Anda di halaman 1dari 4

PATHWAY MALARIA

Meningkatkan keinginan
muntah
Hepatomegali
dan
Pemb
sp
Stimulasi
mekanoreseptor
glossopharyngeal
Peningkatan
intraabdomen
Mengaktifkan
pusat muntah
Menekan
saraf vagus
dan aferen tekanan
viceral
MUAL
Vektor anopheles
Menghisap darah penderita malaria
Menginfeksi hospes manusia sehat
Darah mengandung parasit bersirkulasi
menuju hati
ANSIETAS
Px khawatir dengan
kondisinya
Px tidak paham dan
tidak mengerti
mengenai penyakitnya
Px bertanya mengenai
penyakitnya

Darah mengandung parasit masuk ke


hati
Reaksi inflamasi (2)

Parasit melepaskan 18-12 merozoit ke


sirkulasi
Merozoit masuk ke sel RES limfa

Terjadi invasi parasit


di dalam tubuh

Merozoit lolos dari proses filtrasi dan


fagositosis
Menginfeksi eritrosit

DEFISIT
PENGETAHUAN

Pada fase skizogoni

MALARIA
Eritrosit lisis ketika parasit berkembang
biak
RISIKO
GANGGUAN
FUNGSI HATI

Umur hidup eritrosit memendek


Eritrosit dengan parasit
memicu makrofag
melepaskan TNF

Sekuenstrasi neutrofil
dalam pembuluh darah
paru
ARDS (acute respiratory
distress syndrome) (3)

Kadar Hb menurun
Sindrom anemia
(4)

Fagosit tidak dapat membedakan sel


darah yang terinfeksi atau tidak
terinfeksi

Gangguan
metabolisme
bilirubin

Hemolisis intravaskuler

Bilirubin beredar
dalam darah

Hemoglobinuria

Jaudiamce

Black water fever


(hemoglobin turut
diekskresikan melalui
urine, sehingga urine
menjadi hitam)
Kerja ginjal
menjadi berat
GGA (1)

GANGGUAN
CITRA TUBUH

Berada di bawah
permukaan kulit
Pruritus

Pasien menggaruk
kulitnya dengan
tidak berhati-hati

GANGGUAN
INTEGRITAS
KULIT

GGA (1)

Penurunan nafsu makan

GGA (1)

Penurunan fungsi
ginjal
Penurunan laju
filtrasi glomerulus

Penurunan kekuatan
Otot danotot
jaringan kekurangan energi
KELETIHAN
Suplai ATP ke otot dan Suplai
jaringan
ATP
lain
terfokus
menurun
kepada Mengga
proses
Cairan yang hilang tidak segera digantikan
Ginjal tidak mampu
mengekskresikan
hasil
RISIKO
KETIDAKSEIMBANGAN
VOLUME CAIRAN DAN ELEKTROLIT
metabolisme secara
maksimal
Peningkatan kadar
kreatinin dalam darah

Keh

Sindrom anemia (4)


Alveoli tidak dapat mengembang secara sempurna
POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF

KETIDAKEFEKTIFAN PERFUSI JARINGAN OTAK

Sel menjadi lemah

KELETIHAN
Tubuh menjadi mudah lelah

Kebutuhan O2 & energi di jaringan kurang terpenuhi

NUTRISI KURANG DARI KEBUTUHAN TUBUH

Tubuh kekurangan asupan nutrisi