Anda di halaman 1dari 77

STRATEGIC MANAGEMENT

JOHN A. PEARCE II & RICHARD B ROBINSON, Jr

KELOMPOK 2 :
DONY PRABOWO
HUSNUL FAUZI
NANDIMAS R.A
SILVY YULIANI DEWI

5114220001
5114220004
51142200010
51142200015

MAGISTER MANAJEMEN
UNIVERSITAS PANCASILA
2016

MANAJEMEN STRATEGIS
Tinjauan Manajemen Strategis
- Manajemen Strategis
Formulasi Strategi
- Misi Perusahaan
- Tanggung Jawab Sosial dan Etika Bisnis Perusahaan
- Lingkungan Eksternal
- Lingkungan Global
- Analisis Internal
- Tujuan Strategi Jangka Panjang
- Strategi Bisnis
- Strategi Multibisnis
Implementasi, Pengendalian, dan Inovasi Strategi
- Implementasi
- Struktur Organisasi
- Kepemimpinan dan Budaya
- Pengendalian Startegis
- Inovasi dan Kewirausahaan

Misi Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial & Etika
( Bab 2,3 )

Lingkungan External
Domestik & Global
Remote,Industri,Oprasi
( Bab 4,5 )

U
M
P
A
N
B
A
L
I
K

Mungkin

Analisa Internal
( Bab 6)

Yang diinginkan

Pilihan dan analisa Strategi


( Bab 8,9 )
Sasaran Hasil Jangka Panjang
( Bab 7 )

Sasaran Hasil Jangka Pendek


Memberi penghargaan sistem
( Bab 10 )

Strategi yang umum dan baik


( Bab 7 )

Taktik Fungsional
( Bab 10

Kebijakan
( Bab 10 )

Struktur Organisasi , Kepemimpinan dan Budaya


( Bab 11,12 )

Strategi Control, Inovasi dan Kewiraan


( Bab 13 )
Impac Utama
Impac Kecil

U
M
P
A
N
B
A
L
I
K

SIFAT DAN NILAI MANAJEMEN STRATEGIS

Manajemen Strategis adalah suatu rangkaian keputusan dan


tindakan yang menghasilkan formulasi dan
implementasirencana untuk mencapai tujuan perusahaan.
Terdapat 9 Tugas Pokok Manajemen Startegis diantaranya :
a. Misi Perusahaan
b. Profil Perusahaan
c. Menilai lingkungan ekstern perusahaan
d. Analisa opsi perusahaan (SDM)
e. Evaluasi opsi perusahaan: pilihan
f. Pemilihan strategi & sasaran jangka panjang
g. Pengembangan sasaran tahunan & strategi jangka pendek
h. Pengalokasian SDM dan teknologi
i. Evaluasi proses strategik

DIMENSI KEPUTUSAN STRATEGIK


Isu (Masalah) Strategik Membutuhkan Keputusan dari
Manajemen Puncak
Isu Strategik Membutuhkan SDM dalam jumlah yang besar:
layanan tepat jual
Isu Strategik yang mempengaruhi Kesejahteraan Jangka
Panjang Perusahaan: Strategi/posisioning
Isu Strategik berorientasi ke Masa Depan : Proaktif
Isu Strategik yang mempengaruhi Konsekuensi
multifungsional : fungsi SDM
Isu Strategik mengharuskan perusahaan
mempertimbangkan Lingkungan Ekstern : pesaing, tenaga
kerja, pelanggan, pemerintah

Tingkatan & Karakteristik


Keputusan Manajemen Strategik
Ditingkat korporasi
berorientasi pada nilai,konseptual, resiko, laba
Ditingkat bisnis
berorientasi pada segmen pasar, lokasi dan distribusi
Ditingkat Fungsional
Berorientasi pada pelabelan, R & D, dan peralatan produksi

RISIKO-RISIKO MANAJEMEN
STRATEGIK
Manajer

strategik harus mampu membatasi janji


janji kenerja yang dapat diwujudkan
Manajer Strategik harus dapat meminimisasi
dampak negatif atas tanggung jawab operasional
Manager stretegik harus mampu mengantisipasi
dan menanggapi kekecewaan para bawahan yang
berpartisipasi atas harapan harapan yang tidak
menjadi kenyataan.

Misi Perusahaan (company mission)

Merupakan pernyataan atau rumusan umum yg


luas & bersifat tahan lama tentang keinginan &
maksud perusahaan.
Misi mengandung filsofi bisnis dari para
pengambil keputusan strategik perusahaan
Menyiratkan citra yg dipancarkan perusahaan
Mencerminkan konsep diri perusahaan
Mengindikasikan produk atau jasa utama prsh
serta kebutuhan utama pelanggan yg akan
dipenuhi perusahaan

Merumuskan Misi

Produk atau jasa yg disediakan dpt memberikan manfaat


yg setidaknya sama dg harganya
Produk atau jasa ini dpt memuaskan kebutuhan pelanggan
di segmen pasar tertentu yg pd saat ini belum dipenuhi
secara memadai.
Teknologi yg digunakan dlm produksi dpt menghasilkan
produk atau jasa yg dpt bersaing baik dari segi biaya mau
pun kualitasnya
Melalui kerja keras & dukungan pihak lain usaha tidak
hanya dpt bertahan tetapi juga tumbuh & memberikan
keuntungan.
Filosofi manajemen dari bisnis ini akan menghasilkan citra
yg baik di mata publik & akan memberikan imbalan
keuangan & psikologis bagi mereka yg bersedia
menginvestasikan dana dlm membantu bisnis utk berhasil.
Konsep diri wirausaha dari bisnis ini dpt dikomunikasikan
kpd & diterapkan oleh para karyawan & pemegang saham.

PENDEKATAN STAKEHOLDER KEPADA


PERTANGGUNG JAWABAN SOSIAL
Pendekatan stakeholder pada Pertanggungjawaban sosial korporat
merupakan misi bahwa sebuah bisnis mempunyai suatu kewajiban
untuk melayani masyarakat pada umumnya dan juga kepentingankepentingan
finansial para pemegang sahamnya, maka dari itu
langkah-langkah yang perlu diambil perusahaan untuk melibatkan
kepentingan-kepentingan
kelompok
kedalam pernyataan misi
perusahaan adalah:
Identifikasi Pengenalan Para stakeholder Manajer-manajer
strategis harus mengenali semua kelompok
stakeholder
dan membobot hak-hak dan kemampuan masing-masing
mereka untuk mempengaruhi keberhasilan perusahaan.
Pemahaman Para pengambil keputusan strategis harus
memahami permintaan-permintaan khusus masing-masing
kelompok
Rekonsiliasi dan Prioritas
Menyelesaikan Persaingan ,
pertentangan, dari klaim-klaim pemangku kepentingan.
Koordinasi dengan elemen lain Permintaan Kelompok pemangku
kepentingan.

