Anda di halaman 1dari 20

PRE PLANNING SENAM LANSIA

A.

Latar Belakang
Keberhasilan Pembangunan Kesehatan di Indonesia mempunyai dampak antara
lain meningkatnya

umur harapan hidup usia lanjut yang mengakibatkan

meningkatnya jumlah dan proporsi penduduk usia lanjut. Proses penuaan pada usia
lanjut diikuti dengan kemunduran baik fisik- biologis , mental maupun sosio
ekonomi, akan mengakibatkan permasalahan usia lanjut semakin komplek dan rumit.
Berkenaan dengan hal tersebut, serta untuk memenuhi kebutuhan pelayanan
kesehatan bagi usia lanjut dalam mengatasi berbagai penyakit termasuk penyakit
degeneratif, dan dalam rangka menuju hidup sehat, mandiri dan produktif, diperlukan
adanya upaya preventif dan promotif, salah satunya dengan mengadakan senam lansia
di Rumah Perlindungan Sosial Tresna Werdha Garut Jawa Barat.
B.

Tujuan
1. Tujuan Umum
Untuk meningkatkan derajat kesehatan usia lanjut Rumah Perlindungan Sosial
Tresna Werdha Garut Jawa Barat
2. Tujuan Khusus
a.

Usila menyadari pentingnya kebugaran jasmani

b.

Usila dapat melakukan upaya preventif dan promotif terhadap masalah


kesehatan yang mungkin timbul

C. Sasaran
Usia lanjut yang berusia di atas 45 tahun di Rumah Perlindungan Sosial Tresna
Werdha Garut Jawa Barat.
D. Strategi Pelaksanaan
1. Usila hadir 5 menit sebelum senam dilakukan
2. Usila memeriksa denyut nadi sebelum senam dilakukan

3. Usila mengikuti senam yang dipimpin oleh seorang instruktur dengan baik dan
benar
4. Usila memeriksa denyut nadi setelah senam dilakukan
E.

F.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan


Hari/Tanggal

: Rabu / 17 Februari 2016

Waktu

: Pukul 10.00 WIB

Tempat

: Rumah Perlindungan Sosial Tresna Werdha Garut Jawa Barat

Acara

: Senam Lansia
Rencana Evaluasi

Lansia yang hadir pada senam lansia, dapat melakukan senam dengan baik dan benar.

SATUAN ACARA PENYULUHAN


Pokok Bahasan

: Olahraga

Sub Pokok Bahasan

: Olahraga bagi lansia

Sasaran

: Lansia Rumah Perlindungan Sosial Tresna Werdha Garut

Waktu

: 30 Menit ( 10.00 10.30 WIB)

Pertemuan Ke

: 1

Tanggal

: 17 Februari 2016

Tempat

: Rumah Perlindungan Sosial Tresna Werdha Garut Jawa Barat

I. Tujuan Instruksional Umum


Setelah diberikan penyuluhan, sasaran mampu memahami pentingnya olahraga bagi
lansia.
II. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penjelasan selama 30 menit diharapkan sasaran dapat :
1. Menyebutkan 2 dari 3 manfaat olahraga bagi lansia
2. Menyebutkan 3 dari 5 prinsip olahraga bagi lansia
3. Menyebutkan langkah-langkah olahraga bagi lansia
4. Mendemonstrasikan langkah-langkah olahraga bagi lansia
III. Pokok Materi
1. Manfaat Olahraga Bagi Lansia
2. Prinsip Olahraga Bagi Lansia
3. Langkah-langkah Olahraga Bagi Lansia
IV. Kegiatan Belajar Mengajar
-

Metode : curah pendapat, ceramah, tanya jawab dan demonstrasi

Langkah langkah kegiatan :

A. Kegiatan Pra Pembelajaran


1. Mempersiapkan materi, media dan tempat
2. Kontrak waktu
B. Membuka Pembelajaran
1. Memberi salam
2. Perkenalan
3. Menjelaskan pokok bahasan
4. Menjelaskan tujuan
5. Apersepsi
C. Kegiatan inti
1. Penyuluh menyampaikan materi
2. Sasaran menyimak materi
3. Sasaran mengajukan pertanyaan
4. Penyuluh menjawab pertanyaan
5. Penyuluh menyimpulkan jawaban
D. Penutup
1. Evaluasi
2. Penyuluh dan sasaran menyimpulkan materi
3. Memberi salam
V. Media Dan Sumber

Media

Sumber :
-

: Leaflet

Buku

VI. Evaluasi

Prosedur

: Post test

Jenis tes

: Pertanyaan secara lisan

Butir soal

: 5 soal

1.

