Anda di halaman 1dari 15

METODE

PEMBELAJARAN
KELOMPOK 12 :

BASYIROTUL HABIBAH (125404007)


YENI ARIYANTI (125404016)
PUNGKY ARDIANTI (125404017)
MUNIROTUS SAADAH (125404019)

A. PENGERTIAN

Metode pembelajaran ialah ilmu yang


mempelajari cara-cara untuk melakukan
aktivitas yang tersistem dari sebuah
lingkungan yang terdiri dari pendidik dan
peserta didik untuk saling berinteraksi
dalam melakukan suatu kegiatan sehingga
proses belajar berjalan dengan baik dalam
arti tujuan pengajaran tercapai.

Pengertian metode pembelajaranmenurut


Sudjana (1989: 30) yang termasuk dalam komponen
pembelajaran adalah tujuan, bahan, metode dan alat
serta penilaian Metode mengajar yang digunakan
guru hampir tidak ada yang sisa-sia, karena metode
tersebut mendatangkan hasil dalam waktu dekat atau
dalam waktu yang relatif lama. Hasil yang dirasakan
dalam waktu dekat dikatakan sebagai dampak
langsung (Instructional effect) sedangkan hasil yang
dirasakan dalam waktu yang relatif lama disebut
dampak pengiring (nurturant effect) biasanya
bekenaan dengan sikap dan nilai. (Syaiful Bahri
Djamarah, 2000,194)

B. LANDASAN METODE PEMBELAJARAN

Landasan filosofis
Landasan filosofis merupakan landasan yang
berkaitan dengan makna atau hakikat
pembelajaran. Landasan filosofis merupakan
landasan yang berdasarkan atau bersifat
filsafat.
Filsafat dalam pembelajaran berupaya
menjawab secara kritik dan mendasar berbagai
pertanyaan pokok sekitar pembelajaran.
Seperti apa, mengapa, ke mana, bagaimana,
dan sebagainya dari pembelajaran itu.

Landasan sosiologis :
Kegiatan pendidikan atau pembelajaran merupakan
suatu proses interaksi antara dua individu, bahkan dua
generasi yang memungkinkan generasi muda
mengembangkan diri. Kegiatan pendidikan yang
sistematis terjadi di lembaga sekolah yang dengan
sengaja dibentuk oleh masyarakat.
Landasan psikologis :
Banyak faktor yang termasuk aspek psikologis yang
dapat mempengaruhi kuantitas dan kualitas hasil
pembelajaran siswa, diantaranya:

Tingkat kecerdasan siswa


Sikap siswa
Bakat siswa
Minat siswa
Motivasi siswa

C. MACAM-MACAM METODE PEMBELAJARAN:

1. METODE CERAMAH
Metode ceramah adalah metode yang boleh dikatakan metode
tradisonal. Karena sejak dulu metode ini telah dipergunakan
sebagai alat komunikasi lisan antara guru dan anak didik dalam
interaksi edukatif.
a. Kelebihan Metode Ceramah
1) Guru mudah menguasai kelas.
2) Mudah dilaksanakan.
3) Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar.
4) Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar.
b. Kekurangan Metode Ceramah
1) Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata).
2) Anak didik yang lebih tanggap dari sisi visual akan menjadi rugi
dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebih besar
menerimanya.
3) Bila terlalu lama membosankan.
4) Sukar mengontrol sejauhmana pemerolehan belajar anak didik.
5) Menyebabkan anak didik pasif.

