Anda di halaman 1dari 2

MUBES 1

Berawal dari pembentukan PPSMITS (Panitia Pembentukan Senat Mahasiswa "SM" ITS),
lahirlah lembaga representasi SM ITS melalui deklarasi Manifestasi Langkah dan
Gerak (MALAGA) pada September 1993. Dengan pertimbangan karena belum adanya meka
nisme dan pola hubungan antar lembaga di ITS, serta belum adanya kesepakatan men
genai visi dan misi yang membawa ke arah dinamika kemahasiswaan ITS. Maka, terbe
ntuklah prakarsa awal Musyawarah Besar Mahasiswa ITS (MUBES ITS) pertama, pada S
eptember 1994 di Kota Batu. Tujuannya adalah untuk membuat kesepakatan pola hubu
ngan antar lembaga di ormawa ITS, serta merumuskan visi dan misi organisasi kema
hasiswaan ITS.
Berawal dari pembentukan PPSMITS (Panitia Pembentukan Senat Mahasiswa "SM" ITS),
lahirlah lembaga representasi SM ITS melalui deklarasi Manifestasi Langkah dan
Gerak (MALAGA) pada September 1993. Dengan beberapa pertimbangan, maka terbentuk
lah prakarsa awal Musyawarah Besar Mahasiswa ITS (MUBES ITS) pertama, pada Septe
mber 1994 di Kota Batu.
MUBES 2
Berawal dari permasalahan lahan garap (eksklusifitas lembaga) serta belum tertat
a secara baik-nya pola hubungan antar lembaga. MUBES II dilaksanakan pada tahun
1998, yang dilaksanakan pasca kekuasaan orde baru tumbang oleh gerakan reformasi
yang dimotori oleh mahasiswa. Dalam MUBES II ini, dibentuklah BEM ITS sebagai b
entuk badan eksekutif serta SM ITS sebagai bentuk badan legislatif dalam idealit
a "student government". Dengan adanya MUBES II ini, diharapkan agar dapat memper
baiki pola hubungan BEM ITS ke HMJ lebih terbangun, dan terbentuknya "Lembaga Mi
nat & Bakat" untuk menaungi UK di ITS sebagai wadah forum komunikasi.
Berawal dari permasalahan lahan garap (eksklusifitas lembaga) serta belum tertat
a secara baik-nya pola hubungan antar lembaga. MUBES II dilaksanakan pada tahun
1998. Dalam MUBES II ini, dibentuklah BEM ITS sebagai bentuk badan eksekutif ser
ta SM ITS sebagai bentuk badan legislatif dalam idealita "student government". D
engan adanya MUBES II ini, diharapkan agar dapat memperbaiki pola hubungan BEM I
TS ke HMJ lebih terbangun, dan terbentuknya "Lembaga Minat & Bakat" untuk menaun
gi UK di ITS sebagai wadah forum komunikasi.
MUBES 3
Jalan panjang telah dilalui oleh organisasi kemahasiswaan ITS, berbagai upaya te
lah dilakukan sebagai upaya merekonstruksi ormawa sebagai organisasi yang mandir
i dan independen sesuai konsep student government. Ada beberapa hal yang menjadi
hal yang bertentangan dari konsep yang menjadi cita-cita organisasi mahasiswa d
i ITS. Salah satunya adalah munculnya SK dari rektorat yang melarang kegiatan pe
ngkaderan oleh HMJ. Selain itu, ada beberapa poin dalam MUBES II yang memiliki k
ekurangan, diantaranya adalah "sense of belonging" mahasiswa terhadap ormawa sem
akin surut, bertumpuknya kewenangan SM ITS sebagai lembaga normatif (legislatif)
, kurang sinergis serta harmonisnya LMB dengan ormawa struktural, serta belum ad
anya rumusan PPSDM sebagai arahan pemberdayaan serta pengembangan SDM, agar tida
k stagnan dan tak tentu arah.
MUBES III dilaksanakan pada tahun 2009, atas dasar beberapa hal yang bertentanga
n dari konsep yang menjadi cita-cita organisasi mahasiswa di ITS (student govern
ment). Salah satunya adalah munculnya SK dari rektorat yang melarang kegiatan pe
ngkaderan oleh HMJ. Selain itu, ada beberapa poin dalam MUBES II yang memiliki k
ekurangan, diantaranya adalah "sense of belonging" mahasiswa terhadap ormawa sem
akin surut, bertumpuknya kewenangan SM ITS sebagai lembaga normatif (legislatif)
, kurang sinergis serta harmonisnya LMB dengan ormawa struktural, serta belum ad
anya rumusan PPSDM sebagai arahan pemberdayaan serta pengembangan SDM.
MUBES 4
Sepuluh tahun sudah usia KDKM ITS yang dirumuskan forum MUBES III menjadi dasar
organisasi di KM ITS. Namun, ada beberapa hal yang sudah tidak relevan terkait h

al ini. Catatan penting terkait evaluasi KDKM ITS pada MUBES III adalah realita
kesalah ranah-an HMJ terhadap ranah event minat bakat, ketidak konsistenan hukum
pada LMF (Lembaga Mahasiswa Fakultas), perihal peran LM (Legislatif Mahasiswa)
di tiap Jurusan, perihal keberadaan UK (Unit Kerohanian) di KM ITS, tidak ada pe
doman mengenai kaderisasi. MUBES IV secara resmi disepakati pada tanggal 11 Sept
ember 2011, di Pusdiklat Hanudnas, Kenjeran, Surabaya.
Sepuluh tahun sudah usia KDKM ITS yang dirumuskan forum MUBES III menjadi dasar
organisasi di KM ITS. Namun, ada beberapa hal yang sudah tidak relevan terkait h
al ini. Catatan penting terkait evaluasi KDKM ITS pada MUBES III adalah realita
kesalah ranah-an HMJ terhadap ranah event minat bakat, ketidak konsistenan hukum
pada LMF (Lembaga Mahasiswa Fakultas), perihal peran LM (Legislatif Mahasiswa)
di tiap Jurusan, perihal keberadaan UK (Unit Kerohanian) di KM ITS, tidak ada pe
doman mengenai kaderisasi. MUBES IV secara resmi disepakati pada tanggal 11 Sept
ember 2011, di Pusdiklat Hanudnas, Kenjeran, Surabaya.