Anda di halaman 1dari 12

Data UIP

Nama

SOEKARYO, SH, MM

Kontak

087854822333

Email

pajakdipendajatim@yahoo.co.id

Informasi Utama

ATM SAMSAT JATIM Merubah Kantor


Menjadi Mesin
Tanggal Inisiatif

2013-11-11

Kategori

Memperkuat Partisipasi dalam Pembuatan Kebijakan


melalui Mekanisme yang inovatif

Kriteria
Mempromosikan Responsivitas
Mempromosikan Partisipasi melalui Mekanisme Kelembagaan yang Baru
Memfasilitasi Partisipasi
Transformasi Administrasi
Memperkenalkan Konsep Baru

ATM SAMSAT JATIM Merubah Kantor


Menjadi Mesin
Ringkasan singkat
ATM SAMSAT JATIM merupakan mesin pelayanan yang memanfaatkan media SmartCard dan
digunakan oleh pemilik kendaraan bermotor sebagai wajib pajak kendaraan bermotor untuk
melakukan transaksi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana
Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
ATM SAMSAT JATIM berbasis layanan One Stop Service dan Self Service yang telah dicatat oleh
Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Inovasi teknologi pertama yang diterapkan terhadap
pelayanan SAMSAT khususnya pengesahan STNK, pembayaran PKB dan SWDKLLJ , dengan
kelebihan :
Layanan yang tidak bertatap muka atau berinteraksi langsung dengan petugas pelayanan;
Layanan tidak terbatas pada waktu, jarak dan tempat;
Layanan yang dapat menjamin akurasi database kepemilikan kendaraan bermotor;
Layanan yang sangat effisien baik dari sumber daya manusia (SDM), adminitrasi pelaporan,
sarana dan prasarana;
Dengan ATM SAMSAT JATIM, wajib pajak banyak mendapatkan beberapa keuntungan yaitu :
1. Semua identitas wajib pajak dan berkas pendaftaran telah dimasukkan ke dalam sebuah
Smartcard sebagai pengganti identifikasi berkas persyaratan (KTP dan STNK) secara manual (EIdentifikasi);
2. Penetapan Pajak Kendaraan Bermotor secara online dan otomatis melalui Pembacaan data
besaran PKB dan SWDKLLJ yang harus dibayarkan berdasarkan tabel tarif secara otomatis;
3. Pembayaran PKB dan SWDKLLJ secara non tunai melalui Internet Banking dengan token dan
SMS Banking secara realtime pada menu pembayaran di mesin ATM SAMSAT JATIM dari
beberapa bank;
4. Pencetakan otomatis Bukti Pembayaran Pajak Daerah PKB dan SWDKLLJ melalui sistem
Thermal Printing berkode pengaman;
5. Pengesahan STNK elektronik (Embosser Electronic) secara otomatis pada kolom pengesahan
STNK sesuai tahun pengesahan (Auto Detect).
Bagi Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Timur Surabaya Timur, ATM SAMSAT
JATIM menjadi solusi permasalahan di Kantor Bersama Samsat Manyar Surabaya Timur antara
lain:
1. Berkurangnya beban pada penyediaan sarana prasarana, penyimpanan arsip dan sumber daya
manusia;
2. Mengatasi keluhan Wajib Pajak terkait dengan masalah pelayanan (zero complain).

Proposal
Analisis Masalah
Apa masalah yang dihadapi sebelum dilaksanakannya inisiatif ini?
1. Prosedur yang berlaku pada saat Penelitian Ulang Kendaraan Bermotor Setiap Tahun di Kantor
Bersama (KB) Samsat Provinsi Jawa Timur adalah sebagai berikut :

Pendaftaran
Pendaftaran dan identifikasi berkas kendaraan bermotor dengan cara wajib pajak
menunjukan KTP Asli / Identitas lain yang sah dan STNK Asli.