2. METODE EKSPERIMEN
Metode eksperimen adalah metode pemberian kesempatan kepada anak
didik perorangan atau kelompok, untuk dilatih melakukan suatu proses atau
percobaan. Dengan metode ini anak didik diharapkan sepenuhnya terlibat
merencanakan eksperimen, melakukan eksperimen, menemukan fakta,
mengumpulkan data, mengendalikan variabel, dan memecahkan masalah
yang dihadapinya secara nyata.
a. Kelebihan Metode Eksperimen
1) Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya atas kebenaran atau
kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima
kata guru atau buku;
2) Anak didik dapat mengembangkan sikap untuk mengadakan studi
eksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi, suatu sikap yang
dituntut dari seorang ilmuwan; dan
3) Dengan metode ini akan terbina manusia yang dapat membawa
terobosan-terobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaannya
yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia.
b. Kekurangan Metode Eksperimen
1) Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik
berkesempatan mengadakan eksperimen;
2) Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama, anak didik harus
menanti untuk melanjutkan pelajaran; serta
3) Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan
teknologi.

3. METODE PEMBERIAN TUGAS DAN RESITASI


Pemberian tugas dengan arti guru menyuruh anak didik misalnya
membaca, tetapi dengan menambahkan tugas-tugas seperti
mencari dan membaca buku-buku lain sebagai perbandingan, atau
disuruh mengamati orang/masyarakatnya setelah membaca buku
itu. Dengan demikian, pemberian tugas adalah suatu pekerjaan
yang harus anak didik selesaikan tanpa terikat dengan tempat.
a. Kelebihan Metode Pemberian Tugas dan Resitasi
1) Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri
akan dapat diingat lebih lama; dan
2) Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan
keberanian mengambil inisiatif, bertanggung jawab, dan berdiri
sendiri.
b. Kekurangan Metode Pemberian Tugas dan Resitasi
1) Seringkali anak didik melakukan penipuan di mana anak didik
hanya meniru hasil pekerjaan orang lain tanpa mau bersusah
payah mengerjakan sendiri;
2) Terkadang tugas itu dikerjakan orang lain tanpa pengawasan;
dan
3) Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan
individual.

4. METODE DISKUSI
Diskusi adalah memberikan altematif jawaban untuk membantu
memecahkan berbagai problem kehidupan. Dengan catatan
persoalan yang akan didiskusikan harus dikuasai secara
mendalam.
a. Kelebihan Metode Diskusi
1) Menyadarkan anak didik bahwa masalah dapat dipecahkan
dengan berbagai jalan dan bukan satu jalan (satu jawaban saja).
2) Menyadarkan anak didik bahwa dengan berdiskusi mereka
saling mengemukakan pendapat secara konstruktif sehingga dapat
diperoleh keputusan yang lebih baik.
3) Membiasakan anak didik untuk mendengarkan pendapat orang
lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya sendiri dan
membiasakan bersikap toleran.
b. Kekurangan Metode Diskusi
1) Tidak dapat dipakai pada kelompok yang besar;
2) Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas;
3) Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara; dan
4) Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih formal.

5. METODE LATIHAN
Metode latihan (driil) disebut juga metode training, yaitu suatu cara
mengajar untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Juga,
sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik.
Selain itu, metode ini dapat digunakan untuk memperoleh suatu
ketangkasan, ketepatan, kesempatan, dan keterampilan.
a. Kelebihan Metode Latihan
1) Dapat untuk memperoleh kecakapan motoris, seperti menulis,
melafalkan huruf, membuat dan menggunakan alat-alat.
2) Dapat untuk memperoleh kecakapan mental, seperti dalam
perkalian, penjumlahan, pengurangan, pembagian, tandatanda/simbol, dan sebagainya.
3) Dapat membentuk kebiasaan dan menambah ketepatan dan
kecepatan pelaksanaan.
b. Kekurangan Metode Latihan
1) Menghambat bakat dan inisiatif anak didik karena anak didik
lebih banyak dibawa kepada penyesuaian dan diarahkan kepada
jauh dan pengertian.
2) Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan.
3) Kadang-kadang latihan yang dilaksanakan secara berulang-ulang
merupakan hal yang monoton dan mudah membosankan.
4) Dapat menimbulkan verbalisme.

