Anda di halaman 1dari 7

Diagram sistem pencernaan

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Kelenjar ludah
Parotis
Submandibularis (bawah rahang)
Sublingualis (bawah lidah)
Rongga mulut
Tekak / Faring
Lidah
Kerongkongan / Esofagus

9. Pankreas
10. Lambung
11. Saluran pankreas
12. Hati
13. Kantung empedu
14. Usus dua belas jari (duodenum)
15. Saluran empedu
16. Usus tebal / Kolon
17. Kolon datar (tranverse)
18. Kolon naik (ascending)
19. Kolon turun (descending)
20. Usus penyerapan (ileum)
21. Sekum
22. Umbai cacing
23. Poros usus / Rektum
24. Anus

Paru-paru
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Paru-paru menyampingi jantung dan pembuluh darah besar dalam rongga dada[1]
Udara masuk dan keluar ke dan dari paru-paru melalui sebuah jalur cartilaginous yang dikenal dengan nama bronchi dan
bronchioles. Pada gambar ini, bagian dalam paru-paru tissue telah dibuka untuk menampilkan bronchioles [

Paru-paru adalah organ pada sistem pernapasan (respirasi) dan berhubungan dengan sistem peredaran
darah (sirkulasi) vertebrata yang bernapas dengan udara. Fungsinya adalah menukar oksigen dari udara
dengan karbon dioksida dari darah. Prosesnya disebut "pernapasan eksternal" atau bernapas. Paru-paru
juga mempunyai fungsi nonrespirasi. Istilah kedokteran yang berhubungan dengan paru-paru sering
mulai di pulmo-, dari kata Latin pulmones untuk paru-paru.

[sunting] Paru-paru mamalia


Paru-paru mamalia bertekstur seperti spons dan tertutupi epitelium, sehingga permukaan totalnya jauh
lebih besar daripada permukaan luar paru-paru itu sendiri. Paru-paru manusia adalah contoh tipikal
paru-paru jenis ini.
Bernapas terutama digerakkan oleh otot diafragma di bawah. Jika otot ini mengerut, ruang yang
menampung paru-paru akan meluas, dan begitu pula sebaliknya. Tulang rusuk juga dapat meluas dan
mengerut sedikit. Akibatnya, udara terhirup masuk dan terdorong keluar paru-paru melalui trakea dan
tube bronkial atau bronchi, yang bercabang-cabang dan ujungnya merupakan alveoli, yakni kantungkantung kecil yang dikelilingi kapiler yang berisi darah. Di sini oksigen dari udara berdifusi ke dalam
darah, dan kemudian dibawa oleh hemoglobin.
Darah terdeoksigenisasi dari jantung mencapai paru-paru melalui arteri paru-paru dan, setelah
dioksigenisasi, beredar kembali melalui vena paru-paru.

Kanker paru-paru
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Kanker paru-paru
Klasifikasi dan bahan-bahan eksternal

Cross section of a human lung. The white area in the upper lobe is cancer; the black
areas indicate that the patient was a smoker.

ICD-10
ICD-9
DiseasesDB
MedlinePlus
eMedicine
MeSH

C33.-C34.
162
7616
007194
med/1333 med/1336 emerg/335 radio/807
radio/405 radio/406
D002283

Kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang
dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan, terutama asap rokok [1].
Menurut World Health Organization (WHO), kanker paru merupakan penyebab kematian utama dalam
kelompok kanker baik pada pria maupun wanita[2]. Sebagian besar kanker paru-paru berasal dari sel-sel
di dalam paru-paru; tetapi kanker paru-paru bisa juga berasal dari kanker di bagian tubuh lainnya yang
menyebar ke paru-paru.

Daftar isi
[sembunyikan]
1 Jenis kanker paru-paru
2 Penyebab utama
3 Gejala kanker paru
4 Diagnosis dan pengobatan

5 Refensi

[sunting] Jenis kanker paru-paru


Halaman ini belum atau baru diterjemahkan sebagian dari bahasa Inggris.
Bantulah Wikipedia untuk melanjutkannya. Lihat panduan penerjemahan Wikipedia.

