Anda di halaman 1dari 3

Sudah menjadi naluri manusia untuk mempercayai bahwa diluar dirinya ada suatu kekuatan yang lebih

besar dan lebih berkuasa dari pada dirinya. Manusia kemudian menyembahnya dengan memberi korban
hasil buah-buahan, binatang-ternak, bahkan manusia ( Kej.4:3-4; Kej.22:9-10)* agar kehidupan mereka
diberkati. Mulanya manusia tidak mengenalnya namun lama-kelamaan memberinya nama sesuai dengan
dialek bahasa mereka sendiri ( Kel.3:13-15).* Tidak terkecuali dengan kelompok-kelompok nomaden di
Timur Tengah, yang kemudian kita mengenal salah satunya sebagai cikal bakal bangsa Israel (Yahudi).
Mereka memberi nama kepada yang disembahnya dan kemudian membuat tempat ibadah di Yerusalem
sebagai
pusat
pemujaan
mereka.
Kej.4:3-4. Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu
kepada TUHAN sebagai korban persembahan; Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari
anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban
persembahannya
itu,
Kej.22:9-10. Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan
mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas
kayu api. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih
anaknya.
Kel.3:13-15. Lalu Musa berkata kepada Allah: "Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata
kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku:
bagaimana tentang nama-Nya? --apakah yang harus kujawab kepada mereka?" Firman Allah kepada Musa:
"AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah
mengutus aku kepadamu." Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Beginilah kaukatakan kepada
orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus
aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.
*cerita: Kain-Habel; Abraham-Ishak; dan Yahweh-Musa untuk mewakili manusia dimasa prabudaya/ budaya
manusia
primitif.
Dalam perjalanan sejarah bangsa Israel kemudian terpecah menjadi dua, yaitu yang tinggal di Samaria
(kerajaan Israel Utara) dan yang tinggal di Yudea (kerajaan Yehuda), dan masing-masing mempunyai
tempat penyembahan sendiri-sendiri. Orang Samaria di gunung Gerizim sedang orang Yahudi tetap di
Yerusalem. Dalam konteks inilah kemudian Yesus Kristus memberikan pengajaran kepada perempuan
Samaria yang ditemuiNya disumur-tua yang dipercaya sebagai sumur peninggalan Yakub, nenek moyang
bangsa
Israel.
Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan
menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. Kamu menyembah apa yang tidak
kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Tetapi
saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah
Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh
dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." (Yoh.4:21-24)
Dari
1.
2.
1.

perkataan
Tuhan
Yesus
diatas
kita
temukan
dua
Manusia
tidak
harus
menyembah
Tuhan
Allah
disuatu
Manusia
harus
menyembah
Tuhan
Allah
dalam
roh
Manusia

tidak

harus

menyembah

Tuhan

Allah

disuatu

petunjuk
bahwa:
tempat
tertentu.
dan
kebenaran.

tempat

tertentu

saja.

Dimasa sekarang berziarah ke tempat-tempat yang dianggap suci masih dilakukan orang-orang modern,
baik yang beragama Kristen maupun yang beragama lain. Alasan orang melakukannya adalah karena
dengan berziarah ketempat-tempat yang dianggap suci itu, mereka merasa lebih dekat dengan Tuhannya.
Dan mereka mempunyai keyakinan bahwa dengan melakukannya akan mendapat pengampunan atas dosadosa mereka, akan mendapat berkat duniawi dan rohani, bahkan ada yang menjadikannya untuk
mendapatkan satu status yang lebih tinggi dari pada orang yang tidak pernah berziarah. Menentang

