Anda di halaman 1dari 48

Filtrasi

Kelompok 8K :
Arya Irfandika (1306446484)
Maria Ulfa (1306370625)
Putri Rokhmayati (1306370543)
Rahmatika Alfia (1306370562)

Outline
Tujuan Percobaan
Landasan Teori
Metode Penelitian
Data Pengamatan & Pengolahan Data
Analisis
Kesimpulan
Referensi

Tujuan
Untuk melakukan uji coba (test) filtrasi pada tekanan konstan

dengan menggunakan filter press kecil agar metoda uji coba


dapat dikuasai; dan untuk observasi mekanisme pemisahan
solid liquid
Untuk menguji persamaan (filtrasi dari) Ruth dan Lewis, dan
menentukan konstanta-konstanta yang ada dalam persamaan
tersebut
Untuk mengukur/menetukan jumlah filtrat per unit waktu,
pada filtrasi larutan slurry pada tekanan konstan

Landasan Teori
Filtrasi merupakan proses pemisahan zat padat dari fasa zat

pelarutnya (yang merupakan suatu slurry) dengan


menggunakan media porous (media berpori) seperti membran,
yang di mana dengan menggunakan media berpori maka zat
padatnya akan tertinggal sedangkan fasa zat pelarutnya akan
terpisahkan dan diteruskan

Jenis Filtrasi Berdasarkan Prinsip


Kerja
Filtrasi Tekanan
di mana untuk Pressure Filtration ini prinsip
pengaliran bahan dengan menggunakan beda
tekanan yang terjadi

Filtrasi Gravitasi

di mana prinsip kerjanya adalah pengaliran


bahan berdasarkan pada gaya berat dari
masing-masing komponen padat maupun
pelarutnya

Jenis Filtrasi Berdasarkan Prinsip


Kerja
Filtrasi Vakum
merupakan jenis filtrasi yang mengalirkan
bahan berdasarkan pada prinsip kevakuman
ruang (penghisapan)

Media Filter

Membran mikrofiltrasi, membran jenis ini beroperasi

pada tekanan berkisar 0,1-2 bar dan batasan


permeabilitas-nya lebih besar dari 50 L/m2.jam.bar
Membran ultrafiltrasi, Membran jenis ini beroperasi
pada tekanan antara 1-Bar dan batasan permeabilitasnya adalah 10-50 L/m2.jam.bar
Membran nanofiltrasi, Membran ini beroperasi pada
tekanan antara 5-20 bar dan batasan permeabilitas-nya
mencapai 1,4 12 L/m2.jam.bar
Membran reverse osmosis, Membran jenis ini
beroperasi pada tekanan antara 10-100 Bar dan
batasan permeabilitas-nya mencapai 0,05-1,4

Jenis Cake
Compressibel Cake
Cake yang mengalami perubahan struktur karena adanya
tekanan
Ditandai dengan penyempitan poros dan tahanan yang
semakin besar
Non-Compressibel Cake
Cake yang tidak mengalami perubahan struktur dalam
walaupun diadakan penekanan

Rumus-Rumus yang Dipakai dalam Percobaan


Filtrasi

Metodologi Penelitian

Alat dan Bahan

Persiapan

Bahan
Air
Tepung Kapur (CaCO3)
Alat
Peralatan Filtrasi Plate and Frame
Gelas Ukur
Neraca Digital

Langkah
Percobaan

Alat dan Bahan


Skema Alat Filtrasi

Persiapan

Langkah
Percobaan

Alat dan Bahan


Skema Alat Filtrasi Aktual

Persiapan

Langkah
Percobaan

Alat dan Bahan

Persiapan

Persiapan Alat
Mencuci alat-alat filtrasi
Melonggarkan handle filter press
Menyusun filter press
Mengencangkan handle

Persiapan Bahan
Menimbang 500 gram tepung kapur dengan neraca digital
Menutup drain valve dan mengisi tangki dengan air
Menghidupkan mesin pengaduk
Memasukan tepung ke dalam tangki
Menunggu sekitar 5 menit hingga campuran merata

Langkah
Percobaan

Alat dan Bahan

Persiapan

Langkah
Percobaan

Penyusunan Filter Press


Susunan
Plate awal
Rubber packing
Filter cloth
Frame
Filter cloth
Rubber packing,
Plate
Selanjutnya berulang
kembali pola penyusunan
sampai plate akhir

Alat dan Bahan

Persiapan

Langkah
Percobaan

Membuka
setengah penuh
Return Valve (V-2)
dan menutup Feed
Valve (V-3),
kemudian
menyalakan
pompa

Membuka dan
mengatur Feed
Valve (V-3)
sehingga tekanan
konstan pada 2 psi

Membuka Filtrate
Delivery Valve (V4) dan menaruh
gelas ukur untuk
menampung
filtratnya

Mengukur volume
filtrat setiap 2
menit selama 20
menit

Membuka handle
filter press,
membersihkan dan
menimbang cake
yang terbentuk

Menyusun kembali
Filter Press dan
mengulangi
percobaan untuk
tekanan 4 dan 6
psi

Data Pengamatan &


Pengolahan Data

Data Pengamatan
2 psi
t (menit)
2
4
6
8
10
12
14
16
18
20

Delta V
(ml)
130
130
120
120
120
110
110
100
110
100

4 psi
V (ml)

t (menit)