Penetapan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)


Penetapan besaran PKB berdasarkan ketentuan Tarif, Tabel Nilai Jual Kendaraan
Bermotor dan Bobot Kendaraan Bermotor (dampak dari pemakaian kendaraan
bermotor).

Penetapan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ)


Penetapan besaran SWDKLLJ berdasarkan ketetapan SWDKLLJ dari PT. Jasa Raharja
(Persero).

Pembayaran PKB dan SWDKLLJ


Pembayaran PKB dan SWDKLLJ oleh Wajib Pajak dengan uang tunai berdasarkan
besaran PKB dan SWDKLLJ yang telah ditetapkan.

Pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)


Pengesahan STNK dari kendaraan yang telah melakukan Penelitian Ulang dengan cara
pemberian stempel pengesahan pada kolom pengesahan STNK.
Untuk mempermudah pelaksanaan prosedur tersebut, KB. Samsat Surabaya Timur telah
melaksanakan beberapa inovasi pelayanan yaitu Samsat Drive Thru, Samsat Keliling, Samsat
Payment Point dan Samsat Corner, namun masih terdapat permasalahan :

Masih menunjukan dokumen kelengkapan secara fisik;


Masih membutuhkan pelayanan secara tatap muka dengan petugas;
Masih memungkinkan adanya praktik percaloan;
Masih relatif melakukan pembayaran secara tunai;
Masih membutuhkan sarana dan prasarana dengan biaya yang tidak sedikit;
Masih harus melakukan pengesahan di KB. Samsat dan layanan unggulan;
Masih terbatasnya waktu pelayanan.

2. Adanya kebijakan zero growth dalam rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditetapkan oleh
pemerintah Provinsi Jawa Timur membawa dampak berkurangnya pegawai Dinas Pendapatan
Daerah Provinsi Jawa Timur (DIPENDA JATIM) dari tahun ke tahun. Berdasarkan data nominative
pegawai KB. SAMSAT Surabaya Timur berkurang rata rata 11% dalam 3 tahun terakhir.
Sementara pertumbuhan kendaraan bermotor rata rata naik 8% - 10% per tahun.
3. Berdasarkan survey indeks kepuasan masyarakat (IKM) menunjukkan data Pembayar PKB di KB.
SAMSAT Jatim :

lebih dari 50 % berusia dibawah 40 tahun;


lebih dari 60% berpendidikan minimal SLTA;
lebih dari 60% berprofesi sebagai karyawan dan wirausaha.

Kelompok di atas merupakan kelompok yang produktif dan bermobilitas tinggi menuntut
pelayanan yang lebih mudah (prosesnya lebih sederhana), cepat (tidak berbelit belit dan
berhadapan banyak orang) dan lebih nyaman (dilakukan dimana saja dan kapan saja). Oleh
sebab itu diperlukan sebuah pelayanan yang bersifat One Stop Service dimana Wajib pajak
tidak perlu datang ke KB. Samsat untuk melakukan Pendaftaran, Pembayaran PKB dan
Pengesahan STNK dalam pelaksanaan Penelitian Ulang Kendaraan Bermotor Setiap Tahun.

Pendekatan Strategis
Siapa saja yang telah mengusulkan pemecahannya dan bagaimana inisiatif ini telah
memecahkan masalah tersebut?

Berdasarkan Analisa Permasalahan yang masih ada maka dilakukan inisiatif pemecahan
permasalahan sebagai berikut :