Tipe - Tipe Pertanggungjawaban


Empat (4) tipe komitmen sosial untuk lebih memahami
hakekat dan kisaran pertanggungjawaban sosial untuk apa
mereka merencanakan:
Tanggung Jawab Ekonomi merupakan tanggung jawab
sosial yang paling mendasar.
Tanggung Jawab Hukum mencerminkan kewajibankewajiban perusahaan untuk mematuhi undang-undang
yang mengatur aktivitas-aktivitas bisnis.
Tanggung Jawab Etis merupakan gagasan perusahaan
mengenai perilaku bisnis yang benar dan layak.
Tanggung Jawab Diskresi merupakan
pertanggungjawaban yang diasumsikan secara sukarela
oleh sebuah organisasi bisnis, yang meliputi aktivitas
hubungan masyarakat, kewarganegaraan yang baik dan
pertanggungjawaban sosial korporat penuh.

Pertanggung Jawaban Sosial


&
Profitabilitas Perusahaan
Tujuan setiap perusahaan memelihara kelangsungan hidup
melalui laba jangka panjang, tetapi sampai semua biaya dan
manfaat dicapai, laba bisa jadi tidak diklaim. Pada kasus
pertanggungjawaban sosial korporat, biaya-biaya
dan
manfaat-manfaat adalah ekonomis dan sosial.
Sementara biaya-biaya dan manfaat-manfaat ekonomis
dapat dihitung dengan mudah, biaya-biaya dan manfaat
sosial tidak.
Dengan demikian para menajer beresiko mensubordinasi
konsekuensi-konsekuensi sosial menuju kinerja lain yang
dapat diukur lebih langsung.

Audit Sosial
Audit Sosial untuk mengukur kinerja sosial aktual
sebuah perusahaan terhadap sasaran-sasaran sosial yang
telah ditetapkan olehnya sendiri. Sebuah audit sosial bisa
dilaksanakan oleh perusahaan itu sendiri, tetapi audit
sosial yang dilaksanakan oleh seorang konsultan luar yang
akan mengenakan bias-bias minimal terbukti bisa lebih
menguntungkan bagi perusahaan. Menyangkut sebuah
audit sosial seorang auditor luar membawa kredibilitas
kepada evaluasinya.
Audit Sosial bisa juga digunakan lebih dari sekedar
monitoring dan pengevaluasian terhadap kinerja sosial
perusahaan.

Memenuhi Tanggung Jawab Sosial


Pertanggungjawaban sosial korporat menjadi sebuah bagian
vital daripada percakapan bisnis. Tantangannya
adalah
bagaimana sebaiknya mencapai manfaat sosial maksimum dari
sejumlah sumberdaya tertentu yang tersedia bagi proyek-proyek
sosial.

Keuntungan Bersama dari Insisiatif


Sosial Kolaboratif
Masing-masing mitra memperoleh manfaat ketika mitra lainnya membawa
sumberdaya, kapabilitas-kapabilitas atau aset-aset lain yang tidak dapat
dengan mudah diperoleh sendiri.
Kapabilitas-kapabilitas kombinatif memperkenankan perusahaan memperoleh
dan mensitesa sumbardaya dan membangun aplikasi-aplikasi baru dari
sumberdaya itu, yang menciptakan respon-respon inovatif terhadap
lingkungan-lingkungan yang berkembang pesat.

5 PRINSIP INISIATIF SOSIAL KOLABORATIF


YANG BERHASIL
Kenali sebuah misi jangka panjang yang bertahan lama
Perusahaan memberikan kontribusi sosial paling besar ketika mereka
mengenali sebuah tantangan kebijakan penting, bertahan lama dan
mereka berpartisipasi dalam solusinya dalam jangka panjang.
Mengkontribusi Apa Yang Kami Lakukan Perusahaan
memaksimalkan manfaat berbagai kontribusi korporat mereka ketika
mereka mengungkit kapabilitas inti dan mengkontribusikan produkprodik dan jasa yang didasarkan pada kepakaran yang digunakan
didalamnya.
Mengkontribusian Jasa Khusus Berskala Besar Kalangan
perusahaan mempunyai dampak sosial paling besra ketika mereka
memberikan kontribusikontribusi khusus
kepada upaya-upaya
koopertaif berskala besra.
Menimbang Pengaruh Pemerintah
Dukungan pemerintah
untuk partisipasi korporat didalam CSR atau paling tidak keinginannya
untuk menghilangkan rintangan-rintangan dapat mempunyai sebuah
pengaruh positif penting.
Menyusun & Menilai Total Paket Manfaat Perusahaan akan
memperoleh manfaat paling besar dari kontribusi sosial mereka ketika
mereka mengenakan suatu harga pada paket total manfaat.

ETIKA MANAJEMEN
Terminologi etika mengacu pada prinsip-prinsip
moral yang mencerminkan keyakinan-keyakinan
masyarakat tentang tindakan-tindakan seseorang
individu atau sebuah kelompok yang adalah benar
dan salah.
Standar-standar etika tidak mencerminkan sebuah
peraturan atau kode yang diterima secara universal,
tetapi akhirnya produk akhir sebuah proses
pendefinisian dan pengklarfikasian hakekat dan
muatan interaksi manusia.

PENDEKATAN TERHADAP
MASALAH-MASALAH ETIKA
Pendekatan utiliter Mempertimbangkan efek-efek
sebuah tindakan tertentu terhadap orang-orang yang
terlibat langsung.
Pendekatan hak-hak moral
Mempertimbangkan
apakah keputusan-keputusan dan tindakan-tindakan
bersesuaian dengan pemeliharaan hak-hak kekhususan
individu dan kelompok mendasar.
Pendekatan keadilan sosial
mempertimbangkan
seberapa konsistennya tindakan-tindakan itu dengan
keadilan, kearifan,, dan ketidakberpihakan dalam
distribusi imbalan-imbalan dan biaya antar para individu
dan kelompok.

KODE ETIK BISNIS


Untuk membantu memastikan konsistensi dalam aplikasi
standar-standar
etika,
perhimpunan-perhimpunan
profesional dan bisnis-bisnis yang jumlahnya semakin
meningkat menetapkan kode-kode atau aturan-aturan
prilaku etis yang setiap stekholder mempunyai kode etik
masing-masing dalam menetapkan standar-standar.

LINGKUNGAN EKSTERNAL

Pengaruh ini merupakan hambatan yang diluar kendali


perusahaan, yang berhubungan dengan masalah; ekonomi,
sosial, politik, teknologi, ekologis.
Mencerminkan pengaruh-pengaruh pada perusahaan dalam
bentuk ; opportunities, threats, & constraints.
Faktor Faktor Ekonomi : berkaitan dengan sifat dan arah
perekonomian suatu perusahaan beroperasi.
Faktor Faktor Sosial : kepercayaan yang berkaitan dengan
nilai, sikap, opini, gaya hidup masyarakat dalam lingkungan
eksternal yang berkembang dari kondisi budaya, ekologi,
demografi, dan etnis.
Faktor - Faktor politik :
Kondisi politik merupakan hal
penting yang perlu menjadi bahan pertimbangan perusahaan
dalam memformulasikan strategy perusahaan.

LINGKUNGAN EKSTERNAL
a. Peran Pemasok : peran dalam pengelolaan beberapa industri
strategi pemerintah dapat
secara signifikan berpengaruh pada
kontinuitas strategi beberapa perusahaan swasta.
b. Fungsi Pelanggan : kebutuhan pemerintah atas produk dan
jasa
dapat
mengkreasikan,
mengembangkan,
ataupun
menghilangkan banyak peluang pasar.

