Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN ELEKTRONIKA ANALOG DAN DIGITAL

PEMERIKSAAN RANGKAIAN SUMBER ARUS,


INPUT, PROSES, DAN OUTPUT

Disusun oleh:
1. Rahmad Fikri Haikal
2. Yollan Erendra Putra
3. Nur Adin Rahsanjani

(14509134014)
(14509134015)
(14509134017)

TEKNIK OTOMOTIF D3
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2015
I.

Kompetensi :
Memeriksa rangkaian sumber arus, input, proses (IC Gerbang Logika) dan output)

II.

III.

IV.

V.

Sub kompetensi :
1. Memeriksa rangkaian rangkaian sumber arus listrik
2. Memeriksa rangkaian input
3. Memeriksa rangkaian proses
4. Memeriksa rangkaian output
Alat dan bahan
1. Papan percobaan
2. Rangkaian sumber arus listrik
3. Rangkaian input (rangkaian saklar)
4. Rankaian IC (IC gerbang logika AND)
5. Rangkaian output (rangkaian lampu LED)
6. Kabel penghubung
Keselamatan kerja
1. Menggunakan alat praktikum sesuai dengan fungsinya
2. Melaksanakan praktikum sesuai dengan prosedur kerja
3. Memposisikan selector secara benara saat mengoperasikan multimeter
4. Hati hati terhadap arus tegangan tinggi listrik PLN pada sumber arus listrik
5. Menanyakan kepada instruktur apabila mengalami permasalahan praktikum
Langkah kerja :
1. Mempersiapkan alat dan bahan
2. Memeriksa rangkaian sumber arus listrik dengan langkah langkah sebagai berikut
a. Memeriksa komponen komponen yang digunakan pada rangkaian sumber
arus listrik (detil sampai spesifikasi komponen)
b. Menggambar rangkaian kelistrikan rangkaian sumber arus listrik tersebut
c. Mengukur tegangan tinggi listrik PLN, tegangan AC output transformator,
dan tegangan output DC hasil penyearahan rangkaian sumber arus listrik
3. Memeriksa rangkaian input(rangkaian saklar)dengan langkah sebagai berikut
a. Memeriksa nama komponen-komponen yang digunakan pada rangkaian
input/rangkaian saklar (detil sampai spesifikasi komponen .
b. Menggambar rangkaian kelistrikan rangkaian rangkaian input (rangakaian
saklar )tersebut.
c. Memeriksa hubungan kerja pafda rangkaian saklar (tanpa tegangan listrik )
saat saklar digeser ke posisi atas (on) dan posisi bawah (off).
d. menghubungkan rangkaia sumber arus listrik ke rangkaia saklar ,kemudian
ukur tegangan output rangkaian saklar ketika saklar posisi on dan di posisi
off.
4. Memeriksa rangkaian IC gerbang logika secara detail aa dilakukan pada job 2 , pada
job ini akan digunakan gerbang logika AND 2 masukan untuk pemeriksaan kerja
rangkaian .
5. Memeriksa rangkaian output (rangkaian lampu LED )dengan langkah sebagai
berikut:
a. Memeriksa komponen komponen yang digunakan pada rangkaian output
(detil sampai spesifikasi komponen )
b. Menggambar rangkaian kelistrikan rangkaian rangkaian output.

c. Mengukur tahanan resistor ,tahanan lampu LED dan tahanan total pada
rangkaian output.
6. Merangkai kelistrikan sesuai dengan bagan dibawah ini dengan ketentuan : rangkaina
input menggunakan dua buah saklar input sebagai masukan gerbang logika AND
Rangkaian input

Rangkaian
gerbang logika
AND

Rangkaian output

Rangkaian sumber
arus listrik

a. Menggambar detil rangkaian kelistrikannya (contoh rangkaian control


sederhana)
b. Memposisikan dua buah saklar input tersebut pada posisi ON,
kemudian lakukan langkah kerja c
c. Mengukur tegangan dan arus output pada gerbang logika ,resistor dan
lampu LED.
7. Membersihkan dan rapikan kembali alat dan bahan praktik.
8. Membuat laporan sementara pada lembar lampiran.

VI.

