Anda di halaman 1dari 78
PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG GO PUBLIC DI JAKARTA ISLAMIC INDEX TAHUN 2005-2006 SKRIPSI DIAJUKAN KEPADA FAKULTAS SYARI’AH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN DARI SYARAT-SYARAT MEMPEROLEH GELAR SARJANA STRATA SATU DALAM ILMU EKONOMI ISLAM Oleh : FAHMY FATHUDDIN 03390511 PEMBIMBING : 1. SUNARSIH, SE., M.Si. 2. SUNARYATI, SE., M.Si. PROGRAM STUDI KEUANGAN ISLAM FAKULTAS SYARI’AH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2008 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Sunarsih, SE., M.Si Dosen Fakultas Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Nota Dinas Hal : Skripsi Saudara Fahmy Fathuddin Kepada Yth ; Bapak Dekan Fakultas Syariah UIN Sunan Kalijaga Di_ Yogyakarta Assalamu'alaikum Wr. Wb Setelah membaca, meneliti dan mengoreksi serta menyarankan perbaikan seperlunya, menurut kami bahwa skripsi saudara : Nama : Fahmy Fathuddin NIM : 03390511 Judul : Prediksi Kebangkrutan Pada Perusahaan Pertambangan yang Go Public di Jakarta Islamic Index tahun 2005 - 2006 sudah dapat diajukan sebagai salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjana strata satu dalam Ilmu Ekonomi Islam pada Prodi Keuangan Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dengan ini kami mengharap agar skripsi saudara tersebut di atas dapat segera dimunaqasyahkan secepatnya. Untuk itu kami ucapkan terimakasih. Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Yogyakarta, 22 Januari 2008 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ii Sunaryati, SE., M.Si. Dosen Fakultas Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Nota Dinas Hal : Skripsi Saudara Fahmy Fathuddin Kepada Yth ; Bapak Dekan Fakultas Syariah UIN Sunan Kalijaga Di_ Yogyakarta Assalamu'alaikum Wr. Wb Setelah membaca, meneliti dan mengoreksi serta menyarankan perbaikan seperlunya, menurut kami bahwa skripsi saudara : Nama : Fahmy Fathuddin NIM : 03390511 Judul : Prediksi Kebangkrutan Pada Perusahaan Pertambangan yang Go Public di Jakarta Islamic Index tahun 2005 - 2006 sudah dapat diajukan sebagai salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjana strata satu dalam Ilmu Ekonomi Islam pada Prodi Keuangan Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dengan ini kami mengharap agar skripsi saudara tersebut di atas dapat segera dimunaqasyahkan secepatnya. Untuk itu kami ucapkan terimakasih. Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Yogyakarta, 22 Januari 2008 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta iii © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta iv SURAT PERNYATAAN Assalamu’alaikum Wr. Wb Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Fahmy Fathuddin NIM : 03390511 Jurusan-Prodi : Muamalah-Keuangan Islam Menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “ Prediksi Kebangkrutan Pada Perusahaan Pertambangan yang Go Public di Jakarta Islamic Index tahun 2005 2006” adalah benar-benar merupakan hasil karya penyusun sendiri, bukan duplikasi ataupun saduran dari karya orang lain kecuali pada bagian yang telah dirujuk dan disebut dalam foot note atau daftar pustaka. Dan apabila di lain waktu terbukti adanya penyimpangan dalam karya ini, maka tanggung jawab sepenuhnya ada pada penyusun. Demikian surat pernyataan ini saya buat agar dapat dimaklumi. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Yogyakarta, 22 januari 2008 13 muharram 1429 H Mengetahui, Ka. Prodi Keuangan Islam Penyusun Drs. A. Yusuf Khoiruddin, SE, M.Si NIP : 150 253 887 Fahmy Fathuddin NIM : 03390511 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta v ABSTRAKSI Keadaan perekonomian perusahaan pertambangan dari waktu ke waktu semakin tak menentu. Investasi di sektor pertambangan dinilai sebagai investasi yang berisiko tinggi, ini dinilai dengan semakin maraknya penambangan liar, konflik dengan warga setempat dan ketidakpastian menyangkut implementasi undang-undang otonomi daerah dan lain sebagainya. Masalah ini apabila tidak ditindak lanjuti akan berdampak buruk pada perusahaan-perusahaan tersebut, salah satunya akan terjadi kebangkrutan. Pokok masalah yang muncul adalah bagaimana posisi keuangan perusahaan pertambangan yang go public di Jakarta Islamic Index menurut klasifikasi Z-Score model Altman tahun 2005 - 2006. Penelitian ini menggunakan data Laporan keuangan perusahaan pertambangan yang go public di Jakarta Islamic Index yang diperoleh dari pojok bursa Universitas Islam Indonesia. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 7 perusahaan pertambangan yang go public di Jakarta Islamic Index selama dua tahun, yaitu tahun 2005 – 2006. Pada penelitian ini terdapat dua variabel yaitu rasio keuangan sebagai variable bebas (Independen) dan prediksi kebangkrutan sebagai variabel tidak bebas (dependen). Metode analisis data yang digunakan adalah Multivariate Discriminant Analysis Altman Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2005 dari 7 perusahaan yang ada terdapat 2 perusahaan yang diprediksi tidak bangkrut, yaitu PT Internasional Nickel Indonesia dan PT Tambang Batubara Bukit Asam. Kemudian 3 perusahaan dalam kondisi rawan, yaitu PT Perusahaan Gas Negara, PT Aneka Tambang dan PT Bumi Resources. Dan 2 perusahaan mengalami kebangkrutan, yaitu PT Energi Mega Persada dan PT Medco Energi Internasional. Sedangkan pada tahun 2006 terdapat 3 perusahaan yang tidak bangkrut, yaitu PT Internasional Nickel Indonesia, PT Aneka Tambang dan PT Tambang Batubara Bukit Asam. Kemudian 2 perusahaan dalam kondisi rawan, yaitu PT Perusahaan Gas Negara dan PT Bumi Resources. Dan 2 perusahaan mengalami kebangkrutan, yaitu PT Energi Mega Persada dan PT Medco Energi Internasional.. Perusahaan-perusahaan pertambangan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada tahun 2005 dan 2006 menurut klasifikasi Z-Score Altman masih terdapat perusahaan yang bangkrut. Namun dalam kenyataannya pada tahun 2005 dan 2006 perusahaan-perusahaan pertambangan yang dikategorikan bangkrut ternyata masih eksis dan masih terdaftar di Jakarta Islamic Index. Ini menunjukkan adanya asimetri informasi antara pihak manajemen dengan pihak investor. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta vi PERSEMBAHAN Aku Persembahkan Karya Tulis ini untuk : 1. Kampusku Tercinta Fakultas Syariah Program Studi Keuangan Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. 2. Kedua Orangtuaku, Bapak Drs. Sunarto dan Ibu Sumiyati BA tercinta yang selalu membimbingku agar menjadi anak yang berguna bagi masyarakat dan negara, dan senantiasa berjuang untuk kebahagiaan dan masa depanku. 3. Adikku tersayang Fetty Farhanny. 4. Seluruh keluarga besarku dan seluruh teman-temanku semuanya yang tak bisa ku tuliskan namanya satupersatu. Terimakasih ku ucapkan kepada kalian semua yang selalu memberikan motifasi kepadaku agar selalu melakukan hal yang terbaik. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta vii KATA PENGANTAR ‫ﺣﻴﻢ‬‫ﲪﻦ ﺍﻟﺮ‬‫ﺑﺴﻢ ﺍﷲ ﺍﻟﺮ‬ .‫ﺪﻩ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ‬‫ﺪﺍ ﻋﺒ‬‫ ﺍﺷﻬﺪ ﺃﻥ ﻻ ﺍﻟﻪ ﺍ ﹼﻻ ﺍﷲ ﻭﺃﺷﻬﺪ ﺃ ﹼﻥ ﳏﻤ‬.‫ﺏ ﺍﻟﻌﺎﳌﲔ‬  ‫ﺍﳊﻤﺪ ﷲ ﺭ‬ ‫ﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﺍﲨﻌﲔ‬‫ﻢ ﺻ ﹼﻞ ﻋﻠﻰ ﳏﻤ‬ ‫ﺍﻟﻠﹼﻬ‬ Alhamdulillah, puji syukur senantiasa selalu kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat, taufiq serta hidayah-Nya sehingga penulis akhirnya dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul berjudul “ Prediksi Kebangkrutan Pada Perusahaan Pertambangan yang Go Public di Jakarta Islamic Index tahun 2005 - 2006”. Ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu syarat dalam meraih gelar kesarjanaan di Jurusan Mu’amalah Program Studi Keuangan Islam Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selanjutnya shalawat serta salam tidak lupa kita haturkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarganya dan para sahabatnya, yang telah membawa kita dari makanan Qurma menjadi biscuit Roma, kendaraan Unta menjadi Mobil Toyota dan senantiasa akan membawa umatnya menuju surga Allah yang megah, Amin. Dalam penyelesaian segala aktivitas selalu saja ada keterlibatan pihakpihak lain, tak terkecuali dalam penyelesaian penyusunan skripsi ini. Oleh karena itu, serangkaian terimakasih penyusun kami haturkan kepada semua pihak yang terkait antara lain : 1. Drs. Yudian Wahyudi, MA., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Syari’ah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta viii 2. Sunarsih, SE, MSi., selaku Dosen pembimbing I yang telah banyak memberikan masukan dan arahan dalam penyusunan skripsi ini. 3. Sunaryati, SE, MSi., selaku Dosen pembimbing II yang juga telah memberikan masukan dan arahan dalam penyusunan skripsi ini. 4. Drs. Yusuf Khoiruddin SE, MSi., selaku Dosen Pembimbing Akademik dan Ketua Prodi Keuangan Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 5. Semua Dosen Program Studi Keuangan Islam yang telah berkenan memberikan ilmu dan pengetahuannya kepada kami hingga kami dapat menyelesaikan studi di kampus tercinta ini. 6. Bapak dan ibuku tercinta yang selalu memberikan dukungan, baik moril maupun materiil, terimakasih atas do’a, kasih sayang, cinta dan kesabaran yang selalu kalian berikan. 7. Teman-teman KUI angkatan 2003, yang telah mewarnai hari-hariku di kampus. 8. Semua pihak yang telah membantu kelancaran penyusunan skripsi yang tidak mungkin disebutkan satu per satu. Semoga Allah SWT akan membalas segala amal baiknya amin. Akhirnya dengan segala kekurangan dan kelemahan yang ada, penyusun berharap mudahmudahan skripsi ini bermanfaat. Amin. Yogyakarta, 22 januari 2008 13 muharram 1429 H Penyusun Fahmy Fathuddin NIM 03390511 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ix PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN Transliterasi kata-kata Arab yang dipakai dalam penyusunan skripsi ini berpedoman pada Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 158/1987 dan 0543b/U/1987. A. Konsonan Tunggal Huruf Arab Nama Huruf Latin Nama ‫ا‬ Alif Tidak dilambangkan Tidak dilambangkan ‫ب‬ ba’ b be ‫ت‬ ta’ t te ‫ث‬ sa’ š es (dengan titik di atas) ‫ج‬ jim j je ‫ح‬ ha’ h ha (dengan titik di bawah) ‫خ‬ kha kh ka dan ha ‫د‬ dal d de ‫ذ‬ zal z zet (dengan titik di atas) ‫ر‬ ra’ r er ‫ز‬ zai z zet ‫س‬ sin s es ‫ش‬ syin sy es dan ye ‫ص‬ sad s es (dengan titik di bawah) ‫ض‬ dad d de (dengan titik di bawah) ‫ط‬ ta t te (dengan titik di bawah) ‫ظ‬ za z zet (dengan titik di bawah) ‫ع‬ ‘ain ‘ koma terbalik di atas ‫غ‬ gain g ge ‫ف‬ fa f ef ‫ق‬ qaf q qi ‫ك‬ kaf k ka © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta x ‫ل‬ lam l ‘el ‫م‬ mim m ‘em ‫ن‬ nun n ‘en ‫و‬ wawu w w ‫ﻩ‬ ha’ h ha ‫ء‬ hamzah ‘ apostrof ‫ي‬ ya y ye B. Konsonan Rangkap Karena Syaddah ditulis Rangkap ‫ﺩﺓ‬‫ﻣﺘﻌﺪ‬ ditulis Muta’addidah ‫ﺓ‬‫ﻋﺪ‬ ditulis ‘iddah C. Ta’ marbutah di Akhir Kata 1. Bila dimatikan ditulis h ‫ةمكح‬ ditulis Hikmah ‫ةلع‬ ditulis ‘illah Ketentuan ini tidak diperlukan bagi kata-kata Arab yang sudah terserap dalam bahasa Indonesia, seperti salat, zakat dan sebagainya, kecuali bila dikehendaki lafal aslinya). 2. Bila diikuti dengan kata sandang ‘al’, maka ditulis dengan h. ‫ءايلؤالا ةمارك‬ ditulis Karamah al-auliya’ ‫رطفلاة اكز‬ © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ditulis xi Zakah al-fitri D. Vokal Pendek dan Penerapannya __َ__ Fathah ditulis __ِ__ Kasrah ditulis I __ُ__ Dammah ditulis U ‫ﻞ‬‫ﻓﻌ‬ Fathah ditulis fa’ala ‫ﺫﻛِﺮ‬ Kasrah ditulis ‫ﺐ‬  ‫ﻳﺬﻫ‬ Dammah a zukira ditulis Yazhabu E. Vokal Panjang 1 Fathah + alif ditulis ‫ﺎ‬‫ةيله ﺟ‬ 2 Fathah + ya’ mati ‫ﻰ‬‫ﺗﻨﺴ‬ 3 Kasrah + ya’ mati ‫ﻛﺮِﱘ‬ 4 Dammah + wawu mati ‫ﻭﺽ‬‫ﻓﺮ‬ a ditulis jahiliyyah ditulis ditulis A Tansa ditulis ditulis I karim ditulis ditulis U furud F. Vokal Rangkap 1 Fathah + ya mati ‫ﻨﻜﻢ‬‫ﺑﻴ‬ 2 Fathah + wawu mati ‫ﻝ‬‫ﹶﻗﻮ‬ © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta xii ditulis ditulis Ai Bainakum ditulis ditulis Au qaul G. Vokal Pendek yang Berurutan dalam Satu Kata dipisahkan dengan apostrof ‫متناا‬ Ditulis a'antum ‫تدعا‬ Ditulis u'iddat ‫مت ركش نئل‬ Ditulis lain syakartum H. Kata Sandang Alif + Lam Bila diikuti huruf Qamariyyah dan huruf Syamsiyyah maka ditulis dengan menggunakan huruf awal “al” ‫نا رقلا‬ ditulis al-Qur'an ‫سمشلا‬ ditulis al-Syams I. Penulisan Kata-kata dalam Rangkaian Kalimat Ditulis menurut penulisannya. ‫ضورفلا يوذ‬ ditulis zawi al-furud ‫ﺔ له ا‬‫ﺍﻟﺴﻨ‬ ditulis ahl al-sunnah © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta xiii DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ………………………………………………… i NOTA DINAS PEMBIMBING………………………………………. ii PENGESAHAN ……………………………………………………… iv SURAT PERNYATAAN…………………………………………….. v ABSTRAK……………………………………………………………. vi HALAMAN PERSEMBAHAN………………………………………. vii KATA PENGANTAR………………………………………………… viii PEDOMAN TRANSLITERASI………………………………………. x DAFTAR ISI………………………………………………………….. xiv DAFTAR TABEL…………………………………………………….. xvii BAB I : PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah………………………………… 1 B. Pokok Masalah………………………………………….. 3 C. Tujuan dan Kegunaan…………………………………… 3 D. Telaah Pustaka…………………………………………... 4 E. Kerangka Teori………………………………………... .. 7 F. Metode Penelitian ……………………………………… 10 G. Sistematika Pembahasan………………………………... 15 BAB II : LANDASAN TEORI A. Laporan Keuangan 1. Pengertian Laporan Keuangan……………………… 18 2. Tujuan Laporan Keuangan………………………….. 19 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta xiv 3. Manfaat Laporan Keuangan………………………… 21 4. Bentuk Laporan Keuangan…………………………. 22 B. Analisis Rasio Keuangan 1. Rasio Likuiditas…………………………………….. 27 2. Rasio Aktivitas……………………………………… 28 3. Rasio Solvabilitas…………………………………… 31 4. Rasio Profitabilitas………………………………….. 