Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Syukur alhamdulillah, merupakan satu kata yang sangat pantas penulis
ucakan kepada Allah STW, yang karena bimbingannyalah maka penulis bisa
menyelesaikan

sebuah

makalah

Bahasa

Indonesia

berjudul

“Olahraga

Meningkatkan Resiko Kematian Mendadak”.
Makalah ini dibuat dengan berbagai observasi dalam jangka waktu tertentu
sehingga menghasilkan karya yang bisa dipertanggungjawabkan hasilnya. Kami
mengucapkan terimakasih kepada pihak terkait yang telah membantu kami dalam
menghadapi berbagai tantangan dalam penyusunan makalah ini.
Kami menyadari bahwa masih sangat banyak kekurangan yang mendasar
pada makalah ini. Oleh karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan
kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kemajuan ilmu pengetahuan ini.
Terima kasih, dan semoga makalah ini bisa memberikan sumbangsih positif bagi
kita semua.

Semarang, 15 Oktober 2014
"Penulis"
Kelompok 6

1

.............................1 Kesimpulan ......4 1............................................................................5 2..................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .....11 2 ......................................................................................4 1...........................................................1 Pengertian dan Manfaat Olahraga........ PEMBAHASAN ....................8 BAB III...5 2........................................4 1...........................................................2 Saran ..........10 3...........................................................10 DAFTAR PUSTAKA .........................................................................10 3.......................... PENUTUP .......................................3 BAB I.................................................................5 2................2 Pengaruh Olahraga Terhadap Jantung.........................................................................................................................4 Manfaat Pembahasan ..2 DAFTAR ISI ........................ PENDAHULUAN .............4 1..........................................................3 Cara Mengurangi Resiko Kematian Mendadak........7 2.........................................................1 Latar Belakang ...........................................................4 BAB II..................................................2 Rumusan Masalah ............................3 Tujuan Pembahasan .....................................4 Cara Olahraga yang Baik ...................1 KATA PENGANTAR ..................

Mengetahui pengaruh olahraga terhadap peningkatan resiko kematian mendadak. Olahraga merupakan hal yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan. Mulai dari kalangan selebritis sampai orang-orang disekitar kita. tidak hanya jasmani tetapi juga rohani. 3. Mengetahui cara olahraga yang baik untuk menghindari resiko kematian mendadak pasca olahraga. 2.2 Rumusan Masalah 1. Bagaimana cara olahraga yang baik untuk menghindari resiko kematian mendadak pasca olahraga? 1. Ada banyak jenis olahraga yang dapat dilakukan. Mendapatkan cara-cara yang efektif untuk berolahraga yang mengurangi resiko kematian mendadak akibat penyakit tertentu.1 Latar Belakang Olahraga secara umum adalah sebuah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang.3 Tujuan Pembahasan 1. 2.4 Manfaat Pembahasan 1.1 Pengertian dan Manfaat Olahraga 3 . Padahal olahraga pada umumnya memberikan manfaat yang banyak bagi kesehatan tubuh. Mengetahui cara hidup sehat dengan berolahraga. 1. Mengetahui pengaruh olahraga terhadap kesehatan. Bagaimana pengaruh olahraga terhadap peningkatkan resiko kematian mendadak? 3. Dari pertanyaan yang timbul diatas kami akan membuat makalah tentang apakah olahraga dapat meningkatkan resiko kematian mendadak dan cara menghindari resiko kematian mendadak akibat olahraga tersebut. Tetapi akhir-akhir ini berita kematian mendadak setelah melakukan olahraga sering muncul. Bagaimanakah pengaruh olahraga terhadap kesehatan ? 2. BAB II PEMBAHASAN 2. 1. Hal ini menjadi pertanyaan apakah olahraga berpengaruh pada kematian mendadak yang timbul saat ini.BAB I PENDAHULUAN 1.

