Anda di halaman 1dari 5

Surabaya, Januari 2016

Nomor

Hal

: Undangan

Kepada:
Yth. Tim Managemen RSI Darus Syifa Surabaya
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dengan surat ini kami mengundang agar saudara/i untuk menghadiri rapat dengan
membahas penunjukkan Case Manager Rumah Sakit Islam Darus Syifa Surabaya yang akan
dilaksanakan pada:
Hari

Tanggal

: Januari 2016

Pukul

Tempat

: Ruang Akreditasi Lt. 2 Gedung Lama RSI Darus Syifa

Mengingat pentingnya acara ini dimohon datang tepat waktu (ON TIME). Atas
perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Ketua PARS

Dr. H. M. Faiz, Sp. THT-KL


NPP.01.129.04.05

SURAT KEPUTUSAN
DIREKTUR RUMAH SAKIT ISLAM DARUS SYIFA SURABAYA
Nomor : /Dir-SK/RSI.DS/I/2016
Tentang
PENUNJUKAN CASE MANAJER
RUMAH SAKIT ISLAM DARUS SYIFA SURABAYA
DIREKTUR RUMAH SAKIT ISLAM DARUS SYIFA SURABAYA
Bismillahirrohmanirrohim
Menimbang
: a. Bahwa untuk meningkatkan mutu Pelayanan Rumah Sakit diperlukan
perubahan cara pandang pihak manajemen dan klinis.
b. Bahwa dalam upaya peninhkatan mutu n keluarganya tentang rasa
sakit;
Mengingat
: a. Undang Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
b. Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
c. SK.DIR.No.120A/DIR-SK/RSI-DS/VI/2011 tentang Peningkatan
Mutu dan Keselamatan Pasien
MEMUTUSKAN
Menetapkan
Pertama

PENUNJUKAN CASE MANAJER RUMAH SAKIT ISLAM


DARUS SYIFA SURABAYA

Kedua

Penunjukkan Case Manajer Rumah Sakit Darus Syifa Surabaya,


sebagaimana tercantum dalam lampiran Surat Keputusan ini.

Kedua

Kebijakan Penunjukkan Case Manajer Rumah Sakit Islam Darus Syifa


Surabaya sebagaimana dimaksud dalam dictum kesatu sebagaimana
tercantum dalam lampiran keputusan ini.

Ketiga

Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian


hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan di adakan perbaikan
sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Surabaya
Pada tanggal : Januari 2016
RUMAH SAKIT ISLAM DARUS SYIFA
SURABAYA
Direktur
dr. H.M.Faiz, Sp. THT-KL
NPP. 01.129.04.05

Lampiran1
Hal

:
: Penunjukan Case Manager RSI DARUS SYIFA SURABAYA

CASE MANAGER RSI DARUS SYIFA SURABAYA


Tahun 2016
1.Ruang Dewasa
2.Ruang Anak
3.Ruang Bedah
4.Ruang VK
5.Ruang VIP
6.IGD
7.Poli
8.OK
9.ICU
10.Ruang Nifas
11.Laboratorium
12.Radiologi
13.Apotek

: Erni Hariyati Amd.kep


:Siti Aminah Amk
:Lilik Sugiarti Amk
:Umrotin Amd..Keb
:Umul Karimah Amk
:dr.Muntayah
:dr.Rahayu
:Tuminah
:Ira
:Hikmah
:Sutiah
:Ferry
:Anik

Lampiran1
Hal

:
: Penunjukan Case Manager RSI DARUS SYIFA SURABAYA

URAIAN TUGAS CASE MANAGER YAITU :


A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.
H.
I.
J.
K.
L.

