Anda di halaman 1dari 10

A.

SISTEM EKONOMI
Sistem ekonomi sebuah negara terdiri dari struktur dan proses yang digunakan
untuk mengalokasikan sumber daya dan melakukan kegiatan komersial.
Sistem ekonomi terdiri dari:
Sistem ekonomi perencanaan terpusat
Sistem ekonomi campuran
Sistem ekonomi pasar
B. EKONOMI PERENCANAAN TERPUSAT
Ekonomi perencanaan terpusat adalah sebuah sistem ekonomi dimana tanah,
pabrik, dan sumber daya ekonomi lainnya dikuasai oleh pemerintah
Hampir semua keputusan yang berkaitan dengan ekonomi negara dibuat oleh
pemerintah termasuk menentukan siapa memproduksi apa, harga jual produk,
tenaga kerja, dan modal
Perencanaan terpusat berakar dari ideology bahwa kesejahteraan kelompok
lebih penting dari kesejahteraan individu; dan berusaha untuk mencapai
kesetaraan ekonomi dan sosial

Kegagalan sistem ekonomi perencanaan terpusat:


o Sumber ekonomi yang langka menjadi terbuang karena perencana
pusat/pemerintah tidak terlalu memperhatikan kualitas produk dan
kebutuhan pembeli
o Kurangnya insentif/dorongan

untuk

berinovasi

menyebabkan

pertumbuhan ekonomi yang sangat kecil atau bahkan tidak ada, dan
standar hidup yang selalu rendah
o Perencana pusat menyadari bahwa sistem ekonomi lainnya dapat
mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi di negara lain
o Konsumen menjadi muak terhadap kondisi kurangnya ketersediaan
kebutuhan dasar seperti pangan, perumahan, dan layanan kesehatan
FOKUS PASAR: CHINA
China memulai sistem ekonomi perencanaan terpusatnya pada tahun 1949
ketika komunis mengalahkan nasionalis dalam perang saudara

Pada tahun 1979 China memulai reformasi pertanian yang memperkuat


insentif kerja di sektor ini. Setiap pekerja boleh menanam tanaman apapun
yang mereka pilih dan kemudian menjualnya di harga pasar
Pada saat yang sama, gabungan pekerja di kecamatan dan desa mulai muncul
(TVE). Setiap TVE mengandalkan pasar terbuka untuk material, tenaga kerja,
dan modal dan menggunakan sistem distribusi non pemerintah. TVE
dilegalkan pada tahun 1984 dan membantu meletakkan dasar tambahan untuk
ekonomi pasar
Saat ini, China menggambarkan filosofi ekonominya sebagai sosialisme
dengan karakteristik China.Populasi yang besar, pendapatan yang meningkat,
dan kesempatan yang terbuka luas menarik sejumlah besar investasi

Tantangan:
o Masalah sosial dan politik: pertempuran antara sekuler dan muslim
China masih terjadi, para pemimpin politik membatasi reformasi
ekonomi, protes secara sporadic bermunculan
o Pengangguran:

perpindahan

pekerja,

ratusan

ribu

pekerja

meninggalkan pertanian mereka dan pergi ke kota untuk mencari


pekerjaan dengan upah yang lebih baik di pabrik atau konstruksi.

Pendekatan China untuk inovasi:


o Jaringan bisnis yang flexible dimotori oleh hubungan pribadi yang
baik akan membantu perusahaan dalam mengurangi biaya dan
meningkatkan fleksibilitas
o Beberapa perusahaan memanfaatkan lemahnya penegakan hukum hak
kekayaan intelektual untuk segera mencopy produk global yang baru
dan mahal, membuat versi yang lebih murah tersedia untuk konsumen
China
o Penyatuan China-Taiwan-Hongkong dan Makau

