Anda di halaman 1dari 2

[Road to MUBES Part 1]

Halo, selamat sore kawan sekalian ??


Tidak terasa, pergerakan dari organisasi mahasiswa yang dibilang "dinamis" ini t
elah membawa kita, wahai para anggota KM ITS, kepada suatu momentum selayaknya s
ekarang ini.
FKHM? MTT? MUBES? Apa sudah mengenali hal ini?
Penasaran dengan isu terkini seputar tantangan yang saat ini tengah dan akan dih
adapi oleh organisasi kemahasiswaan di KM ITS? Yuk, simak beberapa infografis in
i!
Berikut cerita singkat seputar sejarah dari MUBES (Musyawarah Besar) yang tengah
dialami KM ITS sebanyak 4 kali.
MUBES I
Berawal dari pembentukan PPSMITS (Panitia Pembentukan Senat Mahasiswa "SM" ITS),
lahirlah lembaga representasi SM ITS melalui deklarasi Manifestasi Langkah dan
Gerak (MALAGA) pada September 1993. Dengan pertimbangan karena belum adanya meka
nisme dan pola hubungan antar lembaga di ITS, serta belum adanya kesepakatan men
genai visi dan misi yang membawa ke arah dinamika kemahasiswaan ITS. Maka, terbe
ntuklah prakarsa awal Musyawarah Besar Mahasiswa ITS (MUBES ITS) pertama, pada S
eptember 1994 di Kota Batu. Tujuannya adalah untuk membuat kesepakatan pola hubu
ngan antar lembaga di ormawa ITS, serta merumuskan visi dan misi organisasi kema
hasiswaan ITS.
MUBES II
Berawal dari permasalahan lahan garap (eksklusifitas lembaga) serta belum tertat
a secara baik-nya pola hubungan antar lembaga. MUBES II dilaksanakan pada tahun
1998, yang dilaksanakan pasca kekuasaan orde baru tumbang oleh gerakan reformasi
yang dimotori oleh mahasiswa. Dalam MUBES II ini, dibentuklah BEM ITS sebagai b
entuk badan eksekutif serta SM ITS sebagai bentuk badan legislatif dalam idealit
a "student government". Dengan adanya MUBES II ini, diharapkan agar dapat memper
baiki pola hubungan BEM ITS ke HMJ lebih terbangun, dan terbentuknya "Lembaga Mi
nat & Bakat" untuk menaungi UK di ITS sebagai wadah forum komunikasi.
MUBES III
Jalan panjang telah dilalui oleh organisasi kemahasiswaan ITS, berbagai upaya te
lah dilakukan sebagai upaya merekonstruksi ormawa sebagai organisasi yang mandir
i dan independen sesuai konsep student government. Ada beberapa hal yang menjadi
hal yang bertentangan dari konsep yang menjadi cita-cita organisasi mahasiswa d
i ITS. Salah satunya adalah munculnya SK dari rektorat yang melarang kegiatan pe
ngkaderan oleh HMJ. Selain itu, ada beberapa poin dalam MUBES II yang memiliki k
ekurangan, diantaranya adalah "sense of belonging" mahasiswa terhadap ormawa sem
akin surut, bertumpuknya kewenangan SM ITS sebagai lembaga normatif (legislatif)
, kurang sinergis serta harmonisnya LMB dengan ormawa struktural, serta belum ad
anya rumusan PPSDM sebagai arahan pemberdayaan serta pengembangan SDM, agar tida
k stagnan dan tak tentu arah.
MUBES IV
Sepuluh tahun sudah usia KDKM ITS yang dirumuskan forum MUBES III menjadi dasar
organisasi di KM ITS. Namun, ada beberapa hal yang sudah tidak relevan terkait h
al ini. Catatan penting terkait evaluasi KDKM ITS pada MUBES III adalah realita
kesalah ranah-an HMJ terhadap ranah event minat bakat, ketidak konsistenan hukum
pada LMF (Lembaga Mahasiswa Fakultas), perihal peran LM (Legislatif Mahasiswa)
di tiap Jurusan, perihal keberadaan UK (Unit Kerohanian) di KM ITS, tidak ada pe
doman mengenai kaderisasi. MUBES IV secara resmi disepakati pada tanggal 11 Sept
ember 2011, di Pusdiklat Hanudnas, Kenjeran, Surabaya.

Penasaran informasi selanjutnya tentang MUBES, beserta perangkat lainnya? Kepo t


erus di media sosial HIMATEKK ya ;)
See you for tomorrow infograph!
#MUBES
#MariBeraksi