Anda di halaman 1dari 22

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014

Bangunan
Apartemen

BAB IX
PERENCANAAN KOLOM
IX.1 PERENCANAAN KOLOM EKSTERIOR
Data perencanaan :
Dimensi kolom
Tinggi kolom

: 40/40 cm
: Lantai 1 = 500 cm
Lantai 2 dan 3 = 450 cm

Decking (d)
Diameter tulangan
Diameter sengkang
Mutu tulangan (fy)
Mutu sengkang (fy)
Mutu beton (fc)

: 40 cm
: 22 mm
: 10 mm
: 350 Mpa
: 350 Mpa
: 40 Mpa

IX.2 PERENCANAAN TULANGAN KOLOM LANTAI 1


Sebelum diperiksa syarat dimensi kolom menurut SNI 03-2847-2013 Pasal 21.6.1
harus dipenuhi bila :
-

Menerima beban aksial berfaktor lebih besar dari


Ag f c '
10

400 400 35
1

560kN
10
1000

Karena beban aksial 1384,4 kN ini lebih kecil dari beban aksial berfaktor maximum
yang tercantum di tabel 8.1 maka pasal diatas berlaku :
-

Ukuran penampang terkecil 400 mm > 300 mm


Ratio B/H = 400/400 = 1 > 0,4

OK
OK

Tabel 9.1 Beban dan kombinasi beban yang bekerja : (diperoleh dari SAP 2000)

Beban
Kombinasi
1.2D+1.6L

1.2D+1.0L+1.0E

1142

1.2D+1.0L-1.0E

1142

1.0D+1.0L

1142

1.4D

1142

0.9D+1.0E

1142

No

Frame
1142

Aksial
kN
1384,4
1297,0
5
1066,0
2
1040,9
7
983,99
2
748,08
1

Geser Momen
kN
kN-m
12,75 41,211
11,54
10,47
9,65
9,45
6,61

37,328
33,858
2
31,221
4
30,601
5
21,407
3

Torsi
kN-m
0,0386
0,0357
0,0309
0,0292
0,0286
0,0208
133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014

0.9D-1.0E

748,08
1

1142

6,61

Bangunan
Apartemen
21,407
3 0,0208

Momen Envelope Lantai 1 Eksterior


6
0.9D+1.0E

0.9D-1.0E

1.0D+1.0L

1.2D+1.0L+1.0E

1.2D+1.0L-1.0E
1.2D+1.6L

1.4D

0
-50

-40

-30

-20

-10

10

20

30

Mp (kNm)

Gambar 9.1 Grafik momen envelope pada lantai 1 eksterior

Perhitungan penulangan kolom exterior lantai 1 menggunakan program bantu


PCACOL sebagai berikut :

Mpr=291 kNm

Gambar 9.2 Diagram Interaksi Aksial vs Momen kolom exterior lantai 1

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

10D22

3D10-100

400

10D22

10D22
400

A. Kontrol Rasio Tulangan


Menurut SNI 03-2847-2013 Pasal 21.6.3.1, luas tulangan memanjang, Asf tidak boleh
kurang dari 0,01 (1 %) dan tidak boleh lebih dari 0,06 (6 %). Dari diagram interaksi
yang dibuat oleh program PCACOL diperoleh :
Tulangan Longitudinal : 10 D22 (1 % < 2,42 % < 6 %)

OK

B. Kontrol Kapasitas Beban Aksial Kolom Dasar Terhadap Beban Aksial


Terfaktor
Pn (max) 0,8 0,85 f c '( Ag Ast ) f y Ast

0,8 0,65 0,85 35 (160000 3870) 350 3870


= 3119671 N
= 3119,671 kNm

Pn(max) > P max


3119,671 kNm > 1384,404 kNm

OK
133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

C.

D.

Persyaratan Strong Cloumn Weak Beam


M nc (1,2) M nb
pasal 21.6.2.2 : SNI 03-2847-2013
Momen pada kolom :
Dari hasil analisa menggunakan PCACOL diperoleh Mnc = 244 kNm
244 244
M nc
750,77kNm
0,65
Momen pada balok :
Momen pada balok diperoleh dari analisa menggunakan SAP 2000 yaitu
Frame 901 Mnb+ = 82,06 kNm
Frame 918 Mnb- = 16,95 kNm
82,06 16,95
M nb
123,76kNm
0,85
M nc (1,2) M nb
750,77 (1,2) 123,76
750,77 kNm 148,52 kNm Memenuhi persyaratan Strong Column Weak Beam
Kontrol Persyaratan Kolom Eksterior Terhadap Gaya Geser Rencana Ve
Geser pada kolom :
Bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 21.6.5.1 gaya geser desain, Ve
ditentukan
Ve

sebagai berikut :

