Anda di halaman 1dari 13

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)
Pokok bahasan: NARKOBA
Sub pokok bahasan: Bahaya Narkoba Bagi Remaja dan cara pencegahannya.
Sasaran: Remaja dan Orangtua
Hari/tanggal:
Tempat:
Penyuluh: Mahasiswa Akper Yakpermas Banyumas

1.

Tujuan
a. Tujuan Umum

Untuk mengetahui bahaya narkoba

Untuk mengetahui cara pencegahannya

b. Tujuan Khusus

Agar para remaja dapat memahami bahaya narkoba bagi dirinya.

Menuntun para remaja untuk tidak menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba

2. Materi (terlampir)
1. Pengertian narkoba
2. Jenis-jenis narkoba
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi
4. Bahaya narkoba dan dampak yang ditimbulkan
5. Cara mencegah penggunaannya.

3. Media:

1. LCD
2. Leaflet

4. Metode:
1.

Ceramah

2.

Diskusi (tanya jawab)


Pengorganisasian

1.

Moderator

2.

Penyuluh

3.

Fasilitator

4.

Observer

Rincian tugas:
1. Moderator

Membuka kegiatan dengan mengucapkan salam

Memperkenalkan diri

Menjelaskan tujuan dari penyuluhan

Mrnyebutkan materi yang akan di berikan

Memimpin jalannya penyuluhan dan menjelaskan waktu penyuluhan

Menuliskan pertanyaan yang di ajukan peserta penyuluhan

Menjadi penengah komunikasi antara peserta dan pemberi materi

Mengatur waktu kegiatan penyuluhan

2. Penyuluh

Penyaji materi atau menjelaskan materi selama penyuluhan berlangsung

Yang mengerti dan memahami isi materi

3. Fasilitator

Menyiapkan tempat dan media sebelum memulai penyuluhan

Mengatur teknik acara sebelum di mulainya penyuluhan

Memotivasi peserta agar berpartisipasi dalam penyuluhan

Momotivasi peserta untuk mengajukan pertanyaan saat moderator memberikan


kesempatan bertanya

Membantu pembicara menjawab pertanyaan dari peserta

Membagikan leaflet kepada peserta di akhir penyuluhan

sebagai pembimbing berjalannya sebuah penyuluhan.

4. Observer

bertugas untuk mengobservasi jalannya penyuluhan.

Mencatat perilaku verbal dan non verbal peserta selama kegiatan penyuluhan
berlangsung

Memberikan penjelan kepada pembimbing tentang evaluasi hasil penyuluhan

Kegiatan penyuluhan

No Waktu

Kegiatan penyuluh

Respon peserta

Pembukaan

Menjawab salam

10 menit

1. Penyuluh membuka Memperhatikan


kegiatan dengan
memberi salam
Menjawab pertanyaan
pembuka
2. Penyuluh
memperkenalkan diri

3. Menjelaskan tujuan
penyuluhan
4. Menyebutkan meteri
penyuluhan
5. Menggali
pengetahuan peserta
tentang materi
penyuluhan

20 menit

Isi
1. Menjelaskan
pengertian narkoba
dan jenis-jenisnya

Mendengar dan
memperhatikan dengan
seksama
Bertanya

2. Menjelaskan faktorfaktor seseorang


menggunakan
narkoba.
3. Menjelaskan bahaya
narkoba bagi remaja
dan dampakdampaknya
4. Menjelaskan cara
untuk mencegah
penggunaan narkoba.
5. Penyuluh memberi
kesempatan kepada
peserta untuk
bertanya

10 menit

Evaluasi

Menjawab pertanyaan

1. Penyuluh
menanyakan kembali
materi yang telah
disuluhkan pada
peserta

5 menit

Terminasi

Membalas salam

1. Penyuluh
mengucapkan terima
kasih
2. Penyuluh
mengucapkan salam
pentutup.

1.

Evaluasi Lisan:
1. Apa yang dimaksud dengan narkoba?
2. Mengapa seseorang menggunakan narkoba?
3. Mengapa narkoba sangat berbahaya?
4. Sebutkan dampak-dampak yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba?
5. Bagaimana cara pencegahannya?

1. MATERI
BAHAYA NARKOBA DAN CARA PENCEGAHANNYA.

Pengertian NARKOBA ( Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif)

Menurut WHO (1982)


