Anda di halaman 1dari 20

PROPOSAL

PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA


POSDAYA BIDANG LINGKUNGAN
MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
DESA DAWAR BLANDONG KECAMATAN DAWAR BLANDONG
KABUPATEN MOJOKERTO

DISUSUN OLEH :

Moh. Zuhdi Awaludin


Zuchriya Nur Aini M.s
Mochammad Hidayatus Sibyan
M. Imam Mashudi
Nur Hidayah
Reynaldo Tampang Allo
Ketua Kordinator
Mohammad Gigih K
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
TAHUN 2015-2016

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi rahmat, taufik serta
hidayahnya sehingga kami dapat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sebagai wujud
pertanggungjawaban mahasiswa berkewajiban membuat proposal kegiatan Kuliah Kerja
Nyata(KKN) kepada kepala desa dan dosen pembimbing lapangan. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata
ini dapat berjalan karena dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu kami mengucapkan
terima kasih kepada:
1. Rektor Universitas Negeri Surabaya.;
2. Kepala Pusat KKN Universitas Negeri Surabaya Bapak.;
3. Dosen pembimbing lapangan Kunjung ashadi S.Pd,
Atas doa - doa merekalah, barokah dan manfaat kami dapatkan melaksanakan KKN (Kuliah
Kerja Nyata. Semoga apa yang telah kami laksanakan dapat bermanfaat bagi masyarakat secara
umum dan lebih khususnya pada kami sebagai wahana pembelajaan mental, spiritual dan cara
hidup bermasyarakat. Atas segala kekurangan kami mohon maaf.

Surabaya, 11 Maret 2015

Posdaya Lingkungan

DAFTAR ISI
Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
Halaman Pengesahan
BAB I PENDAHULUAN
A. Landasan Dasar
B. Dasar Kuliah Kerja Nyata
C. Tujuan Kuliah Kerja Nyata
D. Manfaat Kuliah Kerja Nyata
F. Tahap Pelaksanaan
BAB II KKN TEMATIK POSDAYA
BAB III STRATEGI PELAKSANAAN KKN DI LOKASI KKN
I.
Deskripsi Kegiatan
A Judul
B Latar Belakang
C Perumusan dan Pemecahan Masalah
D Tujuan
E Rencana Kegiatan
F Luaran(Output) Yang Diharapkan
G Metode Pelaksanaan Program
H Jadwal Kegiatan
I NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA
II.

Lampiran
1. Peta Lokasi
2. Rencana Monitoring dan Evaluasi
3. Rincian Pembiayaan
4. Biodata Penanggung Jawab dan Dosen Pembimbing Lapangan yang diusulkan

BAB IV PENUTUP
a

Kesimpulan

Saran

DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
A. LANDASAN DASAR
KKN adalah suatu kegiatan intra kulikuler yang memadukan pelaksanaan tri dharma
perguruan tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat) dengan cara
memberikan kepada mahasiswa pengalaman belajar dalam kegiatan pembangunan masyarakat
sebagai wahana penerapan dan pengembangan ilmu dan tehnologi yang dilaksanakan di luar
kampus dalam waktu, mekanisme kerja, dan persyaratan tertentu.
KKN merupakan kegiatan yang berhubungan dengan berbagai disiplin ilmu dan berkaitan
dengan berbagai sektor pembangunan. Dengan demikian, pendekatan yang digunakan adalah
pendekatan interdisipliner dan lintas sektoral. Kegiatan dan pengelolaan KKN dapat menjamin
diperolehnya pengalaman belajar melakukan kegiatan pembangunan masyarakat secara kongkrit
yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat dimana mereka ditempatkan. Selain itu,
kegiatan dan pengelolahan KKN diarahkan untuk menjamin keterkaitan antara dunia akademikteoritik dan dunia empirik.
Ada dua bentuk KKN yang diselenggarakan oleh UNESA yaitu KKN lokasi dan KKN
alternatif. KKN lokasi adalah kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa
untuk hidup ditengah-tengah masyarakat di luar kampus baik perkotaan maupun pedesaan.
Selain itu, dimaksudkan untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi masalah-masalah
kesejahteraan secara interdisipliner dan lintas sektoral, sedangkan KKN alternatif adalah
kegiatan yang dilaksanakan di luar kampus guna memberikan pengalaman belajar kepada
manusia dalam hal kewirausahaan, penerapan tehnologi, pelatihan dan pembinaan IPTEKS dan
seni yang dikuasai pada sekelompok masyarakat tertentu.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengintegrasian kegiatan antara
masyarakat dengan pendidikan dan penelitian terutama oleh mahasiswa dengan bimbingan
perguruan tinggi dan pemerintah daerah dilaksanakan secara interdisipliner dan intrakurikuler.
Model KKN masa Reformasi ditindaklanjuti dengan model KKN Tematik Posdaya yaitu
sejak tahun 2011 hingga saat ini. KKN Tematik Posdaya adalah Kuliah Kerja Nyata yang
berorentasi pada Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Program Tematik Posdaya meliputi 5
Pilar yang terdiri dari:
1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Ekonomi
4. Sosial & Budaya
5. Lingkungan

