Anda di halaman 1dari 7

FORMAT PENILAIAN

Latihan Range of Motion (ROM)
NO

PROSEDUR

1.

Persiapan Klien:
1.1 Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri
1.2 Menjelaskan tujuan latihan
1.3 Menjelaskan prosedur latihan dan kerja sama
yang dibutuhkan dari klien
1.4 Mengkaji kemampuan klien untuk melakukan
gerakan pada sendi, dan apakah ada rasa sakit atau
bengkak, luasnya rentang sendi
1.5 Menjaga privasi klien
1.6 Memposisikan klien dengan posisi yang nyaman:
Supine (rapatkan kedua kaki klien, letakan lengan di
sisi klien, dan beri ruang di sekitar kepala dan kaki)
Persiapan Lingkungan:
2.1 Menyalakan lampu ruangan sesuai kebutuhan
2.2 Ruangan tenang
2.3 Memperhatikan keamanan lingkungan
Persiapan Perawat:
3.1 Mencuci tangan
Pelaksanaan ROM Aktif
4.1Menjelaskan dan menunjukkan gerakan-gerakan
yang diinginkan untuk setiap sendi
4.2 Mengulangi instruksi sesuai kebutuhan.
Hubungkan gerakan-gerakan dengan kegiatankegiatan hidup sehari-hari seperti berjalan, duduk,
makan, kebersihan diri dan tunjukkan bagaimana ini
menyumbang terhadap gerakan (gerakan ROM aktif
sama dengan gerakan ROM pasif)
4.3 Meminta klien untuk melaksanakan setiap
gerakan secara mandiri
4.4 Memberikan pujian untuk penampilan yang
benar. Berikan nasehat untuk merubah teknik, jika
gerkan yang dilakukan tidak benar.
4.5 Jika ROM selesai dilaksanakan untuk terapi,
minta klien untuk melakukan ROM 3 kali setiap hari
dan untuk mengulangi setiap gerakan dengan tenang
sekurang-kurangnya 3-5 kali
4.6 Menjelaskan langkah-langkah penting untuk
mencegah kelelahan
4.7 Menghentikan latihan jika dirasakan sakit dan
laporkan segera
4.8 Bersama-sama pasien untuk membuat jadwal
latihan ROM berdasarkan kepada kegiatan sehari-

2.

3.
4.

SKALA
PENAMPILAN
0
1
2

KET

· Abduksi bahu (180°) ü Gerakkan lengan secara lateral dari posisi di samping klien ke posisi di samping kepala. Melakukan latihan dari kepala hingga jari kaki. Siku mungkin perlu difleksikan jika kepala tempat tidur menghalangi. ü Angkat lengan dari posisi di samping klien ke arah depan dan atas hinga tangan berada di samping kepala.hari klien Pelaksanaan ROM Pasif 4. · Fleksi lateral leher (40° dari garis tengah) ü Letakkan pangkal telapak tangan pada tiap pipi klien ü Gerakkan kepala secara lateral ke arah bahu sebelah kanan dan bahu sebelah kiri · Rotasi leher (70° dari garis tengah) ü Letakkan pangkal telapak tangan pada tiap pipi klien ü Putar wajah klien sejauh mungkin ke arah kanan dan kiri 4. · Ekstensi bahu (180° dari posisi vertikal di samping kepala) ü Gerakkan lengan dari posisi vertikal di samping kepala ke depan dan ke bawah hingga berada di sisi klien.9Menggerakkan setiap sendi klien seluas mungkin dengan halus dan berirama.10 Leher (sendi putar) · Mengangkat bantal klien · Fleksi dan ekstensi leher (45° dari garis tengah) ü Letakkan salah satu telapak tangan Anda di bawah kepala klien dan telapak tangan lainnya pada dagu klien.11 Bahu (sendi peluru) · Fleksi bahu (180° dari sisi) ü Letakkan tangan klien di samping klien. · Adduksi bahu (230°) . ü Gerakkan kepala kembali ke posisi semula tanpa bantal di kepala. telapak tangan membelakangi kepala. 4. ü Gerakkan kepala dari posisi tegak lurus pada garis tengah ke depan hingga dagu menyentuh dada. Pegang lengan di bawah siku dengan satu tangan sementara tangan lainnya memegang tepat di bawah pergelangan tangan kecuali diindikasikan sebaliknya.

