Anda di halaman 1dari 9

Coretan Perkuliahan di

Fakultas Psikologi UIN SGD
Bandung
HOME BUSINESS » DOWNLOADS » PARENT CATEGORY »

BERANDA

FEATURED

HEALTH »

UNCATEGORIZED

Makalah Good Governance
11.21

SOCIAL PROFILES

1 comment

Search

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Good Governance diperkenalkan oleh Bank Dunia dalam publikasinya Sub
Saharan Africa : From Crisis to Sustainable Growthpada tahun 1989. Wacana ini
memiliki tujuan untuk “memberdayakan masyarakat umum” yang ada di Benua
Afrika. Wacana Good Governance sendiri yang bergulir pada dekade tahun 90-an
tentunya tidak lepas dari perubahan peta politik dunia yang begitu dinamis kala itu.
Adapun perubahan – perubahan tersebut disinyalir disebabkan oleh tiga faktor
antara lain hilangnya legitimasi, keruntuhan ekonomi, dan protes rakyat. Pemikiran
tentang good governance ini pertama kali dikembangkan oleh lembaga dana
internasional seperti world bank, UNDP dan IMF dalam rangka menjaga dan
menjamin kelangsungan dana bantuan yang diberikan kepada negara sasaran
bantuan. Penyandang dana bantuan memandang bahwa setiap bantuan untuk
negar-negara didunia terutama negara berkembang, sulit berhasil tanpa adanya
Good Governance. Karena itu Good Governance menjadi isu sentral dalam
hubungan lembaga-lembaga multilateral tersebut bersama negara sasaran, disisi
lain memaknai Good Governance sebagai aplikasian kongkrit dari pemerintahan
demokrasi dengan demikian Good Governance adalah pemerintahan yang baik
dalam standar proses dan maupun hasil-hasilnya semua unsur pemerintahan bisa
bergerak secara sinergis, tidak saling berbenturan, memperoleh dukungan dari
rakyat dan terlepas dari gerakan-gerakan anarkis yang dapat menghambat proses
pembangunan.

B. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah
sebagai berikut:
1. Apa pengertian dari Good Governance?
2. Apa saja prinsip-prinsip Good Governance ?
3. Apa yang menjadi penyebab Good Governance masuk ke Indonesia?

C. Tujuan
1.
2.
3.
4.

Adapun tujuan dari dibuatnya makalah ini adalah sebagai berikut :
Memenuhi tugas mata kuliah Pancasila
Memberikan pemahaman mengenai pengertian dari Good Governance
Memberikan gambaran bagaimana penerapannya di Indonesia
Menelusuri bagaimana Governance menjadi jalan keluar yang di gembargemborkan pada masa orde baru ke reformasi.

Popular

Tags

Blog Archives

MAKALAH PERSATUAN DAN KESATUAN
BANGSA INDONESIA DALAM
MULTIKULTURALISME
PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA
INDONESIA DALAM MULTIKULTURALISME
MAKALAH Diajukan Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Sosioantropolog...
MAKALAH DIKSI (PILIHAN KATA)
DIKSI (PILIHAN KATA) MAKALAH disusun untuk
memenuhi tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia
oleh Kelompok 5 ...
Makalah Islam, Musyawarah dan Demokrasi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Demokrasi merupakan sebuah sistem yang paling
banyak dianut pada masa ini. Saat ini, ban...
Makalah Sejarah Perjuangan Bangsa
Indonesia
BAB I PENDAHULUAN Pada hakikatnya
Pancasila mengandung dua pengertian pokok,
sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia dan
sebaga...
MAKALAH SISTEM KEKERABATAN
SISTEM KEKERABATAN DIAJUKAN UNTUK
MEMENUHI SALAH SATU TUGAS MATA
KULIAH SOSIOANTROPOLOGI SEMESTER 1
(A) Disusun oleh : ...
Makalah Good Governance
BAB I PENDAHULUAN A.
Latar Belakang
Good Governance diperkenalkan oleh Bank Dunia
dalam publikasinya Sub Saharan Africa ...
MAKALAH BERFIKIR KREATIF (CREATIVE
THINKING)
BERFIKIR KREATIF (CREATIVE THINKING)
MAKALAH Dosen Pengampu
: Ila Nurlaila
Hidayat, S.Psi
...
MAKALAH ASAL MULA SUKU BANGSA
ASAL MULA SUKU BANGSA Diajukan Sebagai
Salah Satu Tugas Terstruktur Mata Kuliah
Sosioantropologi Dosen : Drs. H. Dadang
Sahroni...
makalah kesehatan mental pada setiap tahap
perkembangan
KESEHATAN MENTAL PADA SETIAP TAHAP
PERKEMBANGAN MAKALAH Diajukan Untuk
Tugas Terstruktur Pada Mata Kuliah Psikologi
Abnormal dan ke...
Makalah Perubahan Sosial dan Konflik
converted by Web2PDFConvert.com

