Anda di halaman 1dari 16

BED SIDE TEACHING

APPENDICITIS
Preceptor
Dr. Liza Nursanty, Sp. B., FinaCS., M.Kes
By
Aghnia hasya

SMF Ilmu bedah
Fakultas kedokteran
Universitas islam bandung
RS Al Islam Bandung
2015

I Umur : 30 tahun Jenis Kelamin : Perempuan Pendidikan : S1 Pekerjaan : IRT Agama : Islam Status Marital : Menikah Tanggal Pemeriksaan pre-operatif : 19 November 2015 .KETERANGAN UMUM • • • • • • • • Nama : Ny.

KELUHAN UTAMA • Nyeri perut kanan bawah .

nyeri sedikit berkurang ketika istirahat ataupun menekuk perut kanannya. Pasien juga mengaku mengalami perubahan pola BAB sejak 2 minggu SMRS menjadi 3 kali dalam seminggu yang awalnya 1 kali sehari. Nyeri dirasakan tiba-tiba dan menjalar ke selangkangan kanan hingga paha kanan. . Keluhan juga disertai dengan adanya mual tanpa adanya muntah dan penurunan nafsu makan. Keluhan disertai dengan adanya demam yang hilang timbul sejak 3 hari SMRS. Nyeri bertambah berat ketika batuk atau berjalan. Nyeri dirasakan hilang timbul seperti diremas-remas.ANAMNESIS KHUSUS Pasien datang dengan keluhan nyeri perut kanan bawah sejak 3 hari sebelum masuk RS.

BAK keruh seperti cola atau serpihan seperti batu yang keluar. nyeri yang menjalar ke punggung. perut menjadi tegang dan kembung. Pasien juga menyangkal adanya mencret. tidak bisa buang angin. Pasien belum pernah mengobati keluhannya sebelum masuk RS. Pasien mengaku jarang makan-makanan yang berserat. . Pasien juga menyangkal adanya menstruasi yang terlambat dan bercak coklat yang keluar dari jalan lahir. Pasien menyangkal adanya keluhan pada BAK. Pasien baru pertama kali mengalami hal seperti ini.Pasien menyangkal adanya nyeri yang hebat pada seluruh perut. BAK menjadi jarang. seperti nyeri dan terasa panas saat BAK.

PEMERIKSAAN FISIK • Status Generalis • Keadaan umum : tampak sakit sedang • Kesadaran : composmentis • Tanda Vital : BP: 120/80 mmHg N = 80 x/menit R = 20 x/menit S =37. sklera ikterik (-/-) • Telinga : sekret (-) deformitas (-) • Hidung : sekret (-) • Leher : JVP tidak meningkat. KGB tidak teraba membesar .2 oC • Kepala : normocepal • Mata : konjungtiva anemis (-/-).

VBS normal kiri=kanan.• Thoraks Pulmo Cor : Bentuk dan gerak simetris : Sonor. murmur (-) . ronkhi -/-. : Bunyi jantung S1 dan S2 murni. regular. wheezing -/-.

• - Abdomen : Inspeksi : Datar. luka bekas operasi SC (+) Auskultasi : BU (+). Femoral : KGB (-) • Punggung : ketok CVA (-/-) • Ekstremitas atas : akral hangat. metalic sound (-) Palpasi : nyeri tekan RLQ (+). Cyanosis -/- . Hepar dan lien tidak teraba Perkusi : timpani di seluruh bagian hepar • Inguinal. CRT < 2 dtk. edema -/-. lembut.

terdapat bekas operasi sectio caesaria • Auskultasi: BU (+). Psoas sign (+). Defans Muscular (-) . pekak samping (-) • Palpasi – – – – – NT (+) dan NL (-) di titik McBurney Rovsing’s sign (+).ABDOMEN : STATUS LOKALIS • a/r right lower quadrant (RLQ) • Inspeksi – Perut cembung lembut – Tidak tampak kemerahan/luka. pekak pindah (-). Obturator sign (+). metallic sound (-) • Perkusi: timpani.

.

DIAGNOSIS BANDING • Appendisitis akut • Torsio kista ovarium .

Hb.USULAN PEMERIKSAAN PENUNJANG Laboratorium • Darah rutin. Ht. Eritrosit • Urin rutin USG Abdomen dan adnexa . Leukosit.

DIAGNOSA KERJA • Apendisitis akut .

PENATALAKSANAAN • Penatalaksanaan Umum : .Makan.Tirah baring .Open appendictomy .makanan berserat Khusus : .

PROGNOSIS • • • Quo ad vitam : ad bonam Quo ad functionam: ad bonam Quo ad sanationam : ad bonam .

ALHAMDULILLAH .