Anda di halaman 1dari 35

KELOMPOK 2

TUGAS LK LABORATORIUM IPA


1. Dra. Niken Susilastuti

Disdikpora Kab. Batang

( LK 1 )

2. Siti Pujiastuti, S.Pd., M.Pd.

SMP Negeri 1 Mirit, Kebumen

( LK 2 )

3. Endang Dwi Wahyuni, S.Pd., M.Pd.

SMP Negeri 6 Salatiga

( LK 3 )

4. Drs. Sutrisna, M.M., M.Pd.

Disdikpora Kab. Jepara

( LK 4 )

5. Babare Suryo Cahyo, S.Pd., M.Pd.

Disdikpora Kab. Demak

( LK 5 )

6. Hidayat Nurhamid, S.Pd., M.Pd.

SMP Negeri 35 Purworejo

( LK 6 )

7. Suyitno, S.Pd., M.Pd.

SMP Negeri 1 Cepu, Blora

( LK 7 )

LEMBAR KERJA 1

LEMBAR KEGIATAN PENGELOLAAN LABORATORIUM

TUGAS DISKUSI-1
1. Lakukan refleksi diri atas apa yang telah dikerjakan selama ini terkait pengelolaan laboratorium, kemudian diskusikanlah apa saja yang
menjadi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dari kegiatan laboratorium IPA di
sekolah masing-masing!
2. Diskusikanlah tentang langkah-langkah penting untuk mengupayakan agar setiap kegiatan laboratorium bermakna dan proses pembelajaran
lebih efisien dan efektif!
3. Diskusikanlah tentang langkah-langkah penting untuk mengupayakan agar peralatan, bahan/zat terpelihara dengan baik, dan senantiasa cukup
tersedia serta siap digunakan!
4.Catatan
Diskusikanlah
tentang No.1
langkah-langkah penting untuk mengupayakan agar penggunaan laboratorium berlangsung dengan tertib, sehat, aman,
Hasil diskusi
dan terhindar dari kecelakaan!
Kekuatan (strengths) :
Tersedianya ruang laboratorium yang memadai.
Tersedianya peralatan dan bahan laboratorium yang cukup.
Mempunyai pengelola laboratorium yang terdiri dari guru dan
karyawan.
Kelemahan (weaknesses ) :
Ruang laboratorium kurang terurus.
Jumlah peralatan belum memenuhi kebutuhan siswa.
Sekolah belum menyusun Program laboratorium tetapi hanya berupa
Jadwal penggunaan.
Penggunaan dan pemeliharaan peralatan laboratorim belum ditangani
oleh tenaga yang memiliki kompetensi baik.
Pengelola belum memiliki sertifikat.
Pendanaan belum maksimal.
Peluang (opportunities) :
Mendukung pemahaman konsep dalam lomba OSN.
Mengikuti lomba pengelolaan laboratorium.
Ancaman ( threats ) :
Sulitnya membuang limbah terutama limbah berbahaya.
Adanya resiko kesehatan dan keselamatan kerja.

Catatan Hasil diskusi No.2


Langkah-langkah agar kegiatan laboratorium bermakna dan proses
pembelajaran efektif dan efisien :
Struktur organisasi laboratorium dilengkapi dengan tupoksi yang jelas.
Tersusunnya program laboratorium
Penggunaan laboratorium terjadwal
Pelaksanaan kegiatan praktikum melibatkan karyawan/ petugas
Pelibatan siswa dalam proses persiapan dan penyimpanan peralatan
hingga kegiatan praktikum selesai.
LK sudah tersedia dan siap digunakan
Guru menguasai kegiatan praktikum yg akan dilakukan
Alat dan bahan tersedia sebelum praktikum dimulai
Melaksanakan praktikum dengan tertib,disiplin dan bertanggungjawab