Frequency of histological types of lung cancer[3]


Histological type

Frequency (%)

Non-small cell lung carcinoma


Small cell lung carcinoma
Carcinoid[4]
Sarcoma[5]
Unspecified lung cancer

80.4
16.8
0.8
0.1
1.9

Lebih dari 90% kanker paru-paru berawal dari bronki (saluran udara besar yang masuk ke paru-paru),
kanker ini disebut karsinoma bronkogenik, yang terdiri dari:
1.
2.
3.
4.

Karsinoma sel skuamosa


Karsinoma sel kecil atau karsinoma sel gandum
Karsinoma sel besar
Adenokarsinoma

Karsinoma sel alveolar berasal dari alveoli di dalam paru-paru. Kanker ini bisa merupakan
pertumbuhan tunggal, tetapi seringkali menyerang lebih dari satu daerah di paru-paru.
Tumor paru-paru yang lebih jarang terjadi adalah:
1. Adenoma (bisa ganas atau jinak)
2. Hamartoma kondromatous (jinak)
3. Sarkoma (ganas)
Limfoma merupakan kanker dari sistem getah bening, yang bisa berasal dari paru-paru atau merupakan
penyebaran dari organ lain. Banyak kanker yang berasal dari tempat lain menyebar ke paru-paru.
Biasanya kanker ini berasal dari payudara, usus besar, prostat, ginjal, tiroid, lambung, leher rahim,
rektum, buah zakar, tulang dan kulit.

[sunting] Penyebab utama


Sub-types of non-small cell lung cancer in
smokers and never-smokers[6]
Frequency of nonsmall cell lung
cancers (%)
Histological sub-type

Squamous cell lung carcinoma


Adenocarcinoma
(not otherwise
specified)
Adenocarcinoma
Bronchioloalveolar
carcinoma
Carcinoid
Other

42

Neversmokers
33

39

35

10

7
8

16
6

Smokers

Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar
70% pada wanita. Semakin banyak rokok yang dihisap, semakin besar risiko untuk menderita kanker
paru-paru.
Hanya sebagian kecil kanker paru-paru (sekitar 10%-15% pada pria dan 5% pada wanita) yang
disebabkan oleh zat yang ditemui atau terhirup di tempat bekerja. Bekerja dengan asbes, radiasi, arsen,
kromat, nikel, klorometil eter, gas mustard dan pancaran oven arang bisa menyebabkan kanker paruparu, meskipun biasanya hanya terjadi pada pekerja yang juga merokok.
Peranan polusi udara sebagai penyebab kanker paru-paru masih belum jelas. Beberapa kasus terjadi
karena adanya pemaparan oleh gas radon di rumah tangga.
Kadang kanker paru (terutama adenokarsinoma dan karsinoma sel alveolar) terjadi pada orang yang
paru-parunya telah memiliki jaringan parut karena penyakit paru-paru lainnya, seperti tuberkulosis dan
fibrosis.

[sunting] Gejala kanker paru


Gejala paling umum yang ditemui pada penderita kanker paru adalah:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat.


Dahak berdarah, berubah warna dan makin banyak.
Napas sesak dan pendek-pendek.
Sakit kepala, nyeri atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas.
Kelelahan kronis
Kehilangan selara makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
Suara serak/parau.
Pembengkakan di wajah atau leher.

Gejala pada kanker paru umumnya tidak terlalu kentara, sehingga kebanyakan penderita kanker paru
yang mencari bantuan medis telah berada dalam stadium lanjut. Kasusk-kasus stadium dini/ awal sering
ditemukan tanpa sengaja ketika seseorang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

Diagnosis dan pengobatan


Beberapa prosedur yang dapat memudahkan diagnosa kanker paru antara lain adalah foto X-Ray, CT
Scan Toraks, Biopsi Jarum Halus, Bronkoskopi, dan USG Abdomen.
Pengobatan kanker paru dapat dilakukan dengan cara-cara seperti
1. Pembedahan dengan membuang satu bagain dari paru - kadang melebihi dari tempat
ditemukannya tumor dan membuang semua kelenjar getah bening yang terkena kanker.

Radioterapi atau radiasi dengan sinar-X berintensitas tinggi untuk membunuh sel kanker.
Kemoterapi
Meminum obat oral dengan efek samping tertentu yang bertujuan untuk memperpanjang
harapan hidup penderita.