pemerintahan sudah dapat mereduksi perannya sebagai pembina dan pengawas implementasi visi dan misi bangsa dalam seluruh sendi-sendi kenegaraan melalui pemantauan terhadap masalahmasalah hukum yang timbul dan menindak lanjuti keluahan-keluahan masyarakat dan sebagai fasilitator yang baik. maka kualitas pelayanan publik menjadi semakin baik... BLOG ARCHIVE ▼ 2015 ( 65 ) ► Desember ( 18 ) ► September ( 16 ) ▼ Maret ( 31 ) MAKALAH SISTEM KEKERABATAN Makalah Perubahan Sosial dan Konflik Makalah Prata dan Struksur Sosial MAKALAH “ INTERAKSI SOSIAL DAN PELAPISAN SOSIAL” MAKALAH “ INTERAKSI SOSIAL DAN PELAPISAN SOSIAL” MAKALAH MAKHLUK MANUSIA DALAM PERSPEKTIF KEBUDAYAA. masyarakat madani (civil society) dan sektor suasta.. yaitu New Public Manajemen. Kesepakatan tersebut mencakup keseluruhan bentuk mekanisme. kegiatan pemerintahan menjadi lebih transparan... kronologi munculnya ide good governance.Perubahan da. Dengan demikian. angka korupsi menjadi semakin rendah. Latar Belakang Setiap masyarakat manusia selama hidup pasti mengalami perubahan-perubahan. baik di pemerintahan. Good Governance diterjemahkan sebagai tata pemerintahan yang baik merupakan tema umum kajian yang populer. Pemerintahan yang baik. Laporan analisis soal pada mata kuliah Psikometri MAKALAH PERKEMBANGAN HADITS PADA ABAD KE IV DAN V MAKALAH ILMU ‘ILAL AL-HADITS PERKEMBANGAN HADITS PADA MASA KHULAFAUR ROSIDIN converted by Web2PDFConvert. dan akuntabel. Dengan pengembangan informasi yang baik. New Public Services hingga Good Governance (Keban. MAKALAH PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA INDONESIA D. karena pemerintah mampu menangkap feedback dan meningkatkan peran serta masyarakat. Good Governance dipromosikan oleh World Bank untuk menciptakan tatanan pemerintahan yang sehat. di mana terjadi dikotomi locus dan fokus. citra negara berdasarkan hukum. OPA pada perkembangannya bergeser menjadi paradigma baru..[2] Konsep good governance yang dimajukan di atas menggambarkan bahwa sistem pemerintahan yang baik menekankan kepada kesepakatan pengaturan Makalah Islam. dan menjembatani perbedaan diantara mereka (ICCE UIN Syahid Jakarta. seolah menegaskan tidak adanya iklim pemerintahan yang baik... civil society maupun di dunia swasta. Banyak di antara mereka membayangkan bahwa dengan memiliki praktik good governance yang lebih baik.BAB I PENDAHULUAN A. 2005). MAKALAH MORAL DAN EMOSI LAPORAN PRAKTIKUM PSIKODIAGNOSTIK I PEMERIKSAAN P. 2008). menggunakan hak hukum. A. Lalu bagaimana sebenarnya asal usul ide Good Governance itu muncul? Bagaimana pula Konsep yang menjadi landasan untuk terwujudnya Good Governance? Kritik apa saja yang muncul akibat adanya Paradigma Good Governance?. Pengertian Good Governance Administrasi publik mengalami perkembangan paradigma secara dinamis. Sedangkan menurut istilah Good Governance adalah suatu kesepakatan menyangkut pengaturan negara yang diciptakan bersama oleh pemerintah. dimana masyarakatnya merupakan self regulatory society. Pemahaman pemerintah tentang good governance berbeda-beda. kepentingan. 2003:181).. TEXT WIDGET TOTAL TAYANGAN LAMAN BAB II GOOD GOVERNANCE 78952 Diberdayakan oleh Blogger. dan organisasi kemasyarakatan.[1] Menurut bahasa Good Governance diartikan dengan “pemerintahan yang baik”. dan masih kental orientasinya dengan government.com . dan pemerintah menjadi semakin peduli dengan kepentingan warga (Dwiyanto. MAKALAH ASAL MULA SUKU BANGSA MAKALAH PSIKOLOGI GESTALT Makalah Pancasila Sebagai Pradigma Pembangunan Makalah Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia Makalah Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Makalah Indentitas Nasional Makalah Konstitusi ood Governance bisa diartikan juga sebagai kinerja suatu lembaga baik itu pemerintahan. namun setidaknya sebagian besar dari mereka membayangkan bahwa dengan good governance mereka akan dapat memiliki kualitas pemerintahan yang lebih baik. Diawali dengan Old Public Administration. Makalah ini menjelaskan tentang pengertian good governance. perusahaan.. dan kritik yang muncul terhadap good governance. Musyawarah dan Demokrasi Makalah Good Governance MAKALAH DIKSI (PILIHAN KATA) LAPORAN PENELITIAN Cara meningkatkan Tauhid UAS TAKEHOME ULUMUL QUR’AN MAKALAH BERFIKIR KREATIF (CREATIVE THINKING) Terjemah Jurnal Internasional Perkembangan perilak. memenuhi kewajiban. Kepopulerannya adalah akibat semakin kompleksnya permasalahan.