Catatan Hasil diskusi No.3


Langkah-langkah agar peralatan, bahan/zat terpelihara dengan baik dan siap
digunakan :
Melakukan inventarisasi peralatan laboratorium dengan tertib
Memiliki program laboratorium (perencanaan, pelaksanaan,
pemeliharaan dan pelaporan dan supervisi)
Catatan
Hasil penggunaan
diskusi No.4, kerusakan peralatan dan bahan/zat
Mencatat
Langkah-langkah
agar penggunaan laboratorium
berlangsung
Menempatkan/mengelompokkan
peralatan sesuai
jenisnyatertib, sehat,
aman
dan terhindar
kecelakaan
Menyusun
laporan
lengkap :dengan kendala/ masalah yang terjadi serta
saran/usulan
Memiliki program
laboratorium
LEMBAR KERJA 2
kebutuhan.
Memiliki jadwal penggunaan laboratorium
MERANCANG (DESAIN) LABORATORIUM IPA
Memiliki dan menegakkan tata tertiib laboratorium
( 1 JP)
A.Tujuan:
Tulisan peringatan / tanda bahaya terpasang di laboratorium
Peserta
dapat membuat
rancangan
desain
laboratorium
IPA untuk SMP
Menempatkan
alat dan
bahan praktek
sesuai
jenis/kelompok
Mengatur meja praktek sesuai kegiatan dan jenis praktikum dan jumlah
kelompok siswa
Mengelola kegiatan praktikum dengan pendampingan yang baik
Menjaga kebersihan dan ketenangan selama pelaksanaan praktikum

B.Petunjuk:
1. Bentuk kelompok dan buatlah rancangan umum pengembangan laboratorium IPA di sekolah Saudara!
2. Buatlah desain ruang yang mungkin dalam pengembangan laboratorium yang Saudara rancang!
3. Diskusikan hasil rancangan pengembangan laboratorium Saudara dengan anggota kelompok!
4. Ambillah best practices yang mungkin Saudara adopsi dari referensi lain di dalam rancangan pengembangan
laboratorium IPA sekolah Saudara!

Tagihan:

Gambar desain rancangan pengembangan laboratorium IPA beserta informasi pendukungnya

BEST PRACTICE

PENGEMBANGAN DESAIN LABORATORIUM IPA


BERBASIS LINGKUNGAN
I. Pendahuluan
A.Latar Belakang
Laboratorium sering diartikan sebagai suatu ruang atau tempat dilakukannya percobaan atau penelitian. Untuk
efisiensi tempat, ada jenis laboratorium yang difungsikan pula sebagai ruang kelas, yang disebut dengan Science
Classroom Laboratory. Setiap laboratorium harus memiliki denah yang menggambarkan keadaan macam ruangan
yang ada, jaringan listrik, jaringan air dan jaringan gas. Desain laboratorium hendaknya memperhatikan juga masalah
lingkungan.
Implementasi pendidikan lingkungan hidup dalam kurikulum 2013, pada tantangan masa depan meliputi: globalisasi,
masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, ekonomi berbasis pengetahuan, pengaruh dan imbas
teknosains, dll. Masalah lingkungan hidup merupakan salah satu tantangan masa depan yang membutuhkan
kompetensi memiliki rasa tanggungjawab terhadap lingkungan.
Permendiknas Nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan menyatakan bahwa peserta didik memiliki
perilaku yang mencerminkan sikap orang yang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, dan bertanggungjawab dalam
terintegrasi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam. Pembelajaran terjadi tidak hanya di ruang kelas, tetapi
juga di lingkungan sekolah dan masyarakat. Juga terkait dengan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 65 ditegaskan bahwa: Setiap orang berhak mendapatkan

