Anda di halaman 1dari 8

KEKERASAN FISIK

Kekerasan fisik merupakan tindakan


melukai fisik atau menyakiti fisik anak
(termasuk penggunaan kekuatan dengan
sengaja, sengaja meracuni, mencekik
atau membuat tidak dapat bernapas,
membakar, Sindrom Munchausen oleh
pengasuh, dll).
Kekerasan fisik ini dapat dianggap sebagai
cedera non-kecelakaan atau trauma anak.

Cedera craniofacial, kepala, wajah


dan leher terjadi lebih dari setengah
kasus kekerasan pada anak.
Masalah karies, gingivitis dan
masalah kesehatan mulut lainnya
juga dapat disebabkan oleh adanya
kekerasan fisik pada anak.

Cara Pemeriksaan dan


Diagnosa Kekerasan Fisik pada
Anak

Anamnesa
Riwayat kecelakaan tidak cocok dengan jenis
atau beratnya trauma
Riwayat bagaimana kecelakaan terjadi tidak
jelas
Riwayat kecelakan berubah-ubah
Orangtua jika ditanya secara terpisah
memberi keterangan yang saling
bertentangan
Riwayat yang tidak masuk akal

Pemeriksaan Fisik
Seringkali tidak ada kesesuaian antara
pemeriksaan fisik dengan anamnesis
tentang kejadian yang diungkapkan oleh
orangtua atau pengantar.
Pemeriksaan Penunjang
Berdasarkan anamnesis dan
pemeriksaan fisik, maka dapat dipilih
pemeriksaan laboratorium yang akan
dilakukan

Tata Laksana
Tata laksana medis
penanganan masalah medis korban
diutamakan terhadap keadaan yang
mengancam jiwa
Tata laksana psikososial
penanganan menyeluruh terhadap
korban dan keluarganya serta
pelakunya