B. DASAR KULIAH KERJA NYATA

KKN sebagai salah satu unsur dari kurikulum pilihan Universitas Negeri Surabaya dilakukan
dan ditetapkan berdasarkan atas :
1. UU. No. 20 Th. 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. PP. Nomor 30 Tahun 1990 tentang Pendidikan Tinggi.
3. Peraturan Presiden Republik Indonesia No.15 Tahun 2010 tentang percepatan
penanggulangan kemiskinan.
4. Dirjen Dikti, Buku Pedoman Pelaksanaan Pengabdian pada Masyarakat Edisi IX Tahun
2010.
5. Bentuk pengabdian pada masyarakat bagi mahasiswa diwadahi oleh LPM Unesa dalam
wujud Kuliah Kerja Nyata (KKN).
C. TUJUAN KULIAH KERJA NYATA
a. Tujuan Umum
- Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dibidang pengabdian kepada
masyarakat. Melalui misi tersebut segenap acivitas akademika dapat berperan
aktif dalam proses dan tuntunan pembangunan serta dimanika masyarakat.
- Membentuk sarjana penerus pembangunan yang mampu menghayati berbagai
permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, mampu mengembangkan
pemikiran maupun penalaran untuk belajar memecahkan permasalahan yang
kompleks secara pragmatis dan interdisipliner, yang pada akhirnya akan
membentuk sarjana yang berilmu, cakap, berbudi pekerti luhur, serta memiliki
kesadaran, dan tanggung jawab yang tinggi atas kesejahteraan masyarakat,
maupun masa depan bangsa dan negara republik indonesia, yang berdasarkan
pancasila dan negara republik indonesia, yang berdasarkan pancasila dan undangundang dasar 1945.
b. Tujuan Khusus
- Sebagai wahana pendewasaan dan pembelajaran bagi mahasiswa dalam berfikir,
bersikap, dan berperilaku secara realistis dan akademis yang dilandasi dengan
semangat dan komitmen yang tinggi untuk melaksanakan pengabdian kepada
masyarakat.
- Ikut berpartisipasi membantu program pemerintah dibidang pembangunan yang
berkembang menjadi beberapa pilar diantaranya adalah kesehatan, pendidikan
,ekonomi, lingkungan, dan seni budaya & agama yaitu dalam upaya
melaksanakan program pemberdayaan keluarga.

D. MANFAAT KULIAH KERJA NYATA


Manfaat yang akan dicapai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) antara lain :
1 Mahasiswa
a. Memperdalam pengertian dan penghayatan mahasiswa.

b. Cara berfikir dan bekerja interdisiplin atau lintas sektoral.


c. Kegunaan hasil pendidikannya bagi pembangunan dan pengembangan daerah
pedesaan/kelurahan pada khususnya.
d. Mengetahui kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dalam pembangunan serta
konteks keseluruhan masalah pembangunan pengembangan daerah pedesaan,
maupun masalah perkotaan.
e. Mendewasakan alam pikiran mahasiswa dalam setiap penelaahan dan pemecahan
masalah yang ada di masyarakat secara pragmatis ilmiah, khususnya pemberdayaan
masyarakat pedesaan/perkotaan.
f. Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk melaksanakan program-program
pengembangan dan pembangunan desa/kota.
g. Membina mahasiswa agar menjadi seorang inovator, motivator dan problem solver.
h. Memberikan pengalaman dan keterampilan kepada mahasiswa sebagai kader
pembangunan yang berwawasan luas di samping diharapkan terbentuknya sikap dan
rasa cinta serta tanggung jawab terhadap kemajuan masyarakat, sehingga kelak
setelah menjadi sarjana sanggup ditempatkan di mana saja.