Peduli pada stakeholder Maksud dari peduli pada stakeholder lembaga-lembaga dan seluruh proses pemerintahan harus berusaha mngayomi semua pihak yang berkepentingan. MAKALAH PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA INDONESIA D.negara yang diciptakan bersama pemerintah.[9] h.com L E . bahagia dan penuh dengan kedamaian. masyarakat madani. MAKALAH MORAL DAN EMOSI LAPORAN PRAKTIKUM PSIKODIAGNOSTIK I PEMERIKSAAN P. Kesetaraan Kesetaraan adalah perlakuan yang sama kepada semua unsur tanpa memandang atribut yang menempel pada subyek tersebut (prasetya. Partisipasi masyarakat Semua warga masyarakat mempunyai suara dalam pengambilan keputusan. Berorientasi pada konsensus Tata pemerintahan yang baik menjembatani kepentingan-kepentingan yang berbeda demi terbangunnya suatu konsensus menyeluruh dalam hal apa yang terbaikbagi kelompok-kelopok masyarakat. ► 2014 ( 7 ) MENGENAI SAYA D E D I M U L Y A N A Ikuti B. tenang.. serta L I H A T 0 P R O F I L BLOG ARCHIVE ▼ 2015 (65) ► Desember (18) ► September (16) ▼ Maret (31) MAKALAH SISTEM KEKERABATAN Makalah Perubahan Sosial dan Konflik Makalah Prata dan Struksur Sosial MAKALAH “ INTERAKSI SOSIAL DAN PELAPISAN SOSIAL” MAKALAH “ INTERAKSI SOSIAL DAN PELAPISAN SOSIAL” MAKALAH MAKHLUK MANUSIA DALAM PERSPEKTIF KEBUDAYAA. semua unsur pemerintahan bisa bergerak secara sinergis.[8] g. menjungjung tinggi HAM dan memperhatikan nilai-nilai hidup masyarakat. Transparansi Tranparansi di bangun atas darsar arus informasi yang bebas.[7] f.[4] Sejarah perkembangan hadits pada periode pertama sejarah perkembangan hadits pada masa nabi perkembangan jiwa keagamaan pada masa usia lanjut makalah kesehatan mental pada setiap tahap perkemb.. b. baik secara langsung maupun melalui lembaga perwakilan sah yang mewakili kepentingan mereka..[10] i..... kesejahteraan spiritualisasinya meningkat dengan indikator masyarakat rasa aman. Dapat di kategorikan pemerintahan yang baik.[6] d. termasuk di dalamnya hukum-hukum yang menyangkut hak asasi manusia. tidak saling berbenturan. konsensus dalam hal kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur. Akuntabilitas Para pengambil keputusan di pemerintah sektor swasta dan organisasiorganisasi masyarakat bertanggung jawab baik kepada masyarakat maupun kepada lembaga-lembaga yang berkepentingan.2001:78). lembaga-lembaga negara yang baik di tingkat pusat maupun daerah. Partisipasi menyeluruh tersebut dibangun berdasarkan kebebasan berkumpul dan mengungkapkan pendapat. Efektifitas dan Efesien Proses-proses pemerintahan lembaga –lembaga membuahkan hasil seseuai kebutuhan warga masyarakat dan dengan menggunaka sumber-sumber daya yang ada seoptimal mungkin.[3] Dengan demikian Good governance dikategorikan pemerintahan yang baik. dalam standar proses dan maupun hasil-hasilnya.[5] c... Musyawarah dan Demokrasi Makalah Good Governance MAKALAH DIKSI (PILIHAN KATA) LAPORAN PENELITIAN Cara meningkatkan Tauhid UAS TAKEHOME ULUMUL QUR’AN MAKALAH BERFIKIR KREATIF (CREATIVE THINKING) Terjemah Jurnal Internasional Perkembangan perilak. sektor swasta. Dalam hal ini jelas bahwa setiap warga juga mempunyai kesempatan memperbaiki atau mempertahankan kesejahtraan mereka.. MAKALAH ASAL MULA SUKU BANGSA MAKALAH PSIKOLOGI GESTALT Makalah Pancasila Sebagai Pradigma Pembangunan Makalah Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia Makalah Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Makalah Indentitas Nasional Makalah Konstitusi Makalah Islam. Visi strategis Para pemimpin dan masyarakat memiliki perspektif yang luas dan jauh ke depan atas tata pemerintahan yang baik dan pembangunan manusia. serta kapasitas untuk berpartisipasi secara konstruktif. e. jika pembangunan itu dapat dilakukan dengan biaya sangat minimal menuju cita-cita kesejahteraan dan kemakmuran. Tegaknya supremasi hukum Menurut Asep Sulaiman (2012:156) kerangka hukum harus adil dan di berlakukan tanpa pandang bulu. dengan adanya transparansi maka pemerintahan menunjukan kinerjanya sebagai tolak ukur dan informasi bagi masyarakat dipemerintahan. memperoleh dukungan dar rakyat dan terlepas dari gerakan-gerakan anarkis yang dapat menghambat proses pembangunan. Karna prinsip penegakan hukum menunjukan adanya penegakan hukum yang adil bagi semua pihak tanpa kecuali. dan bila mungkin. Prinsip dan Pilar Good Governance di Indonesia Berikut adalah prinsip-prinsip Good Governance : a. converted by Web2PDFConvert. memperlihatkan hasil indikator kemampuan ekonomi rakyat meningkat.