Adanya gagasan dari Tim Teknis KB. SAMSAT Jawa Timur untuk membuat layanan Penelitian
Ulang Kendaraan Bermotor Setiap Tahun yang berbasis layanan ONE STOP SERVICE yang
melibatkan pengguna atau wajib pajak untuk aktif dalam proses pembayaran kendaraan bermotor;
Tim Teknis KB. SAMSAT Jawa Timur merekomendasikan Gagasan layanan Penelitian Ulang
Kendaraan Bermotor Setiap Tahun yang berbasis layanan ONE STOP SERVICE untuk dirapatkan
dalam Tim Pembina KB. SAMSAT Jawa Timur yang terdiri dari DIPENDA JATIM, Kepolisian Daerah
Jawa Timur (POLDA JATIM) dan PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur (JR JATIM) untuk
menjadi kebijakan yang harus dilaksanakan dengan nama layanan ATM SAMSAT JATIM;
DIPENDA JATIM ditugasi untuk berkoordinasi dengan pihak Perbankan yakni Bank Mandiri, Bank
BNI 46, BRI dan Bank Jatim yang menjadi mitra kerja dalam proses pembayaran PKB;
Dari kesepakatan seluruh pemangku kepentingan yang ada maka DIPENDA JATIM mendesain
mesin dan program aplikasinya;
Pembayaran Penelitian Ulang Kendaraan Bermotor Setiap Tahun melalui ATM SAMSAT JATIM
dilakukan dengan e-Identifikasi melalui sebuah kartu identifikasi secara otomatis dengan nama
SmartCard. Untuk itu DIPENDA JATIM bekerja sama dengan pihak ketiga dalam penyediaan kartu
identifikasi secara otomatis (SmartCard).

Tujuan utama dari penyediaan layanan Penelitian Ulang Kendaraan Bermotor Setiap Tahun melalui
ATM SAMSAT JATIM adalah:
1. Mempermudah pelaksanaan prosedur pelayanan Penelitian Ulang Kendaraan Bermotor Setiap
Tahun, sehingga :
Waib Pajak tidak perlu membawa fisik dokumen persyaratan pada saat Penelitian Ulang
Kendaraan Bermotor Setiap Tahun;
Mengurangi praktek percaloan;
Tidak perlu melakukan pembayaran dengan uang kartal sehingga Wajib Pajak menjadi lebih
aman;
Menghemat pengadaan Sarana dan Prasarana;
Tidak terbatasnya waktu pelayanan Penelitian Ulang Kendaraan Bermotor Setiap Tahun.
2. Menghilangkan pelayanan secara tatap muka dengan Petugas Pelayanan, sehingga tidak

membutuhkan petugas pelayanan dalam pelaksanaan pelayanan Penelitian Ulang Kendaraan


Bermotor Setiap Tahun;
3. Menghemat waktu Wajib Pajak dalam melakukan Penelitian Ulang Kendaraan Bermotor Setiap
Tahun.
ATM SAMSAT JATIM utamanya ditujukan untuk Wajib Pajak kendaraan bermotor di kota kota
perindustrian dan perdagangan dimana penduduknya mempunyai mobilitas yang tinggi. Oleh sebab
itu sosialisasi pertama dilakukan melalui media elektronik dan surat kabar serta mengadakan soft
launching dan penyerahan rekor MURI 2014 kategori inovasi teknologi pertama yang diterapkan
terhadap pelayanan SAMSAT khususnya pengesahan STNK, pembayaran PKB dan SWDKLLJ)

Dalam hal apa inisiatif ini kreatif dan inovatif

ATM SAMSAT JATIM yang MERUBAH KANTOR MENJADI MESIN mempunyai unsur kreatif dan
inovatif sebagai berikut :

E-identifikasi
SmartCard sebagai pengganti identifikasi berkas persyaratan (KTP dan STNK) secara manual.

Penetapan Pajak Kendaraan Bermotor secara online dan otomatis


Pembacaan data besaran PKB dan SWDKLLJ yang harus dibayarkan berdasarkan tabel tarif
secara otomatis.

Pembayaran non tunai


Pembayaran PKB dan SWDKLLJ melalui Internet Banking dengan token dan SMS Banking
secara realtime pada menu pembayaran di mesin ATM SAMSAT JATIM dari beberapa bank.

Pencetakan otomatis Bukti Pembayaran Pajak Daerah PKB dan SWDKLLJ


Pencetakan Bukti Pembayaran Pajak Daerah PKB dan SWDKLLJ melalui sistem Thermal
Printing berkode pengaman.