Narkoba yaitu semua zat padat, cair maupun gas yang dimasukan kedalam tubuh
yangdapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun psikis tidak termasuk
makanan, air dan oksigen dimana dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi tubuh normal.
Menurut UU RI No 22 / 1997,
Narkoba (narkotika) yaitu zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan
tanaman baik sintesis maupun tidak sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau
perubahan kesadarann, hilangnya rasa, mengurang bahkan menghilangkan rasa nyeri dan
dapat menimbulkan ketergantungan.
Narkotika adalah bahan/zat yang jika dikonsumsi dapat mempengaruhi kondidi
kejiwaan/psikologi seseorang (pikiran, perasaan, dan perilaku) serta dapat menimbulkan
ketergantungan fisik dan psikologi.
Psikotropika yaitu zat atau obat, baik alami maupun sintesis bukan narkotik yang
berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf dan menyebabkan
perubahan khas pada mental dan perilaku.
Zat adiktif adalah Bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang pengunaannya
dapat menimbulkan ketergantungan baik psikologis atau fisik.
Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai
untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.
Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis.
Penyalahguanaan adalah : penggunaan salah satu atau beberapa jenis NAPZA secara
berkala atau teratur diluar indikasi medis, sehingga menimbulkan gangguan kesehatan fisik,
psikis dan gangguan fungsi sosial.
Ketergatungan adalah : keadaan dimana telah terjadi ketergantungan fisik dan psikis,
sehingga tubuh memerlukan jumlah NAPZA yang makin bertambah ( toleransi ), apabila
pemakaiannya dikurangi atau diberhentikan akan timbul gejala putus obat ( withdrawal
symptom ).

Jenis-jenis narkoba
o Opium ( Heroin, Morphin)

Berasal dari kata opium, jus dari bunga opium. Opium disaripatikan dari opium poppy
(papaver somniferum) dan disuling untuk membuat morfin, kodein, dan heroin. Opium
digunakan berabad-abad sebagai penghilang rasa sakit (mencegah batuk, diare, dll).
Gejala gejala yang ditimbulkan dari penggunaan opium:

Perasaan tenang dan bahagia

Acuh tak acuh (apatis)

Malas bergerak

Mengantuk

Rasa mual

Bicara cadel

Pupil mata mengecil (melebar jika overdosis)

Gangguan perhatian/daya ingat

Ganja

Ganja dikenal dapat memicu psikosis, terutama bagi mereka yang memiliki latar belakang
(gen). Ganja juga bisa memicu dan mencampuradukkan antara kecemasan dan depresi.
Gejala yang ditimbulkan dari penggunaan ganja,yaitu:

Rasa senang dan bahagia

Santai dan lemah

Acuh tak acuh

Mata merah

Nafsu makan meningkat

Mulut kering

Pengendalian diri dan konsentrasi kurang

Depresi dan sering menguap/mengantuk

Amfetamin (shabu, ecstasy)

Ecstasy (methylen dioxy methamphetamine)/MDMA adalah salah satu jenis narkoba


yang di buat secara ilegal di sebuah laboratorium dalam bentuk tablet. Ekstasi akan
mendorong tubuh untuk melakukan aktivitas yang melampaui batas maksimum dari kekuatan
tubuh itu sendiri. Kekurangan cairan tubuh dapat terjadi sebagai akibat dari pengerahan
tenaga yang tinggi dan lama, yang sering menyebabkan kematian.
Gejala-gejala dari penggunaan amfetamin

Kewaspadaan meningkat

Bergairah

Rasa senang/bahagia

Pupil mata melebar

Denyut nadi dan tekanan darah meningkat

Susah tidur/insomnia

Hilang nafsu makan

Kokain

Kokain adalah salah satu zat adiktif yang sering disalahgunakan. Kokain merupakan
alkaloid yang didapatkan dari tanaman belukar Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika
Selatan, dimana daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyah-kunyah oleh penduduk
setempat untuk mendapatkan efek stimulan, seperti untuk meningkatkan daya tahan, stamina,
mengurangi kelelahan, rasa lapar dan untuk memberikan efek euforia.
Gejala yang ditimbulkan dari penggunaan kokain

Gelisah dan denyut nadi meningkat

Euforia/rasa gembira berlebihan

Banyak bicara dan kewaspadaan meningkat

Kejang dan tekanan darah meningkat

Berkeringat dan mudah berkelahi

Penyumbatan pembuluh darah

Distonia (kekakuan otot leher)

Halusinogen

Berbentuk seperti kertas berukuran seperempat perangko dengan banyak warna dan
gambar, atau berbentuk pil dan kapsul. cara pemakaian dengan meletakkan LSD pada lidah.
Ex : halusinogen adalah Iysergic Acid (LSD) yang menyebabkan halusinasi(khayalan).
termasuk psikotropika gol 1.
Pengaruh halusinogen:

Jangka pendek: sensasi dan perasaan berubah secara dramatis, mengalami flasback
atau bad trips, tidak dpt tidur, selera makan hilang, suhu tubuh meningkat, denyut nadi
naik dan koordinasi otot terganggu.

Jangka panjang: merusak sel otak dan daya ingat

Faktor-faktor yang mempengaruhi seorang remaja meggunakan narkoba

Faktor individual
Kebanyakan dimulai pada saat remaja, sebab pada remaja sedang mengalami perubahan
biologi, psikologi maupun sosial yang pesat. Ciri ciri remaja yang mempunyai resiko lebih
besar menggunakan NARKOBA :

Cenderung memberontak

Memiliki gangguan jiwa lain, misalnya : depresi, cemas.