C. EKONOMI CAMPURAN
Ekonomi campuran adalah sistem ekonomi dimana tanah, pabrik, dan sumber
daya ekonomi lainnya berbagi kepemilikan antara pemerintah dan swasta.
Dalam sistem ekonomi campuran, pemerintah melakukan control terhadap
sector ekonomi yang dianggap penting untuk kemanan nasional and stabilitas
jangka panjang seperti besi dan baja, minyak dan gas, manufaktur mobil.
Para pendukung sistem ekonomi campuran mengatakan bahwa sebuah sistem
ekonomi yang sukses tidak hanya harus efisien dan inovatif, tetapi juga harus
melindungi masyarakat dari keserakahan berlebihan dari individu dan
organisasi.
Banyak penganut sistem ekonomi campuran yang terlibat dalam privatisasi
penjualan sumber daya ekonomi milik pemerintah kepada operator swasta.
Tujuan

privatisasi

adalah

untuk

meningkatkan

efisiensi

ekonomi,

meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan standar hidup.

D. EKONOMI PASAR
Dalam ekonomi pasar, sebagian besar tanah, pabrik, dan sumber daya ekonomi
lainnya dimiliki oleh swasta, baik individu maupun bisnis
Ini berarti bahwa barang atau jasa yang diproduksi, harga, tenaga kerja, dan
modal dalam ekonomi pasar ditentukan oleh interaksi dari dua kekuatan:
o Penawaran: kuantitas barang atau jasa yang produsen bersedia untuk
menyediakan pada harga jual tertentu
o Permintaan: kuantitas barang atau jasa yang konsumen bersedia untuk
membeli pada harga jual tertentu

Ekonomi pasar berakar dari keyakinan bahwa kesejahteraan individu adalah


hal yang terpenting dan bahwa kelompok/organisasi akan menerima
manfaatnya ketika kesejahteraan individu telah terpenuhi
Untuk berfungsi dengan baik dan lancar, sebuah ekonomi pasar membutuhkan
tiga hal:
o Kebebasan memilih: memberikan individu akses ke berbagai alernatif
pembelian
o Kebebasan berusaha: memberikan perusahaan kekuasaan untuk
menentukan barang dan jasa yang diproduksi dan di pasar mana akan
bersaing
o Fleksibilitas harga: memungkinkan harga untuk naik turun untuk
mencerminkan kekuatan penawaran dan permintaan

Peran pemerintah dalam ekonomi pasar:


o Menegakkan hukum antimonopoli: ketika sebuah perusahaan mampu
untuk mengendalikan pasokan suatu produk beserta harganya, itu bisa
dianggap sebagai monopoli. Hukum antimonopoli dirancang untuk
mendorong perkembangan industry dengan sebanyak mungkin
persaingan. Dalam industri yang kompetitif, harga akan tetap rendah
karena adanya kekuatan kompetisi. Dengan menegakkan hukum
antimonopoly, pemerintah mencegah monopoli perdagangan dan
kombinasi

bisnis

yang

mengeksploitasi

konsumen,

serta

mempertahankan pertumbuhan perdagangan


o Melestarikan hak milik: dengan menjaga dan melindungi hak milik
perorangan, pemerintah mendorong individu dan perusahaan untuk

mengambil resiko seperti berinvestasi dalam teknologi, menciptakan


produk baru, dan memulai bisnis baru
o Memberikan stabilitas fiscal dan moneter: pemerintah dapat membantu
mengendalikan inflasi melalui kebijakan fiscal yang efektif (kebijakan
mengenai pajak dan pengeluaran pemerintah), dan kebijakan moneter
(kebijakan pengendalian jumlah uang yang beredar dan tingkat suku
bunga). Lingkungan ekonomi yang stabil membantu perusahaan
membuat perkiraan yang lebih baik terhadap pendapatan, biaya, dan
masa depan bisnis
o Menjaga stabilitas

