Anda di halaman 1dari 11

ANGGARAN DASAR

GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN)


BINANGKIT

BAB III
FUNGSI GAPOKTAN
Pasal 3
Gapoktan Berfungsi sebagai:
1. Membangun dan mengembangkan potensi kemampuan ekonomi
anggota.
2. Penyedia sarana produksi pertanian
3. Penyediaan modal usaha dan menyaluarkan secara kredit/ pinjam
kepada para petani yang memerlukan
4. Merupakan satu kesatuan unit produksi untuk memenuhi
kebutuhan pasar (kuantitas, kualitas, kontinuitas dan harga)
5. Sebagai kelas belajar dan wahana kerjasama

BAB I
NAMA, TEMPAT, WILAYAH KERJA DAN PENGUKUHAN
Pasal 1
1. Gabungan kelompok tani bernama gabungan kelompok
BINANGKIT disingkat gapoktan BINANGKIT.
2. Gapoktan BINANGKIT bertempat (Kedudukan) di Desa Wirajaya
Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat.
3. Wilayah kerja Gapoktan BINANGKIT adalah wilayah Desa
Wirajaya kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor Propinsi Jawa
Barat.
4. Gapoktan BINANGKIT dikukukan oleh Kepala Desa atas dasar
usulan Penyuluh Pertanian.

BAB IV
KEGIATAN
Pasal 4
1. Untuk mencapai tujuan yang ditetapkan gapoktan menetapkan
beberapa kegiatan yang dilaksanakan sebagaiberikut:
a. Pertemuan pengurus setiap 1 bulan sekali
b. Rapat anggota setiap 3 bulan sekali
c. Rapat tanhunan setiap bulan Desember
2. Setiap rapat anggota dilaksanakan maka setiap anggota
gapoktan wajib menghadirinya.

BAB II
LANDASAN, AZAS DAN TUJUAN
Pasal 2
1. Gapoktan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, Berazaskan
Kekeluargaan dan Gotong Royong.
2. Gapoktan mempunyai tujuan yaitu
a. Wadah kerjasama antar kelompok tani dalam satu wilayah
desa
b. Mengembangkan kegiatan usaha setiap anggota, meningkatkan
kesejahtraan, menjadi lebih kreatif dan inovatif.
c. Mengembangkan sikap wirausaha yang propesional sehingga
mampu memperkuat perekonomian ditingkat desa.

Gapoktan BINANGKIT Desa Wirajaya

BAB V
USAHA
Pasal 5
1. Produksi, penampungan, pengolahan
pertanian, petrnakan dan home industri

dan

pemasaran

hasil

2. Penyedia sarana produksi pertanian (pupuk, benih bersertifikat,


pertisida dll), serta menyalurkan kepada petani melalui poktannya.
3. Perdagangan umum dan pelayanan jasa lain
4. Menjalin kemitraan usaha dengan pihak lain sesuai dengan
kegiatan usaha yang ada di gapoktan
5. Untuk mempercepat perkembangan gapoktan BINANGKIT maka
gapoktan dapat mengeluarkan 30 % dari keuangan gapoktan untuk
membentuk usaha bersama, dalam pembelian hasil pertanian dan
penyediaan saprodi bagi anggota dan petani lainnya.
6. Anggaran yang dikeluarkan sebesar 30% harus disepakati bersama
oleh seluruh anggota gapoktan dalam rapat anggota.
7. Setiap anggota gapoktan wajib menjual hasil usaha taninya dan
membeli saprodi yang dibutuhkan ke gapoktan dengan mengikuti
perkembangan harga pasar.

RUANG LINGKUP ANGGOTA


Pasal 7
Yang dapat menjadi anggota gapoktan BINANGKIT adalah setiap
petani dan UKM yang bergerak di bidang petanian dan peternakan
yang memenuhi syarat dan dibawah naungan kelompok tani sebagai
mana dimaksud pasal 7 ayat 1
Pasal 8
1. Anggota gapoktan mulai berlaku dan hanya dibuktikan dengan
catatan dan buku daftar anggota dan telah melunasi simpanan
pokok dalam buku simpanan pokok.
2. Berakhirnya keanggotaan mulai berlaku dan hanya dibuktikan
dengan catatan dalam buku daftar anggota
3. Seorang yang akan masuk menjadi anggota gapoktan harus
mengajukan surat permohonan kepada pengurus dengan diketahui
pengurus kelompok tani dan dalam waktu 7 hari saat diajukan
pengurus kelompoktani, maka pengurus gapoktan harus memberi
jawaban apakan permohonan itu di terima atau dibatalkan.
4. Seorang anggota yang dipecat atau di berhentikan oleh pengurus,
dapat meminta pertimbangan oleh rapat anggota

