Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH XENOBIOTIK

Oleh :
Miranti Verdiana Aizah

135130107111001

Hanny Herenda

135130107111002

Dendra Chrismasando

135130107111008

Bagus Putra Dharmawan

135130107111034

Apa saja macam dari senyawa Xenobiotik ? c. sehingga kalau masuk tubuh tidak dapat diekskresi. Xenobiotik adalah zat asing yang masuk dalam tubuh manusia. Apa yang dimaksud dengan Xenobiotik ? b. Bagaimana proses metabolism senyawa Xenobiotik di tubuh ? d. pewarna. sedang paa obat yang belum aktif → metabolisme xenobiotik fase 1 berfungsi mengubah obat inaktif menjadi aktif. zat kimia tambahan pada makanan (pemanis. pada obat yang sudah aktif → metabolisme xenobiotik fase 1 berfungsi mengubah obat aktif menjadi inaktif.BAB I PENDAHULUAN 1. Contoh: obat obatan.2 Rumusan Masalah a. Untuk dapat diekskresi xenobiotik harus dimetabolisme menjadi zat yang larut. pengawet) dan zat karsinogen lainya. Pada metabolisme obat. Ekskresi xenobiotik melalui empedu dan urine. Bagaimana mekanisme Xenobiotik dalam menginduksi kerusakan DNA ? BAB II . insektisida. Xenobiotik umumnya tidak larut air.1 Latar Belakang Xenobiotik berasal dari bahasa Yunani: Xenos yang artinya asing. sehingga bisa diekskresi. Organ yang paaling berperan dalam metabolisme xenobiotik adalah hati. 1.

pewarna atau penyedap rasa. Contoh: obat obatan. Kelompok utama zat-zat senobiotik yang mempunyai relevansi medik adalah obat-obatan.ISI 2.Tujuan metabolism zat-zat senobiotik adalah untuk meningkatkan kelarutannya dalam air (polaritas) dan dengan demikian memudahkan eksresinya dari dalam tubuh. pengawet) dan zat biotikkarsinogen lainya.sebagian besar senyawa ini akan mengalami metabolism (perubahan kimiawi) dalam tubuh manusia dan hati menjadi organ tubuh yang terutama terlibat dalam peristiwa ini.1 Pengertian Xenobiotik Xenobiotik berasal dari bahasa Yunani yaitu Xenos yang arti nya zat asing. insektisida. Ketika kita di jalan menuju tempat kuliah dan tempat kerja mungkin kita menghirup udara yang penuh dengan polutan rokok sendiri atau teman kerja.seperti senyawa-senyawa bifenil Polikrolinasi (PCB) dan insektisida tertentu. pewarna.2 Macam-Macam Xenobiotik .zat –zat karsinogen kimia serta berbagai senyawa yang telah memasuki lingkungan kehidupan kita melalui salah satu jalan.kadang-kadang zat senobiotik dapat diekskresikan tanpa perubahan. Kedua. Dalam kehidupan sehari-hari tubuh manusia dapat terpapar oleh ribuan senobiotik yang setiap xenobiotik dapat menimbulkan efek toksik.saat sarapan pagi dirumah mungkin kita mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet.sedangkan tercemarnya udara perkotaan dan air tanah permukiman serta pemakaian obat-obatan yang irrasional menjadi fenomena biasa. kemungkinan timbulnya efek toksik yang diakibatkan oleh paparan xenobiotik belum disikapi secara benar baik oleh mereka yang bekerja dibidang kesehatan terlebih lagi orang awam. zat kimia tambahan pada makanan (pemanis. Kasus formalin dalam makanan mendapat tanggapan yang gegap gempita. Zat Senobiotik merupakan senyawa yang asing bagi tubuh. 2.