b
c

2
Perguruan Tinggi (Universitas Negeri Surabaya)
Universitas Negeri Surabaya akan lebih mantap dalam pengisian ilmu atau pendidikan kepada
mahasiswa, dengan adanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat,
dengan demikian kurikulum Perguruan Tinggi dapat disesuaikan dengan tuntutan pembangunan.
Tenaga pengajar memperoleh berbagai kasus yang dapat digunakan sebagai contoh dalam proses
pendidikan.
Mempercepat dan meningkatkan kerjasama antara Universitas Negeri Surabaya sebagai pusat
ilmu dan teknologi dengan instansi-instansi, dinas-dinas atau lembaga terkait lainnya dalam
melaksanakan pembangunan.
Ilmu yang dikembangkan di Universitas Negeri Surabaya akan lebih terasa faedahnya dalam
pengarahan berbagai
3

Masyarakat
a Memperoleh bantuan tenaga dan pikiran untuk merencanakan serta melaksanakan
proyek pembangunan, serta menggalakkan usaha pemberdayaan masyarakat kecil di
pedesaan/perkotaan.
b Cara berfikir, bersikap dan bertindak akan lebih ditingkatkan dan sesuai dengan
program pembangunan.
c Memperoleh pembaharuan-pembaharuan yang diperlukan.
d Terbentuknya kader-kader pembangunan di dalam masyarakat sehingga terjamin
terbentuknya panerus-penerus pembangunan.

Bagi Pemerintah

a
b

Membantu mempercepat proses pembangunan pemberdayaan yang dilakukan oleh


pemerintah.
Membuka akses kemitraan dan komunikasi timbal balik antara perguruan tinggi
dengan pemerintah dalam program pengembangan Posdaya.

E. TAHAP PELAKSANAAN
Pelaksanaan KKN dilakukan dalam beberapa tahapan antara lain:
1. Tahap pra KKN
a. Survey lokasi KKN oleh Tim Pengelola KKN Unesa
b. Perijinan di Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, dan Desa.
c. Perkrutan mahasiswa peserta KKN
d. Pembagian lokasi KKN berdasarkan kelompok mahasiswa peserta KKN
e. Penyusunan Buku Pedoman dan Buku Materi
2. Tahap Pendidikan dan Pelatihan
Keberhasilan pelaksanaan KKN di lapangan sangat ditentukan oleh kecermatan
persiapan sebelum mahasiswa ditempatkan di desa. Pendidikan dan Pelatihan
merupakan salah satu kegiatan dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun ke
desa. Setiap mahasiswa yang hendak melaksanakan KKN terlebih dahulu dibekali
dengan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kearifan lokal desa yang
akan ditempati KKN.
Tahap Pendididkan dan Pelatihan antara lain sebagai berikut:
a. Kuliah KKN, dilakukan di bangku kuliah dilaksanakan oleh Dosen
Pembimbing Lapangan (DPL) dengan meng-gunakan buku sumber :
Pedoman Pelaksanaan KKN Unesa.
Buku Materi yang relevan dengan tema KKN yang akan
diterapkan.
b. UTS
c. Survey lokasi KKN oleh DPL
d. Penyusunan proposal tema unggulan dari hasil survey
e. Proposal ditandatangani oleh Koordinator Desa (Ketua Kelompok)
diketahui oleh Ketua KKN, dan disyahkan oleh Kepala LPPM Unesa.
Tujuan Pendidikan dan Pelatihan merupakan upaya untuk mempersiapkan
mahasiswa agar dapat melaksanakan KKN di lapangan dengan baik dan benar sehingga
pelaksanaan KKN dapat mencapai tujuannya. Dengan demikian melalui pendidikan dan
pelatihan, akan terjadi perubahan sikap, pengetahuan dan keterampilan mahasiswa agar
sesuai dengan yang dibutuhkan selama pelaksanaan KKN berlangsung.
Tujuan yang hendak dicapai dalam pendidikan dan pelatihan adalah agar mahasiswa
dapat:
Memahami dan menghayati falsafah, arti, maksud, dan tujuan program KKN.