BAB VI
KEANGGOTAAN
Pasal 6
1. Setiap anggaota masyarakat yang berkedudukan di wilayah Desa
Wirajaya di bawah naungan kelompok Tani Bina Tani 1, Bina Tani
2, Munding Laya, Keusal, KWT.
2. Menyetujui anggaran dasar, anggaran rumah tangga serta program
kegiatan anggota
3. Tercata serta menandatangani dalam buku daftar anggota melunasi
simpanan pokok dan wajib
4. Bersifat sukarela dan terbuka
5. Keanggotaan gapoktan melekat pada diri anggota sendiri dan tidak
dapat dipindahkan kepada orang laindengan dalih apapun juga
6. Keanggotaan berakhir bilamana
a. Meninggal dunia
b. Berhenti atas permintaan sendiri
c. Melanggar AD/ART gapoktan

Gapoktan BINANGKIT Desa Wirajaya

Pasal 9
Angggota Luar Biasa
1. Disamping keanggotaan yang di maksud pasal 6 gapoktan dapat
menerima anggota luar biasa
2. Anggota luar biasa adalah anggota yang tidak berdomisilih dalam
rungang lingkup kegiatan gapoktan
3. Ikut aktif dan berpartisifasi secara pribadi dalam kegiatan gapotan
dalam persyaratan keanggotaan
4. Melaksanakan kewajiban anggota sebagai mana bunyi pasal 10
5. Tidak mempunya hak pilih maupun memilih pengurus
2

6. Dalam rapat anggota dapat mengajukan usulan saran untuk


perkebangan gapoktan

5. Membayar simpanan yang terdiri dari :


a. Simpanan pokok
b. Simpanan wajib secara rutin dan tepat waktu
c. Simpanan sukarela dan simpanan khusus yang diataur dalam
ART
6. Apabila usaha gapoktan mengalami kerugian maka anggota
menanggung resiko usaha dengan tanggung renteng
7. Menjunjung tinggi nama baik dan kehormatan gapoktani

Pasal 10
Hak Dan Kewajiban Anggota
Anggota gapoktan sebagai pemilik dan nasabah gapoktan mempunyai
hak dan kewajiban yang sama sbg
Hak Anggota
1. Menghadiri dan menyampaikan pendapat serta memberikan suara
dalam rapat
2. Memilih dan dipilih untuk menjadi pengurus dan pengawas
gapoktan
3. Meminta diadakan rapat anggota menurut ketentuan adalam
anggaran dasar (AD) atau angaran ruamah tangga (ART)
4. Mengemukakan pendapat atau saran-saran kepada pengurus
didalam maupun di luar rapat anggota baik diminta maupun tidak
diminta
5. Memanfaatkan gapoktan dan mendapat pelayanan yang sama antar
sesama anggota
6. Mendapatkan keterangan atas jalannya organisasi dengan menulis
saran-saran pada buku saran anggota
7. Dan lain-lain diatur lebih lanjut didalam anggaran rumah tangga

Pasal 11
Berakhirnya Keanggota
1. Bila keanggotaan berakhir karena meninggal dunia maka
keanggotaannya dapat digantikan ahli waris dengan persyaratan
sebagai berikut:
a. Ahli waris memenuhi persyaratan untuk jadi anggaota dengan
syarat antara lain berdomisilih diruang lingkup keanggotaan
dan sesuai bunyi pasal 6
b. Mengajukan permohonan
2. Anggota diberhentikan karena sifatnya merugikan gapoktan dalam
bentuk material, anggota tersebut berkewajiban melunasi semua
kerugian dan bilatidak melunasi akan diberi sangsi
3. Pemberhentian keanggotaan gapoktan disahkan dalam RAT
4. Kepada anggota yang diberhentikan diberikan surat keterangan

Kewajiban Anggota
1. Mentaati anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta
keputusan yang telah ditaati gapoktan
2. Aktif dalam berbagai kegiatan yang disepakati oleh seluruh
anggota
3. Hadir secara aktif dan mengambil peranan dalam setiap
diadakannya rapat anggota
4. Mempunyai hubungan antara pengurus, pengawas dan sesama
anggota dengan asas kekeluargaan serta setia kawan kebersamaan
dalam suka dan duka
Gapoktan BINANGKIT Desa Wirajaya

