Anda di halaman 1dari 12

DIAGRAM MOODY

Hilang Tinggi Tekanan Kecil (Minor Losses), hf
Persamaannya untuk perhitungan Minor Losses,
v2
h f =k
2g

hf

adalah :

Fitting k 1 Globe valve (bola).dimana : hf = hilang tinggi tekanan kecil (m) k = koefisien hilang tinggi tekanan (hambatan minor) v = kecepatan aliran (m/det) g = grafitasi (=9. terbuka penuh 10 2 Gate valve 0.5 .2 1  Rumus k untuk perubahan penampang melintang : k=c ( 1− A2 A1 2 )  Penyempitan (kontraksi) tiba-tiba.2 3 900 bend 0.25 4 5 450 bend T cabang 0.81 m/det2) Tabel k untuk perlengkapan pipa yang diperdagangkan No. c = 0.0.4 .

c = 1. Pembesaran (ekspansi) tiba-tiba.2 Jaringan Pipa .0 -1.

aliran masuk = aliran keluar 2. • Rumus hilang tinggi tekan.Sistem penyaluran air minum kota terdiri dari beberapa sambungan pipa sejajar dan pipa cabang. Ditiap pertemuan pipa. sistem ini dikenal sebagai jaringan pipa Perhitungan jaringan pipa diselesaikan dengan metoda Hardy Cross • Jaringan pipa harus memenuhi 3 syarat : 1. Hilang tinggi tekan ditiap titik harus sama. Jumlah dari hilang tinggi tekan pada sirkuit tertutup = 0 3. hgs adalah sbb : n hgs = k Q dimana : k = konstanta untuk pipa .

k adalah sbb : Prosedur perhitungan Hardy Cross untuk pers. Darcy Weisbach dan MGS. untuk pers. Darcy Weisbach & MGS. Hitung harga hgs ditiap pipa 4.Q = debit n = konstanta. Darcy Weisbach. Hitung harga k 3. n =2 Untuk pers. k adalah sbb : Untuk pers. Mulai dengan memperkirakan debit pada tiap ruas (debit misal) 2. MGS. adalah : 1. Hitung  hgs pada sirkuit tertutup = 0 Jika hgs  0 koreksi debit pada langkah 1 dengan: Q Q0 Q dimana : Q = debit setelah dikoreksi Q0 = debit misal Q = selisih debit .

Rumus umum untuk Q adalah : Rumus Darcy Weisbwch & MGS untuk Q adalah : −5 5. Ulangi hitungan sampai Q  10 Kerugian yang terdapat di dalam aliran fluida  Kerugian tekanan (Pressure Drop) atau  Kerugian head ( Head Loss) Faktor yang mempengaruhi kerugian di dalam aliran fluida:  Kecepatan aliran  Luas penampang saluran  Faktor friksi  Viskositas  Densitas fluida .

299 seperti pada gambar 5 Head loss pada sambungan elbow 90° Gambar 11 dan gambar 12 menunjukkan head loss yang tejadi pada sambungan pipa elbow 90° dengan R/d =4.299 memiliki panjang daerah belokan yang lebih besar dari sambungan elbow 90° dengan R/d= 4.Model uji ini menggunakan elbow 90° dengan dua variasi kelengkungan.199 lebih kecil daripada sambungan pipa elbow 90° dengan R/d=6.299. Elbow 90° yang digunakan adalah elbow dengan R/d= 4. seperti terlihat pada grafik distribusi koefisien tekanan.199 sehingga terjadi proses ekspansi streamtube yang lebih intensif. dan memicu peristiwa adverse pressure gradient yang lebih hebat. Adapun pengaruh variasi debit aliran pada aliran fluida berdasarkan analisis data dan lebih jelasnya tampak pada gambar 11 dan gambar 12 bahwa semakin besar debit aliran maka harga head lossnya pun semakin besar. Hal ini dikarenakan pada sambungan elbow 90° dengan R/d= 6. Adanya peristiwa adverse pressure gradient yang lebih intensif ini menyebabkan harga head loss meningkat. .199 dan elbow dengan R/d=6.

15.  Semakin besar debit aliran maka harga distribusi koefisien tekanan semakin kecil. Untuk perubahan penampang seperti pengecilan penampang pipa mendadak (sudden contraction) dan pembesaran penampang pipa mendadak (sudden expansion). (b) sudden expansion . Harga Head loss aliran fluida yang terjadi pada sambungan elbow 90° dengan R/d=4.199 lebih kecil dibandingkan sambungan elbow 90° dengan R/d =6. Koefisien kerugian pada perubahan pipa mendadak : (a) sudden contraction. Gambar 2.299. Perubahan penampang pipa mendadak Pada kerugian yang terjadi karena perubahan penampang. K untuk berbagai bentuk transmisi pipa dan berbagai jenis komponen sistem pipa akan diperinci seperti di bawah ini.15 (a) dan (b). nilai K diberikan dalam Gambar 2. nilai K merupakan fungsi aspek rasio. 1. Aspek rasio adalah perbandingan penampang yang lebih kecil dengan penampang yang lebih besar. begitu pula harga head loss. Cara menentukan nilai koefisien kerugian.

Ujung masuk (inlet) dan ujung keluar (exit) pipa Fluida mungkin mengalir dari reservoir ke dalam pipa dengan bentuk ujung masuk tertentu. K dari persamaan 44 untuk berbagai bentuk ujung masuk pipa yang terhubung dengan reservoir diperlihatkan pada Gambar 2. .14.2 . maka nilai koefisien kerugian. Jika V menyatakan kecepatan aliran setelah masuk pipa.

Untuk menghitung kerugian pada ujung pipa keluar. Tentukan kerugian tekanan dari titik 1 hingga titik 3. Air mengalir dengan kecepatan sebesar 9. menurut Sularso [12] digunakan rumus seperti persamaan 46 : dimana K = 1 dan V adalah kecepatan rata di pipa keluar.7 fps dan diameter 6 inch. Pipa tersebut adalah pipa baru dengan panjang 1200 ft. Katup gerbang berada pada posisi terbuka penuh. Contoh soal. . Suatu sistem pemipaan terdiri dari komponen seperti gambar.

42.d 3 adalah jumlah dari kerugian-kerugian aliran pada pengecilan penampang di titik 1. sehingga kerugiannya: Re  VD  ft 2 2  2 s h  K  V   0.023 Kerugian friksi pada saluran pipa : h  80.0017 maka dengan mengunakan diagram Moody diperoleh f = 0.(9.7)  1.46 ft  2g  64.05 x10 5 Aliran yang terjadi adalah turbulen.Penyelesaian: Kerugian aliran dari titik 1s. Dari grafik resistance coefficient for expantion and constraction diperoleh harga K= 0. kerugian friksi sepanjang pipa 1 s.4   Re  462000   1.42 untuk titik 1. Jika kekasaran pipa 0.d 2 dan kerugian pada katup.6 ft Kerugian melalui katup : .

46 + 80.Dari tabel Representative Equivalent Length in Pipe Diameters (L/D) dengan l/D = 13 maka diperoleh: h  0.7 psi Nama : aman triyudha Tugas mekanika fluida 5414240004 T mesin cevest .d 3 adalah 1.49 ft atau 35.6 + 0.43 + ft = 82.43 ft Jadi kerugian aliran total dari sistem antara 1 s.