Memiliki pengetahuan untuk memahami, menghayati serta meningkatkan


kepekaan terhadap berbagai masalah pembangunan serta membantu memikirkan
solusinya.
Memiliki pengetahuan dan keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk bekerja
dengan masyarakat di lokasi KKN.
Memperoleh petunjuk untuk dapat bersikap dan bekerja dalam kelompk secara
interdisipliner dan linter sektoral, dalam rnagka penyelesaian tugas bersama di
lapangan.
Memperoleh informasi tentang kondisi, potensi, dan permasalahan baik fisik,
sosial, maupun ekonomi dalam rangka kegiatan lapangan.
F. TAHAP PELAKSANAAN LAPANGAN
a. Penerjunan
b. Sosialisasi awal di lapangan
c. Penerapan program :
Program penerapan di lokasi KKN dibagi menjadi 3 kelompok program dengan
tujuan agar dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tema unggulan. Program
mahasiswa KKN dikelompokkan menjadi 3 macam program, yaitu:
1) Program Pokok (sesuai dengan tema unggulan).
Program Pokok adalah program mengacuh pada tema unggulan dengan ruang
lingkup wilayah desa yang harus dilaksanakan oleh Tim Kelompok
Mahasiswa (TKM-KKN) dan bertanggungjawab penuh atas program tersebut
baik secara ilmiah maupun operasional. Volume persentase dalam pelaksanaan
pekerjaan sebesar 60% dari seluruh waktu yang tersedia.
Contoh tema unggulan: Rumah Sampah solusi untuk meningkatkan
perekonomian masyarakat.
2) Program Pokok Tambahan (di luar bidang ilmu dan tema).
Program Pokok Tambahan adalah program yang menjadi tanggung jawab
TKM-KKN, di luar bidang ilmu dan temanya. Hal ini karena ada mahasiswa
yang mempunyai ilmu dan ketrampilan tambahan di luar bidang ilmu dan
tema. Ruang lingkup pelaksanaan program meliputi wilayah dusun. Volume
persentase dalam pelaksanaan pekerjaan sebesar 25% dari seluruh waktu yang
tersedia.
Contoh program ini adalah :
- Mahasiswa Sendrastasik mengadakan Pelatihan tari bagi remaja putri,
- Mahasiswa Teknik Mesin mengadakan Pelatihan service sepeda motor
bagi Karang taruna.
3) Program Bantu (disebut Nondisipliner)
Yaitu program kerja yang harus dikerjakan oleh setiap mahasiswa KKN yang
bersifat hanya membantu dan berparsipasi dengan masyarakat, tetapi secara
ilmiah tidak terkait dalam pola kerja interdisipliner. Volume persentase dalam
pelaksanaan pekerjaan sebesar 15% dari seluruh waktu yang tersedia

Misalnya kerja bersama dalam gotong-royong pengerasan jalan (semua bidang


kegiatan mahasiswa membantu mengumpulkan batu dan meratakan jalan
bersama-sama).

BAB II
KKN TEMATIK POSDAYA
A. PENGERTIAN KKN TEMATIK POSDAYA
KKN merupakan wahana pembelajaran yang unik. Perbedaannya dengan
kuliah yang biasa (tatap muka di kelas) terletak pada sasaran, sarana/media, koutput dan
outcomes dari proses belajar mengajar (PBM). Sasaran pembelajaran KKN terutama ditekankan
pada pengembangan kecerdasan emosional para mahasiswa, selain mengasah kecerdasan
inteligensianya. Kecerdasan emosional yang ingin dikembangkan antara lain adalah kemampuan
komunikasi interpersonal, kerjasama dan pengembangan wawasan dalam hal penerapan ilmu
dan teknologi yang dikuasainya serta menumbuhkan disiplin dan etos kerja.

KKN Tematik Posdaya merupakan KKN yang komprehensif, fasilitator, dan bersifat
memberikan solusi terhadap apa yang dihadapi masyarakat untuk memberdayakan kualitas
hidupnya dengan menitikberatkan pada lima pilar yaitu: Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi
Pemberdayaan Lingkungan dan Keagamaan. Sasaran dari KKN TematikPosdaya ini adalah
tercapainya pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui sinergitas lembaga-lembaga yang
telah ada melalui partisipasi aktif dari warga setempat.
Dari sudut pandang masyarakat penerima, KKN Tematik Posdaya membantu
membentuk, mengisi dan mengembangkan Lembaga Posdaya di desa atau pedukuhan secara
sistematis. Posdaya yang dibentuk merupakan wadah bagi keluarga dan masyarakat untuk
bersama-sama mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam bidang kewirausahaan, pendidikan
dan pelatihan ketrampilan, KB dan kesehatan, dan lingkungan, yang sekaligus merupakan upaya
memperbaiki kualitas sumber daya manusia yang diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia
(IPM) atau pencapaian tujuan dan sasaran Millenium Development Index.
Bagi mahasiswa, KKN Tematik Posdaya berfungsi sebagai media untukmelatih
mahasiswa, meningkatkan rasa percaya diri melalui kegiatan menyatu dengan masyarakat,
menjadi dosen atau guru untuk meningkatkan komitmen danpartisipasi masyarakat dalam
pembangunan. Untuk itu mahasiswa diharapkan secaracermat mendengar, melihat dan
melakukan analisis ilmiah, bisa kemudian dijadikanbahan penelitian, sebagai bahan untuk
mencari pemecahan terhadap masalah yang dihadapi keluarga dan masyarakat di tempat
tugasnya. Upaya pemecahanitu didasarkan dan dilakukan melalui pendidikan dan pemberdayaan
keluarga yang dampak tingkah lakunya berupa partisipasi aktif oleh masyarakat secara gotong
royong. Dalam kesempatan tersebut mahasiswa belajar dan mendampingi masyarakat secara
langsung dalam upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh keluarga dan masyarakat yang
bersangkutan secara mandiri.