130
260
380
500
620
730
840
940
1050
1150

2
4
6
8
10
12
14
16
18
20

Delta V
(ml)
135
135
135
135
130
135
125
125
125
120

6 psi
V (ml)

t (menit)

135
270
405
540
670
805
930
1055
1180
1300

2
4
6
8
10
12
14
16
18
20

Delta V
(ml)
140
145
140
140
140
135
135
130
125
125

V (ml)
140
285
425
565
705
840
975
1105
1230
1355

Menentukan Variabel Variabel dari


Persamaan Routh
Persamaan Routh :

V + 2J . V = h . t
Persamaan tersebut di linierisasi dengan mengalikan 1/(h.V),
sehingga menjadi
t/V = 1/h . V + 2J/h

xc

Tabel Perhitungan
2 psi

4 psi

6 psi

t/V

t/V

t/V

0.015385
0.015385
0.015789
0.016
0.016129
0.016438
0.016667
0.017021
0.017143
0.017391

130
260
380
500
620
730
840
940
1050
1150

0.014815
0.014815
0.014815
0.014815
0.014925
0.014907
0.015054
0.015166
0.015254
0.015385

135
270
405
540
670
805
930
1055
1180
1300

0.014286
0.014035
0.014118
0.014159
0.014184
0.014286
0.014359
0.01448
0.014634
0.01476

140
285
425
565
705
840
975
1105
1230
1355

Grafik Hubungan t/V dan V


0.02
0.02

f(x) = 0x + 0.01
R = 0.98

0.02
0.02
t/V

2 psi
Linear (2 psi)
4 psi
Linear (4 psi)
6 psi
Linear (6 psi)

f(x) = 0x + 0.01
R
f(x)==0.86
0x + 0.01
R = 0.73

0.01
0.01
0.01
0.01
0.01

200

400

600

800
V

1000

1200

1400

1600

Berdasarkan persamaan garis yang didapatkan dari masing


masing grafik :
Tekanan

1/h

2J/h

2 psi

2E-06

0.015

4 psi

5E-07

0.0146

6 psi

5E-07

0.014

Perhitungan Nilai J dan h


Penurunan rumus :
h = 1/m
J = c . h/2
Berdasarkan rumus di atas, didapatkan :
Tekanan
2 psi
4 psi
6 psi

h
500000
2000000
2000000

J
3750
14600
14600

Persamaan Lewis

Tabel Hasil Perhitungan


2 psi
log t (s)
2,079181
2,380211
2,556303
2,681241
2,778151
2,857332
2,924279
2,982271
3,033424
3,079181

log v
2,113943
2,414973
2,579784
2,69897
2,792392
2,863323
2,924279
2,973128
3,021189
3,060698

4 psi
log t (s)
log v
2,079181 2,130334
2,380211 2,431364
2,556303 2,607455
2,681241 2,732394
2,778151 2,826075
2,857332 2,905796
2,924279 2,968483
2,982271 3,023252
3,033424 3,071882
3,079181

3,113943

6 psi
log t (s)

log v

2,079181

2,146128

2,380211

2,454845

2,556303

2,628389

2,681241

2,752048

2,778151

2,848189

2,857332

2,924279

2,924279

2,989005

2,982271

3,043362

3,033424

3,089905

3,079181

3,131939

Profil Logaritma Waktu & Logaritma


Volume pada Tekanan 2 psi
3.5

f(x) = 1.06x - 0.17


R = 1

2.5

Logaritma Waktu
2

1.5

log t vs log V

Linear (log t vs log V)

0.5

0
2

2.2

2.4

2.6

Logaritma Volume

2.8

3.2

Profil Logaritma Waktu & Logaritma


Volume pada Tekanan 4 psi
3.5
3

f(x) = 1.02x - 0.09


R = 1

2.5

Logaritma Waktu
2

log t vs log v

1.5

Linear (log t vs log v)

1
0.5
0
2

2.2

2.4

2.6

Logaritma Volume

2.8

3.2

Profil Logaritma Waktu & Logaritma


Volume pada Tekanan 6 psi
3.5
3
2.5
Logaritma
Waktu

f(x) = 1.01x - 0.11


R = 1

2
1.5

log t vs log v
Linear (log t vs log v)

1
0.5
0
2

2.2

2.4

2.6

Logaritma Volume

2.8

3.2

Modifikasi Persamaan Lewis

Menghitung Nilai t

log P logtP
(sekon)
0.140614
-0.851972
486.6416
0.140614
-0.851972

log t
t (sekon)
2.687209
486.6416

0.281228
-0.550942
448.4608
0.281228
-0.550942
0.421842
428.5334
0.421842-0.37485-0.37485