Aku datang kembali kepadamu. Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu." Perkataan Tuhan Yesus dalam menjawab pertanyaan ahli Taurat mempunyai pengertian bahwa orang yang mengasihi Tuhan. seperti yang telah diungkapkan diatas. Kasus ini sama dengan jawaban Tuhan Yesus kepada ahli Taurat yang mencobaiNya dengan pertanyaan tentang hukum yang terutama dalam hukum Taurat (Mat. Mat. kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Dan hukum yang kedua. dan menyembah dalam kebenaran diartikan melakukan perbuatan-perbuatan baik dan benar. karena sekalipun melihat. Karena perintah Tuhan adalah supaya manusia saling mengasihi sesamanya (Yoh. karena kalimat yang dikatakan Tuhan Yesus hanya mempunyai satu makna saja. karena yang terutama dalam hukum Taurat tentunya hanya satu saja yang utama. supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. yaitu mengasihi sesamanya manusia. karena pada setiap orang yang beriman kepada Tuhan Yesus Kristus. tetapi kepada mereka tidak. Yoh. dimana menyembah dalam roh diartikan sama dengan menyembah dengan menggunakan bahasa roh. tidak boleh dipotong-potong. Yang sebenarnya dimaksudkan Tuhan Yesus dengan 'menyembah dalam roh dan kebenaran' adalah menyembah Tuhan Allah mulai dari dalam hati yang tulus. Mat. bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam . sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Roh Kudus tinggal dalam dirinya (Yoh. bukan hanya penyembahan ritual. sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. yang dilakukan dalam tindakan dan perbuatan yang benar (baca: melakukan perbuatan kasih) sepanjang hidupnya sampai dipanggil Tuhan ke sorga. tetapi penyembahan yang bersifat spiritual. suci dan tidak munafik. Aku akan minta kepada Bapa. apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.13:31-35). Manusia harus menyembah Tuhan Allah dalam roh dan kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia. Ketika orang-orang Farisi mendengar.2:34-40. Orang beriman akan mengetahui bahwa yang diinginkan Tuhan bukan penyembahan seperti itu. sehingga ia berkelimpahan. Yoh.14:15-21. bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam. dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain. hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan. "Jikalau kamu mengasihi Aku. kamu akan menuruti segala perintah-Ku. sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup. kepadanya akan diberi. berkumpullah mereka dan seorang dari mereka. ia harus melakukan kasih kepada sesamanya. seorang ahli Taurat. yaitu Roh Kebenaran. Karena siapa yang mempunyai. Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka. Tetapi kamu mengenal Dia. tetapi siapa yang tidak mempunyai. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.2:34-40). bahwa seorang yang mengasihi Tuhan harus melakukan perintahNya. tetapi yang dimaksudkan adalah satu. Dunia tidak dapat menerima Dia. mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar. Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga. supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.anggapan seperti itu Yesus Kristus mengajarkan bahwa manusia tidak perlu lagi datang ke tempattempat tertentu yang dianggap sebagai tempat yang suci untuk melakukan ritual tertentu. Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi. Jadi kalimat itu harus dimengerti dalam satu kesatuan. Aku akan minta kepada Bapa. Pada waktu itulah kamu akan tahu. yaitu Roh Kebenaran. dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain. tetapi kamu melihat Aku. "Jikalau kamu mengasihi Aku.13:11-13.14:15-21). dengan mengasihi sesamanya ia telah melakukan perintah hukum Taurat dan sekaligus ia melakukan perintah Tuhan (Yoh. ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Allahmu. sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Dalam jawaban Tuhan Yesus terdiri dari dua kalimat. 2. bertanya untuk mencobai Dia: "Guru. Tetapi kamu mengenal Dia. Dan mereka mendapatkan karunia untuk mengetahui tentang apa yang dikehendaki Tuhan ( Mat.14:15-17). mereka tidak mendengar dan tidak mengerti. Jadi jawaban Tuhan Yesus itu mempunyai satu pengertian saja.14:15-17. Kalimat 'menyembah dalam roh dan kebenaran' tidak boleh ditafsirkan seperti yang selama ini diajarkan dalam gereja Pentakosta. yang sama dengan itu.13:11-13).

" Yoh. sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. tidak mungkin kamu datang. yaitu supaya kamu saling mengasihi. . Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia. dan seperti yang telah Kukatakan kepada orangorang Yahudi: Ke tempat Aku pergi. Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya. Hai anak-anak-Ku.kamu. dan akan mempermuliakan Dia dengan segera. hanya seketika saja lagi Aku ada bersama kamu. ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya. Dan barangsiapa mengasihi Aku. Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya. dialah yang mengasihi Aku. bahwa kamu adalah murid-murid-Ku.13:31-35. Dengan demikian semua orang akan tahu. Sesudah Yudas pergi. yaitu jikalau kamu saling mengasihi. Kamu akan mencari Aku. berkatalah Yesus: "Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia. demikian pula Aku mengatakannya sekarang juga kepada kamu. Aku memberikan perintah baru kepada kamu.