32 5. Rasio Pasar………………………………………….. 33 C. Kebangkrutan 1. Pengertian Kesulitan Keuangan/ kebangkrutan……. 35 2. Penyebab Kesulitan Keuangan…………………….. 37 3. Alternatif Perbaikan Kesulitan Keuangan…………. 38 4. Prediksi Kebangkrutan…………………………….. 39 D. Proses penyaringan perusahaan di JII……………..…… 44 BAB III : PROFIL PERUSAHAAN Perusahaan pertambangan yang konsisten di JII tahun 2005-2006 1. PT. International Nickel Indonesia Tbk………………… 51 2. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk……………… 56 3. PT Aneka Tambang Tbk……………………………….. 59 4. PT Bumi Resources Tbk……………………………….. 62 5. PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk…….. 64 6. PT Energi Mega Persada………………………………. 68 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta xv 7. PT Medco Energi Internasional Tbk……………..…….. 71 BAB IV : ANALISIS DATA 1. PT. International Nickel Indonesia Tbk………………… 74 2. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk…………….... 75 3. PT Aneka Tambang Tbk……………………………….. 76 4. PT Bumi Resources Tbk……………………………….. 77 5. PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk…….. 78 6. PT Energi Mega Persada………………………………. 80 7. PT Medco Energi Internasional Tbk……………..……. 81 BAB V : PENUTUP A. Kesimpulan…………………………………………….. 85 B. Saran-saran…………………………………………….. 87 DAFTAR PUSTAKA………………………………………. 89 LAMPIRAN-LAMPIRAN © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta xvi DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1.1 Klasifikasi Z-Score……. ….…………………………………... 13 Tabel 2.1 Matrik kesulitan keuangan dan kebangkrutan..………………… 37 Tabel 2.2 Proses penyaringan Emiten Jakarta Islamic Index..…………... 48 Tabel 4.1 Klasifikasi Z-Score PT. International Nickel Indonesia Tbk…... 74 Tabel 4.2 Klasifikasi Z-Score PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk... 75 Tabel 4.3 Klasifikasi Z-Score PT Aneka Tambang Tbk………………….. 76 Tabel 4.4 Klasifikasi Z-Score PT Bumi Resources Tbk………………….. 78 Tabel 4.5 Klasifikasi Z-Score PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk…. 79 Tabel 4.6 Klasifikasi Z-Score PT Energi Mega Persada………………… 80 Tabel 4.7 Klasifikasi Z-Score PT Medco Energi Internasional Tbk…….. 82 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta xvii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pada tahun 2000 diperkirakan hanya segelintir kecil investasi baru yang akan masuk ke sektor pertambangan di Indonesia. Berbeda dengan sebelumnya, investasi di sektor pertambangan kini dinilai sebagai investasi yang berisiko tinggi. Demikian dikemukakan para analis dan kalangan industri pertambangan. Selain maraknya penambangan liar, konflik dengan warga setempat dan ketidakpastian menyangkut implementasi undang-undang otonomi daerah, juga membuat hanya investor asing pemberani yang akan masuk dan menganggap Indonesia masih menarik. Kondisi ini merupakan pukulan baru bagi Indonesia, yang sebelumnya dinilai sebagai tujuan investasi pertambangan paling menjanjikan di dunia. Padahal, banyak pengamat berharap sektor pertambangan bisa menjadi sektor pemicu bagi perekonomian untuk bangkit, setelah krisis moneter tahun 1997.1 Selain itu perusahaan pertambangan dunia masih memandang kondisi investasi di Indonesia tidak sebaik negara-negara lain di dunia. Ini mengacu pada rendahnya tingkat pengeluaran eksplorasi di Indonesia, yakni kurang dari 1,5% 1 Dow Jones, “Investor tak Acuhkan Sektor Pertambangan Indonesia”, http://www.kompas.com/kompas-cetak/0006/12/ekonomi/invs14.htm, akses 5 Agustus 2007. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 1 dari kenaikan tingkat pengeluaran eksplorasi global sebesar 58% dari tahun 2003 ke 2004.2 Hal ini yang patut diprihatinkan karena keberhasilan jangka panjang industri pertambangan bergantung pada investasi baru. Hingga tahun 2004, kontribusi pertambangan mineral terhadap perekonomian negara belum terlalu signifikan dan justru merusak lingkungan. Pelanggaran hak asasi manusia bahkan terjadi seiring konflik yang melibatkan masyarakat adat. Pemerintah perlu mengevaluasi bahwa kehadiran usaha tambang tidak merugikan masyarakat secara ekonomis, sosial, budaya, dan lingkungan hidup. Masalah ini apabila tidak ditindak lanjuti akan berdampak buruk pada perusahaan-perusahaan tersebut, salah satunya akan terjadi kebangkrutan. Kebangkrutan merupakan persoalan yang serius dan memakan biaya, maka jika ada early warning system yang bisa mendeteksi potensi kebangkrutan sejak awal, manajemen akan sangat terbantu. Manajemen bisa melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan sedini mungkin untuk menghindari kebangkrutan. Model prediksi kebangkrutan yang digunakan adalah model Multivariate Discriminant Altman yang menggunakan alat Z Score. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka penulis tertarik untuk meneliti dan menggali lebih jauh tentang prediksi kebangkrutan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada tahun 2005 2006. Maka penulis akan melakukan penelitian dengan judul PREDIKSI 2 “Investasi Pertambangan Buruk”,http://www.suaramerdeka.com/harian/0601/23/eko12.htm, akses 29 Januari 2008. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2 KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG GO PUBLIC DI JAKARTA ISLAMIC INDEX TAHUN 2005 - 2006. B. Pokok Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, maka pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana posisi keuangan perusahaan pertambangan yang go public di Jakarta Islamic Index tahun 2005 – 2006 menurut klasifikasi Z-Score model Altman. C. Tujuan dan Kegunaan Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan posisi keuangan perusahaan pertambangan yang go public di Jakarta Islamic Index tahun 2005 2006 menurut klasifikasi Z-Score model Altman. Sedangkan kegunaan penelitian ini adalah : 1. Bagi Praktisi Dapat memberikan manfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (pemilik perusahaan, investor, manajer, kreditur/banker, pemerintah dan masyarakat) tentang prediksi kebangkrutan perusahaan sehingga kebangkrutan dapat diantisipasi sebelumnya. 