Anda di halaman 1dari 1

Istirahat dan tidur

Istirahat merupakan keadaan relaks


Tan,pa adanya tekanan emosional,
bukan hanya dlm keadaan tidak
beraktivitas tetapi kondisi yang
membutuhkan ketenangan. Karakteristik istirahat
Narrow ( 1967 : 1645 )
1.Merasakan bahwa sesuatu dapat
diatasi
2.Merasa di terima
3.Mengetahui apa yang sedang terjadi4.Bebas dari
gangguan
ketidaknyamanan
5.Mempunyai sejumlah kepuasan
terhadap aktivitas yang
mempunyai tujuan
6.Mengetahui adanya bantuan
sewaktu memerlukan
tidur
Merupakan kebutuhan dasar
physiologis.
Ketidaksadaran seseorang yang
hanya dapat dibangunkan oleh
sensori yang tepat dan stimulus
( Guyton, 1981 : 679 ) Tujuan tidur
Mendapatkan kesegaran tubuh
Untuk penyembuhan
Diperlukan untuk meningkatkan
kesehatan status mental dan emosi
Mengistirahatkan keseimbangan antara
perbedaan-perbedaan bagian dari sistem
syaraf pusat.
Siklus tidur terjadi secara alami
Pusat di medula yaitu :
RAS (Reticular Activating System)
BSR (Bulbar Synchronizing
Region)
Biorithmus
Manusia dikontrol dari tubuhnya dan
faktor lingkungan, seperti : siang dan
malam. Gaya gravitasi atau stimulus
elektromagnetik.
Jenis tidur
REM ( Rapid Eye Movement )
Tidur REM adalah istirahat dalam
berfikir seseorang secara mental, untuk
belajar beradaptasi secara psychologis
dan memori (Harter ;1980 : 458 ) :
2. N. REM ( Non. Rem )
Tidur yang dalam, tidur penuh atau
tidur dengan gelombang lambat karena
gelombnag-gelombang pikiran tertidur
selama tidur NonRem
Lambat dari gelombang alpha dan betha
pada seseorang.
FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI TIDUR
Usia
Newborn
Tidur 14-18 jam sehari
paling banyak tahap III dan IV
NREM
Setiap siklus tidur berakhir 45 60
menit.
Infant
Tidur 12 14 jam sehari 20 30 % REM
Lebih banyak tidur pada malam hari ( 810 jam ) dan memiliki pola tidur siang.
Usia 12 bulan tidur siang 1 2 kali
Sehari
Toddler
Tidur 10 12 jam sehari, lebih
banyak tidur malam,tidur siang
berkurang.siklus bangun-tidur