Sebutkan manfaat olahraga bagi lansia !

2.

Sebutkan prinsip olahraga bagi lansia !

3.

Sebutkan langkah-langkah olahraga bagi lansia !

4.

Demonstrasikan
lansia !

VIII. Lampiran Materi dan Media

gerakan-gerakan

olahraga

bagi

MATERI PENYULUHAN
A. Manfaat

Perbaikan dalam derajat kesehatan

Kebugaran jasmani

Kemandirian.

B. Prinsip
Gerakannya bersifat dinamis (berubah-ubah)
Bersifat progresif (bertahap meningkat)
Adanya pemanasan dan pendinginan pada setiap latihan
Lama latihan berlangsung 15-60 menit
Frekuensi latihan perminggu minimal 3 kali dan optimal 5kali
C. Langkah-Langkah
1. Latihan kepala dan leher
Lihat keatap kemudian menunduk sampai dagu ke dada
Putar kepala dengan melihat bahu sebelah kanan lalu sebelah kiri
Miringkan kepala ke bahu sebelah kanan lalu kesebelah kiri.
2. Latihan bahu dan lengan
Angkat kedua bahu ke atas mendekati telinga kemudian turunkan kembali
perlahan-lahan
Tepukan telapak tangan dan renggangkan lengan kedepan lurus dengan bahu.
Pertahankan bahu tetap lurus dan kedua tangan bertepuk kemudian angkat
lengan keatas kepala.
Satu tangan menyentuh bagian belakang dari leher kemudian raihlah punggung
sejauh mungkin yang dapat dicapai. Bergantian tangan kanandan kiri.
Letakan tangan di punggung kemudian coba meraih keatas sedapatnya.

3. Latihan tangan
Letakan telapak tangan diatas meja. Lebarkan jari-jarinya dan tekan ke meja
Baliklah telapak tangan. Tariklah ibu jari melintasi permukaan telapak tangan
untuk menyentuh jari kelingking. Kemudian tarik kembali. Lanjutkan dengan
menyentuh tiap-tiap jari dengan ibu jari dan kemudian setelah menyentuh tiap
jari.
Kepalkan tangan sekuatnya kemudian renggangkan jari-jari selurus mungkin.
4. Latihan punggung
Dengan tangan disamping bengkokan badan kesatu sisi kemudian kesisi yang
lain.
Letakan tangan dipinggang dan tekan kedua kaki, putar tubuh dengan melihat
bahu kekiri dan kekanan..
Tepukan kedua tangan dibelakang dan regangkan kedua bahu ke belakang.
5. Latihan paha
Latihan ini dapat dilakukan dengan berdiri tegak dan memegang sandaran kursi
atau dengan posisi tiduran.
Lipat satu lutut sampai pada dada dimana kaki yang lain tetap lurus, dan tahan
beberapa waktu.
Duduklah dengan kedua kaki lurus kedepan. Tekankan kedua lutut pada tempat
tidur hingga bagian belakang lutut menyentuh tempat tidur.
Pertahankan kaki lurus tanpa membengkokan lutut, kemudian tarik telapak kaki
kearah kita dan regangkan kembali.
Tekuk dan regangkan jari-jari kaki tanpa menggerakan lutut.
Pertahankan lutut tetap lurus, putar telapak kaki kedalam sehingga
permukaannya saling bertemu kemudian kembali lagi.
Berdiri dengan kaki lurus dan berpegangan pada bagian belakang kursi. Angkat
tumit tinggi-tinggi kemudian putarkan.
6. Latihan pernafasan
Duduklah di kursi dengan punggung bersandar dan bahu relaks. Letakkan kedua
telapak tangan pada tulang rusuk. Tarik nafas dalam-dalam maka terasa dada

mengambang. Sekarang keluarkan nafas perlahan-lahan sedapatnya. Terasa


tangan akan menutup kembali.
7. Latihan muka
Kerutkan muka sedapatnya kemudian tarik alis keatas
Tutup mata kuat-kuat, kemudian buka lebar-lebar
Kembangkan pipi keluar sebisanya. Kemudian isap kedalam
Tarik bibir kebelakang sedapatnya, kemudian ciutkan dan bersiul

PRE PLANNING PENYULUHAN HIPERTENSI


A.