Organ vital yang terdapat pada tubuh manusia ini. “Berolahraga meningkatkan energi dan menambah serotonin dalam otak”. RJ Northcote. pemahaman dan nafsu makan. direktur dari Cooper Venture Development Program. meningkatkan stamina. lebih cepat bereaksi dan daya tahannya juga akan meningkat.Para peneliti melakukan reseach tentang apakah benar olahraga meningkatkan kematian mendadak.Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh semua orang (1980) adalah ikut serta dalam aktivitas tubuh untuk memperoleh kesenangan. Dibuktikan dengan berita kematian mendadak setelah melakukan aktivitas olahraga yang kerap terjadi akhir-akhir ini. Jantung merupakan salah satu organ tubuh manusia yang berperan dalam sistem peredaran darah. mulai dari kesehatan jasmani. Dari sekian banyak manfaat berohlaraga ternya masih banyak yang tidak mengetahui efek samping dari olahraga tersebut. mereka 4 . Jadi orang yang melakukan olahraga dengan jumlah cukup akan menemukan produktivitas mereka meningkat serta menambah energi dari endorphin yang dilepaskan ke dalam darah selama berolahraga. untuk menjaga kesehatan tubuh. Pengertian olahraga menurut kamus Webster’s New Collegiate Dictonary Banyak hal yang dapat diperoleh dari berolahraga. Endorphin adalah senyawa kimia dalam otak kita yang dapat membuat otak menjadi rileks. Serotonin adalah hormon di otak yang berfungsi sebagai modulator kapasitas kerja otak yang mencakup pengatur stabilitas emosi. seseorang akan merasa lebih energik sepanjang hari. Selain itu. otot-otot akan dapat bekerja lebih efisien. mengurangi stress dan cara menurunkan berat badan yang paling aman. salah satu divisi dari Cooper Aerobic Center di Dallas. kinerjanya sangat mempengaruhi aktivitas tubuh dan aktivitas tubuh sangat mempengaruhi kinerja jantung. dan aktivitas khusus seperti berburu atau dalam olahraga pertandingan. begitu kata David Atkinson. 2.2 Pengaruh Olahraga Terhadap Jantung Kegiatan diatas tidak bisa lepas dari pengaruhnya terhadap jantung. dkk misalnya. Amerika Serikat.

4 kasus karena katup jantung dan 2 kasus karena aritmia.Detak jantung saat beristirahat dipengaruhi oleh sirkulasi hormonal. Dalam penelitian ini terlihat. seluruh partisipan diwawancara oleh dokter mengenai kesehatan dan gaya hidup. Selama ini diketahui bahwa orang yang sangat aktif secara fisik biasanya memiliki detak jantung istirahat yang lebih rendah. Mereka yang detak jantungnya antara 60-100 per menit dianggap normal. Sekitar 3000 orang pria sehat yang berpartisipasi dalam Copenhagen Male Study dimonitor selama 16 tahun. Mereka juga diuji secara fisik. Namun. berat badan. Penelitian dimulai pada tahun 1970-1971 untuk melacak kesehatan kardiovaskular para responden di 14 perusahaan besar di Kopenhagen. antara lain tes bersepeda untuk mengevaluasi level kardiorespiratori. tinggi badan. Pada tahun 1971. serta sistem saraf otonomik. Hasilnya menyimpulkan 51 kasus kematian disebabkan oleh masalah arteri koroner. Denmark. termasuk apakah mereka merokok dan berolahraga. Tes kesehatan dilakukan lagi pada tahun 1985-1986 terhadap 3000 responden berupa pengukuran tekanan darah. Risiko tersebut bahkan tetap tinggi meski mereka secara fisik sehat dan fit. adanya kemungkinan olahraga meningkatkan resiko kematian mendadak. Para peneliti juga mengukur detak jantung 5 . level aktivitas fisik. Detak jantung saat beristirahat adalah detak jantung permenit ketika seeorang sedang duduk atau berbaring selama 10 menit. kadar gula darah. jika olahraga tersebut dilakukan terlalu memforsir dan menimbulkan stress. para peneliti juga ingin mengetahui apakah detak jantung memiliki pengaruh pada risiko kematian. serta lemak darah. terlepas dari level olahraga kebugaran yang dilakukan.meneliti kematian mendadak pada 60 respondeen yang meninggal setelah melakukan olahraga squash. Misal Olahraga Lari maka Detak jantung yang terlalu cepat saat seseorang sedang beristirahat perlu diwaspadai karena bisa meningkatkan risiko kematian.

Ketika faktor kebiasaan merokok juga diperhitungkan. diketahui setiap peningkatan detak jantung istirahat antara 12-27 persen akan meningkatkan risiko kematian sampai 20 persen. Hal ini biasa terjadi jika awal olahraga langsung dengan latihan berat. akan terbantu dengan olahraga teratur. dan bukan berarti olahraga menjadi sebuah masalah. dan terjadi pada orang yang melakukan olahraga kompetitif. makin besar risiko kematiannya. Walaupun beberapa kejadian olahraga dan kematian mendadak terjadi. berenang. futsal. Keram otot jantung dan kejang arteri ini berkontribusi pada kurangnya pasokan oksigen ke jantung. 6 . tenis atau lari maraton. berat badan. Sementara orang yang nilai detak jantung istirahatnya antara 81-90 denyutan per menit risikonya dua kali lipat dibanding dengan mereka yang denyutannya lebih rendah. terkadang terjadi keram otot jantung ataupun kejang arteri koroner. Pada umumnya penyebab kematian mendadak pasca olahraga adalah penyakit kardiovaskular." tulis para peneliti dalam laporannya. Makin tinggi nilai denyutan. serta tingginya level lemak darah.istirahat. 2.3 Cara Mengurangi Resiko Kematian Mendadak Mengukur kondisi tubuh saat berolahraga mampu mengurangi kemungkinan olahraga meningkatkan ressiko kematian mendadak. Pada saat latihan berat dilakukan. para partisipan disurvei 16 tahun kemudian. Pada beberapa penelitian orang-orang yang memiliki penyakit kardiovaskuler. Ini mungkin menjagi mekanisme mengapa olahraga meningkatkan resiko kematian mendadak. tekanan darah tinggi. bukan berarti olahraga sebagai satu satunya pemicu. "Tidak mengejutkan bahwa detak jantung istirahat yang tinggi terkait dengan aktivitas fisik yang rendah. Ternyata sekitar 4 dari 10 partisipan meninggal dunia. Untuk mengetahui usia harapan hidup. seperti sepak bola. Seseorang yang nilai detak jantung istirahat antara 51-80 denyutan per menit mengalami peningkatan risiko kematian sampai 50 persen.

