesai setelah kurang lebih 48 tahun berlaku. 3 tahun 1946. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang warga Indonesia asli dan orangorang bangsa lain yang disahkan dengan UU sebagai warga negara. UU No. Hal-hal mengenai warga negara penduduk di atur dengan UU. UU No. Dalam konteks UUD 1945.3 ialah tentang warga negara dan penduduk negara adalah peraturan derivasi dibawah UU 1945 yang digunakan untuk menegakan kedudukan Negara RI dengan warga negaranya dan kedudukan penduduk negara RI. Kedudukan warga negara dan penduduk diatur dalam pasal 26 yaitu: a. Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang tinggal di Indonesai.

PASAL 28 I. PASAL 28 H. PASAL 28 F. PASAL 28 J) •BAB XI AGAMA PASAL 29 •BAB XII PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA PASAL 30 •BAB XIII PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PASAL 31 •BAB XIV PEREKONOMIAN NASIONAL DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL PASAL 33 •PASAL 34 . PASAL 28 B. PASAL 28 C. PASAL 28 G. PASAL 28 E. Penjelasan dengan rinci mengenai Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia terdapat dalam pasal-pasal berikut: •PASAL 27 •PASAL 28 ( BAB XA) HAK ASASI MANUSIA PASAL 28 A. PASAL 28 D. Hak dan kewajiban warga negara Indonesia terdapat di Undang-Undang Dasar 1945.kehidupannya.