Faktor Faktor Teknologi : Perkembangan teknologi secara


signifikan merubah kondisi pada industri-industri , dan akan
berdampak pada sektor-sektor lainnya dalam masyarakat.
Dalam hal ini dikenal istilah technological forecasting

Faktor Faktor Ekologi : ekologi ; keterkaitan antara


kehidupan manusia dengan alam sekitar, sedangkan kegiatankegiatan yang dilakukan manusia sering menimbulkan masalah
pada kehidupan manusia tersebut sendiri ataupun kehidupan
alam/makhluk lainnya di bumi., ini yang disebut polusi.

ANCAMAN DARI PENDATANG BARU


BARRIER TO ENTRY
(Rintangan untuk masuk)

Usaha-usaha suatu perusahaan untuk membuat rintanganrintangan terhadap masuknya pendatang baru dalam
pasar yang sedang di kelolanya.

Economies of scale
(Skala Ekonomis)

Berkurangnya biaya (rata-rata) per unit dalam produksi


dan distribusi produk pada waktu skala operasi perusahaan
ditingkatkan

Product differentiation
(Pembedaan produk)

Mempengaruhi pelanggan untuk membeli produk tertentu


dengan cara menonjolkan kekhususan yg tidak di punyai
produk pesaing.

Capital Requirements
(Kebutuhan modal)

Kebutuhan modal yang sangat besar membatasi


kemungkinan pendatang baru

Cost Disadvantages Independent


of Size (Hambatan Biaya Bukan
Karena Skala)

Keunggulan biaya yang tidak dimiliki pendatang baru,


termasuk keunggulan-keunggulan lainnya selaku
pendahulu.

Acces to Distribution channels


(Akses ke saluran distribusi )

Saluran distribusi produk yg sudah digunakan para


pendahulu umumnya sulit ditembus pendatang baru

Government Policy
(Kebijakan Pemerintah )

Pemerintah mempunyai kendali dalam membatasi


pendatang baru

Kekuatan masing-masing pemasok atau pembeli bergantung pada


sejumlah karakteristik situasi pasarnya dan pada tingkat kepentingan
relatif penjualan atau pembeliannya dalam industri tsb dibandingkan
dengan keseluruhan bisnisnya.

KELOMPOK PEMASOK KUAT JIKA:


1.
2.
3.
4.
5.

Kelompok didominasi sedikit perusahaan, &


lebih terkonsentrasi ketimbang tempat
mereka menjual produk.
Produk bersifat unik/terdifrensiasi, atau jika
terdapat biaya pengalihan.
Pemasok tidak bersaing dengan produkproduk lain dalam industri.
Pemasok memiliki kemampuan utk
melakukan integrasi maju ke industri
pembelinya.
Industri bukan merupakan pelanggan
penting bagi pemasok.

KELOMPOK PEMBELI KUAT JIKA :


1. Pembeli terkonsentrasi atau membeli
dalam jumlah(volume) besar.
2. Produk yang dibeli dari industri bersifat
standar atau tidak terdiferensiasi.
3.
Produk yang dibeli dari industri
merupakan komponen penting dari
produk pembeli, dan merupakan
komponen biaya yang cukup besar.
4.
Pembeli menerima laba yang rendah.
5.
Produk industri tidak penting bagi
kualitas produk atau jasa pembeli.
6.
Produk industri tidak menghasilkan
penghematan bagi pembeli.

PRODUK SUBSTITUSI

Dengan menetapkan batas harga tertinggi (ceiling price),


produk atau jasa substitusi membatasi potensi suatu
industri.
Jika industri tidak mampu meningkatkan kualitas produk
atau mendiferensiasikannya, laba dan pertumbuhan
industri dapat terancam.
Produk substitusi tidak hanya membatasi laba dalam masamasa normal, melainkan juga mengurangi tambang emas
yang dapat diraih industri dalam masa ke-emasan.
Produk substitusi yang secara strategik layak diperhatikan
adalah : (a) yg kualitasnya mampu menandingi kualitas
produk industri atau (b) dihasilkan oleh industri yang
menikmati laba tinggi.

PENEKANAN PADA
FAKTOR FAKTOR LINGKUNGAN
Perubahan lingkungan sering membuat para manajer
strategik frustasi.
Berbagai elemen eksternal mempengaruhi berbagai
strategi pada waktu yang berbeda dan dengan kekuatan
yang berbeda-beda pula.
Satu-satunya yang pasti adalah bahwa dampak
lingkungan jauh (remote) dan operasional akan tidak
pasti sampai suatu strategi di-implementasikan.
Ini membuat banyak manajer ,terutama diperusahaan
yang tidak begitu kuat atau kecil mengurangi
perencanaan jangka panjang, yang menuntut komitmen
sumber daya.
Sebaliknya mereka lebih cenderung membiarkan para
manajer menyesuaikan diri dengan tekanan lingkungan

LINGKUNGAN GLOBAL
Perusahaan yang mengglobalisasi operasinya menghadapi
masalah khusus. Globalisasi diartikan sebagai strategi mendekati
pasar dunia dengan produk standar. Kesadaran terhadap peluang
maupun ancaman yang dihadapi perusahan global sangat penting
bagi para perencana di hampir semua industri domestic A.S.
Memahami liku-liku persaingan di pasar global dan menghadapi
korporasi global dengan cepat telah menjadi kompetensi yang
dituntut dari para manajer strategik.
Penilaian intern meliputi identifikasi kekuatan-kekuatan pokok
operasi perusahan. Kekuatan ini khususnya penting dalam operasi
global, karena mereka seringkali merupakan karakteristik
perusahan yang di hargai Negara tuan rumah dan, karenanya,
memberikan kekuatan tawar menawar yang penting. Kekuatan
sumber daya dan kapabilitas global perusahaan hrs dianalisis.
Perusahan yang secara serius melakukan penilitian intern dan
ekstern adalah Bisiness International Corporation, yang
menyarankan untuk mempertimbangkan tujuh kategori umum
factor. Seperti diperhatikan pada strategi Global, kategori ini
meliputi factor ekonomi, politik, geografi, tenaga kerja, pajak,
sumber modal, dan bisnis.

PERKEMBANGAN PERUSAHAAN GLOBAL

Evolusi suatu korporasi global seringkali melibatkan tingkat


strategi yang semakin tinggi.
a. Tingkat pertama, yang seringkali melibatkan kegiatan eksporimpor, kurang terasa dampaknya atas orientasi manajemen yang
ada atau atas lini produk yang sudah ada.
b. Tingkat kedua, yang dapat berupa lisensi asing dan alih
teknologi, memerlukan sedikit perubahan pada manajemen atau
operasi.
c. Tingkat ketiga biasanya ditandai oleh investasi langsung dalam
operasi seberang lautan, termasuk pabrik. Tingkat ini menuntut
pengeluaran modal dan pengembangan ketrampilan mnajemen
global, biasanya sudah dikategorikan sebagai perusahaan
multinasional (MNC) sejati. Pada tingkat ini, perusahaan mulai
muncul sebagai perusahaan global (global enterprise) dengan
ancangan global untuk produksi, penjualan, keuangan, dan
pengendalian.