2. Bagi Akademis Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan informasi bagi penelitian lain yang berkaitan dengan © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 3 penelitian ini. Selain itu dapat menambah referensi perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai wahana menggali ilmu pengetahuan khususnya mengenai prediksi kebangkrutan sebuah perusahaan. D. Telaah Pustaka Beberapa penelitian yang pernah dilakukan dalam memprediksi kebangkrutan dengan model Altman adalah : Penelitian yang dilakukan oleh Ardhiansyah Purwandoko merupakan penelitian yang berbentuk studi kasus dengan judul Analisis Potensi Kebangkrutan Perusahaan Berdasarkan Penerapan Analisis Diskriminan Altman (Z-Score). Studi Pada Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Tercatat di Bursa Efek Jakarta Periode 1999-2001”. Data yang digunakan adalah 21 perusahaan makanan dan minuman yang mencatatkan diri di Bursa Efek Jakarta. Hasil analisis dengan menggunakan data laporan keuangan 21 perusahaan makanan dan minuman per 31 Desember 1999-2001, menunjukkan bahwa pada tahun 1999, terdapat 47,62% (10) perusahaan dalam kondisi bangkrut, 19,05% (4) perusahaan dalam kodisi grey area, dan 33,33% (7) perusahaan dalam kondisi sehat. Pada tahun 2000, terdapat 61,90% (13) perusahaan dalam kondisi bangkrut, 19,05 % (4) perusahaan dalam kondisi gray area, dan 19,05% (4) perusahaan dalam kondisi sehat. Sedangkan pada tahun 2001, terdapat 71,43% (15) perusahaan dalam kondisi bangkrut, 9,52% (2) perusahaan dalam kondisi grey area, dan 19,05% (4) perusahaan dalam kondisi sehat. Selama periode penelitian pada © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 4 umumnya nilai Z-Score perusahaan makanan dan minuman mengalami naik turun dari tahun ke tahun, begitu juga ada yang cenderung untuk turun terus menerus. Naik turunnya nilai Z disini dipengaruhi oleh variabel X1 sampai dengan variabel X5.3 Dwi Haryati meneliti tentang analisis prediksi kebangkrutan pada perusahaan Chemical and Allied Products yang go public di Bursa Efek Jakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi perusahaan Chemical and Allied Products yang go public di Bursa Efek Jakarta pada tahun 1999 – 2001 dalam kondisi yang mengkhawatirkan, di mana tahun 1999 dari 9 perusahaan yang diteliti, 5 perusahaan dalam kondisi bangkrut, 3 perusahaan dalam kondisi grey area dan hanya 1 perusahaan yang tidak mengalami kebangkrutan. Pada tahun 2000 dari 9 perusahaan yang diteliti, 7 perusahaan dalam kondisi bangkrut, 1 perusahaan dalam kondisi grey area dan hanya 1 perusahaan yang tidak mengalami kebangkrutan. Sedangkan tahun 2001 dari 9 perusahaan yang diteliti, 3 perusahaan dalam kondisi bangkrut, 4 perusahaan dalam kondisi grey area dan hanya 2 perusahaan yang tidak mengalami kebangkrutan. Jadi dapat disimpulkan 3 Ardhiansyah Purwandoko,” Analisis Potensi Kebangkrutan Perusahaan Berdasarkan Penerapan Analisis Diskriminan Altman (Z-Score) pada perusahaan makanan dan minuman yang mencatatkan diri di Bursa Efek Jakarta,”http://library.Gunadarma.ac.id/ go.php?id=jiptumm-gdl-S12003-ardhiansyah-930., akses 6 Agustus 2007. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 5 bahwa dari tahun 1999 – 2001 hanya ada empat perusahaan yang mengalami kebangkrutan.4 Kartikasari pada tahun 2006 meneliti tentang analisis prediksi kebangkrutan dengan metode Discriminant Altman pada perusahaan tekstil yang go public di Bursa efek Jakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi perusahaan tekstil yang go public di Bursa efek Jakarta memiliki tingkat probabilitas kebangkrutan yang tinggi dan dalam kondisi yang menghawatirkan. Dari 9 perusahaan yang diteliti, 6 di antaranya berada dalam kondisi bangkrut, bahkan 3 dari 6 perusahaan tersebut memiliki nilai Z–Score yang negatif. Selama tahun 2000 – 2004 hanya 1 perusahaan yang tidak bangkrut. Pada umumnya perusahaan mengalami permasalahan yang begitu komplek, baik dari kesulitan likuiditas maupun permasalahan-permasalahan lainnya.5 Hal yang membedakan dengan penelitian sebelumnya terletak pada objek yang akan diteliti. Penelitian-penelitian sebelumnya dilakukan pada perusahaanperusahaan konvensional yang ada di Bursa Efek Jakarta dan pada perusahaan perbankan. Sedangkan dalam penelitian ini subyeknya adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di pasar modal syariah yaitu di Jakarta Islamic Index. 4 Dwi Haryati,”Analisis prediksi kebangkrutan pada perusahaan Chemical and Allied Products yang go public di Bursa Efek Jakarta,”skripsi strata satu Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (2004), hlm.Abstraksi. 5 Kartikasari,” Analisis prediksi kebangkrutan dengan metode Discriminant Altman pada perusahaan tekstil yang go public di Bursa efek Jakarta,” skripsi strata satu Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (2006), hlm.Abstraksi. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 6 E. Kerangka Teoritik Laporan keuangan adalah proses dasar akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat berkomunikasi antara data keuangan/ aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data aktivitas perusahaan.6 Sedangkan menurut Bambang, laporan keuangan adalah ikhtisar mengenai keadaan suatu perusahaan dimana neraca (balance sheet) mencerminkan nilai aktiva, hutang, modal sendiri pada suatu saat tertentu dan laporan rugi laba (income statement) mencerminkan hasil yang dicapai selama periode tertentu, yang biasanya meliputi periode satu tahun.7 Laporan keuangan perusahaan bertujuan meringkas kegiatan dan hasil dari kegiatan tersebut untuk jangka waktu tertentu. Sedangkan laporan keuangan dapat bermanfaat bagi beberapa pihak, baik pihak intern perusahaan maupun pihak ekstern perusahaan. Bentuk laporan keuangan : 1. Neraca adalah laporan keuangan yang secara sistematis menyajikan posisi keuangan perusahaan pada suatu saat tertentu.8 2. Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang secara sistematis menyajikan hasil usaha perusahaan dalam rentang waktu tertentu.9 6 Munawir S, Analisis Laporan Keuangan,edisi 4 ( Yogyakarta : Liberty,1995), hlm. 2. 7 Bambang Riyanto, Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan (Yogyakarta : BPFE UGM, 1993), hlm. 327. 8 Slamet Sugiri dan Bogat Agus Riyono, Akuntansi Pengantar 1 (Yogyakarta : UPP AMP YKPN, 2002), hlm. 23. 9 Ibid., hlm. 33. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 7 3. Laporan arus kas menyajikan secara sistematis informasi tentang penerimaan dan pengeluaran kas selama satu periode tertentu.10 Rasio-rasio keuangan dihitung dengan menggunakan angka-angka di neraca dengan atau angka-angka pada laporan laba rugi. Ada lima jenis rasio yang sering digunakan :11 1. Rasio Likuiditas. Adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek. 2. Rasio Aktivitas. Adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan menggunakan asetnya dengan efisien. 3. Rasio Utang/Leverage. Adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi total kewajibannya. 4. Rasio Keuntungan/ profitabilitas. Adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan mengahsilkan profitabilitas. 5. Rasio Pasar. Adalah rasio yang mengukur prestasi pasar relatif terhadap nilai buku, pendapatan, atau dividen. Perusahaan tidak selalu berjalan sesuai dengan rencana, pada situasi tertentu perusahaan mungkin akan mengalami kesulitan keuangan yang ringan seperti mengalami kesulitan likuidasi. Jika tidak diselesaikan dengan benar, 10 Ibid., hlm. 45. 