Anda di halaman 1dari 1

66

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama pelaksanaan Praktik Kerja
Lapang, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Proses pengeringan ikan teri nasi di PT. Kelola Mina Laut Unit Lobuk –
Sumenep meliputi
pencucian,
pengeringan,

proses

persiapan

bahan

baku,

pemasakan

dengan

penambahan

sotasi,

pemisahan

ukuran,

penimbangan,

garam,

pengepakan

penirisan,
hingga

penyimpanan.
2. Proses pengeringan ikan teri nasi di PT. Kelola Mina Laut Unit Lobuk
memiliki perbedaan cara pengolahan dengan literatur diantaranya adalah
tidak dilakukannya penirisan setelah proses pencucian, sortasi dilakukan
sebanyak dua kali dan penyimpanan pada suhu dingin dilakukan secara
berkala setelah dilakukan beberapa proses pengolahan.
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi mutu ikan teri di PT. Kelola Mina Laut
Unit Lobuk – Sumenep adalah bau, warna, kadar garam, kerusakan,
berat bersih, kadar air, kerataan, dan campuran.
4. Pengawasan mutu pada ikan teri nasi terletak pada penanganan ikan
sebelum dan sesudah pasca panen sebelum dan sesudah rebus.
5. Tata letak mesin dan peralatan di PT. Kelola Mina Laut Unit Lobuk –
Sumenep

mengikuti

urutan

proses

pengolahan,

dengan

mempertimbangkan efisiensi pemindahan material/bahan yang diproses.
B. Saran
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama pelaksanaan Praktik Kerja
Lapang, maka saran yang dapat disampaikan sebagai berikut:
1. Peningkatan pengendalian mutu ikan teri segar perlu diperhatikan,
terutama pada saat penerimaan bahan.
2. Peningkatan taraf pendidikan dan frekuensi pelatihan dalam rangka
memperlancar program manajemen mutu terpadu.
3. Perlu dilakukannya peningkatan
66 pengawasan terhadap pekerja serta
lebih di efisiensikan lagi tingkat pemprosesan ikan teri nasi keringnya.