Lampiran data hasil praktik


A. Data hasil pemeriksaan rangkaian sumber arus listrik
1. Komponen-koamponen rangkaian sumber arus listrik
Adaptor.
Adaptor berfungsi sebagai trafo step down yakni merubah tegangan PLN
sebesar 220 V menjadi 12 V. Serta merubah arus AC menjadi arus DC.
Diode
Diode berfungsi untuk merubah atau menyearahkan arus dari arus bolak-balik
(AC) menjadi arus searah (DC). Selain itu berfungsi juga untuk mencegah aru
balik pada suatu rangkaian.
Resistor
Resistor berfungsi sebagai penghambat atau untuk mengurangi arus listrik agar
sesuai dengan kebutuhan suatu rangkaian listrik
LED (lighting Emiting Diode )
LED merupakan suatu komponen yang dapat menghasilkan cahaya, pada
rangkaian sumber arus berfungsi untuk indikator apakah arus sudah mengalir
atau belum. LED juga berfungsi untuk transmisi sinyal.
Saklar / Switch (Single Pole Single Trow)

Saklar atau switch berfungsi untuk memutus hubungkan arus listrik pada suatu
rangkaian kelistrikan.
IC Regulator 7805
IC regulator 7805 berfungsi untuk membatasi tegangan arus listrik yang masuk
ke dalam rangkaian kelistrikan, IC ini tidak dapat mengalirkan arus lebih dari 5
v dengan input lebih dari 5 V.
Kapasitor / kondensor
Kondensor berfungsi untuk menyimpan arus sementara. Kondensor akan
melakukan langkah pengisisan saat kaki kaki kondensor teraliri arus listrik
dari kaki positif ke negatif. Dan akan melakukan langkah pengosongan atau
pengeluaran saat kedua kaki kondensor ( positif dan negatif ) di hubungkan.

2. Gambar rangkaian kelistrikan rangkaian sumber arus


DIO

SWITC

KE
RANGKAIA
N INPUT

IC

(+
)

7805

RESIST

()

KAPASIT

LE

OUTPUT
DARI
ADAPTO
R

3. Hasil pengukuran tegangan listrik pada sumber arus listrik


No

Pengukuran

Hasil

.
1
Tegangan tinggi listrik PLN
220 V
2
Tegangan AC output Transformator
12 V
3
Tegangan output DC setelah melewati IC 7805 5 V
B. Data hasil pemeriksaan rangkaian input ( rangkaian input )
1. Komponen-komponen rangkaian input :
Saklar / switch ( single pole single throw )
LED ( Lighting Emiting Diode )
Resistor
2. Gambar rangkaian kelistrikan rangkaian input
Kotak
colokan
jumper

(+
)
Dari

RESIST

rangkaia
n
sumber
listrik

RESIST

LE
RESIST

SWITC

RESIST

3. Memeriksa hubungan kerja rangkaian input ( tanpa tegangan listrik )


No
.
1.
2.

Pemeriksaan hubungan
kerja
Posisi Atas ( ON )
Posisi Bawah ( OFF )

Ada Hub

Hasil
Tdk ada Hub

C. Data hasil pemeriksaan rangkaian output ( rangkaian lampu LED )


1. Komponen komponen rangkaian output
LED ( Lighting Emiting Diode )
Resistor
2. Gambar rangkaian kelistrikan rangkaian output
Dapat
signal
dari
rangkaian
input

LE

RESIST

RESIST

RESIST

RESIST

D. Data hasil pemeriksaan control sederhana ( menggunakan gerbang logika


AND )
1. Gambar rangkaian kelistrikan control sederhana

(+
)

Kotak
colokan
jumper

RESIST

Gerbang
logika AND

Dari
rangkaia
n
sumber
listrik

RESIST

LE
RESIST

SWITC

VII.

RESIST

RESIST

Kesimpulan
IC gerbang logika adalah komponen yang dapat bekerja dengan tegangan dan arus
yang kecil sehingga perlu dilakukan suatu proses elektronika untuk mendapatkan
tegangan dan arus yang sesuai, salah satunya dengan menggunakan rangkaian sumber
arus, yang menggunakan input 220V AC dirubah secara elektronika dengan komponenkomponen elektronika menjadi sekitar 5V DC sehingga dengan tegangan ini dapat
digunakan untuk melakukan proses dengan menggunakan IC gerbang logika. Pada
sistem input signal yang digunakan hanyalah 0 ( off ) dan 1 (on). Sehingga dalam IC
gerbang logika akan diproses sesuai dengan signal yang diberikan input sesuai kondisi
switch, kemudian setelah diproses oleh IC signal signal tadi diteruskan ke outpu yaitu
dalam hal ini adalah LED, sehingga jika output signal dari IC adalah 1 ( on ) maka LED
akan menyala dan apabila output signal IC adalah 0 ( off ) maka LED akan mati.
Kondisi output signal IC tergantung dari signal yang diberikan oleh sistem input dan
juga tergantung dari jenis IC gerbang logika yang digunakan.