Latar Belakang
Berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh mahasiswa terhadap 269 KK di RW.
11 Kelurahan Maleber Kecamatan Andir, terdapat 25 orang dari 108 orang penduduk
lansia menderita penyakit hipertensi . Angka kejadian ini dikhawatirkan menjadi
meningkat karena masyarakat belum memahami tentang pengertian, penyebab, tanda
dan gejala , perawatan, pengobatan hipertensi.
Untuk menanggulangi masalah tersebut diatas perlu diadakan penyuluhan
kesehatan mengenai Hipertensi kepada lansia supaya angka kejadian penyakit tidak
terus meningkat dan bisa terkontrol secara optimal.

B.

Tujuan
1. Tujuan Umum
Terselenggaranya penyuluhan tentang Hipertensi
2. Tujuan Khusus
- Masyarakat mengetahui tentang Pengertian hipertensi, Penyebab hipertensi,
Tanda dan gejala hipertensi, Pencegahan dan perawatan hipertensi, Jenis
makanan
- Angka kejadian Hipertensi tidak meningkat

C.

Sasaran
Masyarakat RW. 11 (lansia) Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir Bandung

D. Strategi Pelaksanaan
- Menjelaskan tentang Pengertian hipertensi, Penyebab hipertensi, Tanda dan gejala
hipertensi, Pencegahan dan perawatan hipertensi
- Jenis makanan

- Diskusi dan tanya jawab


- Mengevaluasi tentang pemahaman masyarakat tentang materi yang telah
diberikan
E. Waktu dan Tempat
Hari/ tanggal

: Sabtu / 23 Juli 2005

Waktu

: Pukul 08.00 s.d selesai

Tempat

: Aula RT 03, RW 11 Kelurahan Maleber

Acara

: Penyuluhan

F.

Metoda
Ceramah dan Tanya Jawab

G. Media
Leaflet dan Flip Chart
H.

Susunan Kepanitiaan
Penanggung Jawab

: Ketua Pokjakes Posbindu RW 11

Penyuluh

: Mahasiswa (Bunga Damayanti)

I. Rencana Evaluasi
Masyarakat mampu menjawab materi yang telah disampaikan

SATUAN ACARA PENYULUHAN


Masalah

: Kurangnya informasi mengenai penyakit hipertensi di RW 11


Kelurahan Maleber

Pokok Bahasan

: Penyakit Jantung

Sub Pokok Bahasan

: Hipertensi

Sasaran

: Lansia RW 11 Kelurahan Maleber

Waktu

: 15 Menit

Pertemuan Ke

: 1

Tanggal

: 23 Juli 2005

Tempat

: Aula RT 03 RW 11 Kelurahan Maleber

I. Tujuan Instruksional Umum


Setelah diberikan penyuluhan, sasaran mampu mengetahui penyakit hipertensi.
II. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penjelasan selama 15 menit diharapkan sasaran dapat :
1.

Menyebutkan pengertian hipertensi

2.

Menyebutkan 4 dari 8 penyebab hipertensi

3.

Menyebutkan 5 dari 10 tanda dan gejala hipertensi

4.

Menyebutkan pencegahan dan perawatan hipertensi

5.

Menyebutkan jenis makanan untuk hipertensi

III. Pokok Materi


1.Pengertian hipertensi
2.Penyebab hipertensi
3.Tanda dan gejala hipertensi
4.Pencegahan dan perawatan hipertensi

5.Jenis makanan untuk hipertensi

IV. Kegiatan Belajar Mengajar


-

Metode : curah pendapat, ceramah, tanya jawab

Langkah langkah kegiatan :


A. Kegiatan Pra Pembelajaran
1. Mempersiapkan materi, media dan tempat
2. Kontrak waktu
B. Membuka Pembelajaran
1. Memberi salam
2. Perkenalan
3. Menjelaskan pokok bahasan
4. Menjelaskan tujuan
5. Apersepsi
C. Kegiatan inti
1. Penyuluh menyampaikan materi
2. Sasaran menyimak materi
3. Sasaran mengajukan pertanyaan
4. Penyuluh menjawab pertanyaan
5. Penyuluh menyimpulkan jawaban
D. Penutup
1. Evaluasi
2. Penyuluh dan sasaran menyimpulkan materi
3. Memberi salam

V. Media Dan Sumber

Media

Sumber :
-

: Leaflet dan flip card

Buku Ajar Keperawatan Medical Bedah Edisi 8 Vol. 2 Hal 896, Brunner &
Suddarth, EGC

Kesehatan Wanita Diatas Umur 40 Tahun, Caroline J. Bohme MD

Masalah Hipertensi, Prof. dr. Moerdowo. F. R. S. A.