Pengesahan STNK elektronik (Embosser Electronic)


Pengesahan STNK dengan mesin Embosser secara otomatis pada kolom pengesahan STNK
sesuai tahun pengesahan (Auto Detect).

Sehingga dengan fitur-fitur yang terintegrasi dalam satu mesin ATM SAMSAT JATIM menimbulkan
aspek-aspek sebagai berikut :
a. Efisiensi dalam hal waktu bagi Wajib Pajak dan tenaga pelayanan bagi KB. SAMSAT;
b. Keamanan dalam proses pembayaran karena dilakukan melalui transaksi non tunai;
c. Akuntabilitas layanan memberikan kepastian besaran PKB dan SWDKLJ yang harus dibayar

oleh Wajib Pajak;


d. Kenyamanan karena dilakukan secara self service dimana wajib pajak bebas dari antrean,
praktek percaloan dan lainnya.

Pelaksanaan dan Penerapan


Bagaimana strategi ini dilaksanakan?

Strategi pelaksanaan ATM SAMSAT JATIM :

Mewujudkan purwarupa mesin ATM SAMSAT JATIM dalam waktu 6 bulan;


Penentuan Lokasi ditentukan oleh Tim Teknis Komputerisasi Pembina KB. SAMSAT Jawa Timur
dengan memperhatikan :
a. lokasi dan tata tempat yang strategis dan dekat dengan Stake Holder KB. SAMSAT Jawa
Timur terkait dengan keamanan, operasional serta pemeliharaan
b. Memperhatikan anggaran APBD Jawa Timur yang dialokasikan untuk pelayanan publik setiap
tahun dengan pengembangan untuk tahun 2015 sebanyak 20 unit yang terdiri dari APBD 10
unit dan PAPBD 10 unit
Tahun Anggaran 2014 target Smart Card sebanyak 25.000 kartu atau 10,2 % dari obyek
kendaraan bermotor di UPT. Surabaya Timur dan direncanakan kenaikan sebesar 5% tiap
tahunnya;
Pada Mesin ATM SAMSAT JATIM terdapat 2 (dua) layar monitor dimana monitor pertama
menampilkan video animasi fungsi dan cara penggunaan ATM SAMSAT JATIM yang dapat dilihat
pada tautan youtube : https://www.youtube.com/watch?v=KyW4gq-LmvU dan monitor kedua
sebagai media operasional pelayanan;
Melakukan uji coba Purwarupa ATM SAMSAT JATIM di depan seluruh pemangku kepentingan
untuk persiapan pengenalan kepada masyarakat;
Melakukan launching di Grand City mall Surabaya dengan dihadiri oleh: Wakakorlantas Polri,
Deputi Bidang Pelayanan Publik KEMENPAN-RB, Direktur Pendapatan Daerah dan Investasi
Daerah, Kepala Divisi Asuransi PT. Jasa Raharja (Persero), Pejabat dilingkungan Pemerintah
Provinsi Jawa Timur , Dirlantas Polda seluruh Indonesia, Pejabat dilingkungan Dipenda/BPKAD
seluruh Indonesia, Tim Pembina KB. SAMSAT Jawa Timur, Tokoh Masyarakat, Anggota DPRD,
Wajib Pajak dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan Perwakilan dari Museum Rekor
Indonesia;
Memasukkan ATM SAMSAT JATIM ke dalam rekor MURI agar dikenal sebagai inovasi pelayanan
yang unik oleh masyarakat di jawa Timur dengan mensosialisasikannya lewat media elektronik dan
surat kabar;
Melakukan talkshow pariwara di salah satu radio swasta yang khusus bersentuhan langsung
dengan pemilik kendaraan bermotor;
Melakukan pilot project peluncuran smartcard untuk 500 WP di KB. SAMSAT Surabaya Timur
yang dapat bertransaksi di ATM SAMSAT JATIM yang ditempatkan di salah satu mall besar. Pilot
project ini untuk mengetahui kendala teknis dan non teknis yang ditemui dalam penggunaan ATM
SAMSAT JATIM;
Promosi melalui billboard, running text, baliho, tatap muka dan talkshow di radio maupun televisi;
Penjajakan terhadap produk layanan perbankan selain Internet Banking dan SMS Banking sebagai

alternatif cara pembayaran PKB dan SWDKLLJ.