pendidikan lingkungan hidup, akses informasi, akses partisipasi dan akses keadilan dalam memenuhi hak atas
lingkungan hidup yang baik dan sehat.
Berdasarkan uraian tersebut, maka pentingnya pengembangan desain laboratorium IPA berbasis lingkungan untuk
memaksimalkan fungsi laboratorium secara optimal.
B.Tujuan dan Manfaat Kegiatan
Tujuan kegiatan ini adalah pengembangan laboratorium IPA berbasis lingkungan. Manfaat kegiatan ini adalah: (1)
mampu merencanakan desain laboratorium IPA berbasis lingkungan; (2) mampu mengembangkan desain laboratorium
IPA Berbasis lingkungan.
II.ISI/DESKRIPSI KEGIATAN
Pengembangan desain laboratorium IPA berbasis lingkungan dengan kegiatan mencakup tiga tahap yaitu:
1. Perencanaan Kegiatan
Perencanaan kegiatan ini sebagai berikut:
a. Membentuk tim pelaksana kegiatan
b. Mensosialisasikan kegiatan keseluruh warga sekolah
c.

Menuangkan kegiatan dalam RKS dan RKAS sekolah

2. Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan ini sebagai berikut:


a. Desain Awal

Desain awal laboratorium IPA, terdiri dari: Ruang utama, ruang persiapan, dan ruang penyimpanan.

b. Desain Pengembangan

Ruang
Persiapan
Ruang
penyimpanan

Ruang utama

Ruang
Pengola
han

Ruang
Pameran

Desain pengembangan laboratorium IPA, terdiri dari: Ruang utama, ruang persiapan, ruang penyimpanan, ruang
pengolahan dan ruang pameran.

3. Hasil Kegiatan
Hasil kegiatan ini adalah:
a. Desain awal laboratorium IPA
b. Pengembangan desain laboratorium IPA berbasis lingkungan
III. PENUTUP
1. Kesimpulan
Pengembangan desain laboratorium IPA berbasis lingkungan, menghasilkan (1) desain awal laboratorium IPA; (2)
desain pengembangan laboratorium IPA berbasis lingkungan
2. Saran
Berdasarkan simpulan tersebut, maka saran dari penulis: (1) sekolah perlu mengembangkan desain laboratorium IPA
berbasis lingkungan; (2) guru perlu melakukan kegiatan pengembangan desain laboratorium berbasis lingkungan;
dan (3) perlu memperhatikan sarana dan prasarana sekolah yang ramah lingkungan.

LEMBAR KERJA 3

MERANCANG (DESAIN) LABORATORIUM IPA


( 1 JP)
C.Tujuan:
Peserta dapat membuat rancangan desain laboratorium IPA untuk SMP
D.
Petunjuk:
1. Bentuk kelompok dan buatlah rancangan umum pengembangan laboratorium IPA di sekolah Saudara!
2. Buatlah desain ruang yang mungkin dalam pengembangan laboratorium yang Saudara rancang!
3. Diskusikan hasil rancangan pengembangan laboratorium Saudara dengan anggota kelompok!
4. Ambillah best practices yang mungkin Saudara adopsi dari referensi lain di dalam rancangan pengembangan
laboratorium IPA sekolah Saudara!

Tagihan:

Gambar desain rancangan pengembangan laboratorium IPA beserta informasi pendukungnya

BEST PRACTICE

PENGEMBANGAN DESAIN LABORATORIUM IPA


BERBASIS LINGKUNGAN
IV.

Pendahuluan

C.Latar Belakang
Laboratorium sering diartikan sebagai suatu ruang atau tempat dilakukannya percobaan atau penelitian. Untuk
efisiensi tempat, ada jenis laboratorium yang difungsikan pula sebagai ruang kelas, yang disebut dengan Science
Classroom Laboratory. Setiap laboratorium harus memiliki denah yang menggambarkan keadaan macam ruangan
yang ada, jaringan listrik, jaringan air dan jaringan gas. Desain laboratorium hendaknya memperhatikan juga masalah
lingkungan.
Implementasi pendidikan lingkungan hidup dalam kurikulum 2013, pada tantangan masa depan meliputi: globalisasi,
masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, ekonomi berbasis pengetahuan, pengaruh dan imbas