stress dan kurang tidur adalah hal-hal yang berpotensi menurunkan produktivitas kerja jantung. Aktivitas itu juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah. merangsang jaringan penghubung yang dilewati energi sehingga organ dapat berfungsi secara maksimal. Menghitung denyut nadi pada saat awal dan sesudah pemanasan baiknya dilakukan.5 jam seminggu. renang. Meskipun dalam beberapa kasus olahraga meningkatkan resiko kematian mendadak. pada kasus orang yang memiliki penyakit jantung. pada beberapa orang yang memiliki faktor resiko. Mengontrol kesehatan pribadi secara teratur juga dapat menghindar resiko kematian mendadak pasca olahraga. Konsultasikan dengan dokter sebelum memulai olah raga. Kolesterol tinggi karena asupan makanan yang salah. Bertujuan supaya otot tidak kaget saat melakukan olahraga. Gerakan lambat juga dapat menimbulkan efek yang sama. perlu diingat gaya hidup sehari-hari bisa mendukung hal tersebut. 7 . dapat memotong sepertiga risiko serangan jantung. sebaiknya untuk senantiasa memulai olahraga dengan yang ringan-ringan terlebih dahulu. dianjurkan melakukan pemanasan atau peregangan tubuh.Walapun.4 Cara Olahraga yang Baik Olahraga yang baik untuk mengurangi resiko kematian mendadak adalah dengan latihan olah raga seperti jalan cepat. merokok. Dengan melakukan jalan ringan selama 2. Untuk itu. hal ini untuk menilai apakah selama olahraga nanti jantung anda tidak akan terlalu lelah mensuplai oksigen untuk tubuh. 2. baik aktivitas ringan maupun berat. Sebelum melakukan olahraga. Setiap orang wajib memperhatikan kondisi diri sendiri sebelum melakukan suatu aktivirtas. Saat tubuh membentuk sebuah posisi dan merasa santai. jogging atau bersepeda dapat memberikan latihan terbaik untuk jantung. resiko kematian mungkin terjadi sesudah berolahraga yang diforsir tidak sesuai kondisi.

BAB III PENUTUP 8 .

net/27/03/2013/olahraga-meningkatkan-resikokematian-mendadak 9 . Kebanyakan penyebab kematian mendadak seseorang setelah berolahraga adalah penyakit jantung koroner.1 Kesimpulan Kematian mendadak bisa terjadi karena olahraga yang relatif menguras kerja jantung dan dalam waktu yang lama.2 Saran Bagi para perokok sebaiknya berhenti merokok. DAFTAR PUSTAKA http://www.manjur. akhirnya tubuh jadi beradaptasi dan seakanakan tidak apa-apa. Sebisa mungkin tidak melakukan olahraga yang diluar kemampuan batas fungsi jantung dan tubuh. orang cenderung tidak merasakannya. Serangan jantung koroner terjadi jika ada penyempitan pembuluh darah koroner jantung. Jika penyempitan pembuluh darah yeng terjadi kecil. Penyempitan pembuluh darah itu diperparah dengan diforsirnya tubuh ketika berolahraga sehingga fungsi jantung berhenti secara tiba-tiba. 3. Bagi orang dengan penyakit jantung atau mempunyai keturunan penyakit jantung sebaiknya berolahraga ringan secara rutin dan jangan memforsir diri.3. karena merokok merupakan penyebab utama dari penyakit pembuluh darah koroner. Jaga tingkat kolestrol dan tekanan darah pada tingkat normal dengan pola makan sehat dan seimbang bagi tubuh terutama jantung.

org/wiki/Jantung https://www.akuinginsukses.com/doc/45494851/Pengaruh-Olahraga-Terhadap-Kinerja 10 .wikipedia.com/10-fakta-tentang-manfaat-berolahraga/ http://id.scribd.http://www.