Dalam tahun 2015 maka pengembangan ATM SAMSAT JATIM akan diteruskan dengan :

Mengadakan seminar yang berbasis partisipasi masyarakat dengan mengundang dealer dealer
kendaraan bermotor, LSM, tokoh masyarakat, mahasiswa, pemuka agama, pegawai negeri dan
pemerintah kabupaten / kota setempat antara lain Surabaya, Bojonegoro, Madiun, Probolinggo,
Kediri, Jember dan Banyuwangi. Daerah daerah yang mempunyai potensi besar untuk
pengembangan system ini;
Melanjutkan promosi melalui billboard, running text, baliho, airport tv dan talkshow di radio
maupun televisi di Jawa Timur;
Melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat melalui kegiatan di Kelurahan dan Kecamatan
dengan menggandeng pemerintah kota Surabaya dan polda jatim, c.q. polrestabes Surabaya yang
telah banyak mempunyai program program kemasyarakatan;
Menggabungkan ATM SAMSAT dengan jenis layanan unggulan lainnya misalnya SAMSAT Drive
Thru, SAMSAT Payment Point dan SAMSAT Corner;
Kerjasama (Co branding) dengan pihak perbankan dengan menggunakan e money (prepaid).

File Pendukung : atm_samsat.pdf


Siapa saja pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan?

Pemangku Kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan desain dan pelaksanaan ATM SAMSAT
JATIM terdiri dari :

Penggagas layanan ini adalah Tim Teknis Pembina KB. SAMSAT Jawa Timur yang terdiri dari
Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Timur (DIPENDA JATIM), Kepolisian Daerah Jawa Timur (POLDA
JATIM) dan PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur (JR JATIM);

Pihak pihak yang terlibat dalam pembangunan layanan ATM SAMSAT JATIM yaitu:

DIPENDA JATIM
Untuk desain mesin, penyediaan infrastruktur jaringan dan program aplikasi serta
sarana prasarana lainnya.

POLDA JATIM
untuk aspek legalitas dan payung hukum serta sosialisasi.

JR JATIM
Sosialisasi

Bank Jatim, Bank Mandiri, Bank BNI 46 dan Bank BRI


Jenis Pembayaran / Transaksi dan sosialisasi

Pihak ke tiga

Provider smartcard , jaringan komunikasi dan manufaktur mesin

Sumber daya apa saja yang digunakan untuk inisiatif ini dan bagaimana sumber daya itu
dimobilisasi?

Sumber Dana :

Seluruh pembiayaan dari layanan ATM SAMSAT JATIM ini dibebankan kepada anggaran
Pemerintah Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur khususnya anggaran di DIPENDA JATIM baik
untuk perancangan dan pembangunan sistem, infrastruktur, pengadaan smartcard dan sosialisasi
ke masyarakat;
Pihak perbankan membantu dalam hal penyediaan sistem dan infrastruktur yang berkaitan dengan
on line banking payment.

Rancang Bangun dan Teknis ATM SAMSAT JATIM:

