Anda di halaman 1dari 23

1. Menerapkan Kaidah dan Peraturan K3 pada Penggunaan
Vaksin, Obat, Vitamin dan Desinfektan (VOVD).
 Penggunaan vaksin, obat, vitamin dan desinfektan harus betul-betul
diperhatikan demi keamanaan baik itu pekerja kandang, lingkungan
disekitar kandang serta manusia (konsumen). Jangan menggunakan
obat-obat atau antibiotik untuk ternak ayam, pada hal ternak ayam
tersebut 1 minggu setelah penggunaan antibiotik atau obat ayam
mau

dipanen. Hindari penggunaan obat-obatan atau antibiotik

minimal 2 minggu sebelum panen dihentikan.

vitamin. Menangani Vaksin. Obat. vaksin dan desinfektan dapat dihindarkan. vitamin serta desinfektan tersebut harus tepat dosis. . tepat waktu dan tepat sasaran. Dengan memperhatikan standar operating prosedur (SOP). maka dampak negatif dari penggunaan obat.2. Vitamin dan Desinfektan SOP (Standar Operating Procedure) K3. sesuai  Penggunaan obat atau antibiotik.

pemberian vitamin. Obat. bungkus plastik kemasan vaksin dan bekas kemasan desinfektan. . Semua itu harus dikumpulkan dan dibuang ditempat yang aman dan tidak mencemari lingkungan. baik itu lingkungan biotik maupun abiotik. bekas vaksin beserta sisa vaksin. Menangani Limbah Vaksin. serta sanitasi kandang adalah berupa botol bekas obat.  Limbah adalah sisa samping dari proses produksi bila tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan. Limbah dari kegiatan vaksinasi atau pengobatan ternak . Vitamin dan Desinfektan sesuai dengan Kaidah K3.3.

. harus sesuai ditentukan. setiap kali habis melakukan kegiatan penanganan ternak yang sakit. menggunakan masker atau penutup hidung pada saat bekerja. memakai sepatu bot saat bekerja dilingkungan farm dan lain sebagainya. Menangani Ternak Sakit yang Membahayakan Manusia sesuai SOP  Apabila ada ternak yang sakit.  Disamping itu yang tidak kalah penting adalah mencuci tangan dan pakaian kerjanya dengan menggunakan sabun. Kegiatan penanganan ternak yang sakit tersebut. maka harus ditangani sehingga tidak akan cepat-cepat membahayakan bagi kesehatan manusia.4. Misalnya: dengan persyaratan yang telah menggunakan sarung tangan pada saat bekerja.

Penggunaan peralatan elektronik disamping menuntut pengetahuan juga memerlukan kewaspadaan. . Menerapkan Kaidah dan Peraturan K3 pada Penggunaan Peralatan Elektronik dan Penggunan Bahan Kimia sesuai SOP.5. Jangan sampai dengan peralatan elektronik yang tujuannya untuk meringankan bagi para pekerja atau pegawai farm justru menimbulkan bahaya atau cacat bagi operatornya misalnya putus jari tangannya atau cacat bagian anggota tubuh lainnya.

Keselamatan kerja dalam perusahaan peternakan unggas adalah keselamatan kerja yang menyangkut unsur manusia. mesin/peralatannya.Keselamatan kerja dalam perusahaan peternakan unggas. bahan yang dikerjakan dan ternak yang diusahakan .

Apakah peralatan tersebut sudah benar-benar layak atau aman digunakan atau belum ? . Keamanan Peralatan dan Kendaraan Farm Semua peralatan yang akan digunakan atau yang sudah dipasang. hendaknya dilakukan evaluasi ulang atau dicek ulang. 2.Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam keselamatan diPersonal 1. Keselamatan atau kerja Keamanan (Manusia) perusahaan peternakan: Setiap orang yang bekerja di perusahaan peternakan unggas harus menggunakan peralatan K3 pada waktu bekerja sesuai dengan spesifikasi pekerjaannya.

kita harus selalu memeriksa apakah alat pengamannya sudah terpasang dengan benar sesuai dengan buku manualnya. Pemasangan Kabel Suatu bangunan atau peralatan yang memerlukan arus listrik yang berkekuatan besar. 4. maka kabel listrik yang dipasang juga harus yang besar. Apakah alat pengaman yang dipasang sudah sesuai dengan standar nasional untuk katagori alat tertentu. Pemasangan Instalasi Pengaman Setiap kali peralatan akan dipergunakan. Jangan memasang kabel listrik dibawah standar yang telah ditentukan. .3. karena dapat menimbulkan kebakaran.

Apabila hal tersebut terjadi tidak terkontrol dan tidak segera diperbaiki maka dapat menimbulkan bahaya bagi pekerja difarm. 6. . Pemadam kebakaran  Semua gedung baik yang termasuk dalam instansi pemerintah maupun swasta sebaiknya dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran yang sesuai dengan kebutuhan bangunan. baik itu kabel yang ada di instalasi listrik di farm maupun kabelkebel yang berada diperalatan peternakan. Pengaman Listrik  Jangan sampai ada kabel-kabel listrik dalam keadaan terkelupas.5.

Ilustrasi Penerapan K3 .

• Menggunakan alat-alat yang memudahkan.PERLU DIINGAT • Makin tinggi beban maka makin besar persentase energi yang dikeluarkan dalam pengangkatan. menekan resiko kecelakaan dan menghilangkan kontak langsung. • Prinsipnya pengangkatan beban serendah mungkin dari atas lantai. mengurangi beban fisik. .

.

• Dalam kondisi tertentu pengangkutan manual adalah cara terakhir jika cara mekanikal tidak bisa dilakukan. • Lebih baik menggunakan suatu platform (meja) untuk bongkar muat beban. .• Menggunakan alat yang berdasar dilantai dengan pengangkatan beban serendah mungkin.

PRINSIP DASAR • Punggung dijaga agar selalu tegak • Menggunakan kekuatan otot kaki serta pegangan tangan. .

• Kaki harus merenggang untuk memberikan keseimbangan berat yang merata • Lutut dan pinggul harus dibengkokkan dan punggung tetap tegak dengan dagu ditarik • Lengan harus dijaga sedekat mungkin dengan tubuh untuk membantu menahan berat dari gesekan antara beban dan pakaian • Pengangkatan haruslah perlahan jangan ada pengangkatan secara tiba-tiba .

.

.

• Pengangkatan efisien jika maksimum beban < 20 kg • Kapasitas fisik wanita kira-kira 1/3 dari pria • Wanita jangkauannya lebih rendah dari pada pria .

• Beban dibagi rata atau sesuai proporsinya • Dengan aba-aba • Gerakan seirama .

.

• Periksa terlebih dahulu material yang akan di handling • Carilah permukaan object yang ‘kasar’ • Bersihkan kondisi licin dan basah • Tangan terbebas dari minyak dan tidak licin • Gunakan alat pelindung diri .

• Hanya operator yang boleh mengoperasikan mesin yang digunakan • Tidak boleh ada orang dibawah beban • Alarm harus tetap berbunyi selama pengoperasian • Pengoperasian mengikuti standard dan prosedur yang ditetapkan • Peralatan yang digunakan harus diperiksa secara periodik • Tidak melebihi beban yang seharusnya • Berdasarkan batas kapasitasnya. .