(2 M pr )
Ln

Mpr adalah kekuatan lentur mungkin komponen struktur, dengan atau tanpa
beban aksial, yang ditentukan menggunakan properti komponen struktur pada
muka joint

yang mengasumsikan tegangan tarik dalam batang tulangan

longitudinal sebesar paling sedikit 1,25 fy dan faktor reduksi kekuatan


sebesar 1,0 Nmm. Sehingga nilai

fy untuk analisa geser sebesar

1,25 fy 1,25 350 437,5Mpa

Dari hasil analisa menggunakan PCACOL diperoleh Mpr = 291 kNm


Panjang bentang bersih :
Ve

Ln 5 0,35 4,65m

(2 291)
125,16kN
4,65

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

Geser pada balok :

Vu 2

M pr M pr

l2
l1 l 2

l1

82,06 16,95
4,5
Vu 2

5
(5 4,5)
Vu 18,76kN

Ve > V
125,16 kN > 12,75 kN

OK

E. Pengekang Eksterior
Bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 21.6.4.1 panjang l0 tidak boleh
kurang dari yang terbesar dari :
h = 500 + 450 = 950 mm
1
1
l n 4560 775mm
6
6
450 mm

Maka, l0 pakai adalah 950 mm

Untuk jarak begel (s) bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 21.6.4.3 tidak
boleh melebihi yang terkecil dari : (diamater pakai sengkang 10 mm)
1
1
b 400 100mm
4
4

6 dl 6 22 132mm

350 0,5 (400 2( 40

350 hx
100
3

100

10
)
2 165mm

Dipakai jarak begel (s) = 100 mm (minimum)


Ash 0,3

sbc f c '

f yt

Ag

Ach

atau
Ash 0,09

sbc f c '
f yt

Ash 0,3

306 35
350

160000
2

1 215,33mm
129600

atau
Ash 0,09

306 35
275,4mm 2
350

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen
1
As 3 14 2 461,81mm 2 Ash max 275,4mm 2
4

Sehingga dipasang 3D14 100 (Ash = 461,81 mm2 > 275,4 mm2).
Mengingat beban aksial terfaktor kolom eksterior ini lebih
Ag f c '
10

besar dari
diambil

400 400 35
1

560kN
10
1000
, maka Nilai Vc

sesuai SNI 03-2847-2013 pasal 11.2.1.2

N u
Vc 0,17 1
f c 'bw d

14
A
g

138440,39

Vc 0,17 1
1 35 200 335 143097,48 N 143,09kN
14160000

Bedasarkan Av 3D14 = 461,81 mm2 dan s terpasang = 100 mm


d = h kolom d sengkang dl
d = 400 40 14 22
d = 335 mm
Vs

As f y d

s
461,81 350 335
Vs
541477,06 N 541,5kN
100

Maka

Vs Vc 0,75 (541,5 143,09) 513,43kN Vu 18,76kN

Ini berarti Ash terpasang di L0 = 950 mm cukup untuk menahan geser

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

10D22

3D10-100

400

10D22

10D22
400

Bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 21.5.3.2 spasi sengkang tidak boleh melebihi
yang terkecil dari :
1
1
d 335 83,7 mm
4
4

6 dl 6 22 132mm

150 mm

spasi sengkang pakai = 80 mm


F. Panjang Lewatan pada Sambungan Tulangan Kolom Exterior lantai 1
Sambungan kolom yang diletakkan di tengah tinggi kolom harus memenuhi
ketentuan panjang lewatan yang ditentukan bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 12.2.3

ld

fy

berikut :

1,1 f c '

t e s
db
cb K tr

d b

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

Dimana :
t = 1 ; e = 1 ; s = 1
=1
Ktr = 0 penyederhanaan desain
c = 40 + ds + dl
= 40 + 14 + 22
= 65 mm

11 1
1,1 1 35 65 0

22

l d 400,47 mm
ld

350

22

Bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 12.7.2 sambungan lewatan tulangan ulir dan
kawat ulir ld 200mm, maka
Ld 200 mm
400,47 200 mm

