Anda di halaman 1dari 3

PATHWAY AVIAN INFLUENZA (H5N1)

Avian Influenza
(Influenza A)
Menginfeksi unggas
Berkembang biak di
mukosa unggas
Manusia kontak dengan
unggas yang terinfeksi
Virus terhirup/
menginfeksi konjungtiva
(masuk melalui mukosa)
doplet infection

Virus menyebar di udara


dan debu yang kontak
dengan unggas

Manusia kontak dengan


udara dan debu yang
mengandung virus

Virus tertanam pada


membran mukosa
Virus terpajan mukoprotein
(mengandung asam sialat)
ANSIETAS

Asam sialat mengikat virus (2,3


linkage)

Px khawatir dengan
kondisinya

Virus melekat pada epitel


saluran nafas

Px tidak paham dan


tidak
mengerti
mengenai penyakitnya

INFEKSI H5N1

Px bertanya mengenai
penyakitnya

Terjadi replikasi 4-6 jam


Terjadi masa inkubasi virus

DEFISIT
PENGETAHUAN

Virus menyebar ke sel-sel


kolumner dan bersilia
Kadar virus terus meningkat di
dalam tubuh
Trombosit melakukan agregasi
melepaskan histamin, serotonin
dan braikinin
Reaksi inflamasi

Reaksi inflamasi (1)

Reaksi inflamasi (2)

Didukung dengan adanya


hasil laboratorium.

PK INFEKSI

Gangguan pada jalan nafas


KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALANHidung
NAFAStersumbat

Vasodilatasi sinusoid
Hidung menjadi gatal dan muncul refleks bersin dan batuk
Rhinorea
Kelenjar mukosa sel goblet hiperekskresi
Timbul Rhinitis
Peningkatan permeabilitasMemicu
kapiler terlepasnya histamin

Penurunan nafsu makan

RISIKO KETIDA

Reaksi inflamasi (2)

Inflamasi di membran
alveoli
Kerusakan membran
alveoli
Peningkatan permeabilitas
kapiler alveoli
Cairan berpindah ke dalam
intersitial
Terjadi kebocoran protein dan
cairan
Meningkatkan tekanan
osmotik intersitial
Edema paru
Aliran darah menurun, cairan
alveoli menurun
Merusak surfaktan
Merusak kemampuan sel
untuk memproduksi surfaktan
lagi
Alveoli
tidak
mengembang
sempurna

dapat
secara

POLA NAFAS TIDAK


EFEKTIF

Terjadi accute respiratory


distress syndrome

CO2 mudah melewati membran


alveoli

KETIDAKEFEKTIFAN
PERFUSI JARINGAN
OTAK
Penurunan kesadaran
Penurunan kadar
dalam darah

O2

Terjadi hipoksia jaringan

KETIDAKEFEKTIFAN
PERFUSI JARINGAN
PERIFER