11 Mamduh M. Hanafi, Manajemen Keuangan,edisi 2004/2005 (Yogyakarta : BPFE,2005), hlm. 36 - 37. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 8 kesulitan kecil tersebut bisa berkembang menjadi kesulitan yang lebih besar dan bisa sampai pada kebangkrutan.12 Kebangkrutan adalah kesulitan keuangan yang sangat parah sehingga perusahaan tidak mampu untuk menjalankan operasi perusahaan dengan baik. Pengertian kebangkrutan dapat dilihat dari pendekatan aliran dan pendekatan stok. Dengan menggunakan pendekatan stok, perusahaan bisa dinyatakan bangkrut jika total kewajiban melebihi total aktiva. Dengan menggunakan pendekatan aliran, perusahaan akan bangkrut jika tidak bisa menghasilkan aliran kas yang cukup. Dari sudut pandang stok, perusahaan bisa dinyatakan bangkrut meskipun mungkin masih menghasilkan aliran kas yang cukup, atau mempunyai prospek yang baik dimasa mendatang.13 Kebangkrutan dapat diprediksi dengan menggunakan data rasio keuangan. Dalam memprediksi kebangkrutan dengan rasio keuangan dapat menggunakan analisis univariate dan analisis multivariate. Analisis univariate dilakukan dengan melihat variabel keuangan yang diperkirakan mempengaruhi atau berkaitan dengan kebangkrutan, dengan menganalisis terpisah (untuk setiap variabelnya).14 Sedangkan analisis multivariate menggunakan dua variabel atau lebih secara bersama-sama ke dalam satu persamaan.15 Analisis ini bisa dipakai untuk 12 Ibid. ,hlm. 637. 13 Ibid., hlm. 638. 14 Ibid., hlm. 655. 15 Ibid., hlm. 656. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 9 menghilangkan kelemahan analisis univariate yang mempunyai kemungkinan konflik antar variabel. Model prediksi kebangkrutan multivariate yang cukup terkenal dan menjadi pioner adalah model kebangkrutan yang dikembangkan oleh Altman pada tahun 1969. dengan menggunakan teknik statistik analisis diskriminan F. Metodologi Penelitian 1. Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan adalah penelitian arsip (archival research), yaitu penelitian terhadap fakta yang tertulis (dokumen) atau berupa arsip data. Dokumen atau arsip yang diteliti berdasarkan sumbernya dapat berasal dari data internal, yaitu : dokumen, arsip dan catatan orisinil yang diperoleh dari suatu organisasi atau berasal dari data eksternal, yaitu publikasi data yang diperoleh melalui orang lain.16 2. Sifat Penelitian Penelitian ini bersifat korelasional (correlational research), yaitu tipe penelitian dengan karakteristik masalah berupa hubungan korelasional antara 16 Nur Indriantoro dan (Yogyakarta:BPFE,2002), hlm. 3. Bambang © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 10 Supomo, Metodologi Penelitian Bisnis, dua variabel atau lebih.17 Dalam hal ini variabel independent mempunyai pengaruh, yaitu diduga dapat mempengaruhi variabel dependen. 3. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.18 Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.19 Sampel dalam penelitian ini berjumlah 7 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index selama dua tahun, yaitu tahun 2005 – 2006. 4. Teknik Pengumpulan Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data yang diambil secara tidak langsung dari sumbernya melainkan diperoleh 17 Ibid., hlm. 26. 18 Sugiono, Metodologi Penelitian Administrasi (Bandung:Alfabeta,1997), hlm. 57. 19 Ibid., hlm. 58. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 11 dari pihak kedua atau pihak ketiga dengan mempelajari buku-buku laporan keuangan dari objek yang diteliti.20 Data yang akan dianalisis tersebut tidak diperoleh dari perusahaan yang terkait, melainkan diperoleh dari pojok bursa Universitas Islam Indonesia. 5. Teknik Analisis Data Dalam memprediksi kebangkrutan menggunakan analisis multivariate, yaitu menggunakan dua variabel atau lebih secara bersama-sama ke dalam satu persamaan.21. Model tersebut menggunakan teknik statistik analisis diskriminan, dan Persamaan tersebut adalah :22 Z = 0,717 X1 + 0,847 X2 + 3,107 X3 + 0,42 X4 + 0,998 X5 Di mana X1 = (Aktiva Lancar – Utang Lancar) / Total Aktiva X2 = Laba yang Ditahan / Total Aset X3 = Laba sebelum Bunga dan Pajak / Total Aset X4 = Nilai buku Saham Biasa dan Saham Preferen / Nilai Buku Total Utang X5 = Penjualan / Total Aset 20 Nur Indriantoro dan Bambang Supomo, Metodologi Penelitian Bisnis, hlm. 147. 21 Ibid., hlm. 656. 22 Ibid., hlm. 657. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 12 a Nilai Z kritis ditemukan 1,2. Hal ini berarti jika suatu perusahaan mempunyai nilai Z di atas 1,2 maka perusahaan diperkirakan tidak mengalami kebangkrutan dan sebaliknya. Tabel 1.1 Klasifikasi Z-Score Klasifikasi Tidak bangkrut Bangkrut Daerah rawan Dengan nilai buku > 2,90 < 1,2 1,20 – 2,90 Sumber : Mamduh M. Hanafi dan Abdul Halim, Analisis Laporan Keuangan, edisi kedua, (Yogyakarta:UPP AMP YKPN,2005), hlm. 288 6. Variabel Analisis Data Adapun variabel-variabel yang digunakan dalam analisis prediksi kebangkrutan dengan model Multivariate Discriminant Altman adalah rasio keuangan sebagai variabel bebas (Independen) dan prediksi kebangkrutan sebagai variabel tidak bebas (dependen). a. Modal kerja / total aktiva Rasio ini merupakan salah satu rasio likuiditas yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Hasil tersebut dapat negatif bila aktiva lancar lebih kecil dari pada hutang lancar. b. Laba ditahan / total aktiva Laba ditahan adalah rekening yang menunjukkan akumulasi jumlah laba yang diinvestasikan kembali atau mengukur akumulasi modal laba saham © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 13 perusahaan beroperasi. Umur perusahaan berpengaruh terhadap rasio tersebut, karena semakin lama perusahaan beroperasi memungkinkan untuk memperlancar akumulasi laba ditahan . Hal tersebut menyebabkan perusahaan yang masih relatif muda pada umumnya menunjukkan hasil rasio tersebut yang rendah, kecuali yang labanya sangat besar pada awal masa berdirinya. c. Laba sebelum bunga dan pajak / total aktiva Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan ketika menghasilkan laba dari aktiva yang digunakan. Rasio ini merupakan kontribusi terbesar dari model tersebut. Beberapa indikator yang dapat digunakan ketika mendeteksi adanya masalah pada kemampuan profitabilitas perusahaan, diantaranya piutang dagang meningkat, penjualan menurun, dan lain-lain. d. Nilai buku saham biasa dan saham preferen / nilai buku total hutang Modal yang dimaksud adalah gabungan nilai pasar dari modal biasa dan saham preferen, sedangkan hutang mencakup hutang lancar dan hutang jangka panjang. e. Penjualan / total aktiva Rasio ini mengukur kemampuan manajemen dalam menggunakan aktiva untuk menghasilkan penjualan, juga bisa mengukur kemampuan manajemen dalam menghadapi persaingan. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 14 G. Sistematika Pembahasan Penulisan penelitian ini dibagi menjadi lima bab dan terdiri dari sub bab dengan sistematika sebagai berikut Bab pertama berisi tentang pendahuluan untuk mengantar skripsi secara keseluruhan. Bab ini terdiri dari delapan sub bab, yaitu latar belakang masalah yang menguraikan alas an dan motivasi untuk melakukan penelitian. Selanjutnya pokok masalah sebagai inti permasalahan yang akan dicarikan jawabannya melalui penelitian ini. Tujuan dan kegunaan penelitian ini adalah untuk apa penelitian ini dilakukan dan bermanfaat untuk siapa, sedangkan telaah pustaka menguraikan tentang tinjauan terhadap studi dan penelitian sebelumnya. Kerangka teoritik mengulas teori-teori yang mendasari penelitian ini. Metodologi penelitian menjelaskan metodologi yang akan digunakan dalam penelitian ini, dan yang terakhir adalah sistematika pembahasan. Bab kedua membahas tentang landasan teori. Pembahasan ini akan membahas tentang teori-teori yang agak meluas tentang laporan keuangan, analisis rasio keuangan kebangkrutan dan mekanisme pemilihan perusahaan masuk Jakarta Islamic index. Bab ketiga akan membicarakan objek penelitian, yaitu gambaran umum tentang perusahaan-perusahaan pertambangan yang terdaftar di Jakarta Islamic index tahun 2005 - 2006. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 15 Bab keempat berisi analisis data yaitu yaitu menjelaskan posisi keuangan dan mengklasifikasikannya menurut klasifikasi Z-Score . Bab lima sebagai akhir dari penulisan ini berisi penutup yang meliputi kesimpulan dari hasil penelitian dan saran-saran. H. Rencana Dafar Isi BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah B. Pokok Masalah C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian D. Telaah Pustaka E. Kerangka Teori F. Metodelogi Penelitian 1. Jenis Penelitian 2. Sifat Penelitian 3. Populasi dan Sampel Penelitian 4. Teknik Pengumpulan Data 5. Teknik Analisis Data 6. Variabel Analisis Data G. Sistematika Pembahasan © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 16 BAB II. LANDASAN TEORI A. Pengertian Laporan Keuangan B. Analisis Rasio Keuangan C. Kebangkrutan D. Mekanisme Pemilihan Perusahaan masuk Jakarta Islamic Index BAB III. PROFIL PERUSAHAAN Profil Perusahaan Pertambangan yang listing di JII tahun 2005-2006 BAB IV. ANALISIS DATA A. Pengujian Z Score BAB V. PENUTUP A. Kesimpulan B. Saran DAFTAR PUSTAKA © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 17 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data tentang posisi keuangan perusahaan pertambangan yang go public di JII menurut klasifikasi Z-Score model Altman. dapat disimpulkan bahwa kondisi perusahaan pertambangan yang go public di JII antara tahun 2005 – 2006 dalam kondisi yang tidak menentu, di mana tahun 2005 dari 7 perusahaan yang ada, 2 dalam kondisi tidak bangkrut, yaitu PT Internasional Nickel Indonesia dan PT Tambang batubara bukit asam. Perusahaan dinilai mampu mengatasi masalah likuiditas, profitabilitas, solvabilitas dan aktifitas. Kemudian 3 dalam kondisi rawan, yaitu PT Perusahaan gas Negara, PT Aneka Tambang dan PT Bumi Resources. Penyebabnya antara lain kurang mampunya dalam menangani masalah likuiditas, profitabilitas, solvabilitas dan aktifitas. Dan yang terakhir 2 perusahaan dalam kondisi bangkrut yaitu PT Energi Mega Persada dan PT Medco Energi Internasional. Perusahaan dinilai tidak mampu mengatasi profitabilitas, likuiditas, solvabilitas dan aktifitas. Sedangkan tahun 2006 dari 7 perusahaan yang ada, 3 dalam kondisi tidak bangkrut, yaitu PT Internasional Nickel Indonesia, PT Aneka Tambang dan PT Tambang batubara bukit asam. Perusahaan dinilai mampu mengatasi masalah likuiditas, profitabilitas, solvabilitas dan aktifitas. Kemudian 2 perusahaan dalam © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 85 kondisi rawan, yaitu PT Perusahaan gas Negara dan PT Bumi Resources. Penyebabnya antara lain kurang mampunya dalam menangani masalah likuiditas, profitabilitas, solvabilitas dan aktifitas. Dan yang terakhir 2 perusahaan dalam kondisi bangkrut yaitu PT Energi Mega Persada dan PT Medco Energi Internasional. Perusahaan dinilai tidak mampu mengatasi profitabilitas, likuiditas, solvabilitas dan aktifitas. Perusahaan-perusahaan pertambangan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada tahun 2005 dan 2006 menurut klasifikasi Z-Score Altman masih terdapat perusahaan yang bangkrut. Namun dalam kenyataannya pada tahun 2005 dan 2006 perusahaan-perusahaan pertambangan yang dikategorikan bangkrut ternyata masih eksis dan masih terdaftar di Jakarta Islamic Index. Ini menunjukkan adanya asimetri informasi antara pihak manajemen dengan pihak investor. Pihak manajemen mungkin mengetahui adanya kebangkrutan, namun dipihak lain investor tidak memperhatikan itu, mereka mungkin melihat dari tingginya transaksi saham. Investor mengira saham yang paling aktif, bagus untuk investasi. Untuk itu para investor banyak yang tertarik dengan perusahaan tersebut. Maka perusahaan yang tergolong bangkrut dapat kembali masuk ke Jakarta Islamic Index dengan melihat proses penyaringan emiten pada tahap ketiga, yaitu Proses ini menyaring 30 saham dengan nilai transaksi rata-rata tertinggi harian di BEJ. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 86 B. Saran Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan di atas, beberapa saran yang dapat peneliti ajukan adalah sebagai berikut : 1. Masalah utama yang dihadapi oleh perusahaan yang diprediksi akan bangkrut adalah rendahnya kemampuan perusahaan dalam menggunakan asetnya dengan efisien, ini dapat dilihat pada tabel klasifikas variable X5. Hal ini berarti bahwa perusahaan tidak dapat mengelola dana tertanam pada aset perusahaan atau manajer kurang baik dalam pengalokasian dana, Jadi salah satu upaya agar perusahaan dapat terhindar dari kebangkrutan adalah dengan menyegerakan evaluasi kebijakan investasinya atau melakukan efisiensi danadana yang digunakan sehingga dana yang semestinya bisa di pakai untuk investasi pada aset lain yang lebih produktif dan menghasilkan laba yang besar, tidak terbuang sia-sia. 2. Bagi perusahaan yang mengalami kesulitan likuiditas dan solvabilitas sebaiknya perusahaan tersebut lebih mengoptimalkan modal yang ada, jangan tergantung pada hutang. 3. Bagi para investor dalam menanamkan saham pada perusahaan pertambangan yang go public di JII sebaiknya memilih perusahaan yang mempunyai Z-Score diatas rata-rata tidak bangkrut dan dengan trend positive , yaitu yang menunjukkan kenaikan dari tahun ke tahun. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 87 4. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan untuk melakukan penelitian tentang bagaimana pengaruh Z-Score yang dimiliki perusahaan terhadap harga saham perusahaan. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 88 DAFTAR PUSTAKA Hadis ‘Allusis, Syekh Abi Abdillah Abidissalam, Ibanatu Al Ahkam,Sarah Bulughul marom jus 3, Beirut: Darul Fikri, 2004. Sukandi, Syarif, Terjemah Bulughul Marom, Bandung: Al Ma’arif,1993. Akuntansi Selamet Sugiri dan Bogat Agus Riyono, Akuntansi Pengantar 1, Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 2002. Analisis laporan keuangan Harnanto, Analisis Laporan Keuangan, Yogyakarta: UPP AMP YKPN,1991. Mamduh M. Hanafi dan Abdul Halim, Analisis Laporan Keuangan, edisi kedua, Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 2005 Munawir S, Analisis Laporan Keuangan,edisi 4, Yogyakarta: Liberty,1995. Manajemen Keuangan Hanafi, Mamduh M, Manajemen Keuangan, Yogyakarta: BPFE, 2004/2005. Lain-lain Nur Indriantoro dan Bambang Supomo, Metodologi Penelitian Bisnis, Yogyakarta: BPFE, 2002. Riyanto, Bambang, Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan, Yogyakarta: BPFE UGM, 1993. Sudarsono, Heri, Bank dan Lembaga Keuangan Syari’ah, Yogyakarta: Ekonisia, 2003. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 89 Sugiono, Metodologi Penelitian Administrasi, Bandung: Alfabeta,1997. Jurnal Kowi, Umniyati, “Memandu investor meraup laba halal”,Modal, No.1,2002. K Nugraha, Emiten Baru Islamic Index. Rizky,Yanuar, “2-in-1 Solusi Syariah untuk Globalisasi pasar modal”, Republika, No.61, tahun ke 11, 2003. Setyanto,Budi, “High Return Dunia Akhirat”, Reportase,No.22/II, 2004. Siswantoro,Dodik, “Idealisasi Indeks Syariah” (Analisis Kasus Bursa Efek Jakarta dengan kuala Lumpur dan Dow Jones), Jurnal Ekonomi Syariah,No.2, 2002. Yasni,M Gunawan, “Pasar Modal Syariah”, Modal, No.1/1, 2002. Skripsi Haryati, Dwi, ”Analisis prediksi kebangkrutan pada perusahaan Chemical and Allied Products yang go public di Bursa Efek Jakarta”, Skripsi, Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, 2004. Kartikasari, ”Analisis prediksi kebangkrutan dengan metode Discriminant Altman pada perusahaan tekstil yang go public di Bursa efek Jakarta”, Skripsi, Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, 2006. Websites “InvestasiaPertambanganaBuruk”,http://www.suaramerdeka.com/harian/0601/23/eko 12.htm, akses 29 Januari 2008. Jones, Dow, “Investor tak Acuhkan Sektor Pertambangan Indonesia,” http://www.kompas.com/kompas-cetak/0006/12/ekonomi/invs14.htm, akses 5 Agustus 2007. Muttaqin, Hidayatullah, Telaah kritis Pasar Modal Syariah, http://org/jurnal/? P=11,20/12/2003,akses 16 agustus 2007 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 90 Purwandoko, Ardhiansyah, “Analisis Potensi Kebangkrutan Perusahaan Berdasarkan Penerapan Analisis Diskriminan Altman (Z-Score) pada perusahaan makanan dan minuman yang mencatatkan diri di Bursa Efek Jakarta,”http://library.Gunadarma.ac.id/ go.php?id=jiptumm-gdl-S1-2003ardhiansyah-930., akses 6 Agustus 2007. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 91 LAMPIRAN © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 92 DATA KEUANGAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG GO PUBLIC DI JAKARTA ISLAMIC INDEX TAHUN 2005 (Disajikan dalam Jutaan Rupiah) Utang lancar modal kerja Total aktiva Laba ditahan Laba sebelum bunga dan pajak 3,271,680 16,216,206 8,255,332 3,762,835 Nilai buku saham biasa dan saham preferen nilai buku total hutang penjualan 12,569,817 3,646,389 8,700,405 No Nama Perusahaan Aktiva Lancar 1 PT Internasional Nickel Indonesia 4,508,490 1,236,810 2 PT Perusahaan Gas Negara 5,071,204 1,413,388 3,657,816 12,574,760 1,355,641 1,364,157 4,198,300 7,554,846 5,433,739 3 PT Aneka Tambang 2,087,511 779,405 1,308,106 6,402,714 2,053,273 1,202,678 3,029,642 3,373,068 3,251,235 4 PT Bumi Resources 5,675,579 6,479,237 -803,658 16,925,483 707,483 1,766,585 2,313,446 14,499,917 17,214,767 5 PT Tambang Batubara Bukit Asam 2,088,957 463,035 1,625,922 2,839,690 870,109 653,245 2,052,660 776,713 2,998,686 6 PT Energi Mega Persada 1,419,436 1,126,508 292,928 6,336,237 248,200 133,523 692,804 5,643,429 1,682,100 7 PT Medco Energi Internasional 5,094,740 2,326,982 2,767,758 15,091,040 2,899,004 1,161,039 5,241,068 8,905,203 6,096,108 DATA KEUANGAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG GO PUBLIC DI JAKARTA ISLAMIC INDEX TAHUN 2006 (Disajikan dalam Jutaan Rupiah) Utang lancar modal kerja Total aktiva Laba ditahan Laba sebelum bunga dan pajak 1,775,704 6,390,282 19,056,842 11,224,009 6,718,934 Nilai buku saham biasa dan saham preferen nilai buku total hutang penjualan 15,178,657 3,968,385 12,066,369 No Nama Perusahaan Aktiva Lancar 1 PT Internasional Nickel Indonesia 8,165,986 2 PT Perusahaan Gas Negara 1,973,164 1,359,569 613,595 15,113,901 2,754,366 2,647,063 5,576,033 8,852,812 6,632,006 3 PT Aneka Tambang 3,317,602 1,179,515 2,138,087 7,290,905 3,304,895 2,219,888 4,281,602 3,009,300 5,629,401 4 PT Bumi Resources 9,664,240 7,240,257 2,423,983 22,672,094 2,330,418 2,029,008 3,246,713 19,333,068 16,700,989 5 PT Tambang Batubara Bukit Asam 2,347,761 431,533 1,916,228 3,107,734 1,112,909 668,950 2,295,460 800,093 3,533,480 6 PT Energi Mega Persada 2,433,375 1,335,800 1,097,575 9,883,391 451,205 4,088 1,833,167 8,050,213 1,646,538 7 PT Medco Energi Internasional 5,112,837 2,262,696 2,850,141 16,611,077 2,690,139 1,529,338 4,833,436 10,670,949 7,147,497 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 93 PERHITUNGAN VARIABEL (Disajikan dalam Jutaan Rupiah) Variabel No Nama Perusahaan Tahun X1 X2 X3 X4 X5 1 PT Internasional Nickel Indonesia 2005 0.2017537 0.5090791 0.23204164 3.44719584 0.536525313 2 PT Perusahaan Gas Negara 2005 0.2908856 0.1078065 0.10848374 0.55570954 0.432114728 3 PT Aneka Tambang 2005 0.2043049 0.3206879 0.18783878 0.89818587 0.507790134 4 PT Bumi Resources 2005 -0.0474821 0.0417999 0.10437427 0.15954891 1.017091625 5 PT Tambang Batubara Bukit Asam 2005 0.5725702 0.3064099 0.23004096 2.64275221 1.055990619 6 PT Energi Mega Persada 2005 0.0462306 0.0391715 0.02107292 0.12276295 0.265473024 7 PT Medco Energi Internasional 2005 0.1834041 0.192101 0.07693565 0.58853998 0.40395546 PERHITUNGAN VARIABEL (Disajikan dalam Jutaan Rupiah) Variabel No Nama Perusahaan Tahun X1 X2 X3 X4 X5 1 PT Internasional Nickel Indonesia 2006 0.3353274 0.5889753 0.35257332 3.82489527 0.633177785 2 PT Perusahaan Gas Negara 2006 0.0405981 0.1822406 0.17514095 0.62986009 0.438801736 3 PT Aneka Tambang 2006 0.293254 0.4532901 0.30447359 1.42279002 0.77211279 4 PT Bumi Resources 2006 0.1069148 0.1027879 0.08949363 0.16793574 0.736631958 5 PT Tambang Batubara Bukit Asam 2006 0.6165997 0.3581095 0.2152533 2.86899148 1.136995637 ] PT Energi Mega Persada 2006 0.1110525 0.0456529 0.00041362 0.22771658 0.166596465 7 PT Medco Energi Internasional 2006 0.1715807 0.1619485 0.09206736 0.45295278 0.430284984 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 