OK

G. Kontrol Kebutuhan Penulangan Torsi Kolom Eksterior Lantai 1


Bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 11.5.1 pengaruh puntir untuk struktur nonprategang yang dibebani tarik atau tekan aksial dapat di abaikan bila nilai momen puntir
kurang dari :
Acp 2

Tu 0,083 f c '

Pcp

Nu
0,33 Ag f c '

( 400 400) 2
1385503,9
1
Tu 0,083 35
13733183 Nmm
0,33 160000 1 35
2 (400 400)
38600 Nmm 13733184 Nmm

Tulangan torsi di abaikan


IX.3 PERENCANAAN KOLOM INTERIOR
Data perencanaan :
Dimensi kolom
Tinggi kolom

: 40/40 cm
: Lantai 1 = 500 cm
Lantai 2 dan 3 = 450 cm

Decking (d)
Diameter tulangan

: 40 cm
: 22 mm

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

Diameter sengkang
: 10 mm
Mutu tulangan (fy)
: 350 Mpa
Mutu sengkang (fy)
: 350 Mpa
Mutu beton (fc)
: 40 Mpa
IX.4 PERENCANAAN TULANGAN KOLOM LANTAI 1

Sebelum diperiksa syarat dimensi kolom menurut SNI 03-2847-2013 Pasal 21.6.1
harus dipenuhi bila :
-

Menerima beban aksial berfaktor lebih besar dari


Ag f c '
10

400 400 35
1

560kN
10
1000

Karena beban aksial 1283,22 kN ini lebih kecil dari beban aksial berfaktor
maximum yang tercantum di tabel 8.2 maka pasal diatas berlaku :
-

Ukuran penampang terkecil 400 mm > 300 mm


Ratio B/H = 400/400 = 1 > 0,4

OK
OK

Tabel 9.2 Beban dan kombinasi beban yang bekerja : (diperoleh dari SAP 2000)

Beban

No

Frame

Kombinasi
1

1.2D+1.6L

1099

1.2D+1.0L+1.0E

1099

1.2D+1.0L-1.0E

1099

1.0D+1.0L

1099

1.4D

1099

0.9D+1.0E

1099

0.9D-1.0E

1099

Aksial

Geser

kN
1283,2
2
1196,4
8
950,29
8
941,37
3
830,39
6
661,37
9
661,37
9

kN
16,283
7
14,445
2
12,063
5
12,699
5
10,562
2

Mome
n
kN-m

Torsi
kN-m

54,17

0,1512

48,06

0,1332

40,13

0,1126

42,25

0,1211

35,15

0,1017

7,6628

25,50

0,0714

7,6628

25,50

0,0714

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

Momen Envelope Lantai 1 Interior


6
5

0.9D+1.0E
0.9D-1.0E

1.0D+1.0L

1.2D+1.0L+1.0E
1.2D+1.0L-1.0E

1.2D+1.6L

1.4D

0
-40

-30

-20

-10

10

20

30

40

50

60

Mp (kNm)

Gambar 9.3 Grafik momen envelope pada lantai 1 interior

Perhitungan penulangan kolom exterior lantai 1 menggunakan program bantu


PCACOL sebagai berikut :

Mc = 260 kNm

Gambar 9.4 Diagram Interaksi Aksial vs Momen kolom interior lantai 1

A. Kontrol Rasio Tulangan

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen
Menurut SNI 03-2847-2013 Pasal 21.6.3.1, luas tulangan memanjang, Asf tidak boleh
kurang dari 0,01 (1 %) dan tidak boleh lebih dari 0,06 (6 %). Dari diagram interaksi yang
dibuat oleh program PCACOL diperoleh :
Tulangan Longitudinal : 10 D22 (1 % < 2,42 % < 6 %)

OK

B. Kontrol Kapasitas Beban Aksial Kolom Dasar Terhadap Beban Aksial


Terfaktor
Pn (max) 0,8 0,85 f c '( Ag Ast ) f y Ast

0,8 0,65 0,85 35 (160000 3870) 350 3870


= 3119671 N
= 3119,671 kNm

Pn(max) > P max


3119,671 kNm > 1283,22 kNm

OK

C. Persyaratan Strong Cloumn Weak Beam


M nc (1,2) M nb
pasal 21.6.2.2 : SNI 03-2847-2013
Momen pada kolom :
Dari hasil analisa menggunakan PCACOL diperoleh Mnc = 242 kNm