ORIENTASI STRATEGIS PERUSAHAAN GLOBAL


Perusahaan2 Multinasional pada dasarnya memperlihatkan
satu dari empat orientasi mereka dalam aktivitasnya. Mereka
punya keyakinan mengenai cara mengendalikan operasi
asing. Perusahaan yang ethnocentric orientation percaya
bahwa nilai dan prioritas organisasi induk seyogyanya
menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan stratejik
dalam
semua
operasinya.
Perusahaan
mempunyai
polycentric orientation jika kemudian budaya negara
tempat diterapkannya strategi tersebut memungkinkan
untuk
mendominasi
proses
pengambilan
keputusan.
Kebalikannya,
regiocentric orientation tejadi ketika
perusahaan induk berusaha mencampur nilai dan prioritas
mereka
dengan
peraturan/nilai
setempat.
Akhirnya,
perusahaan dengan geocentric orientation mengadopsi
pendekatan system global untuk pembuatan keputusan
stratejik, sehingga penekanan pada integrasi global.

MASALAH PENGENDALIAN PERUSAHAAN GLOBAL


Faktor penyulit interen bagi banyak perusahaan global
adalah kebijakan keuangan mereka umumnya disesuaikan
dengan
tujuan
perusahaan
induk
dan
kurang
mempertimbangkan tujuan Negara tuan rumah. Hal ini
menimbulkan konflik antara berbagai bagian dari perusahaan
global yang bersangkutan, antara keseluruhan perusahaan
dengan Negara asal dan Negara tuan rumah, serta antara
Negara asal dengan Negara tuan rumah itu sendiri.
Dalam perusahaan global, perencanaan dipersulit oleh
pebedaan sikap nasional terhadap pengukuran kerja, dan
oleh perbedaan tuntutan pemerintah mengenai keterbukaan
informasi. Meskipun masalah-masalah seperti ini merupakan
satu aspek dari lingkungan global, bukan akibat dari
manajemen yang lemah, mereka sering kali dapat dikurangi
melalui peningkatan perhatian terhadap perencanaan
strategik

PERENCANAAN STRATEGIS GLOBAL


Pada perusahaan demikian, manajer tidak boleh
melihat operasi global sebagai kumpulan informasi
yang independent. Para manajer ini menghadapi
keputusan saling tukar (trade of decision) yang harus
mempertimbangkan berbagai produk, lingkungan
Negara, sumber daya, kapabilitas perusahaan induk
dan anak perusahaan, serta pilihan strategic.
Dalam
industri
multi
domestik,
anak-anak
perusahaan global haruslah dikelola sebagai badanbadan usaha yang berbeda artinya, masing-masing
anak perusahaan bersifat otonom, memiliki otoritas
untuk mengambil keputusan independent sebagai
reaksi terhadap kondisi pasar setempat.

ANALISIS INTERNAL

Para manajer mengukur makna strategi dari kompetensi


intern perusahaan berdasarkan peluang dan ancaman yang
ada dalam lingkungan persaingan industri perusahaan. Inti
dari strategi yang terumuskan secara baik adalah
kesesuaian yang tepat antara peluang dan ancaman yang
dihadapi perusahaan dengan kekuatan dan kelemahan
perusahaan itu sendiri.

Landasan yang penting bagi pemahaman akan analisis


intern adalah pengertian mengenai pemikiran pencocokan
kekuatan dan kelemahan intern perusahaan dengan
peluang dan ancaman yang ada dilingkungan.

ANALISIS SWOT : PENDEKATAN TRADISIONAL


UNTUK ANALISIS INTERNAL

Analisis SWOT merupakan suatu strategi yang efektif akan


memaksimalkan kekuatan dan meminimalkan kelemahan dan
ancaman.

1.

Peluang, adalah situasi penting yang menguntungkan dalam


lingkungan perusahaan
2. Ancaman, adalah situasi penting yang tidak menguntungkan
dalam
lingkungan perusahaan
3. Kekuatan, adalah sumber daya, ketrampilan atau keunggulan
lain
4. Kelemahan, adalah keterbatasan atau kekurangan dalam
sumber daya,
keterampilan dan kapabilitas

Analisi SWOT dapat digunakan dengan berbagai cara untuk


membantu analisis strategi. Cara yang paling lazim adalah
memanfaatkannya
sebagai
kerangka
acuan
logis
yang
mempedomani
pembahasan
sistematik
tentang
situasi
perusahaan dan alternatif-alternatif pokok yang mungkin
dipertimbangkan perusahaan.

Diagram Analisis SWOT


Banyak peluang lingkungan

Sel 3 : Strategi
berbenah diri
Kelemahan intern
yang kritis
Sel 4 : Strategi
defensif

Sel 1 : Strategi
Agresif
Sel 2 : Strategi
diversivikasi

Ancaman lingkungan
yang besar

Kekuatan intern
yang penting

ANALISIS RANTAI NILAI


Rantai nilai menggambarkan cara untuk memandang suatu
perusahaan sebagai rantai aktivitas yang mengubah input
menjadi output yang bernilai bagi pelanggan.
Analisis rantai nilai merupakan suatu analisis yaang berupaya
memahami bagaimana suatu bisnis menciptakan nilai bagi
pelanggan dengan memeriksa kontribusi dari aktivitas-aktivitas
yang berbeda dalam bisnis terhadap nilai tersebut.
Aktivitas primer merupakan aktivitas di dalam suatu perusahaan
yang melibatkan pembentukan fisik produk,pemasaran ,dan
pengantaran kepada pembeli serta layanan purnajual.
Aktivitas Pendukung merupakan aktivitas dalam perusahaan yang
membantu perusahaan secara keseluruhan melalui penyediaan
infrastruktur atau input yang memungkinkan aktivitas primer
untuk berjalan secara berkesinambungan.

MEMBUAT PERBANDINGAN YANG BERARTI

Manajer memerlukan standar objectif untuk menilai sumber


daya dan aktivitas penghasil nilai internal. Apakah
menggunakan pendekatan SWOT, VCA, dan RBV untuk
membuat
strategi
dalam
meningkatjan
kapabilitas
internalnya.

Adapun 3 perspektif tersebut antara lain


a. Perbandingan dengan kinerja masa lalu
b. Penentuan tolak ukut (Perbadingan dengan pesaing)
c. Perbandingan dengan faktor keberhasilan dalam industri

TUJUAN & STRATEGI JANGKA PANJANG

Profitabilitas : Semua perusahaan beroperasi jangka panjang


bergantung pada pencapaian tingkat laba yang layak.
Produktivitas : Perusahaan yang meningkatkan hubungan
masukan keluaran biasanya meningkatkan produktivitas. Sasaran
produktivitas yang umum digunakan adalah jumlah produk atau
layanan yang dihasilkan per unit masukan.
Posisi Kompetitif : Perusahaan yang lebih besar biasanya
menetapkan suatu sasaran yang menyangkut posisi bersaingnya,
seringkali dengan menggunakan penjualan total atau bagian
pasar sebagai ukuran posisi bersaing.
Pengembangan Karyawan : Keputusan strategik sering
mencantumkan sasaran pengembangan karyawan dalam rencana
jangka panjang mereka.
Hubungan Kekaryawanan : Produktivitas terkait dengan
loyalitas karyawan. Cara sasaran ini seperti program keselamatan
kerja, keikutsertaan dalam komite manajemen dsb.
Kepemimpinan teknologi : Banyak perusahaan merumuskan
sasaran yang berkaitan dengan kepemimpinan teknologi.
Tanggung
Jawab
Sosial
:
Perusahaan
menyadari
tanggungjawab mereka terhadap pelanggan dan masyarakat.