Sedang secara terus menerus tanpa bermaksud untuk mengkonsumsi tubuh manusia dapat terpapar xenobiotik yang ada di lingkungan baik di udara. Demikian pulsa sisa pestisida dan insektisida yang digunakan untuk berbagai keperluan tentu bukan bahan kimia yang baik untuk kesehatan. Senyawa xenobiotik tersebut masuk ke dalam tubuh dapat melalui mulut(per oral) seperti makanan dan obat-obatan.Kasus ditemukannya formalin dalam makanan yang diberitakan pada banyak media masa beberapa waktu lalu bukanlah kasus baru. logam-logam berat dari asap gas buang kendaraan bermotor dan bahan-bahan pencemar lingkungan lainnya. Lagi pula formalin bukan satu-satunya xenobiotik yang ditemukan dalam makanan. monosodium glutamat. air maupun daratan seperti gas karbon monoksid. Di dalam asap kendaraan bermotor mengandung gas karbon monoksida yang sangat berbahaya bagi kesehatan.3 Metabolisme Xenobiotik . 2006). Asap rokok dan asap pembakaran sampah mengandung benzo(a)piren yang sangat karsinogenik. sangat banyak senyawa kimia yang dapat membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh. Obat-obatan yang kita konsumsi untuk penyembuhan penyakit tertentu adakalanya menimbulkan efek samping atau efek toksik yang serius (Sugiyanto. Selain xenobiotik di dalam makanan. Dalam keseharian tubuh manusia dapat terpapar beribu-ribu xenobiotik mengingat senyawa asing yang diketahui manusia jumlahnya lebih dari 100. 2006). residu pestisida golongan karbofuran dan cemaran logam berat juga pernah dilaporkan ditemukan dalam produk-produk bahan makanan dan minuman yang beredar di beberapa daerah di Indonesia. Penyedap rasa. walaupun tidak disertai kesadaran dan pengetahuan yang memadai akan akibat buruk yang mungkin timbul. atau karena terhirup atau dihirup pernafasan (per inhalasi) seperti asap rokok dan asap kendaraan atau lewat kontak dengan kulit (per cutan/transdermal) seperti dijumpai dalam beberapa kasus keracunan pestisida pada petani (Sugiyanto. 2. Adakalanya kita secara sengaja mengkonsumsi xenobiotik seperti bahan pengawet.000 macam. benzo(a)piren. dan pemanis buatan seperti sakarin. siklamat dan aspartame walaupun diperbolehkan untuk bahan makan diduga dapat menginduksi pertumbuhan tumor. Bahan pewarna tekstil seperti rodhamin B dan amaranth. obat-obatan dan asap rokok. pewarna dan penyedap rasa dalam makanan.

sulfat. Ekskresi xenobiotik melalui empedu dan urine. Pada beberapa keadaan produk hidroksilasi bersifat mutagenik atau karsinogenik  Fase konjugasi → fase mereaksikan xenobiotik inaktik dengan zat kimia tertentu dalam tubuh menjadi zat yang larut. asam benzoat. seperti: Deaktifasi/ aktifasi. dengan enzim glukuronil transferase. Glukuronidasi: proses menkonjugasi xenobiotik dengan asam glukorunat. Metabolisme Xenobiotik / Biotransformasi / Metabolisme obat tubuh membuang xenobiotik melalui metabolisme xenobiotik . sehingga mudah diekresi baik lewat empedu maupun urine. sehingga bisa diekskresi. Organ yang paling berperan dalam metabolisme xenobiotik adalah hati. (Rony. Metabolisme xenobiotik merupakan jalur metabolisme yang mengubah struktur kimai xenobiotik yang merupakan senyawa asing untuk biokimiawi normal suatu organisme . Enzim Sitokrom P450 terdapat banyak di Retikulum Endoplasma. Fungsi enzim ini adalah sebagai katalisator perubahan Hidrogen (H) pada xenobiotik menjadi gugus Hidroksil (OH) Reaksi Hidroksilasi oleh enzim Sitokrom P450 adalah sbb: RH + O2 → R-OH + H2O Sitokrom P450 merupakan hemoprotein seperti Hemoglobin. misal obat .Xenobiotik umumnya tidak larut air. fenol dan . meprobamat. oleh enzim Mono oksidase atau Sitokrom P450. racun berupajalur biotransformasi atau melalui proses detoksifikasi. glutation atau asam amino tertentu.2012) Metabolisme xenobiotik dibagi 2 fase:  Fase Hidroksilasi → fase mengubah xenobiotik aktif menjadi inaktif. Sekresi. sehingga kalau masuk tubuh tidak dapat diekskresi Untuk dapat diekskresi xenobiotik harus dimetabolisme menjadi zat yang larut. Xenobiotik yang mengalami glukorunidasi adalah: asetilaminofluoren (karsinogenik). anilin. Zat dalam tubuh yang biasa dipergunakan untuk proses konjugasi adalah: asam glukoronat. banyak terdapat pada membran retikulum endoplasma sel hati. acetat.