ke atas. 4. bukan bahu) · Rotasi untuk pronasi (70°-90°) ü Pegang tangan klien seperti berjabat tangan kemudian balikkan telapak tangan sehingga menghadap ke bawah. · Sirkumduksi bahu (360°) ü Gerakkan lengan ke depan.12 Siku (sendi engsel) · Fleksi siku (150°) ü Angkat lengan bawah ke depan dan ke atas. sehingga lengan berada dalam posisi lurus. Pastikan hanya lengan bawah saja yang bergerak.13 Pergelangan tangan (sendi kondiloid) · Fleksi pergelangan tangan (80°-90°) ü Fleksikan lengan klien pada siku hingga bersudut 90° dari kasur. sehingga tangan sejajar dengan bahu · Ekstensi siku (150°) ü Gerakkan lengan bagian bawah ke depan dan ke bawah. Sangga sendi pergelangan tangan dengan satu tangan sementara tangan Anda yang lainnya memanipulasi sendi. . siku dibengkokkan hingga bersudut 90°. jari-jari menunjuk ke atas. ke belakang dan ke bawah sehingga membentuk lingkaran penuh. · Rotasi internal bahu (90°) ü Pada posisi lengan direntangkan ke samping sejajar dengan bahu dan siku dibengkokkan hingga bersudut 90°. · Rotasi eksternal bahu (90°) ü Pada posisi lengan direntangkan ke samping sejajar dengan bahu. bukan bahu. jari-jari menunjuk ke bawah. 4. · Rotasi untuk supinasi (70°-90°) ü Pegang tangan klien seperti berjabat tangan kemudian balikkan telapak tangan sehingga menghadap ke atas (pastikan hanya lengan bagian bawah saja yang bergerak. gerakkan lengan ke depan dan ke bawah sehingga telapak tangan menyentuh kasur. gerakkan lengan ke atas sehingga jari-jari menunjuk ke atas dan punggung tangan menyentuh kasur.ü Gerakkan tangan secara lateral dari posisi di samping kepala ke arah bawah secara lateral dan melewati bagian depan tubuh sejauh mungkin.

· Ekstensi pergelangan tangan (80°-90°) ü Luruskan tangan pada bidang yang sama dengan lengan. 4.15 Ibu jari (sendi pelana) · Fleksi ibu jari (90°) ü Gerakkan ibu jari melewati permukaan telapak tangan ke arah jari kelingking · Ekstensi ibu jari (90°) ü Gerakkan ibu jari menjauh dari tangan · Abduksi ibu jari (30°) ü Lebarkan ibu jari secara lateral (hal ini dapat dilakukan saat abduksi dan adduksi jari) · Adduksi ibu jari (30°) ü Rapatkan ibu jari kembali · Oposisi ibu jari ü Sentuhkan ibu jari ke tiap ujung jari yang lain pada tangan yang sama. · Fleksi ulnar (adduksi. 120°) . · Hiperekstensi pergelangan tangan (70°-90°) ü Tekuk jari-jari ke belakang sejauh mungkin. 0-20°) ü Tekuk pergelangan tangan secara lateral ke arah ibu jari. 90°.16 Pinggul (sendi peluru) · Untuk melakukan latihan pada pinggul dan tungkai. sendi interfalangeal-engsel) · Fleksi tangan dan jari (90°) ü Buat kepalan · Ekstensi tangan dan jari (90°) ü Luruskan jari ü Hiperekstensi tangan dan jari (30°) ü Secara perlahan-lahan tekuk jari ke belakang · Abduksi jari (20°) ü Regangkan jari · Adduksi jari (20°) ü Rapatkan jari 4. Gerakan sendi ibu jari yang terlibat adalah abduksi. letakkan di bawah lutut klien dan tangan lainnya di bawah pergelangan kaki · Fleksi pinggul (lutut ekstensi.30°-50°) ü Tekuk pergelangan tangan secara lateral ke arah jari kelingking. dan fleksi 4. · Fleksi radial (abduksi.ü Gerakkan jari-jari menuju ke arah bagian dalam lengan bawah. lutut fleksi. rotasi.14 Tangan dan jari (sendi metakarpofalangealkondiloid.