STRATEGI UMUM
Merupakan gagasan inti mengenai bagaimana suatu
perusahaan dapat bersaing di pasar dengan baik.
Istilah populer utk gagasan inti ini adalah strategi generik,
tiga strategi generik sbb:
Mencapai keunggulan biaya menyeluruh (overall low cost
leadership) dalam industri.
Menciptakan dan memasarkan produk unik (khas) bagi
berbagai kelompok melalui diferensiasi.
Melayani kebutuhan khusus satu atau beberapa
kelompok konsumen atau pembeli industrial dengan
fokus pada segi biaya atau diferensiasi.

STRATEGI UTAMA
Merupakan usaha yang terkoordinasi dan berkelanjutan
yang diarahkan pada pencapaian tujuan jangka panjang
perusahaan.
a. Pertumbuhan Terkonsentrasi
Dasar pemikiran kinerja yang
superior
Kondisi yang menguntungkan
pertumbbuhan terkonsentrasi
Risiko dan imbalan dari
pertumbuhan terkonsentrasi
Pertumbuhan Terkonsentrasi
Seringkali Merupakan Pilihan yang
memungkinkan
b. Pengembangan Pasar
c. Pengembangan Produk
d. Inovasi
e. Integrasi Horizontal

f. Integrasi Vertikal
g. Diversifikasi Konsentris
h. Diversifikasi Konglomerasi
i. Putar Haluan
j. Divestasi
k. Likuidasi
l. Kepailitan
j. Ventura bersama
k. Aliansi Strategis
l. Konsorsium, Keiretsu dan Chaebol

MERANCANG MODEL BISNIS


YANG MENGUNTUNGKAN
Merupakan suatu pemahaman yang jelas mengenai bagaimana
perusahaan akan menghasilkan laba dan tindakan strategis yang
harus dilaksanakanya untuk sukses dalam jangka panjang.

Model
Model
Model
Model
Model
Model
Model
Model
Model
Model
Model

bisnis pengembangan pelanggan solusi pelanggan


laba piramida produk
laba sistem multikomponen
laba switchboard
laba waktu
laba blockbuster
pengguna laba
laba kewirausahaan
bisnis spesialisasi
bisnis dengan dasar mapan
laba de facto standar

STRATEGI BISNIS

Para manager harus dapat mengevaluasi dan memilih strategi


bisnis
dengan cara mencari keunggulan kompetitif yang
berkesinambungan.

Mengevaluasi dan Memilih Strategi Bisnis serta Mencari


Keunggulan Kompetitif yang berkesinambungan dengan cara :
1)

Strategi biaya rendah

2)

Strategi membuat perbedaan

3)

Strategi berbasis kecepatan

4)

Fokus Pasar

STRATEGI BISNIS
Strategi Biaya Rendah :
Strategi
usaha yang berusaha membangun keuntungan
persaingan
jangka
panjang
dengan
menekankan
dan
menyempurnakan nilai keuntungan aktivitas yang dapat diperoleh
pada biaya dibawah yang sebenarnya, apakah para pesaing dapat
menandingi nilai dasar secara terus menerus

Strategi Membuat Perbedaan

Strategi usaha yang berusaha membangun keuntungan


persaingan dengan hasil produknya atau pelayanannya dengan
membuat perbedaan dari persaingan produk yang ada
berdasarkan ciri, tampilan, atau faktor lain yang tidak
berhubungan langsung dengan biaya dan harga

STRATEGI BISNIS
Terdapat dua sumber terpenting dari keunggulan kompetitif yang
dtemukan dalam struktur biaya perusahaan dan kemampuanya
untuk melakukan diferensiasi dari para pesaingnya.
Strategi Berbasis Kecepatan :
Strategi bisnis yang dibangun berdasarkan pada kapabilitas dan
aktivitas fungsional yang memungkinkan perusahaan memenuhi
kebutuhan pelanggan secara langsung ataupun tidak langsung
dibandingkan dengan para pesaingnya.

Fokus Pasar :

Strategi sederhana yang mengaplikasikan pendekatan sebuah


strategi, membuat perbedaan atau pendekatan strategi biaya rendah
atau kombinasi keduanya dan melakukan pasar terbatas atau
terpusat dengan sendiri yang sesuai, lebih baik dari pada mencoba
melakukannya dipasar luar.

TAHAPAN EVOLUSI INDUSTRI DAN PILIHAN


STRATEGI BISNIS
Industri Baru
Merupakan industri yang dibentuk dan diciptakan melalui
inovasi teknologi, kebutuhan baru pelanggan, dan perubahan
sosial ataupun ekonomi lainya.
Strategi industri bertumbuh
Merupakan startegi bisnis menekankan pada pengenalan
merk, diferensiasi menguntungkan bagi perusahaanproduk
serta sumber daya keuangan unutk mendukung biaya
pemasaran yang besar dan dampak dari persaingan harga
terhadap arus kas.
Strategi industri dewasa
Merupakan strategi yang digunakan oleh perusahaanperusahaan
yang
bersaing
di
pasar
yang
tingkat
pertumbuhannya sudah mencapai target.

TAHAPAN EVOLUSI INDUSTRI DAN PILIHAN


STRATEGI BISNIS
Industri yang mengalami penurunan
Merupakan industri yang menghasilkan produk atau jasa
yang permintaanya tumbuh lebih lambat dibandingkan
dengan permintaan dalam perekonomian secara keseluruhan.

Industri yang terfragmentasi


Merupakan suatu industri yang memiliki banyak pesaing
produk atau jasa yang terlibat sama dalam suatu industri.

Industri Global
Merupakan industri yang terdiri atas perusahaan-perusahaan
yang posisi kompetitifnya berada pada wilayah geografis
utana atau pasar nasional yang dipengaharui oleh posisi
kompetitif global secara keseluruhan.

STRATEGI MULTI BISNIS

Teknik Portopolio merupakan suatu pendekatan yang


dipelopori oleh Boston Consulting Group yang mencoba
membantu para manajer untuk menyeimbangkan arus kas
diantara
bisnis-bisnis
yang
beragam
sekaligus
mengidentifikasikan
tujuan
strategis
dasar
dalam
Market Share
keseluruhan portofolio.

Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar


(BCG)
Tinggi
a. Tingkat Pertumbuhan Pasar
Pertumbuhan
b. Posisi Kompetitif relatif
Tingkat

Rendah

Tinggi

Rendah

Sapi Perah

Cash Cow

X
Anjing
Dog

MATRIKS STRATEGI LIGKUNGAN BCG

Fragmented
Pakaian, pembangunan
perumahan, pengecer
Banyak berlian, penggergajian
kayu

Specialization
Farmasi, mobil mewah,
pembuatan kembang
gula coklat

Sumber Daya
menguntungkan
Sedikit

Stalemate
Kimia dasar, kertas
bermutu, kapal pribadi,
grosir perbankan

Kecil

Volume
Mesin jet, supermarket,
speda motor,
microprocessor
standard

Besar

Besarnya keuntungan

DUA ELEMEN PENTING DALAM PELUANG YANG


SIGNIFIKAN
Peluang

bersama harus
merupakan porsi yang
signifikan dari rantai
nilai bisnis yang
terlibat.

Didalam

bisnis yang
terlibat harus
mempunyai kebutuhan
yang sama
kebutuhan akan
aktifitas yang sama.

PERUSAHAAN INDUK
Induk
perusahaan
yang
bagus akan menciptakan
nilai-nilai yang lebih baik
dari pada yang diciptakan
oleh lawan bisnisnya yang
memiliki usaha yang sama.
Untuk meningkatkan nilainilai tersebut, perusahaan
induk harus meningkatkan
mutu bisnis tersebut. Oleh
karena
itu
harus
ada
peluang
untuk
usaha
tersebut.
Potensi untuk peningkatan
dalam suatu bisnis disebut
Parenting Opportunity.

10 Cara mengindikasikan
Parenting Opportunity
Ukuran dan Waktu
Manajemen
Pendefinisian Usaha
Meramalkan Kesalahan
Hubungan antar unit usaha
Kemampuan Umum
Keahlian Khusus
Hubungan dengan pihak luar
Keputusan Pokok
Perubahan Besar

IMPLEMENTASI
Menciptakan perencanaan pekerjaan dengan cara :
a. Mengidentifikasi tujuan-tujuan jangka pendek
b. Menginisiasi taktik-taktik fungsional yang spesifik
c. Melakukan pengalihdayaan atas fungsi-fungsi yang tidak
penting
d. Mengkomunikasihan
kebijakan yang memperdayakan
karyawan dalam suatu organisasi
e. Mendesain penghargaan yang efektif

TUJUAN JANGKA PENDEK


Merupakan hasil yang terukur yang dapat dicapai dalam
waktu satu tahun atau kurang.
Tujuan jangka pendek membantu menerapkan strategi
dengan cara :
a. Tujuan jangka pendek mengoperasionalkan tujuan jangka
panjang
b. Tujuan jangka pendek membantu mengangkat masalah
dan konflik potensial dalam suatu organisasi
c. Tujuan jangka pendek membanu implementasi strategi
dengan mengidentifikasi hasil-hasil yang terukur.

TAKTIK FUNGSIONAL YANG MENERAPKAN STARTEGI


BISNIS
Taktik fungsional: keterangan terurai
tentang cara atau aktivitas yang
akan digunakan perusahaan dalam
mencapai sasaran-sasaran jangka
pendek dan menetapkan keuntungan
kompetitif.
Taktik fungsional merupakan aktivitas
kunci dan rutin yang harus dijalankan
di tiap bidang fungsionalpemasaran,
keuangan, produksi/operasi, R&D, dan
manajemen HRD.
Dalam batas tertentu, taktik
fungsional menerjemahkan pemikiran
(strategi besar), menjadi tindakan
yang dirancang untuk menyelesaikan
sasaran-sasaran jangka pendek.

PERBEDAAN
PERBEDAAN STRATEGI
STRATEGI BISNIS
BISNIS
&
&
TAKTIK
TAKTIK FUNGSIONAL
FUNGSIONAL
Terdapat 3 hal fundamental dalam taktik fungsional dari strategi
bisnis atau korporat yaitu :
Kekhususan :
Taktik Fungsional lebih spesifik daripada strategi bisnis,
mengidentifikasi aktivitas-aktivitas spesifik yang akan dilakukan,
sedangkan strategi bisnis memberikan arahan umum.
Rentang Waktu :
Taktik fungsional mengidentifikasi aktivitas yang dilakukan saat ini,
sedangkan startegi bisnis berfokus terhadap aktivitas perusahaan
3- 5 tahun kedepan.
Para Peserta :
Taktik fungsional melibatkan manajer operasi, sedangkan startegi
bisnis melibatkan tanggung jawab manajer umum dari suatu
bisnis.

MEMBERDAYAKAN KARYAWAN BAGIAN OPERASI :


PERAN KEBIJAKAN
Pemberdayaan (Empowerment) adalah tindakan yang
memberikan hak dan fleksibilitas kepada seorang individu
atau tim untuk membuat keputusan dan melaksanakan
tindakan.
Kebijakan (policies) adalah arahan arahan yag dirancang
untuk memandu pemikiran, keputusan dan tindakan para
manajer beserta bawahanya dalam menrapkan strategi
perusahaan.

PROGRAM
PROGRAM KOMPENSASI
KOMPENSASI BONUS
BONUS

Pemberian opsi saham merupakan hak untuk membeli saham


pada masa depan pada harga yang ditentukan pada harga yang
ditentukan saat ini.

Program saham terbatas merupakan saham yang diberikan


kepada eksekutif yang dilarang untuk menjualnya selama periode
waktu tertentu.

Borgol Emas merupakan bonus yang tidak dibayarkan sekaligus,


namun melalui serangkaian pembayaran tahunan

Parasut emas merupakan para eksekutif memiliki hak untuk


mendapatkan bonus jika mereka kehilangan posisi karena phk,
pensiun atau resign.

Pembayaran tunai merupakan kompensasi bonus yang didasarkan


pada ukuran kinerja akuntasnsi seperti imbal hasil atas ekuitas.

STRUKTUR
STRUKTUR ORGANISASI
ORGANISASI
Struktur Organisasi mengacu pada peraturan formal dan
interaksi serta tanggung jawab atas tugas, orang dan sumber
daya dalam suatu organisasi.
Terdapat beberapa macam Struktur Organisasi diantaranya :
1.
2.
3.
4.
5.

Struktur Organisasi Sederhana (Simple Organizational


Structure)
Struktur Organisasi Fungsional
Struktur Organisasi Divisi
Struktur Organisasi Matriks
Struktur Tim Produksi (Product-Team Structure)

STRUKTUR
STRUKTUR ORGANISASI
ORGANISASI SEDERHANA
SEDERHANA
Stuktur

Oragnisasi yang terdapat seorang pemilik dan biasanya


hanya memiliki beberapa karyawan.
Perencanaan dari suatu tugas, tanggung jawab, dan komunikasi
sangat informal dan dicapai melalui pengawasan langsung.
Keunggulan
Memaksimalkan peran dari pemilik
Memungkinkan respon yang cepat terhdap perpindahan pasar
atau produk
Memiliki kemampuan untuk mengakomodasi permintaan
konsumen yang tidak biasa dan unik tanpa kesulitan koordinasi
yang berarti.
Kelemahan :
Ketergantungan perusahaan kepada pemilik sebagai titik pusat
dari semua keputusan dapat menghambat perkembangan
mendatang dari kemampuan manajer untuk melaksanakan
pekerjaannya, yang memungkinkan pemilik untuk memiliki waktu
sebagai seorang pengatur strategi.