Krisis ekonomi pada periode 1980-an mendorong munculnya cara pandang baru terhadap pemerintah. Peran negara pada tahap ini sangat dominan untuk membawa perubahan sosial dan pembangunan ekonomi. Negara 1. Perspektif ini kemudian gugur. Menyediakan public service yang efektifdan accountable 4. karena pembangunan ekonomi di kawasan Asia dan Amerika Latin diikuti oleh meluasnya rezim otoritarian yang umumnya ditopang oleh aliansi antara militer.. diindikasikan dengan semakin menguatnya peran pemerintah. yang menggeser perhatian ke pemerintah di negara-negara Dunia Ketiga. pendalaman kapitalisme itu diikuti oleh kuatnya negara dan hadirnya rezim otoritarian di kawasan Asia. Krisis ekonomi juga dihadapi Indonesia yang ditandai dengan anjloknya harga minyak tahun 1980-an. yang melancarkan regulasi politik.[11] Laporan analisis soal pada mata kuliah Psikometri Berikut adalah pilar-pilar Good Governance : Good governance hanya bermakna bila keberadaannya ditopang oleh lembaga yang melibatkan kepentingan publik . Latar belakang Good Governance di Indonesia Transformasi government sepanjang abad ke-20 pada awalnya ditandai dengan konsolidasi pemerintahan demokratis (democratic government) di dunia Barat. Modernisasi mampu mendorong pembangunan ekonomi dan birokrasi yang semakin rasional.kepekaan akan apa saja yang dibutuhkan untuk mewujudkan perkembangan tersebut. Tahap III. Melindungi lingkungan hidup 6. yang mulai melancarkan pendalaman kapitalisme. Menegakkan HAM 5. ekonomi dan sosial yang stabil. Pemerintah dimaknai bukan sebagai solusi terhadap problem yang converted by Web2PDFConvert. terjadi pada periodisasi tahun 1960-an sampai 1970-an. ► 2014 (7) BLOGGER TEMPLATES RECENT POSTS BLOGGER TEMPLATES C. Amerika Latin dan Afrika. Pemerintah mulai tampil dominan. Menaati peraturan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat 7. Tahap IV. Menjalankan industri 2. Mengurus standar kesehatan dan standar keselamatan publik [12] b. Mengawasi penyalahgunaan kewenangan sosial pemerintah 5. Sektor Swasta 1. Menceiptakan lapangan kerja 3. serta demokrasi semakin tumbuh berkembang merupakan asumsi perspektif Barat yang dimanifestasikan dalam tahapan tersebut. Menjaga agar hak-hak masyarakat terlindungi 2. Menyediakan kredit bagi pengembangan HAM[13] c.. Masyarakat Madani 1. budaya dan sosial yang menjadi dasar bagi perspektif tersebut. Selain itu mereka juga harus memiliki pemahaman atas kompleksitas kesejarahan. Pada periode tersebut. Tahap II berlangsung pada pasca Perang Dunia I. 2011). jenis lembaga tersebut adalah : a. Sebagai sarana cheks dan balances pemerintah 4. redistribusi ekonomi dan kontrol yang kuat terhadap ruang-ruang politik dalam masyarakat. Mengembangkan SDM 6. Menyediakan insentif bagi karyawan 4. Mempengaruhi kebijakan publik 3. Membuat peraturan yang efektif dan berkeadilan 3. Meningkatkan standar hidup masyarakat 5. Periode tersebut merupakan perluasan proyek developmentalisme (modernisasi) yang dilakukan oleh dunia Barat di Dunia Ketiga.com . birokrasi sipil dan masyarakat bisnis internasional (Bourgon. partisipasi politik semakin meningkat. Sarana berkomunikasi antara anggota masyarakat[14] MAKALAH ILMU ‘ILAL AL-HADITS MAKALAH PERKEMBANGAN HADITS PADA ABAD KE IV DAN V PERKEMBANGAN HADITS PADA MASA KHULAFAUR ROSIDIN Sejarah perkembangan hadits pada periode pertama sejarah perkembangan hadits pada masa nabi perkembangan jiwa keagamaan pada masa usia lanjut makalah kesehatan mental pada setiap tahap perkemb. Menciptakan kondisi politik. Memilahara lingkungan hidup 6. ditandai dengan krisis ekonomi dan finansial negara yang melanda dunia memasuki dekade 1980-an. 2.