VI. Evaluasi

Prosedur

: Post test

Jenis tes

: Pertanyaan secara lisan

Butir soal

: 5 soal

1.

Sebutkan pengertian hipertensi !

2.

Sebutkan penyebab hipertensi (minimal 4 dari 8)!

3.

Sebutkan tanda dan gejala hipertensi (minimal 5 dari


10) !

4.

Sebutkan pencegahan dan perawatan hipertensi !

5.

Jenis makanan untuk penderita hipertensi !

IX. Lampiran Materi dan Media

MATERI PENYULUHAN
A.

PENGERTIAN
Hipertensi adalah kenaikan tekanan darah melebihi 140/ 90 mmHg

B. PENYEBAB
-

Stress

Minum minuman beralkohol secara berlebihan

Usia

Keturunan

Obesitas (berat badan berlebih)

Kurang aktivitas fisik

Penyakit lain (ginjal, syaraf)

Keracunan kehamilan

C.

TANDA DAN GEJALA


-

Sakit kepala, pusing

Lemas

Sesak napas

Kelelahan

Mimisan

Sukar tidur

Mata berkunang-kunang

Mual dan muntah

Mudah tersinggung

Cepat marah

D.

PENCEGAHAN DAN PERAWATAN


-

Pengobatan dengan obat-obatan penurun darah tinggi sesuai anjuran dokter

Merubah pola hidup :


1. Berhenti merokok
2. Mengurangi berat badan bagi penderita yang gemuk
3. Menghindari konsumsi garam berlebih (mengurangi makanan yang
mengandung lemak dan garam)
4. Menghindari makanan/ minuman yang mengandung alkohol
5. Istirahat yang cukup
6. Mengurangi stress :
Latiahan meditasi
Olahraga pernapasan
7. Olahraga teratur :
Aerobik
Jalan kaki
Bersepeda
Berenang

D.

JENIS MAKANAN UNTUK HIPERTENSI


GOLONGAN
BAHAN
MAKANAN
Karbohidrat

Protein hewani
Protein nabati
Sayuran
Buah-buahan
Lemak

MAKANAN YANG BOLEH MAKANAN


YANG
DIBERIKAN
BOLEH DIBERIKAN

TIDAK

Beras,
kentang,
singkong, Roti biskuit dan makanan yg
terigu, makanan yg diolah tanpa dimasak dg garam dapur
garam seperti mie, biskuit, kue
kering.
Daging, ikan, telur dan susu
Ikan asin, keju, kornet, telur asin,
pindang dendeng, udang
Semua kacang-kacangan yg Kacang tanah dan semua kacang yg
diolah tanpa garam dapur
dimasak dg garam dapur
Semua sayuran segar dan Sayuran yg diawetkan dg garam
sayuran yang diawetkan tanpa seperti : sayuran kaleng, asinan
garam
Semua buah-buahan segar dan Durian dan buah-buahan yg
diawetkan tanpa garam dan soda diwetkan dg garam dan soda
Minyak margarin dan mentega Margarin dan mentega biasa
tanpa garam

Bumbu

Semua bumbu segar dan kering Garam dapur, soda, vetsin dan
yg tidak mengandung garam bumbu yg mengandung garam
dapur
dapur, kecap asin, tersai, tauco
Air putih
Kopi dan coklat

Minuman

SATUAN ACARA PENYULUHAN


Masalah

: Kurangnya Informasi Kepada Kader RW 11 Kelurahan Maleber

Pokok Bahasan

: Penyakit system Muskuloskeletal

Sub Pokok Bahasan

: Penyakit Reumatik

Sasaran

: Masyarakat RW 11 Kelurahan Maleber

Waktu

: 15 menit

Pertemuan Ke

: 1 ( satu )