242 242
744,62kNm
0,65
Momen pada balok :
Momen pada balok diperoleh dari analisa menggunakan SAP 2000 yaitu
Frame 887 Mnb+ = 60,63 kNm
Frame 891 Mnb- = 83,84 kNm
60,63 83,84
M nb
180,59kNm
0,85
M nc

M nc (1,2) M nb
744,62 (1,2) 180,59
738, 5 kNm 216,71 kNm Memenuhi persyaratan Strong Column Weak Beam
D. Kontrol Persyaratan Kolom Eksterior Terhadap Gaya Geser Rencana
Ve
Geser pada kolom :
Bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 21.6.5.1 gaya geser desain, Ve ditentukan
sebagai berikut :
Ve

(2 M pr )
Ln

Mpr adalah kekuatan lentur mungkin komponen struktur, dengan atau tanpa
beban aksial, yang ditentukan menggunakan properti komponen struktur pada muka
133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen
joint yang mengasumsikan tegangan tarik dalam batang tulangan longitudinal sebesar
paling sedikit 1,25 fy dan faktor reduksi kekuatan sebesar 1,0 Nmm. Sehingga nilai
fy untuk analisa geser sebesar 1,25 fy 1,25 350 437,5Mpa
Dari hasil analisa menggunakan PCACOL diperoleh Mpr = 294 kN
L 5 0,35 4,65m
Panjang bentang bersih : n
Ve

(2 294)
126,45kN
4,65

Geser pada balok :

M pr M pr
l
Vu 2
2
l1
l1 l 2
60,63 83,84
4,5
Vu 2

5
(5 4,5)
Vu 27,37 kN
Ve > V
126,45 kN > 16,28 kN

OK

E. Pengekang Interior
Bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 21.6.4.1 panjang l0 tidak boleh kurang dari yang
terbesar dari :

h = 500 + 450 = 950 mm


1
1
l n 4560 775mm
6
6
450 mm

Maka, l0 pakai adalah 950 mm


Untuk jarak begel (s) bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 21.6.4.3 tidak boleh
melebihi yang terkecil dari : (diamater pakai sengkang 10 mm)
1
1
b 400 100mm
4
4

6 dl 6 22 132mm

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

350 0,5 (400 2( 40

350 hx
100
100
3

10
)
2 165mm

Dipakai jarak begel (s) = 100 mm (minimum)


Ash 0,3

sbc f c '

f yt

1
Ach

Ag

atau
Ash 0,09

sbc f c '
f yt

Ash 0,3

306 35 160000
2

1 215,33mm

350 129600

atau
Ash 0,09

306 35
275,4mm 2
350

1
As 3 14 2 461,81 mm 2 Ash max 275,4mm 2
4

Sehingga dipasang 3D14 100 (Ash = 461,81 mm2 > 220,32 mm2). Mengingat beban
aksial terfaktor kolom interior ini lebih besar dari :
Ag f c '
10

400 400 35
1

560kN
10
1000
, maka Vc diambil sesuai SNI 03-2847-2013

pasal 11.2.1.2

N u
Vc 0,17 1
f c 'bw d

14
A
g

128322,16

Vc 0,17 1
1 35 200 335 142488,72 N 142,48kN
14160000

Bedasarkan Av 3D14 = 461,81 mm2 dan s terpasang = 100 mm


d = h kolom d sengkang dl
d = 400 40 14 22
d = 335 mm
Vs

As f y d

s
615,7 350 335
Vs
541477,06 N 541,5kN
100

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

Maka

Vs Vc 0,75 (541,5 142,48) 512,97 kN Vu 27,37 kN


Ini berarti Ash terpasang di L0 = 950 mm cukup untuk menahan geser
Bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 21.5.3.2 spasi sengkang tidak boleh melebihi
yang terkecil dari :
1
1
d 335 83,7 mm
4
4

6 dl 6 22 132mm

150 mm

spasi sengkang pakai = 80 mm

F. Panjang Lewatan pada Sambungan Tulangan Kolom Exterior lantai 1


Sambungan kolom yang diletakkan di tengah tinggi kolom harus memenuhi ketentuan
panjang lewatan yang ditentukan bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 12.2.3 berikut :

fy

ld

1,1 f c '

t e s
db
cb K tr

d b

Dimana :
t = 1 ; e = 1 ; s = 1
=1
Ktr = 0 penyederhanaan desain
c = 40 + ds + dl
= 40 + 14 + 22
= 65 mm