teknosains, dll. Masalah lingkungan hidup merupakan salah satu tantangan masa depan yang membutuhkan
kompetensi memiliki rasa tanggungjawab terhadap lingkungan.
Permendiknas Nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan menyatakan bahwa peserta didik memiliki
perilaku yang mencerminkan sikap orang yang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, dan bertanggungjawab dalam
terintegrasi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam. Pembelajaran terjadi tidak hanya di ruang kelas, tetapi
juga di lingkungan sekolah dan masyarakat. Juga terkait dengan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 65 ditegaskan bahwa: Setiap orang berhak mendapatkan
pendidikan lingkungan hidup, akses informasi, akses partisipasi dan akses keadilan dalam memenuhi hak atas
lingkungan hidup yang baik dan sehat.
Berdasarkan uraian tersebut, maka pentingnya pengembangan desain laboratorium IPA berbasis lingkungan untuk
memaksimalkan fungsi laboratorium secara optimal.
D.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan


Tujuan kegiatan ini adalah pengembangan laboratorium IPA berbasis lingkungan. Manfaat kegiatan ini adalah: (1)

mampu merencanakan desain laboratorium IPA berbasis lingkungan; (2) mampu mengembangkan desain laboratorium
IPA Berbasis lingkungan.
V. ISI/DESKRIPSI KEGIATAN
Pengembangan desain laboratorium IPA berbasis lingkungan dengan kegiatan mencakup tiga tahap yaitu:
4. Perencanaan Kegiatan
Perencanaan kegiatan ini sebagai berikut:
d. Membentuk tim pelaksana kegiatan

e. Mensosialisasikan kegiatan keseluruh warga sekolah


f.

Menuangkan kegiatan dalam RKS dan RKAS sekolah

5. Pelaksanaan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan ini sebagai berikut:
c. Desain Awal

Desain awal laboratorium IPA, terdiri dari: Ruang utama, ruang persiapan, dan ruang penyimpanan.

d. Desain Pengembangan

Ruang
Persiapan
Ruang
penyimpanan

Ruang utama

Ruang
Pengola
han

Ruang
Pameran

Desain pengembangan laboratorium IPA, terdiri dari: Ruang utama, ruang persiapan, ruang penyimpanan, ruang
pengolahan dan ruang pameran.

6. Hasil Kegiatan
Hasil kegiatan ini adalah:
c. Desain awal laboratorium IPA

d. Pengembangan desain laboratorium IPA berbasis lingkungan


VI. PENUTUP
3. Kesimpulan
Pengembangan desain laboratorium IPA berbasis lingkungan, menghasilkan (1) desain awal laboratorium IPA; (2)
desain pengembangan laboratorium IPA berbasis lingkungan
4. Saran
Berdasarkan simpulan tersebut, maka saran dari penulis: (1) sekolah perlu mengembangkan desain laboratorium IPA
berbasis lingkungan; (2) guru perlu melakukan kegiatan pengembangan desain laboratorium berbasis lingkungan;
dan (3) perlu memperhatikan sarana dan prasarana sekolah yang ramah lingkungan.

LEMBAR KERJA 4

TUGAS PRAKTIK (TAGIHAN)


PERAWATAN DAN PERBAIKAN ALAT LABORATORIUM IPA
Buatlah program perawatan alat terencana dan tidak terencana dari alat yang ada laboratorium berdasarkan pengalaman di sekolah
dengan mengisi tabel di bawah ini
PROGRAM PERAWATAN ALAT LAB IPA BIOLOGI
A. PERAWATAN TERENCANA
NO

NAMA ALAT

POTENSI
KERUSAKAN /
HAMBATAN

TINDAKAN
YG PERLU
DILAKUKAN

PERNAH
DILAKUKAN?
YA

BELUM

JADWAL/
WAKTU

KETERANGAN

Mikroskop
1.

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

Kaca pembesar
2.
3.

Kaca genetika

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

4.

Pelat tetes

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

5.

Tabung reaksi

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

6.