6. METODE PROYEK
Metode proyek adalah suatu cara mengajar yang memberikan
kesempatan kepada anak didik untuk menggunakan unit-unit kehidupan
sehari-hari sebagai bahan pelajarannya. Bertujuan agar anak didik
tertarik untuk belajar.
a. Kelebihan Metode Proyek
1) Dapat merombak pola pikir anak didik dari yang sempit menjadi lebih
luas dan menyeluruh dalam memandang dan memecahkan masalah
yang dihadapi dalam kehidupan.
2) Melalui metode ini, anak didik dibina dengan membiasakan
menerapkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dengan terpadu,
yang diharapkan praktis dan berguna dalam kehidupan sehari-hari.
b. Kekurangan Metode Proyek
1) Kurikulum yang berlaku di negara kita saat ini, baik secara vertikal
maupun horizontal, belum menunjang pelaksanaan metode ini;
2) Organisasi bahan pelajaran, perencanaan, dan pelaksanaan metode
ini sukar dan memerlukan keahlian khusus dari guru, sedangkan para
guru belum disiapkan untuk ini;
3) Harus dapat memilih topik unit yang tepat sesuai kebutuhan anak
didik, cukup fasilitas, dan memiliki sumber-sumber belajar yang
diperlukan;
4) Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan
pokok unit yang dibahas.

7. PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH


Problem Based Instruction (PBI) memusatkan pada masalah kehidupannya yang
bermakna bagi siswa, peran guru menyajikan masalah, mengajukan pertanyaan
dan memfasilitasi penyelidikan dan dialog.
Langkah-langkah:
1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan.
Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
2. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar
yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal,
dll.)
3. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai,
melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan
masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
4. Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai
seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya.
5. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap
penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan.
Kelebihan:
1. Siswa dilibatkan pada kegiatan belajar sehingga pengetahuannya benar-benar
diserapnya dengan baik.
2. Dilatih untuk dapat bekerjasama dengan siswa lain.
3. Dapat memperoleh dari berbagai sumber.
Kekurangan:
1. Untuk siswa yang malas tujuan dari metode tersebut tidak dapat tercapai.
2. Membutuhkan banyak waktu dan dana.
3. Tidak semua mata pelajaran dapat diterapkan dengan metode ini

8. NUMBERED HEADS TOGETHER


Numbered Heads Together adalah suatu metode belajar dimana setiap siswa
diberi nomor kemudian dibuat suatu kelompok kemudian secara acak guru
memanggil nomor dari siswa.
Langkah-langkah:
1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok
mendapat nomor.
2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya.
3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap
anggota kelompok dapat mengerjakannya.
4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil
melaporkan hasil kerjasama mereka.
5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang
lain.
6. Kesimpulan.
Kelebihan:
Setiap siswa menjadi siap semua.
Dapat melakukan diskusi dengan sungguh-sungguh.
Siswa yang pandai dapat mengajari siswa yang kurang pandai.
Kelemahan:
Kemungkinan nomor yang dipanggil, dipanggil lagi oleh guru.
Tidak semua anggota kelompok dipanggil oleh guru

9.Metode Resitasi ( Recitation Method )


Metode resitasi adalah suatu metode mengajar dimana
siswa diharuskan membuat resume dengan kalimat
sendiri
Kelebihan metode resitasi sebagai berikut :
a. Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar
sendiri akan dapat diingat lebih lama.
b. Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan
dan keberanian mengambil inisiatif, bertanggung jawab
dan berdiri sendiri (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)
Kelemahan metode resitasi sebagai berikut :
a. Terkadang anak didik melakukan penipuan dimana
anak didik hanya meniru hasil pekerjaan temennya tanpa
mau bersusah payah mengerjakan sendiri.
b. Terkadang tugas dikerjakan oleh orang lain tanpa
pengawasan.
c. Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan
individual (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)

SUMBER
(Syaiful Bahri Djamarah, 2000)
Djamarah, Bahri, Syaiful. Guru dan Anak
Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta : PT
Rineka Cipta, 2000.
FRANK LYMAN, 1985
ARONSON, BLANEY, STEPHEN, SIKES, AND
SNAPP, 1978