Sulfasi: proses konjugasi xenobiotik dengan asam sulfat. arilamina. Benzena teroksidasi secara primer menjadi fenol. Polimorfisme CYP2E1 dihubungkan dengan peningkatan frekuensi kelainan kromosom dan kerentanan terhadap kanker. enzim fase II dan beberapa transpor membran. yang terdiri dari tripeptida (glutamat. glisin) dan biasa disingkat GSH.senyawa steroid.2006) 2. Metabolisme pelarut organik menginduksi oksidasi oleh enzim CYP2E1 (cytochrome p-450 gen 2E1) selama fase I. yang merupakan metabolit genotoksik paling poten yang diproduksi oleh pelarut organik. Salah satu polimorfisme CPY2E1 yang teridentifikasi termasuk perubahan basa pada regio flank-5’ yang dihubungkan dengan perubahan regulasi transkripsi dan peningkatkan expresi gen. dan superfamili acetyltransferase.4 Mekanisme Xenobiotik Menginduksi Kerusakan DNA Metabolisme enzim xenobiotik dapat dibagi menjadi fase I. Enzim fase II berkontribusi melalui reaksi konjugasi untuk memperpanjang kenaikan polaritas dan kelarutan air dari xenobiotik untuk pembuangan ginjal. toksik. sulfotransferases. imunologik dan karsinogenik. Enzim fase I (terutama sitokrom P450) meningkatkan pembuangan xenobiotik dari ginjal dengan meningkatkan polaritas melalui oksidasi. menggunakan enzim glutation Stransferase atau epoksid hidrolase Xenobiotik yang berkonjugasi dengan GSH adalah xenobiotik elektrofilik (karsinogenik). (Sugianto. sistein. glutathione sulfotransferase. 2010). hydroquinon dan kemudian kembali teroksidasi menjadi benzoquinones. fenol. epoksida hidrolase. Sebuah kelompok yang sama pentingnya dari enzim metabolik xenobiotik adalah transporter membran bertanggung jawab untuk mengarahkan xenobiotik ke situs yang tepat untuk metabolism (Bonamassa dan Liu. tetapi istilah ini tidak semuanya benar. Transferase termasuk UDPglucuronosyltransferase. Xenobiotik yang mengalami sulfasi adalah: alkohol. Respon metabolisme xenobiotik mencakup efek farmakologik. sebab tidak semua xenobiotik bersifat toksik. Pelarut organik selama proses redoks juga . Konjugasi dengan Glutation. Metabolisme xenobiotik kadang disebut proses detoksifikasi. dengan enzim sulfotransferase.

ROS dan benzoquinones menginduksi kerusakan oksidatif seperti : oksidasi basa. 2009). BAB III PENUTUP .menghasilkan ROS. DSB(Double strand breaks) dan cross-linking. SSB(Single strand breaks). yang diekspresikan dalam bentuk kelainan kromosom dan pembentukan mikronukleus (Hoyos-Giraldo et al.

Enzim fase I (terutama sitokrom P450) meningkatkan pembuangan xenobiotik dari ginjal dengan meningkatkan polaritas melalui oksidasi.3.1 Kesimpulan Xenobiotik berasal dari bahasa Yunani: Xenos yang artinya asing. enzim fase II dan beberapa transpor membran. Ekskresi xenobiotik melalui empedu dan urine. Enzim fase II berkontribusi melalui reaksi konjugasi untuk memperpanjang kenaikan polaritas dan kelarutan air dari xenobiotik untuk pembuangan ginjal. Xenobiotik umumnya tidak larut air. sehingga kalau masuk tubuh tidak dapat diekskresi. pewarna. Organ yang paaling berperan dalam metabolisme xenobiotik adalah hati. DAFTAR PUSTAKA . Metabolisme enzim xenobiotik dapat dibagi menjadi fase I. Xenobiotik adalah zat asing yang masuk dalam tubuh manusia. Contoh: obat obatan. Untuk dapat diekskresi xenobiotik harus dimetabolisme menjadi zat yang larut. pengawet) dan zat karsinogen lainya. zat kimia tambahan pada makanan (pemanis. insektisida. sehingga bisa diekskresi.

2010. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada Suparyanto. Surabaya : UNAIR Sugiyanto. USA : Elsevier Hoyos-Giraldo. 2012. Peran Aktivasi Metabolik Pada Toksikologi Biokimiawi Xenobiotik. Mutation Research: Chromosome aberrations in workers exposed to organic solvents: Influence of polymorphisms in xenobiotic-metabolism and DNA repair genes. Dexi. Barbara dan Liu. Advanced Drug Delivery Reviews : Nonviral gene transfer as a tool for studying transcription regulation of xenobiotic metabolizing enzymes. Colombia : Elsevier Rony.Bonamassa. Biokimia : Xenobiotik. 2006. Metabolisme Xenobiotik. 2009. 2010. Jombang : Medical ebooks . Rustamadji. Luz Stella et all.