BAB VII
SUSUNAN PENGURUS
Pasal 12

BAB IX
KEUANGAN
Pasal 14

1. Pengurus Gapoktan BINANGKIT dipilih dari dan oleh anggota


dalam suatu rapat anggota, susunan kepengurusan dalam organisasi
gapoktan adalah sebagai berikut:
a. Gapoktan BINANGKIT dipimpin oleh seorang ketua
b. Ketua gapoktan dibantu oleh seorang sekretaris
c. Ketua gapoktan dibantu oleh seorang bendahara
d. Seksi usaha
e. Seksi Pemasaran
f. Seksi pendidikan
g. Seksi POPT
h. Seksi Alsintan
i. Seksi humas
j. Dan satu orang kordinator kelompok tani
2. Masa jabatan kepengurusan adalah selama 5 tahun dan selanjudnya
dapat dipilih kembali
3. Sebelum mengangkat jabatan pengurus yang dipilih mengucapkan
sumpah dan janji didepan rapat anggota

1. Keuangan gapoktan samijaya diperoleh dari :


a. Simpanan pokok
b. Simpanan wajib
c. Simpanan sukarela
d. Dana hiba
e. Usaha lain yang syah dan tidak bertentangan dengan undangundang yang berlaku
2. Modal pinjaman dapat berasal dari
a. Anggota
b. Koperasi
c. Pinjaman pihak ketiga
d. Sumber lain yang syah
3. Simpanan pokok tidak dapat diambil selama menjadi anggota dan
simpanan wajib dapat diambil saat RAT
BAB X
SEKRETATIAT
Pasal 15

BAB VII
MUSAWARAH DAN PENGAMBIL KEPUTUSAN
Pasal 13

1. Untuk memperlancar kegiatan gapoktan BINANGKIT menetapkan


sauatu lokasi
2. Lokasi sekretariat ditentukan berdasarkan kemudahan kesesuainan
dan kedekatan bagi kepentingan anggota

1. Dalam setiap pembahasan kegiatan dapat dilakukan musawarah


untuk melahirkan sebuah keputusan
2. Setiap keputusan yang ditetapkan dan disetujui anggota menjadi
ketentuan yang harus dilaksanakan setiap anggota
3. Apabila terjadi kekeliruan dalam pelaksanaan kegiatan dapat
diadakan lagi musawarah untuk melahirkan keputusan baru

Gapoktan BINANGKIT Desa Wirajaya

BAB XI
SISA HASIL USAHA
Pasal 16

dengan
memperbaiki kepentingan anggota gapoktan
BINANGKIT.
2. Perubahan dan tambahan anggaran dasar (AD) ini dapat dilakukan
dengan mengadakan musawarah anggota yang dihadiri oleh
sedikitnya lebih dari 2/3 anggota yang hadir.

1. Sisa hasil usaha gapoktan merupakan pendapatan yang diperoleh


dalam satu tahun buku setelah dikurangi biaya-biaya dan kewajiban
lainnya
2. Pembagian sisa hasil usaha (SHU) ditetapkan sbg
a. Untuk cadangan atau penambahan modal 30 %
b. Untuk anggota 20 %
c. Untuk dana pengurus 25 %
d. Untuk dana pendidikan 5 %
e. Untuk dana sosial 5 %
f. Untuk dana pendamping dan pengawas 15 %
3. Sisa hasil usaha bagi anggota diserahkan atau disimpan kembali
atas namanya pada gapoktan sebagai simpanan sukarela.

BAB XIV
PENUTUP
Pasal 19
Demikian angaran dasar gapoktan BINANGKIT, dengan disyahkannya
anggaran dasar ini maka semua anggota berkewajiban untuk mentaati
dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.

BAB XII
PEMBUBARAN

Ditetapkan di
Pada Tanggal

: Wirajaya
: 18 Februari 2016

Pasal 17
Gapoktan BINANGKIT akan syah dibubarkan jika telah melalui proses
musawarah seluruh anggota
PENGURUS GAPOKTAN BINANGKIT
KETUA
BAB XIII
LAIN-LAIN
Pasal 18
EVA NAULI
1. Hal-hal lainnya yang belum dan tidak tercantum dalam anggaran
dasar ini akan dibahas dalam bentuk rapat dan pertemuan anggota

Gapoktan BINANGKIT Desa Wirajaya

ANGGARAN RUMAH TANGGA


GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN)
BINANGKIT

1.
2.

3.
4.
5.
6.
7.

BAB III
KEANGGOTAAN
Pasal 3
1.

BAB I
KARAKTERISTIK GAPOKTAN BINANGKIT
Pasal 1
Terdapat pertemuan pengurus dan anggota yang dilaksanakan
secara berkala dan berkesinambungan
Tersusunnya rencana kerja gapoktan, yang berdasarkan pembagian
tugas dengan melibatkan seluruh pengurus dan anggota baik pada
pelaksanaan maupun evaluasinya dilakukan secara bersama dan
partisipatif
Terdapat aturan dan norma yang disepakati bersama
Terdapat tatatertip pencatatan /pengadministrasian gapoktan
Memfasilitasi usaha tani komersial dan berorentasi pasar
Sebagai sumber pelayanan informasi dan teknologi untuk usaha
para petani umumnya dan anggota khusunya
Terdapat jalinan kerjasama antara gapoktan dengan pihak lain

2.
3.
4.
5.

BAB II
PENINGKATAN KAPASITAS GAPOKTAN
Pasal 2

6.

Untuk peningkatan kapasitas gapoktan dilakukan melalui:


1. Pembentukan unit usahatani
2. Pembentukan unit usaha pengolahan
3. Pembentukan unit usaha sarana dan prasarana
4. Pembentukan unit usaha pemasaran
5. Pembentukan lembaga keungan mikro (LKM)
Gapoktan BINANGKIT Desa Wirajaya

Anggota kelompok tani yang telah memenuhi persyaratan dan


kewajiban sebagai anggota Gapoktan.
Masa Jabatan pengurus adalah 5 (lima) tahun dan setelah itu
dapat diadakan pemilihan untuk memilih pengurus baru.
Pengurus lama dapat mencalonkan dan atau dicalonkan kembali
untuk masa jabatan berikutnya
Status keanggotaan dalam Gapoktan BINANGKIT adalah
anggota tetap
Syarat untuk menjadi anggota adalah :
a.
Para anggota kelompok tani yang berdomisili di wilayah
kerja Gapoktan BINANGKIT
b.
Mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
serta keputusan yang ditetapkan Gapoktan BINANGKIT
c.
Aktif dalam berbagai kegiatan yang disepakati oleh
seluruh anggota.
d.
Mengisi formulir keanggotaan dilampiri photo copy
KTP dan pas photo 3x4 masing-masing 2 (dua) lembar
e.
Membayar simpanan pokok Rp. 50.000,f.
Membayar simpanan wajib/bulan Rp. 10.000,Status keanggotaan batal apabila
a.
Meninggal dunia
b.
Mengundurkan diri atas permintaan sendiri
c.
Diberhentikan karena melanggar aturan dan ketentuan
yang berlaku

BAB III
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 4

BAB V
KETENTUAN PINJAMAN
Pasal 6

1. Hak anggota adalah sebagai berikut :


a.
Mempunyai hak suara, berbicara dan menyampaikan
usul didalam maupun diluar Rapat Anggota.
b.
Mempunyai hak untuk memilih dan dipilih sebagai
Pengurus dan Pengawas.
c.
Anggota yang meninggal dunia masih mempunyai
tunggakan pinjaman akan dibebaskan/dianggap lunas
d.
Mendapatkan pendidikan dan keterampilan untuk
mengembangkan usahanya.
2. Anggota mempunyai kewajiban membayar simpanan pokok yang
dibayar satu kali selama menjadi anggota dan membayar simpanan
wajib yang dibayar setiap bulan

1. Setiap anggota berhak mendapatkan pelayanan pinjaman baik


berupa barang maupun berupa uang untuk membiayai usahanya.
2. Pinjaman dapat dilakukan dengan sistem jasa atau bagi hasil.
3. Jasa keuntungan yang dibebankan maksimal 10%/ tahun
4. Pengembalian pinjaman dapat dilakukan secara harian, mingguan,
bulanan atau musiman yang dibayar secara menyicil atau dibayar
sekaligus sesuai perjanjian.
5. Setiap peminjam dibebankan biaya provisi 0,1% dikenakan hanya
sekali dan simpanan sukarela .......% dari besarnya pinjaman.
BAB VI
URAIAN TUGAS PENGURUS
Pasal 7

BAB IV
PENGURUS KELOMPOK TANI
Pasal 5

1.
a.
b.

1. Setiap pengurus kelompok tani berhak untuk mengajukan


anggotanya sebagai anggota gapoktan
2. Pengurus kelompoktani bertanggung jawab terhadap anggota yang
diajukan menjadi anggota gapoktan

c.
d.
e.

2.

Gapoktan BINANGKIT Desa Wirajaya

Ketua mempunyai tugas :


Penanggung jawab dan koordinator semua kegiatan
organisasi.
Memimpin, mengkoordinasikan dan mengawasi
pelaksanaan tugas anggota pengurus lainnya.
Memimpin rapat anggota dan atas nama pengurus
memberikan laporan pertanggungjawaban kepada Rapat
Anggota
Menandatangani surat-surat berharga
Mewakili kepentingan Gapoktan didalam dan diluar
wilayah kerja Gapoktan.

Sekretaris mempunyai tugas :


a.
Menyelenggarakan
dan
organisasi dan semua arsip-arsip.

memelihara

buku-buku

b.
c.
d.
3.
a.
b.
c.
d.
e.

Membuat undangan rapat.


Menyusun laporan kegiatan bulanan dan tahunan
Menjalankan tugas lain yang diberikan ketua.

BAB VIII
PERWAKILAN KELOMPOK TANI
Pasal 9

Bendahara mempunyai tugas :


Penanggung jawab keuangan Gapoktan baik yang
bersumber dari anggota maupun dari pihak lain.
Merencanakan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Gapoktan.
Memelihara semua kekayaan Gapoktan.
Membuat laporan keuangan setiap bulannya.
Menyusun Laporan Keuangan Tahunan.

1.

Perwakilan kelompok tani adalah pengurus kelompok atau


anggota yang ditunjuk pengurus sebagai wakil dalam
menyampaikan aspirasi kelompok dan pengambilan keputusan.
2.
Perwakilan kelompok tani yang menghadiri pertemuan rutin
Gapoktan tidak merangkap sebagai pengurus Gapoktan.

BAB VII
PERTEMUAN GAPOKTAN
Pasal 8
1.
2.
3.
4.
5.

1.

Pertemuan pengurus bersama perwakilan Kelompok Tani


dilaksanakan secara rutin 1 (satu) kali dalam sebulan.
Pertemuan pengurus dan semua anggota Gapoktan dilaksanakan
1 (satu) kali dalam Rapat Anggota Tahunan
Setiap pertemuan wajib diikuti oleh semua perwakilan dari
masing-masing kelompok tani.
Setiap pertemuan dan akan memutuskan sebuah keputusan
maka harus dilakukan melalui musyawarah
Setiap keputusan dalam musyawarah harus mendapat
persetujuan sekurangnya 2/3 dari peserta yang hadir.

2.
a.
b.
c.

BAB IX
KOMITE PENGARAH/PENGAWAS DAN PENYULUH
PENDAMPING
Pasal 10
Komite Pengarah/Pengawas adalah Komite yang dibentuk oleh
BP3K yang terdiri dari tokoh masyarakat, wakil kelompok tani dan
penyuluh pendamping.
Komite Pengarah/Pengawas:
Memberikan masukan dan pertimbangan penetapan
Rencana Usaha Bersama pada saat Rapat Anggota
Mengawasi pengeluaran dana yang dikelola
Gapoktan.
Memberikan masukan dan pertimbangan dalam
penumbuhan dan pengembangan Unit Usaha Gapoktan.
Pasal 11

1.

Gapoktan BINANGKIT Desa Wirajaya

Penyuluh
pendamping
diperlukan
perannya
dalam
mengembangkan usaha agribisnis di pedesaan yang dikelola oleh

Kelompok Tani sebagai anggota Gapoktan untuk meningkatkan


pendapatan dan kesejahteraan.
2.
Penyuluh pendamping mempunyai tugas :
a.
Mendampingi dan memfasilitasi Gapoktan/kelompok
tani dalam menyusun Rencana Usaha Bersama dan Usaha
Kelompok sesuai dengan potensi wilayah.
b.
Membimbing pelaksanaan kegiatan pengembangan
usaha agribisnis Gapoktan/Kelompok Tani .
c.
Memotivasi
peran
serta
serta
anggota
Gapoktan/Kelompok Tani dalam mengembangkan agribisnis.
d.
Memfasilitasi
Gapoktan/Kelompok Tani dalam
mengakses teknologi, informasi pasar, peluang usaha,
permodalan dan sarana produksi.
e.
Mendampingi dan memfasilitasi Gapoktan/Kelompok
Tani dalam membangun kemitraan dengan pelaku usaha
agribisnis.
f.
Membantu memecahkan masalah Gapoktan/Kelompok
Tani dalam mengembangkan usaha agribisnis.
g.
Memfasilitasi
penumbuh
dan
pengembangan
kelembagaan Gapoktan/Kelompok Tani dan unit usaha otonom.
h.
Memfasilitasi
Gapoktan/Kelompok
Tani
dalam
menyusun laporan bulanan dan laporan tahunan.
i.
Membuat laporan potensi desa, laporan data dasar,
laporan bulanan dan laporan tahunan.