ü Angkat tungkai dan bengkokkan lutut kemudian gerakkan lutut ke atas ke arah dada sejauh mungkin · Ekstensi pinggul (90-120°) ü Gerakkan tungkai ke bawah.18 Pergelangan kaki (sendi engsel) · Ekstensi pergelangan kaki (plantar fleksi). 45-50° ü Gerakkan kaki hingga jari kaki menunjuk ke bawah · Fleksi pergelangan kaki (dorsofleksi).19 Kaki (peluncur) · Eversi kaki (5°) ü Letakkan satu tangan di bawah pergelangan kaki klien dan tangan lainnya memegang bagian telapak kaki yang melengkung (lengkung kaki) ü Putar kaki secara keseluruhan ke luar · Inversi kaki (5°) ü Letakkan tangan pada posisi yang sama dengan gerakan eversi. ayunkan tumit ke arah belakang paha (dilakukan dengan fleksi pinggul) · Ekstensi lutut (120-130°) ü Luruskan tungkai dan kembalikan kaki ke tempat tidur 4.17 Lutut (sendi engsel) · Fleksi lutut (120-130°) ü Tekuk tungkai. putar kaki secara keseluruhan ke dalam. · Rotasi eksternal pinggul (90°) ü Putar tungkai dan kai ke arah luar 4. 20° ü Gerakkan kaki hingga jari kaki menghadap ke atas 4. . luruskan lutut. dan rendahkan tungkai hingga ke tempat tidur · Abduksi pinggul (45-50°) ü Gerakkan tungkai ke samping menjauh dari klien · Adduksi pinggul (20-30°) ü Gerakkan tungkai kembali ke posisi semula hingga melewati bagian depan tungkai yang lain · Sirkumduksi pinggul (360°) ü Gerakkan tungkai hingga membentuk lingkaran · Rotasi internal pinggul (90°) ü Putar tungkai dan kaki ke arah dalam.

apakah ada nyeri atau ada tahanan yang dirasakan . kemudian tekuk jari kaki tersebut ke arah bawah · Ekstensi jari kaki (35-60°) ü Letakkan satu tangan pada lengkung kaki ü Letakkan jari tangan yang lain di bawah jari kaki klien. durasi latihan. apakah latihan ROM aktif.23 Ulangi setiap gerakan 3-5 kali: Gerakkan yang berlawanan dapat dilakukan bersamaan: fleksi.27 Mencuci tangan Evaluasi 5. abduksi. adduksi 4. Ini akan membatasi refleks kontraksi otot dalam merespon ekstensi dan selanjutnya menurunkan tahanan jaringan lunak untuk meregang 4. ekstensi. kemudian tekuk jari kaki tersebut ke arah atas · Abduksi jari kaki (0-15°) ü Regangkan jari kaki · Adduksi jari kaki (0-15°) ü Rapatkan jari kaki 4.24 Berikan ROM sekurang-kurangnya setiap 8 jam 4. pasif.20 jari kaki (sendi interfalangeal-engsel. respon klien. sendi intertarsalpeluncur) · Fleksi jari kaki (35-60°) ü Letakkan satu tangan pada lengkung kaki ü Letakkan jari tangan yang lain pada jari kaki klien. 4. atau aktif dengan bantuan. sendi metatarsofalangeal-engsel.25 Memberitahu klien latihan sudah selesai 4. jumlah pengulangannya. kemudian tahan pada poin maksimum selama 15-30 detik untuk merangsang organ tendon golgi.22 Menggerakkan setiap sendi sejauh klien bisa tanpa memaksanya.26 Membantu klien mendapatkan posisi yang tepat dan nyaman 4.2 Menanyakan kepada klien tentang apa yang dirasakan selama dan setelah latihan Dokumentasi 6. tingkat toleransi klien.21 Pindah ke sisi tempat tidur yang lain dan mengulangi latihan ini untuk kaki dan tangan di sisi tersebut.5 6 4. hal-hal yang abnormal.1 Mengkaji tingkat kemampuan mobilitas klien untuk setiap sendi sesuai dengan rencana asuhan keperawatan 5.1 Mencatat semua sendi atau ekstremitas yang dilatih dan derajat gerakan sendi tersebut.

mudah dibaca.6.2 Mencatat semua tindakan dengan jelas. dibenarkan dan disertai paraf 6. dan ditanda tangani disertai nama jelas serta bila ada tulisan yang salah tidak dihapus/ di tipe ex tetapi dicoret.3 Catatan ditulis menggunakan tinta atau ballpoint SKOR SUBTOTAL Ket: 0: Tidak dilakukan 1: Dilakukan tapi tidak sempurna 2: Dilakukan dengan sempurna .