B. PRINSIP DAN ASAS PELAKSANAAN KKN TEMATIK


Prinsip dan asas pelaksanaan KKN Tematik adalah sebagai berikut:
1 Keterpaduan.
2 Kebutuhan.
3 Kemampuan sendiri.
4 Interdisipliner.
5 Partisipatif aktif
6 Keberlanjutan
KKN Tematik dilaksanakan secara terpadu, mencakupaspek intelektual, sosial-ekonomi,
fisik dan manajerial agar mampu meningkatkan aspek pengetahuan, kemampuan dan
keterampilan. Darisisi Tri Dharma Perguruan Tinggi, KKN Tematik harus mampu
memadukanunsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran

sertapengabdian masyarakat yang berbasis penelitian. Dari unsur program, KKNTematik harus
mampu memadukan gagasan bersama antara PerguruanTinggi, pemerintah, mitra kerja, dengan
kebutuhan masyarakat.
Kebutuhan. KKN Tematik dilaksanakan berdasarkan kebutuhanterasa yang diyatakan
oleh perorangan, lembaga-lembaga masyarakat danpemerintah. Kegiatannya bertumpu pada
kepentingan rakyat banyak danpemerintah yang disusun oleh masyarakat, bersama masyarakat,
dalam masyarakat dan untuk masyarakat atas dasar kebutuhan dan berbagai sumber yang
tersedia untuk memenuhi kepentingan bersama dalam aspek kehidupan dan penghidupan.
KKN Tematik dilaksanakan dengan mengutamakan penggalian dan pengembangan
potensi lokal serta peningkatan swadaya masyarakat yang bertumpu pada kekuatan masyarakat
sendiri (self-reliant development).
Pelaksanaan KKN Tematik dilaksanakan oleh mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu di
lingkungan Perguruan Tinggi.Dalam hal ini, mahasiswa melaksanakan tugasnya atas dasar
mekanisme pola pikir dan pola kerja secara interdisipliner. Dalam KKN Tematik. masyarakat ,
pemerintah beserta unsur-unsur lainnya yang berkaitan dengan program ini, didorong
berpartisipasi aktif sejak perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasiprogram.
KKN Tematik dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan. Artinya, program kegiatan
yang telah berhasil merupakan titik awal untuk program berikutnya hingga tercapai tujuan yang
diharapkan oleh masyarakat dan pemerintah.
C. MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN KKN TEMATIK
1. Maksud KKN Tematik
Adapun maksud dari pelaksanaan KKN Tematik yaitu sebagai berikut :
Untuk kepentingan mahasiswa pelaksanaan KKN Tematik Posdaya
dimaksudkan untuk membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan menyatu
bersama masyarakat, menerapkan ilmu dan tehnologi yang dipelajari secara
langsung dan melihat apakah proses penerapan tersebut sesuai dengan teori,
atau kuliah yang diikutinya, serta membawa manfaat bagi rakyat. Mahasiswa
berlatih mendidik dan mengajar masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan.
Mahasiswa melakukan penelitian untuk mengembangkan ilmu yang bermanfaat
bagi masa depan bangsa.
Untuk kepentingan keluarga dan masyarakat, KKN Tematik Posdaya
dimaksudkan untuk membantu pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui
penerapan ilmu dan tehnologi dalam bidang wirausaha, pendidikan dan
ketrampilan, KB dan kesehatan, serta pembinaan lingkungan untuk membangun
keluarga yang bahagia dan sejahtera.
2. Tujuan KKN Tematik
Adapun tujuan dari pelaksanaan KKN tematik yaitu sebagai berikut :
Meningkatkan kepedulian dan kemampuan mahasiswa mempelajari dan
mengatasi permasalahan keluarga dan penduduk melalui bantuanpenyusunan

