Anda di halaman 1dari 9

BEKERJA DI KETINGGIAN

Andi Rahbil Fadly D12113303


Rino Hidayatullah D12113311
Muh. Waldi Ganiero D12113314
Muhammad Mukhlis D12113506

Kelompok I

Pengantar
Bekerja di Atas Ketinggian merupakan suatu
kegiatan /aktifitas yang dikategorikan sebagai
"Class 1 Risk Activities", Berdasarkan
laporanLabour Force Survey (LFS2) UK,Salah satu
penyebab terjadinya kecelakaan kerja yang
berdampak pada cidera serius dan kematian
adalah terjatuh dari atas ketinggian(31%) dan
sebagian besar terjadi pada pekerja bidang
konstruksi (11%). Dan sebagai informasi pada
tahun 2007 Indonesia merupakan negara peringkat
2 setelah Cina pada kecelakaan yang berupa jatuh
dari atas ketinggian dengan 7 Kematian per hari.

Persyaratan Ketika akan bekerja di Atas


Ketinggian :
1)Pekerja harus dalam kondisi fit sebelum melakukan
kegiatan bekerja di atas ketinggian dan tidak mempunyai
riwayat penyakit kronis
2) Semua pekerja sebelum melakukan kegiatan bekerja di
atas ketinggian harus sudah mendapat pelatihan Bekerja
di Ketinggian
3) Prosedure kerja aman (JSEA) harus dibuat oleh semua
pekerja yang terlibat dalam bekerja di ketinggian &
semua pekerja yang harus berpartisipasi dalam rumusan
JSEA.
4) Semua peralatan Penahan dan Pencegah Jatuh serta
Peralatan Pendukung harus dalam kondisi baik dan sudah
diinspeksi sebelum digunakan
5) Semua peralatan pendukung (EWP, Scaffold, Ladders,
dll) sesuai dengan persyaratan standard, dan dididirikan
atau
dioperasikan oleh orang yang berkompeten

Contoh Pekerjaan Work at Height


Menggunakan
Scaffolding
Bekerja di atas atap bangunan

Kesalahan prosedur kerja pada ketinggian


a. Kesalahan prosedur kerja
1. Tidak memakai helm
2. Tidak memakai sabuk
keselamatan
3. Tidak menggunakan tali
pengaman
4. Tidak memakai pelindung
kaki/sepatu safety
5. Tidak menggunakan Sarung
tangan
6. Tidak menggunakan baju
sesuai standar keselamatan
kerja

Upaya Pencegahan kecelakaan dari


praktek bekerja di ketinggian
1. Memakai peralatan kerja yang sesuai
dengan prosedur kerja standar
2. Tidak mengalami gangguan kesehatan,
seperti : Hipoksia (Hypokxia),
Dekompresi, Bends, Chokes,Sinusitis
Kronik, Gangguan Penglihatan,
Barodontalgia, gangguan proses mental
dan pisikologi

Berikut adalah faktor faktor umum yang


berkontribusi pada risiko seseorang terjatuh
dari atas ketinggian :
a)People (Manusia)--- Kurang Pengetahuan, Keahlian dan
kemampuan terbatas, Kondisi tidak fit untuk bekerja, lelah,
mengambil jalan pintas, berprilaku tidak aman.
b) Environment (Lingkungan)----Kondisi cuaca, permukaan licin dan
berserakan dan tidak bersih, jenis pekerjaan berpindah-pindah,
kondisi peralatan dan perlengkapan mekanik dsb.
C) Equipment (Peralatan)+Procedure (Prosedur)+Organization
(Organisasi) ---Peralatan Pencegah , penahan jatuh serta pendukung
Tidak Standart dankondisi tidak aman untuk digunakan,Kesalahan
Penggunaan alat/ Ketidaksesuaian pengunaan Alat,Tidak adanya
prosedur baik SOP atau PI, JSEA dan penilaian risiko,Tidak
disosialisasikannya SOP atau PI, JSEA danpenilaian risiko,Tidak
tersedianya / tidak memiliki kecukupan pengawas yang handal,Tidak
tersedianya pelatihan untuk para pekerja dan tidak memiliki
departemen pelatihan,Kurangnyafinansial dalam
mendukungprogram pelatihan / proses pembelian barang dan
peralatan