Anda di halaman 1dari 2

NASKAH DRAMA NATAL

HIDUP SEBAGAI KELUARGA ALLAH

NARATOR

: Keluarga Kristen adalah persekutuan hidup antara ayah, ibu, dan


anak-anak yang telah percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai
Tuhan dan Juruselamat secara pribadi serta meneladani hidup dan
ajaran-ajaranNya dalam kehidupan sehari-hari. Keluarga merupakan
tempat untuk bertumbuh, menyangkut tubuh, akal budi, hubungan
sosial, kasih dan rohani. Keluarga merupakan tempat yang aman
untuk berteduh saat ada badai kehidupan. Keluarga merupakan
tempat munculnya permasalahan dan penyelesaiannya.
Bagaimanakah bentuk hubungan dalam keluarga? Bagaimanakah
bentuk hubungan antara suami dan istri, orang tua dengan anak,
dan anak dengan orang tua? Bagaimana keluarga yang dimaksud
dalam Firman Tuhan dan bagaimana mewujudkannya? Mari kita
saksikan dalam refleksi natal berikut ini..

NARATOR

: Firman Tuhan : Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di


depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan
memuliakan Bapamu yang di sorga (Matius 5 : 16)

Tetangga 1 : Hei jenk...udah dengar tidak, pak berkat punya motor baru... hebat
ya..padahal kerjanya kecil-kecilan begitu
Tetangga 2 : Oh ya? Hebat donk...berarti usaha mereka lancar-lancar saja
Ibu

: Halo ibu-ibu..sedang cerita apa?

Tetangga 2 : Ibu sudah punya motor baru yah? Gimana rahasianya supaya
sukses?
Ibu

: Oh..puji Tuhan... kalau kita rajin berusaha dan selalu berdoa..Tuhan


pasti akan berkati segala usaha kita... permisi yah ibu-ibu..mau
masak dulu.. (semua bubar)

NARATOR

: Firman Tuhan : Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti


kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti
Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh
(Efesus 5 : 22-23)

Bapak

: Ma, natal semakin dekat, kebutuhan semakin banyak... jangan


membeli barang yang tidak perlu...

Ibu

: Iya, pa...mama mengerti maksud papa kok (sambil cerita2)

NARATOR

: Firman Tuhan : Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam


Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayah dan ibumuini

adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini:
supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. Dan kamu,
bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anakanakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.
(Efesus 6:1-4)
Anak 1

: (sambil lari-lari) Pa, natal kali ini ade minta hadiah handphone ya?
Teman-teman ade sudah punya HP baru semua

Ibu

: Loh, handphone kamu kan masih bagus..pakai saja dulu

Anak 2

: Iya nih, atau kamu pakai punya kakak saja, nanti kakak yang beli
HP baru...ya pa?

Ayah

: Kakak..Ade...(sambil menghela nafas) Kalau masih bisa dipakai, ya


pakai saja..kenapa harus beli baru? Memang kalau HP baru
menjamin bisa masuk surga? (sambil cerita2)

NARATOR

: Firman Tuhan : Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini


haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkan
berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila
engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam
perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.
(Ulangan 6 : 6-7)

Ayah

: Nak, keluarga kita memang kecil... tapi apapun yang kita punyai
harus kita syukuri

Ibu

: Iya, coba lihat keluarga yang lain di luar sana, banyak yang saling
tidak peduli akhirnya mereka mulai menjauhi perintah Allah

Ayah

: Harta yang paling berharga di dunia ini adalah keluarga kita


sendiri... berilah contoh yang baik terhadap sesama kita di luar
sana..agar kasih Kristus selalu terpancar.. (semua berpelukan)

NARATOR

: Demikianlah drama natal yang disampaikan


oleh ..........................................., kiranya Kasih dan Penyertaan
Kristus selalu menerangi kita semua. Biarlah kita semua dapat
hidup bersama sebagai keluarga Allah. Tuhan Yesus Memberkati

Anda mungkin juga menyukai