2.651724
448.4608
2.631985
428.5334

log t
2.687209
2.651724
2.631985

Grafik Hubungan Antara t & P saat Vf 500


ml
2.7
2.69
f(x) = - 0.12x + 2.59
R = 1

2.68
2.67
2.66
2.65

log t

2.64
2.63
2.62
2.61
-0.9

-0.8

-0.7

-0.6

log P

-0.5

-0.4

2.6
-0.3

Mencari Nilai n dan

Mencari Nilai K dari

P
m
0.140614
1.059
0.140614
0.281228
1.0151
0.281228
0.421842
1.0149
0.421842
Rata-Rata
1.029667
Rata-Rata

K
m
0.014229
1.059
0.013256
1.0151
0.013252
1.0149
0.013571
1.029667

K
0.014229
0.013256
0.013252
0.013571

Mencari Nilai K dengan C

Analisis Percobaan

Prinsip Kerja Percobaan


Memisahkan

padatan dari slurry (campuran padat-cair)


dengan media porous
Mendorong fasa cair melewati medium filter, plate dan frame,
sehingga terbentuk filtrat dan cake
Cake yang terbentuk akan bertindak sebagai media porous
yang baru
Gaya dorong berupa tekanan (pressure filtration)

Bahan yang Digunakan


Air
Merupakan bahan yang mudah didapat dan murah
Ramah lingkungan
Pelarut yang cukup baik

Tepung Kapur
Mudah larut dalam air
Ukuran partikel kecil
Compressible cake (struktur tidak berubah terhadap tekanan)

Prosedur yang Dilakukan


Pengambilan data baru bisa dilakukan setelah konsentrasi

slurry uniform dengan cara menunggu pengaduk dalam tangki


bekerja selama kurang lebih 5 menit seblum pengambilan data
dimulai
Susunan media filter yang rapat dan kencang dengan
memutar handle bertujuan agar tidak ada larutan slurry yang
tidak tersaring oleh media filter
Pengambilan yang data dilakukan pada tekanan konstan
memudahkan praktikan mengammati proses filtrasi dan
pengolahan data dengan persamaan Ruth maupun Lewis

Prosedur yang Dilakukan


Pembersihan media filter dari cake yang terbentuk sebelum

pengambilan data kembali dengan tekanan yang bebeda


dapat memperlancar aliran filtrat yang keluar
Media filter sesungguhnya adalah cake yang terbentuk,
sedangankan media filter primer hanya sebagai pembantu
penyaring padatan
Semakin banyak cake yang terbentuk, tahanan filtrasi
semakin besar, menyebabkan proses filtrasi semakin sulit

Analisis Hasil

Analisis Hasil
Volume

filtrat yang dihasilkan bertambah sesuai dengan


penambahan tekanan, hal ini disebabkan karena laju alir slurry
yang semakin besar dan menyebabkan slurry yang melewati filter
menjadi lebih banyak
Volume filtrat berkurang seiring dengan pertambahan waktu,
hal ini disebabkan cake yang terbentuk pada filter semakin banyak
dan mengakibatkan tahanan yang lebih besar
Berdasarkan hasil yang didapat pada persamaan Routh,
variabel t/V dan V berbanding lurus karena menghasilkan kemiringan
yang positif
Berdasarkan hasil yang didapat dari persamaan Lewis, variabel
logaritma waktu dan logaritma volume berbanding lurus karena
menghasilkan kemiringan yang positif

Analisis Kesalahan

Analisis Kesalahan
Faktor faktor yang dapat menyebabkan kesalahan adalah :
Larutan slurry yang belum teraduk sempurna (belum
sepenuhnya homogen)
Alat yang tidak bersih sehingga dapat mempengaruhi
konsentrasi, laju alir, dan tekanan
Pemasangan filter (media penyaring) yang kurang rapat
sehingga menyebabkan kebocoran dan volume filtrat yang
dihasilkan berkurang

Ketelitian dalam pembacaan volume filtrat yang dihasilkan

tidak sempurna
Tekanan yang fluktuatif diakibatkan oleh alat yang sudah
tidak optimal lagi
Kondisi filter (media penyaring) yang masih kotor akibat
pembersihan yang tidak sempurna
Bukaan valve yang terlalu kecil sehingga laju alir filtrat
tertahan bukan hanya dari tahanan filter (media penyaring)

Kesimpulan
Filtrasi adalah proses yang bertujuan memisahkan zat padat dan

zat cair dari slurry dengan media porous


Volume filtrat bertambah besar dengan bertambahnya tekanan
Semakin lama waktu filtrasi maka cake akan semakin tebal yang
menyebabkan volume filtrat berkurang
Berdasarkan hasil yang didapat pada persamaan Routh, nilai
variabel J dan h pada 2 psi adalah 3750 dan 500000, pada 4 psi
adalah 2000000 dan 14600, dan pada 6 psi adalah 2000000 dan
14600.
Berdasarkan hasil yang didapat pada persamaan Lewis, nilai
variabel K yang didapat dari C adalah 0.013466 dan yang didapat
dari adalah 0.013571

Referensi
McCabe, W.L., Smith, J.C., Harriot, P. 1987. Unit Operation of

Chemical Engineering 5th Edition. New York: McGraw-Hill.

TERIMA KASIH