rencana dan pendampingan pada pelaksanakan programyang inovatif dan


kreatif melalui penerapan ilmu dan teknologi bersamamasyarakat dan lembaga
pedesaan lainnya.
Meningkatkan kemampuan mahasiswa melaksanakan kegiatan pengembangan
masyarakat
sesuai
arahan
pembangunan
manusia(human
development), mencapai target dan sasaran Millennium Development Goals
(MDGs), kompetensi, potensi, sumberdaya dan kemampuan lingkungan dalam
wadah kerjasama masyarakat, pemerintah, swasta dan lembaga lainnya.
Menggalang
komitmen,
kepedulian
dan
kerjasama
berbagaistakeholders (Pemda, swasta, LSM dan masyarakat) dalam upaya
pengentasan kemiskinan, kelaparan, mengatasi permasalahan dan ketidak
berdayaan penduduk dan keluarga lainnya.
Membantu mempersiapkan keluarga dan masyarakat agar memiliki kemampuan
untuk memanfaatkan fasilitas dan dukungan yang diberikan oleh mitra kerja
pembangunan (Pemda, lembaga swasta dan LSM) dalam perencanaan dan
pengelolaan program yang bersiat partisipatif.
Meningkatkan kemampuan dan kompetensi mahasiswa sesuai dengan bidang
studi yang ditekuni.

3. Sasaran KKN Tematik


Adapun sasaran KKN Tematik yaitu sebagai berikut :
Terbentuknya Posdaya sebagai sarana pemberdayaan keluarga dan penduduk
untuk pengembangan SDM dan pengentasan kemiskinan. Sasaran utama
pembentukan ini bukan semata-mata dengan tujuan membentuk Posdaya, tetapi
dimaksudkan agar keluarga muda, keluarga lansia, kaya dan miskin bisa
bersilaturahmi dan saling peduli sesamanya. Jadi sasarannya adalah bahwa
Posdaya ini menjadi forum pemberdayaan keluarga muda kurang mampu dan
berkembangnya suasana hidup gotong royong di kalangan masyarakat setempat.
Terbentuknya Pengurus melalui fasilitasi yang diberikan atau diupayakan oleh
mahasiswa dilakukan melalui pemanfaatan potensi sumber daya manusia dan
lainnya yang ada di sekitar desa.
Tersusunnya rencana program dan kegiatan pembangunan yang kreatif dan
inovatif berdasarkan arahan basis human developmentatau Millennium
Development Goals (people centered development)melalui pengembangan
kemampuan keluarga dan masyarakat dengan mengembangkan program
pembangunan yang dapat dilakukan olehmasyarakat secara mandiri, sekaligus
mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat berdasarkan potensi, minat
masyarakat dan kondisi penduduk sebagai sasaran garapan.
Terlaksananya program Posdaya dengan pendampingan yang dilakukan oleh
mahasiswa.

Makin mengecilnya jumlah keluarga kurang mampu karena mengikuti proses


pemberdayaan dan mampu melaksanakan fungsi-fungsi keluarga secara
sempurna.
Meningkatnya kerja sama Perguruan Tinggi dengan Pemda, swasta dan LSM.

BAB III
STRATEGI PELAKSANAAN KKN DI LOKASI KKN

I.

DESKRIPSI KEGIATAN
a. Judul
Posdaya Lingkungan Hidup Desa Dawar Blandong .
b. Latar Belakang
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang mempengaruhi
perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan bisa
dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika misal berada di lingkungan masyarakat,
lingkungan biotiknya berupa manusia, dan juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di lingkungan

masyarakat serta hewan-hewan yang ada di sekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara,
meja kursi, papan tulis, rumah, dan berbagai macam benda mati yang ada di sekitar.
Program bidang lingkungan, bertujuan untuk peduli pada SDA di sekitar permukiman
agar dimanfaatkan dan dipelihara supaya tetap bersih dan sehat, serta bernilai usaha. Programprogram pilihan yang berhubungan dengan peningkatan Bidang Lingkungan antara lain:
1. Program Kerja Bakti bersama secara berkala untuk meningkatkan kebersihan & keindahan
lingkungan sekitar
2. Program pemanfaatan lahan kurang tepat guna untuk ditanami Tanaman Obat Keluarga.
3. Pemanfaatan limbah sekam padi untuk perbaikan sehingga dapat digunakan sebagai media
bertanam
4. Penanganan sampah organik dan anorganik untuk pembuatan pupuk kompos
5. pembuatan wajan bolic untuk sarana penguat sinyal
6. Pembuatan Maket desa
7. Pembuatan mini taman di balai desa sebagai cinderamata
Stakeholder pendukung untuk diajak kerjasama antara lain: Badan Lingkungan Hidup
(BLH) setempat, atau pihak swasta yang peduli, atau nara sumber lain yang menguasai di bidang
peningkatan SDA.

c. Perumusan dan Pemecahan Masalah


Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, terdapat beberapa rumusan masalah yang menjadi
acuan program KKN di Desa Dawar Blandong, diantaranya:
-

Bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan


dan kelestariannya?