Negara-negara yang ingin mendapatkan utang dari IMF dan Bank Dunia harus berkomitmen untuk melakukan re-strukturisasi atau perubahan dalam kebijakan ekonomi makro mereka. James Baker menginisiasi sebuah kebijakan baru. Di titik ini. yang ditandai munculnya governance dan good governance. privatisasi. semacam Proyek Pengembangan Kecamatan (PPK). Pada era ini muncul cara pandang baru terhadap pemerintahan.com . Tahap V. Ini bisa terjadi karena pemerintah masih menerima kucuran utang sehingga prasyarat utang tersebut harus dipenuhi sebagai kompensasinya. Bank Dunia sendiri memilih menfokuskan lebih banyak pada proyek-proyek yang didanainya sendiri. converted by Web2PDFConvert. PRSPs yang demikian harus diimplementasikan sebagai kondisi untuk menerima pinjaman. Sedangkan Justice for the Poor adalah sebuah institusi yang baru-baru saja dikreasi Bank Dunia dalam mempromosikan pengurangan kemiskinan di Indonesia. Sebagai reaksi terhadap krisis pada tahun 1985. dan privatisasi sector-sektor publik (Gilpin. Bagi Bank Dunia.dihadapi. adalah era 1990-an. Proyek pembaruan ketatapemerintahan melalui good governance cenderung untuk melayani promosi konsensus pembaruan sosial dan ekonomi. mengurangi peranan Negara dalam ekonomi (good governance). yang lahir dalam bentuk deregulasi. namun juga organisasi non-pemerintah. Karena itu pada masa ini berkembang pesat “penyesuaian struktural”. Sedangkan Bank Dunia pula bekerja secara dekat dengan UNDP dan ADB sebagai sponsor dana utama untuk Partnership for Governance Reform. Secretary of the Treasury Amerika Serikat. yang berarah pada ekonomi yang berorientasi ekspor (export-led growth). melainkan justru sebagai akar masalah krisis. pelayanan publik berorientasi pasar. Pengaruh besar kemitraan ini adalah justru peran hegemoninya sebagai lembaga dana untuk proyek-proyek governance yang dijalankan oleh tidak saja lembaga negara. debirokratisasi. dan sekaligus kemenangan pasar dan swasta. seperti pembaruan peradilan. Berkembangnya isu-isu baru ini menandai kemenangan pandangan neoliberal yang sejak lama menghendaki peran negara secara minimal. dan pembentukan lembaga pemerintahan baru. Sejumlah lembaga donor seperti IMF dan World Bank dan para praktisi pembangunan internasional yang justru memulai mengembangkan gagasan governance dan juga good governance. khususnya sebuah strategi pemberdayaan untuk kaum miskin melalui bantuan hukum. Bank Dunia telah terlibat aktif dalam membuat kerangka kerja hukum untuk pembangunan (legal framework for development). Kebijakan ini berbasis pada Washington Consensus. Bank Dunia memimpin dan memiliki kekuasaan untuk mengarahkan kebijakan ekonomi (termasuk desakan pembentukan peraturan perundang-undangan). Muncul dan berperannya Justice for the Poor di Indonesia adalah tak terpisahkan dengan program global dalam Poverty Reduction Strategy Papers (PRSPs) yang disponsori Bank Dunia. Bank Dunia sendiri dalam mempromosikan good governance di Indonesia melalui tiga pintu yaitu CGI (Consultative Group on Indonesia). diskursus dan arah kecenderungan hak-hak asasi manusia lebih menyesuaikan dengan liberalisasi pasar. Inilah yang disebut “market friendly human rights paradigm‟ (paradigma hak-hak asasi manusia yang ramah pasar). dimana proyek demokratisasi (yang sudah dimulai dekade 1980-an) berkembang luas seantero jagad. PRSPs telah mengaplikasikan proyek dan mekanisme seragam untuk berbagai persoalan kemiskinan di negara ketiga. Kemitraan untuk Pembaruan Tata Pemerintahan (Partnership for Governance Reform) dan Justice for the Poor. program-program pemberdayaan hukum dan penyadaran hukum merupakan hal penting dalam mewujudkan kaum miskin atas akses keadilan. Dalam forum tahunan CGI. 2001 :314). pembaruan hukum. Perspektif yang berpusat pada government bergeser ke perspektif governance. Melalui forum kelompok multi-stakeholder di Kemitraan ini. Berdasarkan kebijkana baru ini. khususnya dengan mengaplikasikan pemberdayaan teknokratik dan bahasa liberal partisipasi. Dalam urusan pemantauan korupsi. yaitu Structural Adjustment Program (SAP).

