Anda di halaman 1dari 5

PROPOSAL KUNJUNGAN RUMAH

(HOME VISIT)

OLEH :
OKTA NURMAYANTI
839115032

PROGRAM STUDI NERS KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM
PONTIANAK
2016

PROPOSAL KUNJUNGAN RUMAH (HOME VISIT)


A. Identitas Klien
Nama klien
Umur
Jenis Kelamin
Agama
Status
Tanggal Masuk RS
Penanggung Jawab
Alamat
Hubungan dengan klien

: Tn. E
: 53 tahun
: Laki-laki
: Islam
: Belum menikah
: 2 februari 2016
: Ny. Dahlia
: Jl. H.Rais Arahman, Gg Kini Balu No.2
: Adik klien

B. Tujuan Kunjungan Rumah


1. Tujuan Kunjungan Rumah
a. Tujuan Umum
Keluarga dapat memahami dan berperan aktif dalam merawat klien selama di
rumah setelah pulang dari RS
b. Tujuan Khusus
1) Memberikan informasi tentang perkembangan klien
2) Memvalidasi dan melengkapi data yang diperoleh dari klien dan
dokumentasi medik tentang :
a)
Riwayat keluarga
b)
Riwayat perkembangan
c)
Faktor predisposisi
d)
Genogram
e)
Alasan masuk rumah sakit
3) Melaksanakan pengkajian tentang pengetahuan keluarga tentang cara
merawat klien dengan Perubahan Sensori Persepsi ; Halusinasi
Pendengaran
4) Mengetahui situasi pendukung keluarga apabila klien pulang.
5) Mengetahui persiapan keluarga apabila klien pulang.
6) Memberikan pendidikan kesehatan pada keluarga tentang masalah
keperawatan klien terkait dengan Perubahan Sensori Persepsi ; Halusinasi
Pendengaran
7) Mengetahui dan mengoptimalkan lima fungsi keluarga :
a) Keluarga dapat mengenal masalah pada klien dengan Perubahan
Sensori Persepsi ; Halusinasi Pendengaran
b) Keluarga dapat mengambil keputusan untuk berperan aktif dalam
merawat klien selama di rumah.
c) Keluarga dapat merawat anggota keluarga dengan gangguan jiwa.
d) Keluarga dapat memodifikasi lingkungan rumah dalaam merawat klien.
e) Keluarga dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada
2. Rencana Tindakan Keperawatan
a. Orientasi / Perkenalan

1) Mengucapkan salam
2) Memperkenalkan nama
3) Menyampaikan tujuan kunjungan rumah : keluarga dapat memahami
dan berperan aktif dalam merawat klien setelah pulang kerumah
berdasarkan asuhan keperawatan
4) Mengkaji / memvalidasi data :
a) kondisi klien saat dirumah
b) perasaan / sikap keluarga terhadap klien
c) sikap masyarakat / lingkungan sosial terhadap klien
d) status sosial ekonomi keluarga
e) apa yang dilakukan keluarga terhadap perilaku klien
f) genogram keluarga
5) Membuat kontrak
Topik : SP 1 keluarga yaitu pendidikan kesehatan tentang pengertian
halusinasi, jenis halusinasi yang dialami klien, tanda dan gejala
halusinasi dan cara-cara merawat klien halusinasi
Waktu : 12 februari 2016, Pukul 17.00 wib sampai dengan selesai
b. Fase Kerja
Diagnosa keperawatan

gangguan

sesnsori

persepsi

halusinasi

pendengaran
SP 1 keluarga : pendidikan kesehatan tentang pengertian halusinasi, jenis
halusinasi yang dialami klien, tanda dan gejala halusinasi dan caracara merawat klien halusinasi
1) Diskusikan masalah yang dihadapi keluarga dalam merawat klien
2) Berikan pendidikan kesehatan tentang pengertian halusinasi, jenis
halusinasi yang dialami klien, tanda dan gejala halusinasi, proses
terjadinya halusinasi, dan cara merawat klien halusinasi

3.Terminasi
a. Evaluasi subjektif :
Menanyakan perasaan keluarga setelah dikunjungi petugas.
b. Evaluasi Objektif
Keluarga mengungkapkan kembali hal-hal yang sudah disampaikan tentang
Perubahan Sensori Persepsi ; Halusinasi pendengaran
c. Tindak lanjut
Kesepakatan keluarga terlibat di dalam asuhan keperawatan klien di rumah
sakit dan di rumah :
Klien akan diperlakukan seperti anggota keluarga yang sehat.
Klien akan diberi aktivitas dan bersosialisasi dengan orang lain.