Buret

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

Benedict

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

Termometer
badan

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

Hygrometer

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

10

Auxanometer

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

11

Corong petri

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

12

Corong kaca

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

13

Pipa Y panjang

Pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

14

Pipa L

pecah

Penyimpanan

1 minggu 1 x

Terawat baik

15

Kertas lakmus

Sobek

Penyimpanan

1 bulan 1 x

Terawat baik

B. PERAWATAN TIDAK TERENCANA


NO

NAMA ALAT

JENIS KERUSAKAN /
HAMBATAN YANG
DITEMUI

TINDAKAN PERBAIKAN/
UTK MENGATASI
HAMBATAN

PERNAH
DILAKUKAN?

BERHASIL?

YA

BELUM

YA

TIDAK

KETERANGAN

Carta hewan
1.

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

Carta darah
2.
3.

Carta pernapasan

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

4.

Carta alat indera

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

Carta metamorfosis

Kotor

Pembersihan

--

Terawat baik

Carta perkembangan
tumbuhan

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

Preparat kering dikotil

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

Preparat kering tulang


rawan

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

Preparat kering tulang keras

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

10

Preparat kering mamalia

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

11

Preparat kering monokotil

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

12

Preparat kering otot jantung

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

13

Corong kaca

Pecah

Penyimpanan

Terawat baik

14

Tensi meter

Pecah

Penyimpanan

Terawat baik

15

Kotak genetika

Kotor

Pembersihan

Terawat baik

LEMBAR KERJA 6
PENANGANAN LIMBAH LABORATORIUM IPA
(1 JP)
A.Tujuan:
1. Peserta dapat membuat rancangan sistem penanganan limbah berbahaya di laboratorium IPA
2. Peserta dapat membuat rancangan sistem penanganan limbah tidak berbahaya di Laboratorium IPA
B.Petunjuk:
1. Bentuk kelompok kecil yang terdiri 3-5 orang dan identifikasi limbah potensial yang dihasilkan Lab. IPA di sekolah
Saudara dan buatlah rancangan umum penanganan limbahnya. *)
2. Buatlah rancangan:
a.
Penanganan limbah berbahaya dan tidak berbahaya.
b.
Penanganan limbah organik dan anorganik
3. Diskusikan hasil rancangan penanganan limbah dalam pengembangan laboratorium Saudara dengan anggota
kelompok.
4. Ambillah best practices yang mungkin Saudara adopsi dari anggota kelompok di dalam rancangan
pengembangan sistem penanganan limbah Laboratorium IPA di sekolah Saudara.
Pertanyaan:
Bila sekolah Saudara belum mampu untuk membuat sistem pembuangan limbah, apa solusi terbaik untuk pembuangan
limbah laboratorium baik yang khemis maupun non khemis?
C. Jawab:
1. Identifikasi limbah potensial.
1. Identifikasi limbah potensial.
Sampah/limbah laboratorium :
- sampah berbahaya dan tidak berbahaya
- sampah organik
- sampah anorganik
- sampah yang lain

2. Rancangan Penanganan Limbah


a. Penanganan Limbah berbahaya dan tidak berbahaya

Aturan Pembuangan sampah berbahaya dan tidak berbahaya


Tidak boleh dibuang di saluran pembuangan air :
- pelarut-pelarut organik
- logam berat
- sianida, sulfida
- bahan-bahan padat
Sampahsampah
kimia
yang
berbahaya
harus
ditempatkan pada wadah yang diberi label

Sampah radioaktif harus mendapat penanganan


khusus, demikian juga bahan bersifat karsinogenik.
Sampah-sampah yang sangat berbahaya biasanya
diubah (dioksidasi, direduksi, dinetralisasi, dll) menjadi
bahan yang kurang berbahaya sebelum ditempatkan
dalam wadah-wadah pembuangan.
Alkali kuat harus dinetralisir sebelum dibuang,
sedangkan asam kuat harus dinetralkan dengan
sodium bikarbonat sebelum dibuang