PRSPs telah mempromosikan kebijakan-kebijakan berorientasikan pasar. prinsip transparansi yang sudah terkandung dalam prinsip musyawarah mufakat. Misalnya. Prinsip ini dapat dilihat dalam pembukaan UUD 1945 alenia IV. terefleksi dari penekanan pokok-pokok kebijakan yang mencakup tiga bidang. Prinsip Good Governance sebenarnya sudah ditanamkan pada saat Undang – Undang Dasar (UUD) 1945 pertama kali lahir. investasi. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Hal ini sejalan dengan sembilan nilai prinsipil dalam Good Governance. bergotong-royong. 1) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. perdagangan terbuka. 2) Memajukan kesejahteraan umum. dan mendesakkan peran negara agar menghapus perusahaan-perusahaan milik negara. bertanggung jawab. tanggap dan bertanggungjawab. tanggap. dan dorongan untuk berkembangnya lembaga politik dan converted by Web2PDFConvert.Berdasarkan laporan Focus on Global South yang bermarkas di Bangkok. efisien dan efektif. Prinsip lain adalah akuntabilitas. 3) Mencerdaskan kehidupan bangsa. padahal konsep itu sendiri sebenarnya dirumuskan oleh banyak praktisi untuk kepentingan praktis-strategis dalam rangka membangun relasi negara-masyarakat-pasar yang baik dan sejajar. Orientasi ideal Good Governance diarahkan pada pencapaian tujuan nasional danpemerintahan yang berfungsi ideal apabila melakukan upaya mencapai tujuan nasional secara efektif dan efisien. Prinsip akuntabilitas sudah terkandung dalam nilai bertanggung jawab. berkeadilan social. dan berbagai kelompok kepentingan di dalam tata kehidupan masyarakat Indonesia berdasarkan Pancasila. Namun pada perkembangannya Good Governance mulai urgent dibicarakan pasca tumbangnya rezim orde baru. bersikap terbuka. Demokrasi menjadi menjadi kata kunci dalam Good Governance. Tumbangnya rezim orde baru (atau populer disebut masa reformasi) membuat supremasi terhadap sistem demokrasi semakin santer. Kritik Good Governance Berdasarkan uraian diatas dalam perjalanan penerapan good governance hampir banyak negara mengasumsikannya sebagai sebuah ideal type of governance. 4) Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. serta mampu menjaga keselarasan hubungan kemitraan melalui proses interaksi yang dinamis dan konstruktif antara pemerintah.com . bertindak dan berpihak pada kepentingan rakyat. menjaga persatuan. Pengambilan keputusan dalam musyawarah mufakat pun dapat diakses oleh keseluruhan stakeholder terkait. rezim finansial. yaitu : 1) Politik: memposisikan pemerintah sebagai fasilitator. Dengan demikian maka Good Governance di Indonesia. dapat didefinisikan sebagai praktek penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis dengan kemampuan mengelola berbagai sumberdaya sosial dan ekonomi dengan baik untuk kepentingan rakyat Indonesia berdasarkan asas musyawarah dan mufakat. mendorong dialogis yang interaktif. menjunjung moralitas. Prinsip dasar yang kami maksud adalah tentang prinsip musyawarah mufakat. dan berkeinginan luhur. Dimana pengambilan keputusan dalam musyawarah mufakat lebih mengutamakan unsur maslahat dibanding politis. Pada Pembukaan Alenia IV UUD 1945 dinyatakan Tujuan Nasional adalah sebagai berikut.(Wiratraman 2006: 67). rakyat. Kemasan wujud good governance dalam paradigma dalam negeri. Sedangkan wujudnya di Indonesia berupa Penyelenggaraan tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