SP 1 Keluarga : Pendidikan Kesehatan tentang pengertian halusinasi, jenis halusinasi


yang dialami pasien, tanda dan gejala halusinasi dan cara-cara
merawat pasien halusinasi.
ORIENTASI:
Selamat sore Ibu!
Saya Okta nurmayanti perawat yang merawat Bapak
Bagaimana perasaan Ibu hari ini? Apa pendapat Ibu tentang Bapak?
Hari ini kita akan berdiskusi tentang apa masalah yang Bapak alami dan bantuan apa yang
Ibu bisa berikan.
Kita mau diskusi di mana? Bagaimana kalau di ruang tamu? Berapa lama waktu Ibu?
Bagaimana kalau 30 menit
KERJA:
Apa yang Ibu rasakan menjadi masalah dalam merawat bapak Apa yang Ibu lakukan?
Ya, gejala yang dialami oleh Bapak itu dinamakan halusinasi, yaitu mendengar atau
melihat sesuatu yang sebetulnya tidak ada bendanya.
Tanda-tandanya bicara dan tertawa sendiri,atau marah-marah tanpa sebab
Jadi kalau anak Bapak/Ibu mengatakan mendengar suara-suara, sebenarnya suara itu
tidak ada.
Kalau Bapak mengatakan melihat bayangan-bayangan, sebenarnya bayangan itu tidak
ada.
Untuk itu kita diharapkan dapat membantunya dengan beberapa cara. Ada beberapa cara
untuk membantu ibu agar bisa mengendalikan halusinasi. Cara-cara tersebut antara lain:
Pertama, dihadapan Bapak, jangan membantah halusinasi atau menyokongnya. Katakan

saja Ibu percaya bahwa anak tersebut memang mendengar suara atau melihat bayangan,
tetapi Ibu sendiri tidak mendengar atau melihatnya.
Kedua, jangan biarkan Bapak melamun dan sendiri, karena kalau melamun halusinasi akan
muncul lagi. Upayakan ada orang mau bercakap-cakap dengannya. Buat kegiatan keluarga
seperti makan bersama, sholat bersama-sama. Tentang kegiatan, saya telah melatih Bapak
untuk membuat jadwal kegiatan sehari-hari. Tolong Ibu pantau pelaksanaannya, ya dan
berikan pujian jika dia lakukan!
Ketiga, bantu Bapak minum obat secara teratur. Jangan menghentikan obat tanpa
konsultasi. Terkait dengan obat ini, saya juga sudah melatih Bapak untuk minum obat secara
teratur. Jadi Ibu dapat mengingatkan kembali. Obatnya ada 3 macam, ini yang orange
namanya CPZ gunanya untuk menghilangkan suara-suara atau bayangan. Diminum 3 X
sehari pada jam 7 pagi, jam 1 siang dan jam 7 malam. Yang putih namanya THP gunanya
membuat rileks, jam minumnya sama dengan CPZ tadi. Yang biru namanya HP gunanya
menenangkan cara berpikir, jam minumnya sama dengan CPZ. Obat perlu selalu diminum
untuk mencegah kekambuhan
Terakhir, bila ada tanda-tanda halusinasi mulai muncul, putus halusinasi Bapak dengan
cara menepuk punggung Bapak. Kemudian suruhlah Bapak menghardik suara tersebut.
Bapak sudah saya ajarkan cara menghardik halusinasi.
Sekarang, mari kita latihan memutus halusinasi Bapak. Sambil menepuk punggung Bapak,
katakan: bapak, sedang apa kamu?Kamu ingat kan apa yang diajarkan perawat bila suarasuara itu datang? Ya..Usir suara itu, bapak Tutup telinga kamu dan katakan pada suara itu
saya tidak mau dengar. Ucapkan berulang-ulang, pak
Sekarang coba Ibu praktekkan cara yang barusan saya ajarkan
Bagus Bu

TERMINASI:
Bagaimana perasaan Ibu setelah kita berdiskusi dan latihan memutuskan halusinasi
Bapak?
Sekarang coba Ibu sebutkan kembali tiga cara merawat bapak?
Bagus sekali Bu. Bagaimana kalau dua hari lagi kita bertemu untuk mempraktekkan cara
memutus halusinasi langsung dihadapan Bapak?
Jam berapa kita bertemu?
Baik, sampai Jumpa. Selamat pagi