Anda di halaman 1dari 29

1.

Definisi
Hepatitis adalah suatu proses
peradangan difus pada jaringan yang
dapat disebabkan oleh infeksi virus
dan oleh reaksi toksik terhadap obatobatan serta bahan-bahan kimia.
Hepatitis virus merupakan infeksi
sistemik oleh virus disertai nekrosis
dan klinis, biokimia serta seluler yang
khas
Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

2. Etiologi
Penyebab hepatitis dikelompokkan dalam 3
bagian besar yaitu:
VIRUS
alkohol
obat obatan

Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

Mikroskopis Virus Hepatitis A, B dan C

Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

HEPATITIS A
Penyakit Hepatitis A disebabkan oleh virus
yang disebarkan oleh kotoran/tinja penderita
biasanya melalui makanan (fecal - oral)
Hepatitis A paling ringan dibanding hepatitis
jenis lain (B dan

Penularan virus Hepatitis A atau Hepatitis Virus tipe


A (HVA) melalui fecal oral, yaitu virus ditemukan pada
tinja. Virus ini juga mudah menular melalui makanan
atau minuman yang sudah terkontaminasi, juga
terkadang melalui hubungan seks dengan penderita

PENCEGAHAN dan PENGOBATAN


Kasus-kasus ringan Hepatitis A biasanya tidak memerlukan
pengobatan dan kebanyakan orang yang terinfeksi sembuh sepenuhnya
tanpa kerusakan hati permanen.
Perilaku hidup bersih seperti mencuci tangan pakai sabun sebelum
makan dan sesudah dari toilet adalah salah satu cara terbaik untuk
melindungi diri terhadap virus Hepatitis A.
Imunisasi hepatitis A bisa dilakukan dalam bentuk sendiri (Havrix)
atau bentuk kombinasi dengan vaksin hepatitis B (Twinrix).

HEPATITIS B
Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV)
Cara penularan HBV sangat mirip dengan HIV yaitu

melalui cairan tubuh


Perempuan hamil dengan hepatitis B juga dapat

menularkan virusnya pada bayi, kemungkinan besar


saat melahirkan. Jumlah virus (viral load) hepatitis B
dalam darah jauh lebih tinggi daripada HIV atau virus
hepatitis C, jadi HBV jauh lebih mudah menular dalam
keadaan tertentu (misalnya dari ibu-ke-bayi saat
melahirkan).

PENGOBATAN

Hepatitis B akut umumnya sembuh, hanya 10%


menjadi Hepatitis B kronik dan dapat berlanjut
menjadi sirosis hati atau kanker hati. Perawatannya
tersedia dalam bentuk antiviral seperti lamiyudine
dan adefovir dan modulator sistem kebal seperti
Interferon Alfa (Uniferon).

HEPATITIS C
Hepatitis C disebabkan oleh virus hepatitis C
(HCV).
Virus ini dapat mengakibatkan infeksi
seumur hidup, sirosis hati, kanker hati,
kegagalan hati, dan kematian. Belum ada vaksin
yang dapat melindungi terhadap HCV,
Cara penularan yaitu melaui cairan tubuh

PENCEGAHAN

Hingga tahun 2011, belum ada vaksin


untuk hepatitis C. Vaksin sedang
dikembangkan dan sebagian menunjukkan
hasil yang menjanjikan.

PENGOBATAN
Berikut ini tiga senyawa yang dapat digunakan dalam pengobatan hepatitis C :
1. Interferon Alfa, merupakan suatu protein yang dibuat secara alami oleh tubuh manusia
untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh/imunitas dan mengatur fungsi sel lainnya.
2. Pegylated Interferon Alfa, interferon ini dibuat dengan menggabungkan molekul
polyethylene glycol (PEG) dengan molekul interferon alfa. Hasil penelitian menunjukkan
interferon ini lebih efektif dalam membuat respon bertahan terhadap virus pada pasien.
3. Ribavirin, merupakan obat anti virus yang digunakan bersama interferon alfa. Apabila
ribavirin digunakan tunggal, senyawa ini kurang efektif melawan virus Hepatitis C.
Namun, dengan kombinasi interferon alfa akan lebih efektif daripada interferon alfa
sendiri.

3. Manifestasi klinis
Dibagi menjadi 4 fase yaitu:
- Fase tunas
- Fase pra ikterik
- Fase ikterik
- Fase penyembuhan

Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

12

Continue

1. Masa tunas

Virus A : 15-45 hari (rata-rata 25 hari)


Virus B: 40-180 hari (rata-rata 75 hari)
Virus non A dan non B : 15-150 hari (ratarata 50 hari)

Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

13

Continue

2. Fase Pre Ikterik


Keluhan umumnya tidak khas.
Keluhan yang disebabkan infeksi virus berlangsung
sekitar 2-7 hari.
Nafsu makan menurun (pertama kali timbul).
Nausea, vomitus, perut kanan atas (ulu hati) dirasakan
sakit.
Seluruh badan pegal-pegal terutama di pinggang, bahu.
Malaise, lekas capek terutama sore hari
Suhu badan meningkat sekitar 39oC berlangsung
selama 2-5 hari, pusing, nyeri persendian.
Keluhan gatal-gatal mencolok pada hepatitis virus B.
Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

14

Gambar fase pra ikterik

Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

15

3. Fase Ikterik
Urine berwarna seperti teh pekat, tinja
berwarna pucat
penurunan suhu badan disertai dengan
bradikardi.
Ikterus pada kulit dan sklera yang terus
meningkat pada minggu I, kemudian
menetap dan baru berkurang setelah
10-14 hari.
Kadang-kadang disertai gatal-gatal pasa
seluruh badan, rasa lesu dan lekas capai
dirasakan selama 1-2 minggu.
Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

16

Gambar fase ikterik

Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

17

4. Fase penyembuhan
Dimulai saat menghilangnya tanda-tanda
ikterus, rasa mual, rasa sakit di ulu hati
Bertambahnya nafsu makan, rata-rata
14-15 hari setelah timbulnya masa
ikterik.
Warna urine tampak normal, penderita
mulai merasa segar kembali, namun
lemas dan lekas capai.
Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

18

5. Komplikasi
Ensefalopati Hepatic
Sirosis Hepatis

Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

19

6. Pemeriksaan penunjang
Laboratorium: pigmen urin, feses, darah
Radiologi
foto rontgen abdomen
pemindahan hati denagn preparat
technetium, emas, yang berlabel radioaktif
kolestogram dan kalangiogram
arteriografi pembuluh darah seliaka
Pemeriksaan tambahan: laparoskopi,
biopsi
Ledy Gresia Sihotang, S.Kep.Ns

20

HEPATITIS JENIS LAIN


1.

Hepatitis D

Jenis hepatitis ini umumnya menyerang pecandu obat-obatan.


Virus Hepatitis D sering muncul bersama dengan Hepatitis
B, membuat Hepatitis B semakin parah.
2.

Hepatitis E

Penularan hepatitis E hampir serupa dengan hepatitis A.

Kehamilan dengan

hepatitis

Hepatitis dalam Kehamilan


Pada kehamilan, hepar ternyata tidak
mengalami pembesaran.
Bila kehamilan sudah mencapai
trimester ke III, sukar untuk melakukan
palpasi pada hepar, karena hepar
tertutup oleh pembesaran rahim.

Pengaruh Hepatitis Virus Pada


Kehamilan dan Janin
Bila hepatitis virus terjadi pada trimester I
atau permulaan trimester II maka gejalagejala nya akan sama dengan gejala
hepatitis virus pada wanita tidak hamil,
namun penderita hendaknya tetap dirawat di
rumah sakit.
Hepatitis virus yang terjadi pada trimester
III, akan menimbulkan gejala-gejala yang
lebih berat dan penderita umumnya menunjukkan gejala-gejala fulminant

bahwa berat ringan gejala hepatitis


virus pada kehamilan sangat
tergantung dari keadaan gizi Ibu
hamil.
Gizi buruk khususnya defisiensi
protein, ditambah pula meningkatnya
kebutuhan protein untuk
pertumbuhan janin,menyebabkan
infeksi hepatitis virus pada
kehamilan memberi gejala-gejala
yang jauh lebih berat

Penularan virus pada janin,


dapat terjadi dengan beberapa
cara, yaitu :
Melewati placenta
Kontaminasi dengan darah dan tinja Ibu
pada
waktu persalinan
Kontak langsung bayi baru lahir dengan
Ibunya
Melewati Air Susu Ibu, pada masa
laktasi.

Pengobatan
Pengobatan infeksi hepatitis virus
pada kehamilan tidak berbeda
dengan wanita tidak hamil. Penderita
harus tirah baring di rumah sakit
sampai gejala ikterus hilang dan
bilirubin dalam serum menjadi
normal.
Makanan diberikan dengan sedikit
mengandung lemak tetapitinggi
protein dan karbohidrat.

Pencegahan
Semua Ibu hamil yang mengalami
kontak langsung dengan penderita
hepatitis virus A hendaknya diberi
immuno globulin sejumlah 0,1 cc/kg
berat
badan.
Gamma
globulin
ternyata
tidak
efektif
untuk
mencegah hepatitis virus B.

Wassalammualaikum wr wb