normal mantap pada usia 2 3


tahun.
Preschool
Tidur kira-kira 11 jam pada malam
hari, 20 % REM. Tidur siang ke dua
hilang pada usia 3 tahun. Usia 5
tahun tidur siang ditinggalkan.
School-age child
Tidur 10 jam pada malam hari. 18,5 %
REM. Waktu tidur relatif tetap.
Adolescent
Tidur 8,5 jam sehari. Waktu tidur
relatif tetap.
Young Adult
Tidur 7-9 jam sehari. 20-25 % REM. 510 % tahap I NREM. 50 % tahap II
NREM.
Middle-aged Adult
Tidur 7 jam sehari, 20 % REM,
mungkin insomnia.
Eldery Adult
Tidur 6 jam sehari, 20 25 % REM,
tahap IV NREM menurun dan
kadang-kadang tidur ada. Peride REM
pertama lebih panjang. Sering
terbangun.
Penyakit yang dapat mempengaruhi tidur
Kegagalan hati : tertukarnya siang dan malam
Encefalitis : tertukarnya siang dan malam
Hipothyroidism : menurunkan NREM tahap IV
Depresi : menurunkan atau menaikkan REM
Hiperthyroidism : memperpanjang waktu untuk
memulai tidur
Peningkatan suhu : mengurangi tahap III dan IV
NREM dan REM.
C. Lingkungan
D. Nutrisi
E. Latihan
F. Stress
G. Obat-obatan
GANGGUAN
TIDUR
Sleep deprivation
Gangguan yang lama yang dapat
menyebabkan penurunan dalam
kualitas, kuantitas dan konsistensi
tidur menjadi sindrom yang disebut
sleep deprivation.
R EM dan NREM Deprivation
- Penyebab : semua penyebab di atas
- Tanda dan gejala :
Penurunan kemampuan memberikan
alasan ( penilaian ) dan
kemampuan untuk konsentrasi.
Tidak ada perhatian
Kelelahan yang dimanifestasikan
dengan pandangan yang kabur, mata
gatal, mual, sakit kepala.
Sulit melakukan aktivitas sehari0hari.
Kehilangan memori, kebingungan, illusi,
halusinasi penglihatan dan
pendengaran.
SLEEP DISORDERS
A. INSOMNIA
Adalah ketidakmampuan untuk
mencukupi kebutuhan tidur baik
kuantitas maupun kualitas.
B. Hipersomnia
yaitu tidur yang berlebihan, terutama pada siang
hari.
Hipersomnia psikofisiologis, seperti :
- gangguan psikiatrik ( depresi atau kecemasan )
- kerusakan sistem saraf pusat
- ginjal

- hati atau ganguan metabolisme ( asidosis diabetik


dan hipotiroidism).
C. Narkolepsi
Adalah serangan mengantuk yang
mendadak di siang hari, disebut
serangan tidur.
Penyebab adanya hambatan genetik pada
sistem syaraf pusat dimana REM tidak
dapat dikendalikan.
D. Sleep apnea
Sleep apnea adalah periode henti nafas
pada saat tidur.Terjadi pada :
Orang yang tidur ngorok
Sering terbangun malam
Tidur siang yang berlebihan
Insomnia
Sakit kepala pada pagi hari
Kemunduran intelektual
Lekas marah
D. Parasomnia
Merupakan kelompok perilaku
bangun yang tampak selama
tidur dan mempengaruhi tidur.
E. Night terror
Adalah bangun tiba-tiba dari tidurnya
( selama 1-10 menit)
Timbul dalam waktu 30-200 menit
sesudah onset tidur ( dalam tidur
NREM tahap III dan IV )
F. Nocturnal enuresis
o Terjadi pada anak setelah usia 3 tahun
o 2 kali dalam sebulan untuk anak umur 5 6
tahun
o 1 kali dalam sebulan untuk anak yang lebih
besar
o Anak laki-laki lebih sering dibandingkan
G. Sleep talking
Orang dari segala usia dapat berbicara
ketika tidur ( mengigau)
Berbicara terjadi sebelum tidur REM.
G. NOCTURNAL ERECTION
Pada masa remaja anak laki-laki mulai
mengalami nocturnal erection dan
mengeluarkan cairan ( mimpi basah )
beberapa kali dalam sebulan. Umumnya
terjadi selama tidur REM dan tidak
menimbulkan masalah masalah masalah
jika diberitahu bahwa itu normal.
h. Bruxism
Gigi gemeretak umumnya selama tidur
tahap II NREM.
Dapat merusak gigi sehingga perlu
dipasang pelindung.
PLANNING AND INTERVENTION TO
PROMOTE REST AND SLEEP
Tujuan keperawatan adalah untuk :
1. Mencegah kelelahan
2. Keseimbangan aktivitas dan tidur
3. Memulihkan energi (fisik)
4. Memulihkan mental dan emosi ke keadaan
baik /sehat.
PERENCANAAN
Dipertimbangkan pada lingkungan pasien :
- Kenyamanan / kesenangan
- Waktu/jadwal
- Pengobatan
Perawat yang bekerja minimal tidak
mengganggu stimulus. Kenyamanan termasuk
bebas dari sakit, posisi yang tepat, tempat
tidur bersih dan kering.