Perilaku yang menyimpang dari aturan atau norma yang ada

Kurang percaya diri

Mudah kecewa, agresif dan destruktif

Murung, pemalu, pendiam

Merasa bosan dan jenuh

Keinginan untuk bersenang senang yang berlebihan

Keinginan untuk mencaoba yang sedang mode

Identitas diri kabur

Kemampuan komunikasi yang rendah

Putus sekolah

Kurang menghayati iman dan kepercayaan.

Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan meliputi faktor keluarga dan lingkungan pergaulan baik sekitar rumah,
sekolah, teman sebaya, maupun masyarakat.

Lingkungan Keluarga :

Komunikasi orang tua dan anak kurang baik


Hubungan kurang harmonis
Orang tua yang bercerai, kawin lagi
Orang tua terlampau sibuk, acuh
Orang tua otoriter
Kurangnya orang yang menjadi teladan dalam hidupnya
Kurangnya kehidupan beragama.

Lingkungan Sekolah :

Sekolah yang kurang disiplin


Sekolah terletak dekat tempat hiburan
Sekolah yang kurang memberi kesempatan pada siswa untuk mengembangkan diri secara
kreatif dan positif
Adanya murid pengguna NARKOBA.

Lingkungan Teman Sebaya:

Berteman dengan penyalahguna


Tekanan atau ancaman dari teman

Lingkungan Masyrakat / Sosial :

Lemahnya penegak hukum.


Situasi politik, sosial dan ekonomi yang kurang mendukung.

Bahaya narkoba dan dampak-dampak yang ditimbulkan

Secara umum, narkoba sangat berbahaya karena berdampak sebagai berikut:


Bahaya bagi tubuh

Merusak otak dan sistem tubuh yang bisa terjadi komplikasi dan menimbulkan
penyakit macam-macam

Terjadi perubahan fisik, badan jadi kurus dan mata merah

Bagi wanita, narkoba dapat berbahaya kerena mengganggu siklus menstruasi, bisa
jadi tidak menstruasi selama memakai narkoba, peranakan (rahim) menjadi kering
sehingga bisa menyebabkan mandul dan menimbulkan kista serta alat reproduksi
terganggu, sehingga bisa melahirkan anak cacat / abortus.

Menimbulkan penyakit berbahaya yang sulit untuk disembuhkan, seperti kanker, paru,
HIV/AIDS, hepatitis, jantung, penyakit jiwa bahkan bisa meninggal dunia.

Di Lingkungan Keluarga :

Suasana nyaman dan tentram dalam keluarga terganggu, sering terjadi pertengkaran,
mudah tersinggung.

Orang tua resah karena barang berharga sering hilang.

Perilaku menyimpang / asosial anak ( berbohong, mencuri, tidak tertib, hidup bebas)
dan menjadi aib keluarga.

Putus sekolah atau menganggur, karena dikeluarkan dari sekolah atau pekerjaan,
sehingga merusak kehidupan keluarga, kesulitan keuangan.

Orang tua menjadi putus asa karena pengeluaran uang meningkat untuk biaya
pengobatan dan rehabilitasi.

Di Lingkungan Sekolah :

Merusak disiplin dan motivasi belajar.

Meningkatnya tindak kenakalan, membolos, tawuran pelajar.

Mempengaruhi peningkatan penyalahguanaan diantara sesama teman sebaya.

Di Lingkungan Masyarakat :

Tercipta pasar gelap antara pengedar dan bandar yang mencari pengguna /
mangsanya.

Pengedar atau bandar menggunakan perantara remaja atau siswa yang telah menjadi
ketergantungan.

Meningkatnya kejahatan di masyarakat : perampokan, pencurian, pembunuhan


sehingga masyarkat menjadi resah.

Meningkatnya kecelakaan

Cara penanggulangan atau pencegahannya

Narkoba merupakan zat yang sangat berbahaya bagi tubuh. Oleh karena itu, adapun upaya
yang dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi pemakaian narkoba, yaitu:
Dari diri sendiri, diperlukan:

Memperkuat keimanan

Memilih lingkungan pergaulan yang sehat

Komunikasi yang baik

Hindari pintu masuk narkoba yaitu rokok

Dari orang tua/keluarga

Menciptakan rumah yang sehat, serasi, harmonis, cinta, kasih sayang dan komunikasi
terbuka.

Mengasuh, mendidik anak yang baik

Menjadi contoh yang baik

Menjadi pengawas yang baik

Dari tokoh masyarakat dan pemerintah

Mengikutsertakan dalam pengawasan narkoba dan pelaksanaan Undang-Undang.

Mengadakan penyuluhan, kampanye pencegahahan penyalahgunaan narkoba

Merujuk korban narkoba ke tempat pengobatan

Merencanakan, melaksanakandan mengkoordinir program-program pencegahan


penyalahgunaan narkoba.

Daftar Pustaka
http://organisasi.org/arti-definisi-pengertian-narkoba-dan-golongan-jenis-narkoba-sebagaizat-terlarang
http://infonarkoba.blogspot.com/
http://arsanasv.co.cc/contoh-makalah-lengkap-makalah-narkoba

Anda mungkin juga menyukai