Setelah meninjau rumusan masalah tersebut, terdapat beberapa solusi yang ingin
diterapkan dalam memecahkan masalah pembangunan di desa Dawar Blandong:
-

Berpartisipasi dalam mensukseskan masyarakat yang sadar akan kebersihan.

d. Tujuan
Meningkatkan kesadaran kebersihan lingkungan untuk masyarakat terutama bagi
penduduk setempat.
e. Rencana Kegiatan

PROGRAM/KEGIATAN
A

PROGRAM UTAMA
Bidang
Lingkungan
Hidup
1. Megadakan program
kerja bakti :
- Membersihkan
lingkungan
desa
secara berkala
- Mengadakan
pemisahan
sampah
antara sampah organik
dan anorganik
- Mencabuti rumput di
sepanjang
jalan
sekitar balai desa
- Normalisasi saluran
air atau selokan
- Membersihkan
mushollah
2. Pemanfaatan limbah
sekam padi untuk
perbaikan
tanah
sehingga
dapat
digunakan
sebagai
media tanaman

TUJUAN

PELAKSAN
A

PESERTA

TEMPAT

Menumbuh
kan
Kepedulian
masyarakat
terhadap
kebersihan
lingkungan
sekitar

Meningkatka Peserta KKN Seluruh


Lingkungan
n kebersihan dan
dibantu Warga Desa Desa Dawar
masyarakat
pihak
dawar
Blandong
masyarakat
blandong
khususnya
bapak-bapak
dan
pemuda
desa

Memanfaat
kan limbah
sekam padi
yang
ada
agar tidak
terbengkalai

Lingkungan
menjadi lebih
bersih karena
tidak
ada
limbah
sekam padi
yang
menumpuk

Untuk
3. Penanganan sampah
menangani
organik dan anorganik
sampah
untuk diproses menjadi
sehingga
pupuk.
bisa
dimanfaatka
n
dan
memiliki
nilai jual.
4. Pembuatan
Bolic

MANFAAT

Wajan Untuk
memperkua
t sinyal.

Ibu-ibu
Anggota
sekitar
posdaya
(PKK)
Lingkungan
hidup dengan
dibantu ibu
ibu sekitar

Lingkungan
Desa Dawar
Blandong.

Anggota
Lingkungan
posdaya
menjadi
Lingkungan
bersih
dan
hidup.
asri
karna
sampah yang
tertangani

Lingkungan
Desa Dawar
Blandong.

Anggota
Komunikasi
posdaya
menjadi labih Lingkungan
lancar karena

Lingkungan

PROGRAM/KEGIATAN

TUJUAN

sinyal
kuat.
5. Pembuatan mini taman Untuk
di balai desa
memperind
ah tampilan
balai desa.

6. Ronda Malam
grebek sahur

PELAKSAN
A
yang hidup.

MANFAAT

PESERTA
-

Balai
desa
terlihat indah
dan
asri
sehingga
mengundang
masyarakat
untuk datang
ke balai desa

Seluruh
anggota
kelompok
KKN 86

TEMPAT
Desa Dawar
Blandong.

Lingkungan
Desa Dawar
Blandong.

Anggota
KKN
Kelompok
Untuk
Pihak
Lingkungan
86
dan
dan menjaga
masyarakat
desa
menjadi
keamanan
dan
anggota warga desa
aman
dan
desa
dan
KKN
Lingkungan
tepat
waktu
memberi
kelompok 86
Desa Dawar
info waktu ketika sahur
Blandong.
sahur

f. Luaran (Output) Yang Diharapkan


Terciptanya masyarakat yang sadar akan pentingnya lingkungan hidup bersih dan sehat.
g. Jadwal Kegiatan
BULAN/MINGGU

NO

JUNI

Program Kerja/
Kegiatan

KET

MINGGU Ke I

Bidang Lingkungan Hidup

JULI

II

III

IV

II

III

IV

1.

2.

3.

4.

5.

6.