94 PERHITUNGAN Z-SCORE (Disajikan dalam Jutaan Rupiah) Variabel No Nama Perusahaan Tahun 0.717 X1 0.847 X2 3.107 X3 0.42 X4 0.998 X5 Jumlah Keterangan 1 PT Internasional Nickel Indonesia 2005 0.1446574 0.43119 0.72095337 1.44782225 0.535452262 3.280075328 Tidak bangkrut 2 PT Perusahaan Gas Negara 2005 0.2085649 0.0913121 0.33705898 0.23339801 0.431250499 1.301584543 Rawan 3 PT Aneka Tambang 2005 0.1464866 0.2716227 0.5836151 0.37723806 0.506774554 1.885737008 Rawan 4 PT Bumi Resources 2005 -0.0340447 0.0354045 0.32429087 0.06701054 1.015057441 1.407718657 Rawan 5 PT Tambang Batubara Bukit Asam 2005 0.4105329 0.2595291 0.71473725 1.10995593 1.053878637 3.548633828 Tidak bangkrut 6 PT Energi Mega Persada 2005 0.0331473 0.0331783 0.06547355 0.05156044 0.264942078 0.448301682 Bangkrut 7 PT Medco Energi Internasional 2005 0.1315007 0.1627096 0.23903907 0.24718679 0.403147549 1.183583676 Bangkrut PERHITUNGAN Z-SCORE (Disajikan dalam Jutaan Rupiah) Variabel No Nama Perusahaan Tahun 0.717 X1 0.847 X2 3.107 X3 0.42 X4 0.998 X5 Jumlah Keterangan 1 PT Internasional Nickel Indonesia 2006 0.2404298 0.4988621 1.0954453 1.60645601 0.631911429 4.073104579 Tidak bangkrut 2 PT Perusahaan Gas Negara 2006 0.0291088 0.1543578 0.54416294 0.26454124 0.437924133 1.430094881 Rawan Tidak bangkrut 3 PT Aneka Tambang 2006 0.2102631 0.3839367 0.94599944 0.59757181 0.770568564 2.908339628 4 PT Bumi Resources 2006 0.0766579 0.0870614 0.27805671 0.07053301 0.735158694 1.247467735 Rawan 5 PT Tambang Batubara Bukit Asam 2006 0.442102 0.3033187 0.668792 1.20497642 1.134721646 3.753910818 Tidak bangkrut 6 PT Energi Mega Persada 2006 0.0796246 0.038668 0.00128513 0.09564097 0.166263272 0.381481953 Bangkrut 7 PT Medco Energi Internasional 2006 0.1230234 0.1371704 0.28605329 0.19024017 0.429424414 1.165911642 Bangkrut © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 95 No 1 Hal 36 2 40 3 40 Foot Note Terjemahan 33 Dari Abu Sa’id Al-Khudriyyi r.a , ia berkata : Seorang laki-laki di zaman Rasulullah s.a.w. telah kena (rugi) dalam buah-buahan yang ia beli, dan banyak utangnya, maka Rasulullah s.a.w. bersabda : “Bersedekahlah kalian kepadanya”. Lalu orang-orang bersedakah kepadanya, tapi belum juga memadai hutangnya, maka Rasulullah s.a.w. bersabda kepada orang-orang yang mengutangkan kepadanya. “Ambillah oleh kalian apa-apa yang ada, dan tidak ada lagi bagi kalian kecuali itu”. Diriwayatkan oleh Muslim 38 Dari padanya r.a.: “Bahwasanya Nabi s.a.w. melarang menjual anggur sesudah hitam, dan menjual biji melainkan sesudah tua”. Diriwayatkan oleh Imam yang Lima kecuali Nasa’I dan disahkan oleh Ibnu Hibban dan Hakim 39 Dari Abu Hurairah r.a.: “Bahwasanya Rasulullah s.a.w. memberi kelonggaran menjual “ariyah dengan ukuran yang sama dari kurma kering, yang kurang dari lima wasaq, atau dalam lima wasaq”. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 96 BIOGRAFI TOKOH Slamet Sugiri Adalah lektor kepala pada FE UGM Yogyakarta ; lulus S1 (1985) dari FE UGM ; lulus MBA program (1991) dari Murray State University, Kentutky, USA. Sekretaris jurusan akuntansi FE UGM dan direktur keuangan PT BPFE Yogyakarta (19961999). Mamduh M. Hanafi. Beliau adalah pengajar FE UGM. Ia masuk sebagai staf pengajar FE UGM pada tahun 1989. memperoleh Master Of Business Administration dari Temple University, USA tahun 1992 dengan konsentrasi Finance, memperoleh penghargaan Beta Gamma Sigma, The Honor Society for Collegiate School of Business dan mengikuti kursus Banking and Finance di University of Kentucky USA, 1995. memperoleh PhD di bidang Finance, di University of Rhodi Island, 2001. Menjadi visiting scholar University of Hawai, 2001. © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 97 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 98 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 99 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 100 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 101 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 102 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 103 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 104 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 105 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 106 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 107 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 108 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 109 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 110 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 111 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 112 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 113 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 114 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 115 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 116 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 117 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 118 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 119 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 120 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 121 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 122 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 123 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 124 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 125 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 126 Cara mencari kurs rata-rata : kurs jual + kurs beli 2 Contoh : Tahun 2005, kurs terakhir tanggal 30 Desember 9,879 + 9,781 Kurs rata-rata = 2 = 9,830 Tahun 2006, kurs terakhir tanggal 29 Desember 9,520 + 8,520 Kurs rata-rata = 2 = 9,020 © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 127 CURRICULUM VITAE Nama : Fahmy Fathuddin Tempat Tanggal Lahir : Kulon Progo, 06 Oktober 1985 Fakultas : Syariah Jurusan : Keuangan Islam Alamat Asal : Janturan UH IV/493 RT 18/04 Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta Alamat di Yogya : Janturan UH IV/493 RT 18/04 Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta Oranga Tua Nama Ayah : Drs. Sunarto Pekerjaan : PNS Nama Ibu : Sumiyati, BA Alamat Orang Tua : Janturan UH IV/493 RT 18/04 Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta Telepon/ HP : (0274) 381628 / 0818.0419.2561 Riwayat Pendidikan : SD Islamiyah Warungboto (1991 – 1997) SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta (1997 – 2000) SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta (2000 – 2003) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2003 – sekarang) Pengalaman Organisasi : 1. Pengurus TPA Baitunna’im Janturan 2. Sekertaris Remaja Kampung Janturan 3. Panitia Milad BEM PS KUI UIN Sunan Kalijaga © 2008 Perpustakaan Digital UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 128