B. 2012. Penerapan Good Governance dalam sistem kepemerintahan saat ini sangat di perlukan karena peranan perintah dalam memajukan suatu negara sangatlah besar. Pemerintahan yang baik tidak di lihat dari sistem yang berbuat atau rancanggan undang-undang yang di rumuskan. Memberikan tekanan orientasi regional/local. melainkan suatu sikap yang pasti dalam menangani suatu permasalahn tanpa memandang siapa serta mengapa hal tersebut harus di lakukan. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Civic Education). 2012. Perlunya pengertian menggenai aspek-aspek dalam Good Governance sehingga tidak ada kesalahan dalam aplikasinya. 2. efisien dan ekonomis jika dilaksanakan oleh orang-orang yang memiliki integritas dan nilai etika yang rendah. Kesimpulan Berdasarkan uraian–uraian dari bab–bab sebelumnya maka penulis mengambil kesimpulan yaitu: 1. Karena sebaik apapun desain sebuah pengawasan tidak akan terlaksana dengan efektif. namun itu bukan berarti mengabaikan sektor pengawasan intern. DAFTAR PUSTAKA · Saepuloh Aep dan Tarsono. Integritas dan nilai etika perlu ditingkatkan atau dikomunikasikan dengan perilaku yang terbaik dan melibatkan pihak terkait. 3. 2) Partisipasi masyarakat: mendorong prakarsa lokal terus berkembang dan mendorong peranan maksimal lembaga kemasyarakatan.tradisi. Kinerja Inspektorat atau pengendalian intern perlu terus ditingkatkan meskipun penulis mengusulkan sektor publik. Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education). BAB III PENUTUP A. 3) Pembangunan Daerah : pengakuan kewenangan daerah (kecuali yang dipusatkan).com . dan memperkuat kerja sama wilayah/antar daerah. Saran Atas kesimpulan di atas. menjawab masalah kunci daerah/wilayah. Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi Islam. Good Governance merupakan pengertian dalam hal yang luas sehingga untuk memberikan arti serta defenisi tidak semudah mengartikan kata perkata melainkan perlunya aspek –aspek serta pemikiran yang luas menyangkut bidang tersebut. pemisahaan eksekutif dan legislatif daerah. Bandung:Asman Press. Bandung:Batic Press. converted by Web2PDFConvert. penulis mengemukakan beberapa saran untuk membenahi kelemahan-kelemahan dalam penegakkan prinsip good governance di Indonesia yaitu: 1. · Sulaiman Asep. Bandung:Fokusmedia. serta mengawal berkembangnya dinamika Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2. · Sofhian Subhan dan Sahid Gatara Asep. 4. 2012.