Memonitor permasalahan yang potensial


Mengevaluasi permasalahan dan mengusulkan solusi
Mengkomunikasikan solusi dan alternatif pemecahan masalah
Melakukan tindakan emergency jika diperlukan
Mengkoordinir pelaksanaan program
Penghubung pasien / keluarga dengan dokter utama atau bidang lain di rumah sakit
Penghubung antar dokter specialis
Pertolongan gawat darurat
Pelayanan kepada pasien sesuai standar
Meningkatkan kepuasan pasien
Mengkoordinasikan pemberian pelayanan yang berkualitas
Mengkomunikasikan, monitor dan mengevaluasi pelayanan pasien sejak masuk sampai dengan
keluar Rumah Sakit.
FUNGSI MANAJER PELAYANAN PASIEN
1. Asesmen utilitas. Mampu mengakses semua informasi dan data untuk mengevaluasi
manfaat/utilisasi, untuk kebutuhan manajemen pelayanan pasien. (Semua informasi dan data
akurat, lengkap yang mudah diakses tentang kebutuhan klinis, finansial, serta sosial pasien)
2. Perencanaan. Dengan asesmen yang lengkap, disusun perencanaan untuk pelaksanaan
manajemen pelayanan pasien. Perencanaan tsb mencerminkan kelayakan/kepatutan dan
efektivitas-biaya dari pengobatan medis dan klinis serta kebutuhan pasien untuk mengambil
keputusan.
3. Fasilitasi. Tugas ini mencakup interaksi antara MPP dan para anggota tim pemberi pelayanan
kesehatan, perwakilan pembayar, serta pasien/keluarga yang mencari/menginginkan
pembebasan dari hambatan namun dapat mempengaruhi kinerja/hasil, serta menjaga
kontinuitas pelayanan.
4. Advokasi. Mewakili kepentingan pasien adalah inti dari peran MPP. Tetapi peran ini juga
menjangkau pemangku kepentingan lain. MPP diharapkan melakukan advokasi untuk opsi
pengobatan yang dapat diterima setelah berkonsultasi dengan DPJP, termasuk rencana
pemulangan yang aman. Advokasi perlu mempertimbangkan sistem nilai pasien, kemampuan
finansial termasuk atas jaminan pembiayaan, pilihan, serta kebutuhan pelayanan kesehatannya

TANGGUNG JAWAB
A. Seorang Case Manager bertanggung jawab atas pelaksanaan program pemeriksaan penunjang
dan pelaksanaan terapi yang telah ditentukan,agar pelayanan kepada pasien diberikandengan
baik sesuai standar sehingga kepuasan pasien meningkat.Seorang Case Manager juga perlu
memastikan agar pelayanan kesehartan yang baik itu dapat di berikan berkesinambungan dan
kualitas yang prima.
B. MPP dapat bertanggung-jawab ke Direktur Medis

1. Melakukan skrining pasien yang membutuhkan manajemen pelayanan pasien,


berdasarkan pasien yang meliputi :
1.1
1.2
1.3
1.4
1.5
1.6

Risiko tinggi
Biaya tinggi
Potensi komplain tinggi
Kasus dengan penyakit kronis
Kasus komplek / rumit
Kemungkinan sistem pembiayaan yang komplek

2. Setelah pasien ditentukan sebagai klien MPP, maka dilakukan asesmen utilitas dengan
mengumpulkan berbagai informasi klinis, psiko-sosial, sosio-ekonomis, maupun sistem
pembayaran yang dimiliki pasien
3. Menyusun rencana manajemen pelayanan pasien tersebut, berkolaborasi dengan DPJP
serta para anggota tim klinis lainnya, yang mencerminkan kelayakan / kepatutan dan
efektivitas-biaya dari pengobatan medis dan klinis serta kebutuhan pasien untuk
mengambil keputusan
4. Melakukan fasilitasi yang mencakup interaksi antara MPP dan DPJP serta para anggota
tim klinis lainnya, berbagai unit pelayanan, pelayanan administrasi, perwakilan
pembayar. Fasilitasi untuk koordinasi, komunikasi dan kolaborasi antara pasien dan
pemangku kepentingan, serta menjaga kontinuitas pelayanan.
5. Memfasilitasi untuk kemungkinan pembebasan dari hambatan yang tidak mempengaruhi
kinerja/hasil
6. Memfasilitasi dan memberikan advokasi agar pasien memperoleh pelayanan yang
optimal sesuai dengan sistem pembiayaan dan kemampuan finansial
7. Ada bukti dokumentasi kegiatan MPP, a.l. termasuk dalam rekam medis seperti
pencatatan dalam formulir edukasi-informasi.