Khusus untuk perancangan sistem, desain dan program aplikasi dilakukan secara mandiri oleh
DIPENDA JATIM;
Stake holder dalam Tim Teknis Pembina KB. SAMSAT Jawa Timur melaksanakan uji coba
Purwarupa ATM SAMSAT JATIM;
Setelah uji coba, purwarupa tersebut disempurnakan berdasarkan masukan dari seluruh stake
holder, kemudian dilaksanakan soft launching yang bersifat regional maupun nasional di Grand
City Surabaya dengan dihadiri oleh : Wakakorlantas Polri, Deputi Bidang Pelayanan Publik
KEMENPAN-RB, Direktur Pendapatan Daerah dan Investasi Daerah, Kepala Divisi Asuransi PT.
Jasa Raharja (Persero), Pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dirlantas Polda
seluruh Indonesia, Pejabat dilingkungan Dipenda / BPKAD seluruh Indonesia, Tim Pembina KB.
SAMSAT Jawa Timur, Tokoh Masyarakat, Anggota DPRD, Wajib Pajak dan Agen Tunggal
Pemegang Merek (ATPM), Perwakilan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Apa saja keluaran(output) yang paling berhasil?

Keluaran (output) yang paling berhasil dicapai dengan adanya layanan ATM SAMSAT JATIM ini
adalah :
1. Berkurangnya keluhan Wajib Pajak terkait dengan masalah masalah pelayanan (zero complain),
antara lain :

Pembayaran Pajak masih membutuhkan berkas asli


Antrian pelayanan yang cukup lama
Ketidakpuasan pelayanan karena sikap dan perilaku petugas pelayanan

2. ATM SAMSAT JATIM menghilangkan biaya tambahan yang disebabkan karena adanya praktek
praktek percaloan, biaya stop map dan foto copy yang ditengarai membebani wajib pajak sebesar
Rp. 10.000,- per obyek. Jika diprediksi 10% dari 13.000.000 obyek di seluruh Jawa Timur yang

akan memanfaatkan ATM SAMSAT JATIM, maka diperkirakan ada 1.300.000 obyek dengan
potensi efisiensi bagi wajib pajak sebesar Rp. 13.000.000.000,- (Tiga belas miliar Rupiah);
3. Memecahkan masalah kurangnya pegawai dimana pegawai di UPT. Dinas Pendapatan Provinsi
Jawa Timur Surabaya Timur sebanyak 31 orang harus bertugas melakukan pelayanan di KB.
SAMSAT induk dan 6 layanan SAMSAT unggulan serta melakukan penagihan piutang pajak dari
rumah ke rumah dengan jumlah obyek 569.155 dan potensi Rp. 353.689.762.062,- (data per
Desember 2014), serta administrasi di UPT.
Sistem apa saja yang diterapkan untuk memantau kemajuan dan mengevaluasi kegiatan?

Untuk memantau dan mengevaluasi kegiatan ATM SAMSAT JATIM dilaksanakan hal hal sebagai
berikut :

Jumlah transaksi pembayaran PKB melalui ATM SAMSAT JATIM dimonitor secara on line dan real
time oleh DIPENDA JATIM;
Evaluasi layanan ATM SAMSAT JATIM dilakukan setiap bulan yang melibatkan Dipenda Jatim
dengan pihak perbankan;
Hasil evaluasi tersebut berupa rekomendasi diantaranya adalah penambahan metode pembayaran
yang sedang disukai oleh Wajib Pajak;
DIPENDA Jatim dan Pihak Perbankan melakukan talkshow untuk sosialisasi yang lebih intensif ke
masyarakat tentang ATM SAMSAT JATIM;
Guna menampung keluhan dari wajib pajak yang telah menggunakan ATM SAMSAT JATIM maka
DIPENDA JATIM milaksanakan monitoring khusus melalui Call Center (031) 2957070;
Disamping itu juga dilakukan survey kepuasan masyarakat (IKM) yang menggunakan ATM
SAMSAT JATIM.

Apa saja kendala utama yang dihadapi dan bagaimana kendala tersebut dapat diatasi?

Beberapa kendala utama serta cara mengatasi kendala tersebut dalam proses pembangunan
maupun penerapan ATM SAMSAT JATIM yaitu:
1. Kendala teknis :
ATM SAMSAT JATIM merupakan bentuk layanan yang benar-benar baru di Indonesia. Karena
baru, maka tidak dapat melakukan studi banding ke tempat lain, sehingga banyak dilakukan
inovasi dan improvisasi dalam Pengembangan ATM SAMSAT JATIM.
2. Kendala non teknis

Sosialisasi kepada masyarakat.