STRUKTUR
STRUKTUR ORGANISASI
ORGANISASI FUNGSIONAL
FUNGSIONAL &
& DIVISI
DIVISI
Struktur

Organisasi Fungsional
Merupakan struktur dimana tugas, orang dan teknologi yang
dibutuhkan untuk menjalankan bisnis dibagi menjadi group-group
yang terpisah dengan prosedur yang semakin formal untuk
mengkoordinasikan dan mengintegrasikan aktivitas-aktivitas untuk
menghasilkan produk atau jasa.
Struktur Organisasi Divisi
Merupakan struktur dimana sekelompok unit atau divisi yang relatif
otonom diatur oleh suatu kantor pusat atau otonom, namun setiap
divisi memiliki operasi yang sesuai dengan spesialis fungsionalnya.

STRUKTUR
STRUKTUR ORGANISASI
ORGANISASI MATRIKS
MATRIKS &
& TIM
TIM -- PRODUK
PRODUK
Struktur Organisasi Matriks
Merupakan struktur dimana personel fungsional dan staf ditugaskan
ke suatu bidang fungsional dasar ataupun kepada seorang manajer
proyek atau produk.

Struktur Organisasi Tim Produk


Merupakan struktur yang menugaskan para manajer dan spesialis
fungsional ke suatu produk atau proyek atau tim proses baru yang
diberdayakan untuk membuat keputusan utama mengenai
produknya.

GAMBAR
GAMBAR STRUKTUR
STRUKTUR ORGANISASI
ORGANISASI FUNGSIONAL
FUNGSIONAL

GAMBAR
GAMBAR STRUKTUR
STRUKTUR ORGANISASI
ORGANISASI DIVISI
DIVISI

GAMBAR
GAMBAR STRUKTUR
STRUKTUR ORGANISASI
ORGANISASI MATRIKS
MATRIKS

GAMBAR
GAMBAR STRUKTUR
STRUKTUR ORGANISASI
ORGANISASI TIM
TIM PRODUK
PRODUK

MENCIPTAKAN
MENCIPTAKAN ORGANISASI
ORGANISASI VIRTUAL
VIRTUAL YANG
YANG
RESPONSIF
RESPONSIF
Organisasi Virtual
Merupakan jaringsn temporer yang terdiri atas perusahaanperusahaan independen, pemasok, pelanggan, subkontraktor
bersaing yang dihubungkan dengan teknologi informasi, guna
berbagi keahlian, akses ke pasar dan biaya.

Organisasi Responsif
Merupakan
organisasi
yang
mengidentifikasi
sekelompok
kapabilitas bisnis yang penting bagi operasi dengan tingkat
profitabilitas yang tinggi.

MENCIPTAKAN
MENCIPTAKAN ORGANISASI
ORGANISASI MODULAR
MODULAR
Organisasi Modular
Merupakan organisasi yang menyediakan produk atau jasa dengan
spesialis perusahaan yang berbeda dengan independen yang
kemudian dikumpulkan dialihdayakan guna menyumbang
aktivitas utama atau pendukung guna mencapai keberhasilan.
Pengalihdayaan
Memperoleh pekerjaan yang awalnya dilakukan oleh karyawan
dalam perusahaan, kemudan diperoleh dari sumber-sumber yang
berada di luar perusahaan.
Pengalihdayaan Proses Bisnis
Merupakan segmen industri jasa pengalihdayaan yang paling cepat
berkembang di dunia.
Aliansi Strategis
Merupakan perjanjian anatara kedua belah pihak atau lebih
perusahaan yang telah menyumbangkan kapabilitas dan sumber
daya untuk memperoleh manfaat dari hubungan bersama.

STRUKTUR
STRUKTUR TANPA
TANPA BATAS
BATAS
Perusahaan Tanpa Batas :
Struktur organisasi yang memperbolehkan seseorang untuk
berhubungan/berinteraksi dengan orang lain di dalam suatu
organisasi tanpa perlu menunggu sebuah hierarki untuk
mengatur hubungan tersebut dalam melewati batasan
fungsi, kerja, dan wilayah
Batasan Horizontal :
aturan tentang komunikasi, akses, dan protokol dalam
berhubungan dengan departemen, proses, atau fungsi yang
berbeda di dalam perusahaan
Batasan Vertikal :
pembatasan dalam interaksi, hubungan, dan akses di antara
personel
manajemen
dan
operasi;
antara
tingkat
manajemen yang berbeda; dan di antara bagian-bagian
organisasi yang berbeda seperti korporat versus unit divisi

STRUKTUR
STRUKTUR TANPA
TANPA BATAS
BATAS
Batasan Geografis :
Pembatasan dalam interaksi dan hubungan antara orangorang di dalam perusahaan berdasarkan pada lokasi fisik
yang berbeda, baik secara domestik atau global
Batasan Hubungan Eksternal :
aturan formal dan informal, lokasi, dan protokol yang
memisahkan dan/atau mendikte interaksi antara anggota
dari suatu organisasi dan mereka yang ada di luar organisasi
pelanggan, supplier, partner, regulator, rekan-rekan, dan
bahkan pesain.

ORGANISASI
ORGANISASI PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN SERBA
SERBA BISA
BISA
Organisasi pembelajaran :
Organisasi yang dibangun di sekitar ide bahwa organisasi
diatur sedemikian rupa sehingga dapat dimungkinkan
pembelajaran, untuk berbagi pengetahuan, untuk mencari
pengetahuan, dan untuk menciptakan kesempatan dalam
menciptakan pengetahuan baru.
Hal ini akan menciptakan suatu pasar dimana akan ada
pembelajaran tentang pasar tersebut daripada hanya
menempatkan suatu merek/brand ke pasar, atau mencari
sumber daya untuk dieksploitasi ke dalamnya.
Organisasi serba bisa :
struktur organisasi yang lebih dikenal akan kekurangannya
dalam struktur, dimana pengetahuan dan menempatkan
pengetahuan ke tempat yang tepat secara cepat adalah
kunci utama untuk organisasi.

KEPEMIMPINAN
KEPEMIMPINAN &
& BUDAYA
BUDAYA
John Kotter, seorang ahli yang dikenal dalam bidang
kepemimpinan, Ia mengatakan bahwa pimpinan merupakan
perkembangan dari peranan pimpinan didalam organisasi, Ia
membedakan pengertian antara manajemen dan pimpinan :
Manajemen
Mengenai bagaimana menangani hal-hal yang kompleks.
Pelaksanaan dan prosedur terutama untuk menanggapi
munculnya organisasi organisasi besar yang berkembang
sangat pesat di abad 20. Tanpa manajemen yang baik
perusahaan besar akan menjadi kacau, hal ini merupakan
ancaman terhadap berlangsungnya hidup perusahaanperusahaan tersebut.
Kepemimpinan
Adalah bagaimana menangani perubahan ,salah satu alasan
mengapa kepemimpinan menjadi sangat penting ,karena
pada tahun-tahun terakhir ini dunia bisnis telah menjadi
sangat kompetitif dan lebih cepat berubah .