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

350
11 1
1,1 1 35 65 0

22

22

ld

l d 400,5mm

Bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 12.7.2 sambungan lewatan tulangan ulir dan
kawat ulir ld 200mm, maka
Ld 200 mm
400,5 200 mm

OK

G. Kontrol Kebutuhan Penulangan Torsi Kolom Eksterior Lantai 1


Bedasarkan SNI 03-2847-2013 pasal 11.5.1 pengaruh puntir untuk struktur nonprategang yang dibebani tarik atau tekan aksial dapat di abaikan bila nilai momen puntir
kurang dari :
Acp 2

Tu 0,083 f c '

Pcp

Nu
0,33 Ag f c '

(400 400) 2
128322,16
1
Tu 0,083 35
13317421Nmm
0,33 160000 1 35
2 (400 400)
151200 Nmm 13317421Nmm

Tulangan torsi di abaikan

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

IX.5 PERENCANAAN KOLOM EKSTERIOR DAN INTERIOR LANTAI 2


DAN 3
Tabel 9.3 Beban dan kombinasi lantai 2 eksterior yang bekerja : (diperoleh dari SAP 2000)

No
1
2
3
4
5
6
7

Beban
Kombinasi
1.2D+1.6L
1.2D+1.0L+1.0E
1.2D+1.0L-1.0E
1.0D+1.0L
1.4D
0.9D+1.0E
0.9D-1.0E

Frame
1142
1142
1142
1142
1142
1142
1142

Aksial
kN
868,66
817,96
678,49
656,98
638,74
480,35
480,35

Geser
kN
26,26
23,58
21,34
19,77
18,82
13,22
13,22

Momen
kN-m
56,10
50,19
45,39
42,13
39,59
27,86
27,86

Torsi
kN-m
0,0123
0,0032
0,0085
0,0066
0,0058
0,0064
0,0064

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

Momen Envelope Lantai 2 Eksterior


5
4.5
4

0.9D+1.0E

3.5

0.9D-1.0E

3
2.5

1.2D+1.0L+1.0E
1.2D+1.0L-1.0E

1.2D+1.6L

1.5

1.4D

1
0.5
0
-80

-60

-40

-20

20

40

60

80

Mp (kNm)

Gambar 9.4 Grafik momen envelope pada lantai 2 Eksterior

Tabel 9.4 Beban dan kombinasi lantai 2 interior yang bekerja : (diperoleh dari SAP 2000)

No
1
2
3
4
5
6
7

Beban
Kombinasi
1.2D+1.6L
1.2D+1.0L+1.0
E
1.2D+1.0L-1.0E
1.0D+1.0L
1.4D
0.9D+1.0E
0.9D-1.0E

Frame
1099
1099
1099
1099
1099
1099
1099

Aksial
kN
825,21

Geser
kN
31,78

Momen
kN-m
64,90

Torsi
kN-m
0,238

765,62
611,69
611,24
537,20
422,53
422,53

28,48
23,68
25,00
21,40
15,50
15,50

58,47
48,51
51,27
44,51
32,22
32,22

0,205
0,176
0,192
0,155
0,106
0,106

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

Momen Envelope Lantai 2 Interior


5
4.5
4

0.9D+1.0E

3.5

0.9D-1.0E

1.0D+1.0L

2.5

1.2D+1.0L+1.0E

2
1.2D+1.6L

1.5
1
0.5
0
-100

-80

-60

-40

-20

20

40

60

80

Mp (kNm)

Gambar 9.5 Grafik momen envelope pada lantai 2 Interior

Tabel 9.5 Beban dan kombinasi lantai 3 eksterior yang bekerja : (diperoleh dari SAP 2000)

No
1
2
3
4
5
6
7

Beban
Kombinasi
1.2D+1.6L
1.2D+1.0L+1.0
E
1.2D+1.0L-1.0E
1.0D+1.0L
1.4D
0.9D+1.0E
0.9D-1.0E

Frame
1142
1142
1142
1142
1142
1142
1142

Aksial
kN
360,07

Geser
kN
33,98

Momen
kN-m
84,92

Torsi
kN-m
0,0016

345,60
299,50
297,03
278,53
216,82
216,82

31,82
28,42
28,92
26,31
19,72
19,72

80,24
73,34
73,05
66,17
50,74
50,74

0,0038
0,0067
0,0015
0,0002
0,0069
0,0069

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

Momen Envelope Lantai 3 Eksterior


5
4.5
4

0.9D+1.0E

3.5

0.9D-1.0E

1.0D+1.0L

2.5

1.2D+1.0L+1.0E
1.2D+1.0L-1.0E

1.2D+1.6L

1.5

1.4D

1
0.5
0
-100

-80

-60

-40

-20

20

40

60

80

Mp (kNm)