Layanan ATM SAMSAT JATIM adalah layanan terbaru dan mekanisme pembayarannya
tidak sama dengan yang dilakukan dengan cara konvensional. Untuk itu semua
stakeholders harus melakukan sosialisasi lebih intensif kepada masyarakat.

Hukum.

Pemangkasan mekanisme yang ada di KB. Samsat memerlukan payung hukum agar
tidak menimbulkan kendala di kemudian hari. Untuk menunjang hak tersebut, maka
diterbitkan Peraturan Gubernur No 40 Tahun 2014 Tentang Bukti Pembayaran Pajak
Kendaraan Bermotor Melalui ATM SAMSAT JATIM Yang Diatur Lebih Lanjut Dalam
Keputusan Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Timur Nomor 592 Tahun 2014
Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Dan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor
Melalui ATM SAMSAT JATIM

Dampak dan Keberlanjutan


Apa saja manfaat utama yang dihasilkan inisiatif ini?

Manfaat Utama dan perubahan dalam penyelenggaraan publik dengan adanya ATM SAMSAT JATIM
antara lain :

ATM SAMSAT JATIM menumbuhkan kemauan masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu
dan tepat jumlah serta praktis dan aman sehingga dapat menunjang realisasi Pendapatan Asli
Daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor :
Data perbandingan antara target dan realisasi PAD dari Pajak Kendaraan Bermotor pada KB.
SAMSAT Surabaya Timur sebagai berikut :
Tahun 2012 target sebesar Rp 330.645.265.000,- dengan realisasi sebesar Rp
328.201.524.376,-,
Tahun 2013 target sebesar Rp 309.071.562.000,- dengan realisasi sebesar Rp
327.872.206.122,Tahun 2014 target sebesar Rp 337.535.819.000,- dengan realisasi sebesar Rp
343.451.714.112,-.
Sementara hasil pencairan Piutang Pajak pada tahun 2014 sebesar Rp 24.311.629.000,- untuk
penetapan tahun 2012, Rp 11.731.057.067 untuk tahun penetapan 2013 dan Rp
48.742.702.117,- untuk tahun penetapan 2014.

Terjadinya perubahan paradigma di masyarakat bahwa pemerintah benar benar serius untuk
melakukan upaya peningkatan layanan publik terutama unsur unsur yang seringkali dikeluhkan
yakni proses yang panjang dan adanya praktek percaloan / KKN. Dengan pembayaran melalui ATM
SAMSAT Jatim maka proses pembayaran sangat mudah dan wajib pajak tidak terlibat dengan
pihak manapun (self service);
Penempatan ATM SAMSAT JATIM di pusat perbelanjaan atau tempat umum (public places) yang
strategis akan membuat wajib pajak merasa lebih nyaman dan penggunaan uang non tunai dalam
transaksinya membuat wajib pajak merasa lebih aman;
ATM SAMSAT Jatim mengurangi beban Pemerintah Provinsi di bidang sarana prasarana,
penyimpanan arsip dan sumber daya manusia.

Apakah inisiatif ini berkelanjutan dan direplikasi?

Layanan ATM SAMSAT JATIM adalah program layanan yang berkelanjutan dan dimungkinkan untuk

direplikasi dengan penjelasan sebagai berikut:

Biaya Replikasi 1 unit ATM SAMSAT JATIM beserta pengadaan SmartCard sebesar Rp
100.000.000,- yang lebih murah dibandingkan dengan biaya pengadaan layanan unggulan lainnya
seperti SAMSAT Keliling sebesar Rp 200.000.000,- untuk pembelian mobil dan perangkat
Komputer, SAMSAT Drive Thru sebesar Rp 400.000.000,- untuk pembelian kontainer dan sewa
lahan, SAMSAT Corner per tahun sebesar Rp 300.000.000,- untuk sewa lahan, perangkat
komputer dan desain counter;
Replikasi ATM SAMSAT dapat dilaksanakan di seluruh KB. SAMSAT Se Jawa Timur, terutama di
kota kota besar atau kota perdagangan di Jawa Timur antara lain Surabaya, Malang,
Banyuwangi, Jember, Kediri, Lamongan, Bojonegoro dan Madiun;
Secara kelembagaan ATM SAMSAT JATIM memicu Transfer Pengetahuan dari berbagai Provinsi di
Indonesia dengan melakukan kunjungan kerja ke DIPENDA JATIM. Sejak periode Agustus
Desember 2014 telah tercatat 30 kunjungan kerja dari luar Provinsi (Sumatra, Kalimantan, NTB,
NTT, Sulawesi, Banten, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Bali, DKI Jaya dan lainlain).

Apa saja pembelajaran yang dapat dipetik?

ATM SAMSAT JATIM dengan tagline Merubah Kantor Menjadi Mesin yang memberikan
pelajaran di masa depan :

Merubah sistem dan budaya, diantaranya :


Masyarakat yang biasanya dilayani oleh petugas KB. SAMSAT harus melakukan pembayaran
melalui ATM SAMSAT JATIM yang dilaksanakan sendiri (self service). Untuk itu ATM SAMSAT
JATIM harus ditempatkan di lokasi yang strategis dimana masyarakat senang melakukan
kegiatannya (one stop service);
Budaya baru ini harus disosialisasikan terus menerus, sesering mungkin dan secara terstruktur
kepada masyarakat oleh 3 instansi yang ada di KB. SAMSAT Jawa Timur melalui media dan
salurang masing masing.
Pelayanan satu atap pada KB. SAMSAT di Jawa Timur dilaksanakan oleh 3 instansi yang
mempunyai tupoksi berbeda sehingga pengambilan keputusan dalam hal merancang jenis layanan
diputuskan secara bersama sama dalam Tim Teknis dan Tim Pembina KB. SAMSAT Jawa Timur;
Komitmen atasan terkait dengan peningkatan mutu pelayanan di seluruh kantor UPT DIPENDA
JATIM untuk menggalakkan pemasaran pemakaian layanan ATM SAMSAT JATIM di wilayah
masing masing;
Peningkatan sinergitas dengan mitra kerja yaitu :

pihak perbankan dalam penyelenggaraan transaksi non-tunai dalam bentuk lebih banyak bank
yang terlibat juga keragaman pilihan cara pembayarannya;
Pihak pemerintah / kota dalam penyelenggaraan sosialisasi melalui pemetaan daerah yang
mempunyai potensi pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui ATM SAMSAT JATIM.

Rekomendasi ke depan untuk layanan ATM SAMSAT JATIM pada tahun 2015 sebagai berikut:

Kerjasama (Co branding) dengan pihak perbankan untuk pengadaan kartu smartcard sehingga
fungsi kartu smartcard dapat dipakai sebagai sarana transaksi e money dan biaya pengadaan

SmartCard sepenuhnya ditanggung pihak Perbankan;


ATM SAMSAT JATIM juga dapat dipakai untuk embossing electronic, yaitu pengesahan STNK dan
pencetakan Bukti Pembayaran Pajak Daerah dan SWDKLLJ yang melalui layanan E SAMSAT;
ATM SAMSAT JATIM akan dipasang /ditempatkan diluar provinsi Jawa Timur untuk melayani
kendaraan kendaraan bermotor yang terdaftar di Jawa Timur yang berada di luar provinsi;
ATM SAMSAT JATIM akan dipasang ditempat tempat strategis di bandara, di perkantoran,
perguruan tinggi dan pusat keramaian serta walk thru ATM SAMSAT JATIM;
Menjadikan ATM SAMSAT JATIM sebagai media informasi (e-learning) semua layanan KB.
SAMSAT JATIM.