N
O
1

Kerja
pembersihan
lingkungan

bakti

Pemanfaatan limbah
sekam padi untuk
perbaikan
tanah
sehingga
dapat
digunakan sebagai
media tanaman

Penanganan sampah
organik
dan
anorganik
untuk
diproses
menjadi
pupuk.
Pembuatan
Bolic

Wajan

Pembuatan
mini
taman di balai desa

Ronda Malam dan


grebek sahur

HARI/TANGGAL
Minggu, 5 Juli 2015

WAKTU

JENIS KEGIATAN

TEMPAT

06.00 WIB

Kegiatan kerja bakti

KEGIATAN
Lingkungan

- selesai

pembersihan Lingkungan dan

Balai dusum
Balai desa
Base camp

28 Juni 2015 04 Juli 07.00 WIB

pembersihan mushollah
Pemnafaatan Limbah sekam

1015
selesai
28 Juni 2015 04 Juli 07.00 WIB

padi
Penanganan sampah organic

1015
21 Juni 2015 22

selesai
15.30 WIB

dan anorganic
Pembuatan Wajan BIolic

Base camp

Juni Maret 2015


5 Juli 2015 11 Juli

selesai
06.00 WIB

Pembuatan mini taman

Balai desa

2015
21 Juni 2015 11

selesai
24.00 WIB

Ronda Malam dan grebek

Balai desa

Juni 2015

- 03.30

sahur

WIB
h. Rencana Anggaran Biaya
No

Uraian

Jumlah

Harga Satuan

Harga

Kerja Bakti Pembersihan Lingkungan (Untuk 3 kali, @1 bulan sekali)


1.

Total
Pemanfaatan Limbah sekam untuk media tanaman
1.
2.

Pollybag
Tanaman seperti bunga mawar

2 pack
50

Rp 12.000,00
Rp 3.000,00

ataupun TOGA
pohon
Total
Pengolahan sampah organik dan anorganik
1.
2.
3.

Rp 24.000,00
Rp 150.000,00
Rp 174.000,00

Drum untuk sampah plus tutup


Kran
Isarplas
Total
Pembuatan Wajan Biolic

2 buah
2 buah
1 Buah

Rp 100.000,00
Rp 15.000,00
Rp 10.000,00

Rp 200.000,00
Rp 30.000,00
Rp 10.000,00
Rp 240.000,00

1.
3.
4.
5.

1 Buah
1 Buah
1 Buah
10 Meter

Rp. 50.000,00
Rp. 200.000,00
Rp. 100.000,00
Rp.5000,00

Rp 50.000,00
Rp 200.000,00
Rp.100.000,00
Rp. 50,000,00
Rp 400.000,00

Wajan
Modem (GSM)
Kartu dan Paket internet
Kabel UTP
Total

Pembuatan mini taman di balai desa


1.

Batu bata atau paving

2.
3.
4.

Aneka Bunga dan tanaman hias


Rumput Gajah
Semen
Total

Ronda malam dan grebek sahur


1. Konsumsi

1 zak

Rp.100.000
Rp.100.000
Rp.70.000

Rp.100.000,00
Rp.100.000,00
Rp 70.000,00
Rp. 270.000,00

Untuk 3

Rp. 600.000

Rp. 600.000

minggu
Total
SUB TOTAL

Rp. 600.000
Rp.1.684.000,00

BAB IV
SIMPULAN DAN SARAN
A.

Kesimpulan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada
masyarakat yang dilakukan secara interdisipliner, lintas sektoral dan komprehensif. Pelaksanaan
program KKN di Desa Dawar Blandong, Kecamatan Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto
merupakan serangkaian kegiatan nyata yang telah dilakukan di lokasi KKN. Dari kegiatan
kegiatan yang telah terlaksana dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Mahasiswa KKN dituntut untuk dapat hidup bermasyarakat dan memahami realita
masyarakat dengan menggunakan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang
dimilikinya.
2. Mahasiswa KKN dituntut untuk dapat menyelami dan membantu menyelesaikan
permasalahan yang ada dalam masyarakat, terutama masalah kelengkapan sarana dan
prasarana desa.
3. Program kerja KKN yang dilaksanakan sebagian besar dapat berjalan sesuai waktu
dengan kondisi dan situasi lingkungan masyarakat.
4. Keberhasilan programprogram KKN pada akhirnya akan memberikan manfaat yang
saling menguntungkan antara masyarakat dan mahasiswa itu sendiri. Dampak positif
bagi mahasiswa adalah meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan
memperluas cakrawala pemikiran. Sedangkan bagi masyarakat adalah meningkatkan
semangat bekerja keras, keinginan untuk maju, sikap mental positif, pola pikir kritis
yang pada akhirnya mampu mengembangkan pembangunan diri dan lingkungan.

B Saran
Diharapkan peran masyarakat, baik secara materi maupun nonmateri sangat membantu
terlaksananya
program
KKN.
Dengan
adanya tanggapan
yang
baik
dari masyarakat membantu mahasiswa KKN belajar bersosialisasi dengan warga, belajar
bersikap dan beradaptasi dengan orang lain sesuai dengan normanorma yang berlaku.