176 [6] Asep Sulaeman.Cit.com .Op. Op.156 [7] Aep Saepuloh dan Tarsono.hlm.157-158 [13] Loc cit.Op.23 Agen Judi | Agen Bola | Agen Sbobet Agen Sbobet Agen Judi Agen Bola Agen Judi Online Agen Casino Prediksi Bola Agen Tangkas Agen Poker Agen IBCBET Agen 1sCasino Balas Masukkan komentar Anda.Cit.hlm.hlm.155 [3] Ibid..[1] Asep saepuloh.. +1 Rekomendasikan ini di Google Posting Lebih Baru Beranda Posting Lama 1 komentar: Selens Seren 29 Oktober 2015 03. Op. Beri komentar sebagai: Select profile.Cit...Cit. [5] Aep Saepuloh dan Tarsono.. [9] Loc.177 [8] Ibid.hlm.hlm. [11] Asep Sulaeman..178 [12] Aep Saepuloh dan Tarsono.Cit. Publikasikan Pratinjau Langganan: Poskan Komentar (Atom) BLOGGER NEWS BLOGROLL ABOUT converted by Web2PDFConvert.175 [2] Asep Sulaeman.Cit.hlm. [14] Loc cit.hlm. Pendidikan Kewarganegaraan(Bandung:Batic Press). Tarsono.. Pendidikan Dan Kewarganegaraan(Bandung:Asman Press).. [4] Ibid. Op.157 [10] Loc cit.hlm.

Premium Blogger Themes Unlimited Web Hosting converted by Web2PDFConvert.com .PAGES SAMPLE TEXT Beranda Copyright © 2016 Coretan Perkuliahan di Fakultas Psikologi UIN SGD Bandung | Powered by Blogger Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha .