Anda di halaman 1dari 10

KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RSUP DR.

HASAN SADIKIN
NOMOR :HK.
TENTANG
FASILITAS / TEMPAT / DAERAH BERISIKO TINGGI
DAN KEHARUSAN MEMAKAI ALAT PELINDUNG DIRI (APD)
DI RSUP dr. HASAN SADIKIN BANDUNG
DIREKTUR UTAMA RSUP DR. HASAN SADIKIN
Menimbang

Mengingat

a.

bahwa dalam rangka meningkatkan mutu di RSUP dr. Hasan Sadikin dan
melaksanakan Visi dan Misi RSUP dr. Hasan Sadikin;

b.

bahwa RSUP dr. Hasan Sadikin sebagai institusi pelayanan kesehatan


memiliki fasilitas penunjang medik maupun non medik yang diantaranya
mempunyai potensi bahaya yang berisiko pada kesehatan dan keselamatan
manusia;

c.

bahwa dalam rangka mencegah dan menanggulangi risiko tersebut


dipandang perlu dibuat suatu ketentuan yang bertujuan agar setiap orang
mengetahui dan memahami risiko tersebut dan mematuhinya;

d.

bahwa perlu dibuat surat keputusan Direktur Utama RSUP dr. Hasan Sadikin
tentang penetapan fasilitas / tempat / daerah berisiko tinggi di lingkungan
rumah sakit sebagai dasar operasional K3 di RSUP dr. Hasan Sadikin.

1.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor : 01 tahun 1970 tentang


Keselamatan Kerja

2.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor : 36 / 13 Oktober / tahun 2009


tentang Kesehatan.

3.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor : 44 / 28 Oktober / tahun 2009


tentang Rumah Sakit

4.

Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor : 1036/ MENKES/ SK/ XI/ 2008
tanggal 10 November 2008 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan
Pemberhentian Dalam dan Jabatan Struktural Di Lingkungan Departemen
Kesehatan Republik Indonesia.

5.

Keputusan
Menteri
Kesehatan
Republik
Indonesia
Nomor
432/MENKES/SK/IV/2007 tentang Pedoman Manajemen Kesehatan dan
Keselamatan Kerja (K3) di Rumah Sakit.

6.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 1087 /


MENKES / SK / X / 2010 tentang Standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (
K 3 ) di Rumah Sakit.

7.

Keputusan Direktur UtamaNRSUP dr. Hasan Sadikin Nomor : HK.


tentang manajemen Pengorganisasian Rumah Sakit di RSUP dr.
Hasan Sadikin.

8.

Keputusan Direktur Utama RSUP dr. Hasan Sadikin Nomor :


HK. tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Pusat
Dokter Hasan Sadikin Bandung

9.

Keputusan Direktur Utama RSUP dr. Hasan Sadikin Nomor :


HK.03.01.1.09 tanggal 11 Januari 2010 tentang Pengesahan Pedoman Yang
Digunakan Sebagai Bahan Acuan Dalam Melaksanakan Tugas Kesehatan
Keselamatan Kerja Penanggulangan Kebakaran Dan Kewaspadaan Bencana
RSUP dr. Hasan Sadikin.

10.

Keputusan

Direktur

Utama

RSUP

dr.

Hasan

Sadikin

Nomor

HK.03tentang Organisasi dan Tata Kerja Instalasi Kesehatan


Lingkungan & K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Rumah Sakit RSUP dr.
Hasan Sadikin.
MEMUTUSKAN :
Menetapkan

KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RSUP DR. HASAN SADIKIN TENTANG


FASILITAS / TEMPAT / DAERAH BERISIKO TINGGI DAN KEHARUSAN
MEMAKAI ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI RSUP DR. HASAN SADIKIN

Pertama

Fasilitas/tempat/daerah yang mempunyai risiko tinggi dan keharusan memakai


Alat Pelindung Diri (APD) di lingkungan RSUP dr. Hasan Sadikin yang diwajibkan
sesuai dengan lampiran surat keputusan ini.

Kedua

Dibuat denah fasilitas/tempat/daerah yang dianggap mempunyai potensi bahaya


dengan risiko tinggi.

Ketiga

Dengan dikeluarkannya Surat Keputusan ini, maka Keputusan Direktur Utama


RSUP dr. Hasan Sadikin Nomor : .. tentang Fasilitas / Tempat / Daerah
Berisiko & Keharusan Memakai APD di RSUP dr. Hasan Sadikin semua
ketentuan lain yang bertentangan dinyatakan tidak berlaku lagi.

Keempat

Keputusan ini berlaku terhitung mulai tanggal ditetapkan dengan ketentuan


apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, maka
akan ditinjau kembali untuk diperbaiki sebagaimana mestinya

DIKELUARKAN DI
PADA TANGGAL

: BANDUNG
:

RSUP DR. HASAN SADIKIN


DIREKTUR UTAMA

Dr. Ayi Djembarsari, MARS


NIP 1957110919841020021
Tembusan :
1. Para Direktur RSUP dr. Hasan Sadikin;
2. Ketua Komite Mutu dan Keselamatan Pasien RSUP dr. Hasan Sadikin;
3. Para Kepala Unit Kerja di RSUP dr. Hasan Sadikin.

LAMPIRAN I : SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RSUP DR. HASAN SADIKIN


NOMOR : HK
TANGGAL :
TENTANG
FASILITAS / TEMPAT / DAERAH BERISIKO TINGGI
DI RSUP DR. HASAN SADIKIN
1. INSTALASI RADIOLOGI
2. INSTALASI PATOLOGI
3. RUANG PENYIMPANAN GAS MEDIS
4. RUANG PENYIMPANAN BAHAN BERACUN BERBAHAYA - B 3 ( INSTALASI
FARMASI )
5. RUANG CYTOTOKSIK ( INSTALASI FARMASI )
6. INSTALASI BEDAH SENTRAL
7. INSTALASI STERILISASI SENTRAL
8. INSTALASI BINATU
9. INSTALASI GIZI
10. RUANG GENERATOR SET (INSTALASI PEMELIHARAAN SARANA RUMAH SAKIT )
10. RUANG BOILER (INSTALASI PEMELIHARAAN SARANA RUMAH SAKIT )
11. RUANG GAS LIQUID SENTRAL (INSTALASI PEMELIHARAAN SARANA RUMAH
SAKIT )
11. WORK SHOP (INSTALASI PEMELIHARAAN SARANA RUMAH SAKIT )
12. RUANG FLAMBOYAN
13. GEDUNG KEMUNING LT.1
14. GAWAT DARURAT KEBIDANAN DAN KANDUNGAN
15. UNIT TRANSFUSI DARAH
16. RUANG HEMODIALISA ( INSTALASI PEMERIKSAAN & PELAYANAN KHUSUS )
17. RUANG KEMOTERAPI
19. INSTALASI GAWAT DARURAT ( RADIOLOGI IGD )
20. RUANG KARDIOLOGI INFASIV ( CATHLAB )
21. INSTALASI FORENSIK DAN PEMULASARAAN JENAZAH
22. TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH SEMENTARA ( INSTALASI
LINGKUNGAN & K3RS)

KESEHATAN

22. LIMBAH I P A L ( INSTALASI KESEHATAN LINGKUNGAN & K3RS )


23. RUMAH TANGGA GUDANG GAS ELPIJI
24. WORK SHOP ( INSTALASI REHABILITASI MEDIK )

RSUP DR. HASAN SADIKIN


DIREKTUR UTAMA

Dr. Ayi Djembarsari, MARS


NIP 1957110919841020021

LAMPIRAN II SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RSUP DR. HASAN SADIKIN


NOMOR : HK.
TANGGAL :
TENTANG
KEHARUSAN MEMAKAI ALAT PELINDUNG DIRI (APD)
DI RSUP DR. HASAN SADIKIN
NO
1.

FASILITAS/TEMPAT/DAERAH

ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

Instalasi Radiologi

Memakai Apron pada waktu yang diperlukan, diatur


dalam Prosedur Tetap di Instalasi Radiologi
Memakai detector radiasi berupa personal
monitoring TLD Badge pada waktu bertugas dan
dinilai oleh BPFK secara berkala setiap 3 bulan.
Memakai sarung tangan Pb pada saat diperlukan,
sesuai dengan jenis pemeriksaan dan jenis
penyakit
Di tempat tertentu diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Radiologi yaitu berupa apron, apron tiroid
dan kaca mata pb

Memakai Masker dan sarung tangan sesuai


dengan ketentuan

Memakai masker
Memakai sarung tangan
Di tempat tertentu diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Patologi

2.

Instalasi Patologi

3.

Ruang
Medis

Gas

Memakai sarung tangan


Memakai masker
Di tempat tertentu diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Farmasi

4.

Ruang Penyimpanan Bahan


Beracun Berbahaya Instalasi
Farmasi

5.

Ruang Cytotoksik Instalasi


Farmasi

Memakai sarung tangan


Memakai masker khusus bahan kimia
Di tempat tertentu diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Farmasi
Memakai Sarung Tangan
Memakai masker khusus berfilter terhadap bahan
yang ada di ruangan
Memakai baju khusus di dalam ruangan tersebut
Di tempat tertentu diatur dalam prosedur tetap di
Instalasi Farmasi
Memakai sarung tangan
Memakai masker
Memakai tutup kepala
Memakai baju khusus sesuai ketentuan
Pada saat penggunaan alat C-Arm, setiap petugas
yang ada di kamar tersebut harus mengikuti
ketentuan dengan menggunakan APD terkait
dengan radiasi
Pada waktu tugas diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Bedah Sentral

Penyimpananan

6.

Instalasi Bedah Sentral / Kamar


operasi dan Penggunaan Alat
C-Arm

Instalasi CSSD

7.

Instalasi Binatu

Memakai sarung tangan


Memakai masker
Memakai ear plug / ear muff
Memakai baju khusus sesuai ketentuan
Memakai penutup kepala
Pada waktu tugas diatur dalam Prosedur Tetap
Instalasi Sterilisasi Sentral dan Binatu

8.

Instalasi Gizi

Memakai sarung tangan plastic


Memakai masker
Memakai penutup kepala
Memakai baju penutup dan celemek
Memakai sepatu beralas karet
Pada waktu tugas diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Gizi

Ruang Generator Set IPSRS

Memakai penutup telinga ( ear plug / ear muff )


Memakai safety shoes / sepatu karet anti static
Memakai helm proyek
Memakai sarung tangan kulit
Memakai kaca mata pelindung khusus

Memakai sarung tangan karet


Memakai lampu senter
Memakai sepatu anti static

Ruang panel Induk Listrik

10.

Ruang boiler

Memakai sepatu anti static dan antislip


Memakai sarung tangan kulit
Memakai penutup telinga

11.

Ruang Gas Liquid Sentral


IPSRS

Memakai sepatu anti static


Memakai sarung tangan Kulit
Memakai masker

12.

Ruang workshop ( IPSRS )

Memakai sepatu khusus


Memakai kaca mata pelindung
Memakai ear plug / ear muff / pelindung telinga
Memakai helm proyek
Pada waktu tugas diatur dalam Prosedur Tetap unit
terkait

13.

Kamar Isolasi Lt. III dan Lt. IV


IRNA TERATAI

Memakai Masker

Memakai sarung tangan

Memakai baju khusus sesuai ketentuan

14.

Kamar Bersalin / gawat darurat


kebidanan dan kandungan

Memakai sarung tangan


Memakai masker
Memakai baju pelindung
Pada waktu tugas diatur dalam Prosedur Tetap di
Gawat Darurat Kebidanan

15.

Unit Transfusi Darah

Memakai sarung tangan

Memakai masker

Pada waktu tugas diatur dalam Prosedur Tetap di


Unit terkait

16.

Ruang Hemodialisa

Memakai sarung tangan


Memakai masker
Pada waktu tugas diatur dalam Prosedur Tetap di
Ruang Hemodialisa

17.

Ruang Radiofarmaka ( IP2k )

Memakai Masker
Memakai sarung tangan timbal
Memakai baju pelindung khusus

Ruang Fluoroscopy ( IP2K )

Memakai Apron pada waktu yang diperlukan, diatur


dalam Prosedur Tetap di Instalasi Radiologi
Memakai detector radiasi berupa personal
monitoring TLD Badge pada waktu bertugas dan
dinilai oleh BPFK secara berkala setiap 3 bulan.
Memakai sarung tangan Pb pada saat diperlukan,
sesuai dengan jenis pemeriksaan dan jenis
penyakit
Di tempat tertentu diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Radiologi yaitu berupa apron, apron tiroid
dan kaca mata pb

18.

19.

Memakai Masker dan sarung tangan sesuai


dengan ketentuan yang berlaku.

Ruang Kemoterapi

Instalasi Gawat Darurat

Memakai Apron pada waktu yang diperlukan, diatur


dalam SPO pemakaian APD di satuan kerja
tersebut.
Memakai masker
Memakai sarung tangan
Memakai sarung tangan
Memakai masker
Pada waktu tugas diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Rawat Darurat

Radiologi IGD

20.

Ruang Kardiologi Invasif


( Cathlab )

Memakai Apron pada waktu yang diperlukan, diatur


dalam Prosedur Tetap di Instalasi Radiologi
Memakai detector radiasi berupa personal
monitoring TLD Badge pada waktu bertugas dan
dinilai oleh BPFK secara berkala setiap 3 bulan.
Di tempat tertentu diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Radiologi.
Memakai Masker dan sarung tangan sesuai
dengan ketentuan
Memakai Apron pada waktu yang diperlukan, diatur
dalam Prosedur Tetap di Instalasi Radiologi
Memakai detector radiasi berupa personal
monitoring TLD Badge pada waktu bertugas dan
dinilai oleh BPFK secara berkala setiap 3 bulan.

Memakai sarung tangan Pb pada saat diperlukan,


sesuai dengan jenis pemeriksaan dan jenis
penyakit
Di tempat tertentu diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Radiologi yaitu berupa apron, apron tiroid
dan kaca mata pb
Memakai Masker dan sarung tangan sesuai
dengan ketentuan

21.

Kamar jenazah Instalasi


Forensik dan Pemulasaraan
Jenazah ( IPFJ )

Memakai sarung tangan


Memakai masker
Memakai baju khusus pada ruang tertentu
Pada waktu tugas diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Forensik & Pemeliharaan Jenazah

22.

Tempat pembuangan sampah


sementara

Memakai Masker
Memakai Sarung Tangan
Memakai Sepatu khusus / Karet / Boots

23.

IPAL

Memakai Masker
Memakai sarung tangan
Memakai Baju pelindung

24.

Instalasi Radiologi

Memakai Apron pada waktu yang diperlukan, diatur


dalam Prosedur Tetap di Instalasi Radiologi
Memakai detector radiasi berupa personal
monitoring TLD Badge pada waktu bertugas dan
dinilai oleh BPFK secara berkala setiap 3 bulan.
Memakai sarung tangan Pb pada saat diperlukan,
sesuai dengan jenis pemeriksaan dan jenis
penyakit
Di tempat tertentu diatur dalam Prosedur Tetap di
Instalasi Radiologi yaitu berupa apron, apron tiroid
dan kaca mata pb

Memakai Masker dan sarung tangan sesuai


dengan ketentuan

25.

Gudang Gas Elpiji Bagian


Rumah Tangga

Memakai Masker
Pada waktu tugas diatur dalam prosedur tetap di
Rumah Tangga

26.

Ruang workshop Rehabilitasi


Medis

Memakai sepatu khusus


Memakai kaca mata pelindung
Memakai ear plug / ear muff / pelindung telinga
Memakai helm proyek
Pada waktu tugas diatur dalam Prosedur Tetap unit
terkait

RSUP DR. HASAN SADIKIN


DIREKTUR UTAMA

Dr. Ayi Djembarsari, MARS


NIP 1957110919841020021

RUM AH S AKIT UM UM P USAT

J A K A R TA

SKYLAB & DIKLIT

GAMBAR :

INSTALASI
RAWAT JALAN

Work
Shop
IRM

DOKUPASI
TERAPY

PAVILIUN ANGGREK

EX.PERPUS

ex.LABORATORIUM

BEDAH
EXECUTIF

SATPAM

DESIGN BY :

Fasilitas / Tempat / Daerah Beresiko Tinggi

TUMBUH
KEMBANG

GENSTR ST.II

RUANG MELATI

EX.WIJYA
KUSUMA

LAB

LAS

REHAB JANTUNG

FARMASI

IRM

HIDROTERAPY

GD.INDUK

CFC

MASJID

Kantin

R.DINAS

R.DINAS

R.DINAS

R.DINAS

R.DINAS

R.DINAS

RADIOLOGI

Fasilitas / Tempat / Daerah Beresiko Tinggi

P.WIJYA
KUSUMA

HD

HD

Radiologi

GRIYA HUSADA

Gawat Darurat
Kebidanan & Kandungan
lt.I

ASRAMA
PUTRA
PEGAWAI

IPA

R S U P FATM AWATI

CEU

Kamar
Isolasi Tb Lt.V

IRNA TERATAI

Prof.SOELARTO

Kamar
Isolasi Lt.III

Cath lab

JOGING
TRACK

Radiologi

G GA
AN NG
UD TA
G
AH
UM

Storing

A
G
NG
TA

IFPJ

R
PE
AK

I P S RS

AH

SI
RA
PE
KO

Vila
Jaga

IBS/
STERILISAS

IGD ICU
NICU PICU

DUT Y
MANAGER

GENSTR ST.O

R
PE
AK

IZ

M
RU

M
RA
AS

IS

AMALIRIS
GENSTR ST.O

BIO
REAKTOR

BRI &
TUR

METADON

Parkir Umum

FATM AWATI

IS

TPS

GENSTR ST.I

ASRAMA PUTRI
PEGAWAI

BANK
DARAH

Akademi Kebidanan

Akademi Kebidanan

Rumah
Dinas
Jabatan