Anda di halaman 1dari 35

DIN AL-ISLAM

SYARI’AH & FIQH

• Syari’ah : Firman Allah S.w.t. yang berhubungan dengan
perbuatan mukallaf (muslim, dewasa dan berakal sehat),
baik dalam bentuk perintah maupun dalam bentuk anjuran.
• Fiqih : Pengetahuan tentang hukum-hukum syari’at yang
dipahami dari dalil-dalil secara rinci, baik dari al-Qur’an
maupun dari Hadis Nabi S.a.w.

HUKUM-HUKUM SYARI’AT
Wajib : Sesuatu yang mesti dilakukan.
Haram : Sesuatu yang mesti tidak dilakukan.
Sunat : Sesuatu yang terbaik apabila dilakukan.
Makruh : Sesuatu yang terbaik apabila tidak
dilakukan.
5. Mubah : Sesuatu yang boleh dilakukan dan
boleh pula tidak dilakukan.
1.
2.
3.
4.

Mutawassitah (pertengahan). 3. . . 2. Asgar (kecil).THAHARAH/KEBERSIHAN • Najis : 1. 2. Akbar (besar). Hadas : 1. Mukhaffafah (ringan). Mugallazah (berat).

. • Hadas besar dihilangkan dengan cara mandi.HADAS • Hadas kecil dihilangkan dengan cara berwudu’.

2. Air.ISTINJA • Istinja : Membersihkan tempat keluar najis ketika bab atau bak. Sesuatu benda kesat. • Alat yang digunakan : 1. .

.Menutup aurat. 3. • Syarat sah : 1.SHALAT • Syarat wajib : Mukallaf. 2.Menghadap qiblat.Tepat waktu. 4. baik badan pakaian dan tempat shalat.Bersih dari hadas dan najis.

RUKUN SHALAT • Rukun qalbi (dalam hati). • Rukun fi’li (dalam bentuk perbuatan) . • Rukun qauli (dalam bentuk perkataan/bacaan).

SALAT FARDU DILUAR SALAT 5 WAKTU • Salat Jum’at • Salat Musafir (safar). • Salat Jenazah. .

Apabila perempuan ikut melakukan salat Jum’at bersama-sama dengan laki-laki setelah terpenuhi persyaratan wajib Jum’at. didahului dua khutbah dan salat dua rakaat.SALAT JUM’AT Diwajibkan bagi laki-laki mukallaf. dilakukan pada waktu Zuhur hari Jumat. . maka kewajiban salat Zuhur bagi perempuan tersebut telah terpenuhi.

SYARAT WAJIB JUM’AT • Terpenuhi jumlah tertentu (40 orang menurut Imam Syafi’i) • Dilakukan pada waktu Zuhur hari Jum’at. • Didahului dua khutbah. • Dilakukan di pemukiman. .

6. Do’a. Membaca syahadah. 2. 5. 4.RUKUN KHUTBAH 1. Berwasiat dengan mengajak kepada taqwa. Membaca puji-pujian kepada Allah. 3. . Membaca salawat. Membaca ayat al-Qur’an.

Melakukan salat Magrib pada waktu ‘Isya’ atau sebaliknya . .Melakukan salat Zuhur pada waktu ‘Asar atau sebaliknya. Jamak : menggabungkan waktu pelaksanaan 2 salat fardu pada salah satu waktunya.SALAT SAFAR/MUSAFIR Dilakukan dengan cara : 1. .

. yaitu melaksanakan salat Zuhur pada waktu ‘Asar atau melaksanakan salat Magrib pada waktu ‘Isya’.MACAM-MACAM JAMAK a. Jamak taqdim. b. yaitu melaksanakan salat ‘Asar pada waktu Zuhur atau melaksanakan salat “isya’ pada waktu Magrib. Jamak ta’khir.

Jamak ta’khir qasar. 4. Jamak taqdim saja. Jamak taqdim qasar.2. . Qasar saja. Qasar : Meringkaskan pelaksanaan salat fardu yang 4 (empat) rakaat menjadi 2 (dua) rakaat. 2. 5. Salat fardu yang dapat diqasar ialah Zuhur. ‘Asar dan ‘Isya’. 1. Jamak ta’khir saja. 3.

yaitu melakukan salat tepat waktu. • Jamak taqdim saja. . melakukan salat Zuhur pada waktu ‘Asar (4 + 4) atau melakukan salat Magrib pada waktu “Isya’ (4 + 3). yaitu melakukan salat ‘Asar pada waktu Zuhur (4 + 4) atau melakukan salat ‘Isya’ pada waktu Magrib (3 + 4).• Qasar saja. yang 4 rakaat hanya dilakukan 2 rakaat. • Jamak ta’khir saja.

• Jamak ta’khir qasar. yaitu melakukan salat Zuhur 2 rakaat pada waktu ‘Asar setelah salat “Asar 2 rakaat (2 + 2) atau melakukan salat Magrib 3 rakaat pada waktu ‘Isya’ setelah salat ‘Isya’ 2 rakaat (2 + 3).• Jamak taqdim qasar. yaitu melakukan salat ‘Asar 2 rakaat pada waktu Zuhur setelah salat Zuhur 2 rakaat (2 + 2) atau melakukan salat “Isya’ 2 rakaat pada waktu Magrib setelah salat Magrib 3 rakaat (3 + 2). .

• Salat yang dilakukan adalah salat yang ada’ (tepat waktu) SUJUD • • • • Sujud fardu dalam salat. • Jaraknya sekitar 2 (dua) marhalah (86 Km). Sujud syukur. . Sujud tilawah. Sujud sahwi.SYARAT-SYARAT SALAT MUSAFIR • Musafirnya bukan untuk maksiat.

Istikharah. Mutlak. Tahajjud. . Dhuha. Tahiyyat al-masjid. Witir. Tarawih. Lain-lain.SHALAT-SHALAT SUNNAH • • • • • • • • • • Rawatib (yang mengiringi shalat fardu). Tasbih.

. • Zakat merupakan upaya pensucian diri dari munculnya cinta berlebihan terhadap harta kekayaan.ZAKAT • Zakat secara etimologis : kesuburan. kesucian dan kebarakahan. • Zakat secara terminologis : Pemberian wajib dari harta tertentu menurut sifat-sifat dan ukuran tertentu serta diberikan kepada orang-orang tertentu.

Binatang ternak. . Hasil tambang. 4. Zakat mal : 1. 3. Harta perniagaan. 2. Hasil pertanian.Macam-macam zakat Zakat Nafs (zakat fitrah). 5. Nuqud (emas dan perak).

.ZAKAT FITRAH • Zakat fitrah diwajibkan bagi setiap muslim. Diwajibkan sejak matahari terbenam akhir ramadan sampai salat ‘id dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal. dewasa maupun anak-anak dan merdeka maupun budak. Diwajibkan bagi yang mendapatkan akhir Ramadan dan awal Syawal. baik laki-laki maupun perempuan.

• Bahannya adalah makanan pokok setempat dengan jenis yang sesuai dengan yang dikonsumsi oleh si wajib zakat.JUMLAH DAN BAHAN • Jumlah zakat fitrah sebesar 1 sa’ (satu gantang) per jiwa. .

anak-anak. Hidup pada akhir Ramadan sampai awal Syawal. dewasa. dengan syarat : 1. merdeka dan budak. perempuan. Mempunyai kelebihan makanan sampai tanggal 1 Syawal.YANG WAJIB MEMBAYAR ZAKAT FITRAH • Setiap muslim laki-laki. 2. .

hasil bersih.5 %. • Hasil pertanian sekitar 486 kg.5 % • Perak dalam jumlah minimal 620 gram dst. zakatnya 5 % apabila lahan pertaniannya menggunakan irigasi dan 10 % apabila lahan pertaniannya lahan pertanian tadah hujan.ZAKAT YANG HARUS DIBAYAR • Emas dalam jumlah minimal 93.harus dibayar zakatnya sebesar 2. . harus dibayar zakatnya sebesar 2.6 gram dst.

• Harta perniagaan senilai 93.5 %. • Binatang ternak dalam jumalh minimal. .5 %. • Hasil tambang berapapun jumlahnya harus dibayar zakatnya sebesar 2. kambing 40 ekor dan sapi 30 ekor.6 grm emas. harus dibayar zakatnya sebesar 2. zakatnya sebesar 2.5 % pada saat hasil itu diperoleh.

Garim (siberhutang). Musafir.Yang berhak menerima zakat (mustahiq zakat) Yang berhak menerima zakat :  Faqir. Sabilillah. Miskin. Budak. Muallaf. . ‘Amil zakat.

 Wakaf.  Hibah. .  Fidyah.  Hadiyah.  Wasiat.  Rasywah.  Jizyah.PENGELUARAN HARTA DI LUAR ZAKAT  Sadaqah.

.PUASA • Puasa dalam pengertian etimologis ialah menahan. berakal sehat serta mampu menjalankan puasa. Dalam pengertian terminologis ialah menahan diri dari segala yang membatalkan puasa sejak terbit faajar sampai matahari terbenam. • Syarat wajib puasa ialah balig.

Puasa Ramadan 2. d.HUKUM DAN MACAM-MACAM PUASA • Puasa wajib: 1. Membunuh binatang buruan ketika ihram. Karena pembunuhan tidak sengaja apabila tidak mampu membebaskan budak untuk merdeka. Suami menzihar isteri. 3. Puasa nazar 4. Puasa qada . Puasa Kaffarah : a. b. c. Melanggar sumpah.

Puasa ayyam al-bidh. 2. 6. Puasa enam hari pada bulan Syawal. Puasa hari ‘Arafah. Puasa hari Senin dan Kamis. . 3. 5. Puasa hari ‘Asyura. Puasa Nisfu Sya’ban. 4.• Puasa sunat: 1.

Puasa yang dilakukan dengan susah payah ketika musafir atai ketika sakit. Puasa pada hari Jum’at saja atau hari Sabtu saja. .• Puasa makruh : 1. 2.

– Puasa terus menerus. .• Puasa haram: – Puasa pada hari yang diharamkan puasa. – Puasa wanita yang sedang haid atau nifas. – Puasa sunat seorang isteri ketika ia bersama-sama dengan suaminya dan suaminya tidak mengizinkannya untuk puasa.

Lanjut usia. . Orang musafir.ORANG YANG MEMPEROLEH RUKHSAH DALAM HAL PUASA • • • • Orang sakit. Perempuan yang sedang haid atau nifas.

PENYEMPURNA PUASA (SUNAT PUASA) • • • • • Makan sahur. Banyak membaca al-Qur’an. Banyak bersadaqah dan amal-amal sunat lainnya. . Segera berbuka setelah tiba waktu berbuka. Menjauhkan diri dari perbuatan yang mengurangi pahala puasa.