b. Penanganan Limbah organik dan anorganik


Sampah Organik:
Membakar sampah botani dan zoologi merupakan jalan
terbaik utk meyakinkan bahwa bahan-bahan busuk tsb
tidak beresiko membahayakn kesehatan
Preparat biologi, stains, fixative dan clearing agents
kemungkinan besar toksik shg tidak boleh dibuang ke
sistem drainase umum
Sampah harus ditempatkan pada wadah tertutup dan
diberi label
Sampah yang mengandung mikroorganisme harus di
autoklave terlebih dahulu
Sampah biologi dan mikrobiologi dlm jumlah besar
sebaiknya dimusnahkan dlm incenerator
Sampah Anorganik:
Jangan dibakar, kecuali dalam alat pembakar khusus.
Sampah plastik jangan dikubur, sebaiknya dibuang
pada wadah khusus pembuangan plastik

3. Diskusikan hasil rancangan penanganan limbah dalam pengembangan laboratorium.


Best Practice Penanganan Limbah IPA.

BEST PRACTICE

PENANGANAN LIMBAH IPA


VII.

Pendahuluan

E. Latar Belakang
Laboratorium sering diartikan sebagai suatu ruang atau tempat dilakukannya
percobaan atau penelitian. Untuk efisiensi tempat, ada jenis laboratorium yang
difungsikan pula sebagai ruang kelas, yang disebut dengan Science Classroom
Laboratory. Setiap laboratorium harus mampu melakukan penanganan limbah untuk
menjaga keselamatan kerja.
Implementasi pendidikan lingkungan hidup dalam kurikulum 2013, pada tantangan
masa depan meliputi: globalisasi, masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi
informasi, ekonomi berbasis pengetahuan, pengaruh dan imbas teknosains, dll.

Masalah lingkungan hidup merupakan salah satu tantangan masa depan yang
membutuhkan kompetensi memiliki rasa tanggungjawab terhadap lingkungan.
Permendiknas Nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan
menyatakan bahwa peserta didik memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang
yang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, dan bertanggungjawab dalam
terintegrasi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam. Pembelajaran terjadi
tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan sekolah dan masyarakat. Juga
terkait dengan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 65 ditegaskan bahwa: Setiap orang berhak
mendapatkan pendidikan lingkungan hidup, akses informasi, akses partisipasi dan
akses keadilan dalam memenuhi hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.
Berdasarkan uraian tersebut, maka pentingnya pengembangan desain laboratorium
IPA berbasis lingkungan untuk memaksimalkan fungsi laboratorium secara optimal.
F. Tujuan dan Manfaat Kegiatan
Tujuan kegiatan ini adalah pengembangan laboratorium IPA berbasis lingkungan.
Manfaat kegiatan ini adalah: (1) mampu melakukan mengidentifikasi jenis limbah
potensial; (2) mampu melakukan penanganan limbah IPA.
VIII. ISI/DESKRIPSI KEGIATAN
Pengembangan desain penanganan limbah/sampah laboratorium IPA berbasis

lingkungan dengan kegiatan mencakup tiga tahap yaitu:


7. Perencanaan Kegiatan
Perencanaan kegiatan ini sebagai berikut:
g.

Membentuk tim pelaksana kegiatan

h.

Mensosialisasikan kegiatan keseluruh warga sekolah

i.

Menuangkan kegiatan dalam RKS dan RKAS sekolah

8. Pelaksanaan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan ini sebagai berikut:
e. Mengidentifikasi jenis limbah/sampah IPA
Melakukan identifikasi jenis limbah/sampah IPA yang meliputi
sampah/limbah laboratorium :
- sampah berbahaya dan tidak berbahaya
- sampah organik
- sampah anorganik
f. Melakukan Penanganan jenis limbah/sampah
Sampah/limbah laboratorium :
a. - sampah berbahaya dan tidak berbahaya