Tanggal

: 23 Juli 2005

Tempat

: Aula RT 03 RW 11 Kelurahan Maleber

1. Tujuan Intruksional Umum ( TIU )


Setelah diberikan penyuluhan, sasaran mampu mengetahui penyakit reumatik
2. Tujuan Intruksional Khusus ( TIK )
Setelah diberikan penyuluhan selama 15 menit diharapkan sasaran dapat :
a. Menyebutkan pengertian reumatik
b. Menyebutkan 3 dari 6 penyebab reumatik
c. Menyebutkan 3 dari 5 tanda dan gejala reumatik
d. Menyebutkan 2 dari 4 cara perawatan reumatik
e. Menyebutkan 2 dari 3 cara pencegahan reumatik
3. Materi Penyuluhan
a. Perngertian Reumatik
b. Penyebab Reumatik

c. Tanda dan Gejala Reumatik


d. Perawatan Reumatik
e. Pencegahan Reumatik

4. Kegiatan Belajar Mengajar

Metode : Ceramah dan diskusi

Langkah-langkah kegiatan
A. Kegiatan Pra pembelajaran
1. Mempersiapkan materi, media dan tempat
2. Kontrak waktu
B. Membuka pembelajaran
1.

Memberi salam

2.

Perkenalan

3.

Menyampaikan pokok bahasan

4.

Menjelaskan tujuan

5.

Apersepsi

C.

Kegiatan inti
1.

Penyuluh menyampaikan materi

2.

Sasaran menyimak materi

3.

Sasaran mengajukan pertanyaan

4.

Penyuluh menjawab pertanyaan

5.

Penyuluh mendemonstrasikan pembuatan


larutan gula garam

6.

Sasaran mencoba membuat larutan gula


garam

D.

Penutup
1. Melakukan evaluasi dengan memberikan pertanyaan secara lisan
2. Menyimpulkan materi bersama dengan sasaran
3. Memberi salam

5. Media dan Sumber


Media : flip chart dan leaf let
Sumber :

Pencegahan Reumatik

Direktoral Jendral PPM PLP. 1994. Buku Kader Kesehatan


Lingkungan : Jakarta. Departemen Kesehatan RI.

6. Evaluasi

Prosedur

: Post tes

Jenis Tes

: Pertanyaan lisan

Butir soal

1.

Apa yang disebut dengan Reumatik ?

2.

Sebutkan penyebab terjadinya Reumatik ?

3.

Menyebutkan tanda dan gejala penyakit Reumatik ?

4.

Menyebutkan cara perawatan Reumatik ?

5.

Menyebutkan pencegahan Reumatik ?

Kunci jawaban terlampir dalam materi

MATERI PENYULUHAN
1. Pengertian
Reumatik adalah penyakit yang menyerang otot dan sendi yang bersifat mendadak dan
cenderung menahun sehingga otot dan sendi terasa nyeri.
2. Penyebab

Virus

Stress

Penumpukan asam urat

Alergi terhadap dingin

Aktivitas yang berlebihan

Faktor genetic

3. Tanda dan Gejala

Cepat Lelah

Rasa kaku di pagi hari

Bengkak pada jaringan sendi

Rasa sakit yang hilang timbul

Kadang-kadang kurang nafsu makan

4. Cara Perawatan
1) Minum air putih yang banyak (minimal 6-8 gelas/hari)

2) Istirahatkan bagian yang sakit untuk beberapa jam


3) Olahraga teratur
4) Kompres :
Kompres dingin
Digunakan jika sendi yang sakit : bengkak disertai warna kemerahan.
Caranya : basahi handuk kecil atau waslap dengan air es lalu diperas dan
ditempelkan pada sendi yang bengkak
Kompres hangat
Digunakan jika sendi yang sakit : bengkak tanpa disertai warna kemerahan.
Caranya : basahi handuk kecil atau waslap dengan air hangat lalu diperas dan
ditempelkan pada sendi yang sakit
5. Cara Pencegahan
1. Diit yang baik untuk mencegah reumatik dengan cara menghindari atau
mengurangi makanan yang tinggi kadar asam urat, diantaranya :
Yang berprotein tinggi khususnya protein hewani, seperti : sarden,
kerang, seafood, jeroan, otak, bebek, burung
Makanan yang mengandung alcohol seperti tape dan durian
Golongan sayur seperti : kacang-kacangan, kembang kol, bayam dan
jamur
Minuman yang mengandung soda
2. Mengkonsumsi vitamin B dan C
3. Memeriksa kesehatan terutama kesehatan tulang