KEPEMIMPINAN
KEPEMIMPINAN STRATEGIS
STRATEGIS
Tujuan Strategis
Merupakan suatu kesadaran yang jelas dari para pemimpin
akan kemana mereka ingin memimpin perusahaan dan hasil
yang diharapkan untuk tercapai.
Visi pemimpin
Merupakan suatu ekspresi dai kriteria atau karakter
sederhana yang dilihat oleh pemimpin untuk menjadikan
perusahaan seperti apa yang diinginkan dengan membangun
dan mempertahankan kepemimpinan global.
Pengembangan kepemimpinan
Merupakan usaha untuk membiasakan para pemimpin masa
depan dengan keahlian penting perusahaan untuk
mengembangkan para pemimpinan hebat.

BUDAYA
BUDAYA ORGANISASI
ORGANISASI
Merupakan sekelompok asumsi penting yang dipegang
bersama oleh anggota-anggota suatu organisasi.
Membentuk Budaya Organisasi dengan cara :
a. Elemen Kepemimpinan yang baik :
Menetapka visi, Pelaksanaan, Prinsip-Prinsipp, Ketekunan
merupakan cara penting sebagai wadah bagi pimpinan
untuk membentuk budaya organisasi.
b. Pimpinan membentuk budaya organisasi melalui
keinginananya untuk melahirkan dan seleksi serta
mengembangkan talenta-talenta manajer untuk pemimpin
yang akan datang.

PENGENDALIAN
PENGENDALIAN STRATEGIS
STRATEGIS
Merupakan usaha manajemen untuk melacak suatu stategi
saat dilaksanakan, medeteksi masalah-masalah serta
perubahan dalam asumsi serta membuat penyesuaianpenyesuaian yang diperlukan.
Terdapat 4 jenis pengendalian strategis yaitu :
1. Pengendalian Premis
2. Pengamatan Strategis
3. Pengendalian berupa peringatan khusus
4. Pengendalian atas implementasi
Pengendalian Premis
Digunakan untuk memeriksa secara sistematik dan
berkesinambungan atas asumsi yang mendasari dasar
strategi yang masih berlaku atau tidak
Terdapat 2 asumsi yaitu : Faktor Lingkungan atau Faktor
Industri.
.

PENGENDALIAN
PENGENDALIAN STRATEGIS
STRATEGIS
Pengamatan Strategis
Dirancang untuk memantau secara luas berbagai peristiwa
di dalam dan diluar perusahaan yang mungkin sekali
memepngaharui jalan strategisnya.

Pengendalian Peringatan Khusus


Pemikiran kembali terhadap strategi perusahaan secara
mendalam dan seringkali cepat

Pengendalian Implementasi
Bentuk pengendalian strategik
peristiwa sedang berlangsung.

yang

dilakukan

ketika

MERINGKAS
MERINGKAS METODE
METODE KARTU
KARTU KESEIMBANGAN
KESEIMBANGAN &
&
MENGINTEGRASIKAN
MENGINTEGRASIKAN STRATEGI
STRATEGI KONTROL
KONTROL
OPERASIONAL
OPERASIONAL
Kartu keseimbangan adalah suatu sistem pengendalian
manajemen tentang strategi, aksi, balasan kuantitatif
sebagai nilai strategis, pengaruh kompetensi utama,
kenyamanan konsumen dan balasan financial shareholders.
Pembelajaran dan pertumbuhan perspektif:
Bagaimana sebaiknya kita mengimprofisasi dan menilai
kreasi secara berlanjut ?
mengukur hubungan inovasi dan pembelajaran organisasi
dalam dimensi kepemimpinan.
Perspektif proses bisnis:
Apa yang dimaksud kompetensi dan area operasional yang
terbaik ?
Internal proses bisnis dan efektivitas keputusan sebagai
ukuran dari produktivitas

MERINGKAS
MERINGKAS METODE
METODE KARTU
KARTU KESEIMBANGAN
KESEIMBANGAN &
&
MENGINTEGRASIKAN
MENGINTEGRASIKAN STRATEGI
STRATEGI KONTROL
KONTROL
OPERASIONAL
OPERASIONAL
Perspektif Konsumen :
Bagaimana kenyamanan konsumen ?
Perspektif
kenyamanan
konsumen
adalah
pelayanan
perusahaan kepada konsumen dalam kerusakan, waktu
pengantaran, garansi, dan pengembangan produk dan
lainnya.
Perspektif Finansial :
Bagaimana kami dapat berbuat untuk shareholder ?
Perspektif finansial digunakan untuk pengukuran seperti
aliran dana, return on equity, penjualan dan pertumbuhan
pendapatan.

INOVASI
INOVASI
Secara perspektif umum definisi penemuan dan inovasi
yaitu:
a.

Penemuan merupakan penciptaan produk atau proses


baru melalui pengembangan pengetahuan baru atau
kombinasi baru dari pengetahuan yang telah ada.

b.

Inovasi merupakan komersialisasi awal penemuan


dengan menghasilkan dan menjual suatu produk, jasa,
atau proses baru.

Inovasi Inkremental merupakan perubahan penyesuaian


sederhana dalam suatu produk atau jasa.
Peningkatan
terus
menerus
merupakan
proses
menemukan cara-cara untuk meningkatkan serta menaikan
produk & proses dari suatu perusahaan.

KEWIRAUSAHAAN
KEWIRAUSAHAAN
Merupakan proses membawa ide-ide dan tindakan-tindakan
kreatif dan inovatif secara bersama-sama dengan keahlian
manajemen
dan
organisasi
yang
diperlukan
untuk
memobilisasi orang-orang, uang, dan sumber-sumber
operasi yang tepat untuk memenuhi sebuah kebutuhan
tertentu dan menciptakan kesejahteraan.
Tiga elemen Kewirausahaan:
1. Kesempatan atau Peluang
Pengusaha yang efektif mencoba untuk mengkonfirmasikan sebuah kesempatan yang ditetapkan oleh
apa yang diinginkan pelanggan
2. Tim Kewirausahaan
Tim kewirausahaan yang memiliki Kompetensi teknis
dan Keahlian manajemen bisnis
3. Sumber Daya
Uang dan waktu.

INTRAPRENEURSHIP
INTRAPRENEURSHIP
Merupakan proses atau upaya untuk mengidentifikasi,
mendorong, memungkinkan dan membantu terwujudnya
keriwausahaan
dalam
suatu
perusahaan
sehingga
menciptakan produk, jasa yang menjadi aliran pendapatan
utama serta sumber penghematan biaya bagi perusahaan.
Terdapat 10 faktor kebebasan intrapreneurship yaitu :
a. Pemilihan sendiri
b. Tidak ada pelepasan
c. Pelakulah yang memutuskan
d. Kelonggaran perusahaan
e. Akhiri Falsafah
f.
Toleransi terhadap risiko, kegagalan, dan kesalahan
g. Uang sabar
h. Bebas dari permasalahan batas-batas wilayah organisasi
i.
Tim Lintas Fungsional
j.
Pilihan yang banyak