Aturan Pembuangan sampah kimia


Tidak boleh dibuang di saluran pembuangan air :
- pelarut-pelarut organik
- logam berat
- sianida, sulfida
- bahan-bahan padat
Sampah sampah kimia yang berbahaya harus ditempatkan pada wadah yang
diberi label
Sampah radioaktif harus mendapat penanganan khusus, demikian juga bahan
bersifat karsinogenik.
Sampah-sampah yang sangat berbahaya biasanya diubah (dioksidasi,
direduksi, dinetralisasi, dll) menjadi bahan yang kurang berbahaya sebelum
ditempatkan dalam wadah-wadah pembuangan.
Alkali kuat harus dinetralisir sebelum dibuang, sedangkan asam kuat harus
dinetralkan dengan sodium bikarbonat sebelum dibuang

b. - sampah organik
Sampah Organik:
Membakar sampah botani dan zoologi merupakan jalan terbaik utk
meyakinkan bahwa bahan-bahan busuk tsb tidak beresiko membahayakn
kesehatan
Preparat biologi, stains, fixative dan clearing agents kemungkinan besar toksik
shg tidak boleh dibuang ke sistem drainase umum
Sampah harus ditempatkan pada wadah tertutup dan diberi label
Sampah yang mengandung mikroorganisme harus di autoklave terlebih dahulu
Sampah biologi dan mikrobiologi dlm jumlah besar sebaiknya dimusnahkan
dlm incenerator
c. - sampah anorganik
Sampah Anorganik:
Jangan dibakar, kecuali dalam alat pembakar khusus.
Sampah plastik jangan dikubur, sebaiknya dibuang pada wadah khusus
pembuangan plastik
9. Hasil Kegiatan
Hasil kegiatan ini adalah:
e. Identifikasi jenislimbah/sampah Laboratorium IPA
f. Penanganan jenislimbah/sampah Laboratorium IPA
IX. PENUTUP

5. Kesimpulan
Pengelolaan limbah Laboratorium IPA, menghasilkan (1) Identifikasi jenis
limbah/sampah IPA; (2) melakukan penanganan jenis limbah/sampah
Laboratorium IPA.
6. Saran
Berdasarkan simpulan tersebut, maka saran dari penulis: (1) sekolah
perlumenyususn POS pengelolaan limbah dengan benar; (2) guru perlu
melakukan kegiatan pengelolaan limbah Laboratorium IPAyang aman bagi
lingkungan; dan (3) perlu memperhatikan sarana dan prasarana sekolah yang
tersedia agar ramah lingkungan.

LEMBAR KERJA 7
KESELAMATAN KERJA DILABORATORIUM IPA
1. Lihatlah video tentang keselamatan kerja di Laboratorium IPA.
2. Diskusikan dan Jawablah pertanyaan yang ada pada akhir tayangan
Tagihan:
Jawaban atas pertanyaan yang terdapat pada akhir tayangan video melalui diskusi kelompok
1. Makna pemadam kebakaran jenis ABC adalah : Pemadam kebakaran untuk memedamkan api jenis:
A : sumber api berasal dari kayu/kertas yang terbakar
B : sumber api berasal dari bahan kimia
C : sumber api berasal adri hubungan pendek arus listrik
2. Cara mengetahui tabung pemadam masih dalam kondisi baik
a. Tekanan masih cukup baik dengan melihat jarum masih menunjuk ke warna hijau
b. Segel pengaman masih utuh
c. Batas kedaluwarsa belum terlampaui
3. Cara menggunakan tabung pemadam kebakaran
a. Tarik kancing pengaman sampai lepas
b. Pegang statif dengan tangan kanan
c. Pegang ujung selang dengan tangan kiri
d. Arahkan ujung selang ke arah sumber api
e. Tekan knop kuat-kuat
f. Sapukan ujung selang ke arah api
4. Bahan alternatif untuk pemadam kebakaran

a. Kain basah
b. Karung goni basah
5. Makna segitiga api
Oksigen

Panas

Bahan Bakar
Artinya api dapat timbul jika ada bahan bakar, panas yang cukup (suhu tinggi sampai titik bakar) dan ada
oksigen