a. Menyalurkan dana sesuai dengan RUB, RUK dan RUA setelah


ada rekomendasi dari komite pengarah, penyuluh pendamping
dan ketua Gapoktan.
b. Menerima dan menagih setoran pinjaman dari peminjam.
c. Mengembangkan usaha lain setelah ada persetujuan dari
pengurus Gapoktan.
d. Melaporkan kegiatan kepada pengurus Gapoktan.
e. Bertanggung jawab atas semua keuangan Gapoktan yang
dikelolanya.
f. Membuat laporan keuangan Rugi/Laba setiap bulan.
BAB X
SANGSI
Pasal 13
1.

Anggota dan pengurus Gapoktan yang dengan sengaja


melanggar atau tidak mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran
Rumah Tangga atau Peraturan yang telah disepakati bersama dapat
dikeluarkan dari keanggotaan melalui rapat anggota.
2.
Kelompok tani yang secara kolektif anggotanya mempunyai
tunggakan pinjaman sebesar 10% tidak bisa mengajukan pinjaman
lagi selama tunggakan tersebut belum diselesaikan.
BAB XI
LAIN-LAIN
Pasal 14

BAB IX
MANAGER
Pasal 12
1.

Hal hal lain yang belum dan tidak tercantum dalam Anggaran
Rumah Tangga ini akan diatur dalam peraturan khusus yang
ditetapkan dalam Rapat Anggota.
2.
Perubahan dan tambahan Anggaran Rumah Tangga (ART) ini
dapat dilakukan dengan mengadakan musyawarah anggota yang
dihadiri oleh paling sedikit lebih dari separuh suara yang hadir

1.

Manager adalah seorang yang ditunjuk oleh pengurus Gapoktan


untuk mengelola Gapoktan
2.
Manager mempunyai tugas :

Gapoktan BINANGKIT Desa Wirajaya

EVA NAULI

BAB XII
PENUTUP
Pasal 15

SUSUNAN PENGURUS
GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN)
BINANGKIT
PERIODE TAHUN 2015 2020

Demikian Anggaran Rumah Tangga Gabungan Kelompok Tani


BINANGKIT. Dengan disyahkannya Anggaran Rumah Tangga ini
maka semua anggota berkewajiban untuk mentaati dan
melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.

DEWAN PELINDUNG

: Badan Ketahanan Pangan dan


Pelaksana Penyuluhan
Pertanian Perikanan dan
Kehutanan Kabupaten Bogor
(BKP5K)

DEWAN PENASEHAT

: Kepala Desa Wirajaya

DEWAN PEMBINA

: Balai Penyuluhan Pertanian

Ditetapkan di : Wirajaya
Pada Tanggal : 18 Februari 2016

Perikannan dan Kehutannan


(BP3K)
PENYULUH PENDAMPING : PPL

Pengurus Gapoktan BINANGKIT


KETUA

KETUA

: EVA NAULI

SEKRETARIS

: ROBI KURNIAWAN

BENDAHARA

: M. AMUS SUTIAWAN

Seksi-seksi :
Gapoktan BINANGKIT Desa Wirajaya

10

1. Usaha

: AMIRUDIN

2. Pendidikan

: NANIH

3. Pemasaran

: HERMAN

4. Humas

: MARSAN

5. POPT

: MAKSUM

6. Alsintan

DAFTAR HADIR

: OTIB

PENYUSUN ANGARAN DASAR (AD)


ANGGARAN TUMAH TANGGA (ART)
GAPOKTAN BINANGKIT

7. Kordinator kelompok tani : AJO


Anggota :
1.
2.
3.
4.
5.

NO

KELOMPOKTANI BINA TANI 1


KELOMPOKTANI BINA TANI 2
KELOMPOKTANI MUNDINGLAYA
KELOMPOKTAN KEUSAL
KELOMPOK KWT KEUSAL

Gapoktan BINANGKIT Desa Wirajaya

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

11

NAMA

JABATAN

PERWAKILAN
POKTAN

ALAMAT

TANDATA
NGAN