Gambar 9.6 Grafik momen envelope pada lantai 3 eksterior

Tabel 9.6 Beban dan kombinasi lantai 3 interior yang bekerja : (diperoleh dari SAP 2000)

No
1
2
3
4
5
6
7

Beban
Kombinasi
1.2D+1.6L
1.2D+1.0L+1.0
E
1.2D+1.0L-1.0E
1.0D+1.0L
1.4D
0.9D+1.0E
0.9D-1.0E

Frame
1099
1099
1099
1099
1099
1099
1099

Aksial
kN
321,43

Geser
kN
42,73

Momen
kN-m
107,53

Torsi
kN-m
0,131

310,96
257,64
256,45
246,90
192,88
192,88

39,50
32,49
34,80
32,51
23,23
23,23

100,51
85,00
88,54
82,38
60,63
60,63

0,120
0,110
0,114
0,101
0,073
0,073

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

Momen Envelope Lantai 3 Interior


5
4.5
4

0.9D+1.0E

3.5

0.9D-1.0E

1.0D+1.0L

2.5

1.2D+1.0L+1.0E
1.2D+1.0L-1.0E

1.2D+1.6L

1.5

1.4D

1
0.5
0
-100

-50

50

100

150

Mp (kNm)

Gambar 9.7 Grafik momen envelope pada lantai 3 interior

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014


Bangunan
Apartemen

Tabel 9.7 Beban dan kombinasi beban yang bekerja : (diperoleh dari SAP 2000)

Satuan
Lantai 2
Lantai 3
Eksterior
Interior
Eksterior
Interior
1. Kontrol Rasio Tulangan Longitudinal
tulangan
2,42%
2,42%
2,42%
2,42%
2. Kontrol kapasitas beban aksial
3119,6711
Pn max
3119,67
3119,67 3119,6711
kNm
868,66
Beban Aksial
825,21
360,07
321,43 kNm
Pn max > P
OK
OK
OK
OK
kNm
3. Persyaratan "strong column weak beam"
Mnb+
227,36
56,13
191,09
58,11 kNm
Mn
114,86
213,94
105,97
163,82 kNm
Mnc
812,31
790,77
809,23
787,69 kNm
1,2 x Mnb
513,33
405,11
445,59
332,90 kNm
4. Geser
Mpr
292
300
300
291 kNm
ln
4,05
4,05
4,1
4,1 m
+
Mpr
227,36
56,13
191,09
58,11 kNm
Mpr
114,86
213,94
105,97
163,82 kN
l1
4,5
4,5
4,5
4,5 m
l2
4,5
4,5
0
0 m
Ve
144,20
148,15
146,34
141,95 kN
V
26,26
31,78
33,9782
42,7268 kN
Ve>V
OK
OK
OK
OK
5. Pengekang
Nu pakai
86866,41
82521,36
86866,41
82521,36 kg
l0 pakai
900
900
450
700 mm
s pakai
100
100
100
100 mm
Ash1
215,33
215,33
215,33
215,33 mm2
Ash2
461,81
461,81
275,40
275,4 mm2
Sengkang rencana
3D14
3D14
3D14
3D14
As
461,81
461,81
461,81
461,81 mm2
As>Ash(max)
OK
OK
OK
OK
d
335
335
335
335 mm
Vs
541,48
541,477
541,48
541,48 kN
Vu
76,05
60,016
0,00
0,00
(Vs+Ve)
511,10
510,908
508,81
508,63 kN
(Vs+Vc) > Vu
OK
OK
OK
OK
spasi sengkang
80
80
80
80 mm
6. Panjang lewatan
c
65
65
65
65 mm
ld pakai
400,47
400,47
400,47
400,47 mm
7. torsi
Ket

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN BETON 2014

Torsi terkecil
Torsi terfaktor (Tu)
Tu< Torsi terkecil

11457514,76
12300
tidak butuh
tul. Torsi

11244777,36
237700
tidak butuh
tul. Torsi

Bangunan
Apartemen
11457515
11244777 Nmm
1600
130600 Nmm
tidak butuh
tidak butuh
tul. Torsi
tul. Torsi
Nmm

133

Citra Putri Kalingga

3111100078

Indrayon Manalu

3111100089