Anda di halaman 1dari 4
SATUAN ACARA PENYULUHAN Topik : Cedera Kepala Ringan Sasaran : Keluarga pasien dan pasien Tn. R Tempat : Ruang 306 RSAB Hari/Tanggal : Jum’at, 7 November 2014 Waktu : 1 x 20 menit I. LATAR BELAKANG Cidera kepala adalah kerusakan neurologi yang terjadi akibat adanya trauma pada jaringan otak yang terjadi secara langsung maupun efek sekunder dari trauma yang terjadi Menurut Brain Injury Assosiation of America cedera kepala adalah suatu kerusakan pada kepala, bukan bersifat kongenital ataupun degeneratif, tetapi disebabkan oleh serangan/benturan fisik dari luar, yang dapat mengurangi atau mengubah kesadaran yang mana menimbulkan kerusakan kemampuan kognitif dan fungsi fisik. Cedera kepala bisa dikelompokkan sebagai cedera kepala tertutup atau terbuka (penetrasi, luka tembus). Pada cedera kepala tertutup, kepala menerima suatu dorongan tumpul karena membentur suatu benda. Pada cedera kepala terbuka, suatu benda berkecepatan tinggi menembus tulang tengkorak dan masuk ke dalam otak. Trauma kepala atau cedera kepala merupakan kasus yang sangat sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Cedera kepala yang sering terjadi pada orang dewasa karena kecelakaan lalu lintas. Terjatuh dari sepeda motor, tabrakan, kepala terbentur bagian dari mobil karena mobil yang dinaiki menabarak atau terjungkal dan lain sebagainya. Karena seringnya terjadi trauma kepala pada orang yang mengendarai sepeda motor ketika kecelakaan, maka akhirnya diwajibkan siapa saja yang mengendarai sepeda untuk menggunakan helm sebagai pelindung kepala. Namun masih banyak yang menggunakan helm hanya sekedar sebagai syarat untuk mentaati peraturan lalu lintas yaitu dengan memakai helm yang kurang memenuhi syarat maupun tali helm yang tidak terikat ketika dipakai sehingga ketika terjadi kecelakaan lalu lintas masih terjadi cedera kepala yang berat. Di Amerika Serikat, kejadian cedera kepala setiap tahunnya diperkirakan mencapai 500.000 kasus. Dari jumlah tersebut, 10% meninggal sebelum tiba di rumah sakit. Yang sampai di rumah sakit, 80% dikelompokkan sebagai cedera kepala ringan (CKR), 10% termasuk cedera kepala sedang (CKS), dan 10% sisanya adalah cedera kepala berat (CKB). Insiden cedera kepala terutama terjadi pada kelompok usia produktif antara 15-44 tahun. Kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab 48%-53% dari insiden cedera kepala, 20%-28% lainnya karena jatuh dan 3%-9% lainnya disebabkan tindak kekerasan, kegiatan olahraga dan rekreasi II. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Pada akhir proses penyuluhan, klien dan keluarga dapat mengetahui tentang cidera kepala, penyebab, tanda gejala serta penangananya. III. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah diberikan penyuluhan keluarga dan klien dapat : 1. Menyebutkan pengertian dari cedera kepala ringan 2. Menyebutkan penyebab cedera kepala ringan 3. Menyebutkan macam-macam cidera kepala ringan 4. Menyebutkan tanda serta gejala cidera kepala ringan 5. Mengerti penanganan dan kebutuhan nutrisi pada cedera kepala ringan. IV. SASARAN Pasien Tn. R dan keluarga pasien V. MATERI 1. 2. 3. 4. 5. Pengertian dari cedera kepala ringan Penyebab cedera kepala ringan Macam-macam cidera kepala ringan tanda dan gejala cidera kepala ringan Pencegahan dan kebutuhan nutrisi pada cedera kepala ringan. I. METODE 1. Ceramah 2. Tanya Jawab II. MEDIA Power Point III. KRITERIA EVALUASI 1. Evaluasi Struktur  Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di ruang 306.  Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya 2. Evaluasi Proses  Peserta antusias terhadap materi penyuluhan  Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar 3. Evaluasi Hasil  Klien dan keluarga mengetahui tentang cidera kepala, jenis cidera kepala, penyebab, tanda dan gejala, serta pencegahan pada cidera kepala. IV. No. KEGIATAN PENYULUHAN WAKTU KEGIATAN PENYULUH KEGIATAN PESERTA 1. 2 menit Pembukaan :  Membuka kegiatan dengan  Menjawab salam mengucapkan salam.  Memperkenalkan diri  Menjelaskan tujuan  Mendengarkan dari  Memperhatikan penyuluhan  Menyebutkan materi yang akan  diberikan Memperhatikan 2. 10 menit Pelaksanaan :  Menjelaskan pengertian cedera kepala  Menjelaskan penyebab cedera kepala  Menjelaskan kepala  Menjelaskan cidera kepala  Menjelaskan jenis-jenis tanda dari   Memperhatikan  Bertanya cidera dan gejala pertanyaan Pencegahan dan peserta untuk bertanya. 6 menit 2 menit yang diajukan Bertanya dan menjawab pertanyaan yang diajukan Evaluasi :  Menanyakan tentang 4. dan menjawab kebutuhan nutrisi pada cedera  kepala.  Memberi kesempatan kepada 3. Memperhatikan kepada materi peserta  Menjawab yang telah pertanyaan diberikan. Terminasi :  Mengucapkan terimakasih  Mendengarkan  Mengucapkan salam penutup  Menjawab salam