politik: stabilitas politik membantu bisnis

melakukan kegiatan tanpa khawatir tentang terorisme, penculikan, dan


ancaman politik untuk operasi bisnis mereka

E. PEMBANGUNAN EKONOMI BANGSA


Pembangunan ekonomi mengacu pada kehidupan ekonomi manusia dalam
suatu bangsa dibandingkan dengan orang-orang dalam bangsa lain.
Produktivitas adalah faktor kunci yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan
meningkatkan standar hidup. Produktivitas adalah rasio antara output (apa
yang dibuat) terhadap input (sumberdaya yang digunakan untuk menciptakan
output).
PRODUKSI NASIONAL
Salah satu metode untuk mengukur pembangunan ekonomi adalah produksi
nasional, yang meliputi produk nasional bruto dan produk domestic bruto.
Produk nasional bruto adalah nilai semua barang dan jasa yang diproduksi
suatu negara baik di dalam maupun diluar negeri selama periode satu tahun.
Produk domestic brutoadalah nilai semua barang dan jasa yang diproduksi di
dalam negeri selama periode satu tahun.
PARITAS DAYA BELI

Metode yang kedua adalah paritas daya beli, yang mengacu kepada
kemampuan relative dari mata uang dua negara untuk membeli keranjang
barang yang sama di kedua negara tersebut. Keranjang barang yang dimaksud
adalah barang-barang yang digunaan sehari-hari seperti apel, beras, sabun,
pasta gigi, dan lainnya. Paritas daya beli mengukur berapa banyak sebuah
mata uang dapat membeli dalam pengukuran internasional (biasanya dollar)
karena barang dan jasa memiliki harga berbeda di beberapa negara.
INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA
Metode ketiga adalah indeks pembangunan manusia (IPM) dari PBB yang
mengukur perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan, dan
standar hidup untuk semua negara di dunia. IPM digunakan untuk
mengklasifikasikan negara-negara dan juga untu mengukur pengaruh dari
kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup.

Klasifikasi negara: negara umumnya diklasifikasikan atas negara maju negara


industri baru, dan negara berkembang. Klasifikasi ini didasarkan pada
indicator seperti produksi nasional, porsi ekonomi yang ditujukan untuk
pertanian, jumlah ekspor dalam bentuk barang-barang industry, dan struktur
ekonomi secara keseluruhan.

Negara maju: negara yang sangat efisien dan penduduknya menikmati kualitas

hidup yang tinggi seperti Australian, US, Canada, Jepang, Eropa Barat
Negara industry baru: negara-negara yang baru-baru ini meningkatkan prosi
produksi mereka dan ekspor yang berasal dari operasi industry nasional

mereka seperti Hongkong, Korsel, Singapura, Taiwan, India, Thailand


Negara berkembang: negara-negara dengan infrastruktur termiskin dan
pendapatan terendah (sering juga disebut negara terbelakang). Negara-negara
ini umumnya sangat bergantung pada satu atau beberap sector produksi seperti
pertanian, tambang, atau pengeboran minyak

F. TRANSISI EKONOMI

Transisi ekonomi adalah proses dimana sebuah bangsa mengubah organisasi


dasar ekonominya menjadi lembaga-lembaga pasar bebas
Transisi ekonomi umumnya melibatkan lima langkah reformasi
(1) stabilisasi ekonomi makro;
(2) liberalisasi kegiatan ekonomi;
(3) legalisasi perusahaan swasta dan privatisasi BUMN;
(4) penghapusan hambatan perdagangan bebas, investasi, dan aliran mata
uang;
(5) pengembangan sistem kesejahteraan sosial

Kendala transisi:
o Kurangnya keahlian manajerial karena perencana pusat membuat
hamper semua keputusan bisnis
o Kekurangan modal untuk mebiayai infrastruktur baru, institusi
keuangan baru, dan pendidikan
o Perbedaan budaya antara transisi ekonomi dan barat yang dapat
menjadikannya sulit untuk memperkenalkan praktik manajemen
moderen
o Degradasi lingkungan yang dapat menurunkan produktivitas karena
kondisi kesehatan yang buruk

FOKUS PASAR: RUSIA


Komunisme Rusia dimulai pada tahun 1917 dimana pabrik-pabrik, distribusi,
dan semua aspek operasi termasuk tenaga kerja, modal, dan produk,
dikendalikan oleh pemerintah
Pada tahun 1980-an Uni Soviet memasuki era baru kebebasan berpikir,
kebebasan berekspresi, dan restrukturisasi ekonomi. Untuk pertama kalinya
sejak tahun 1917 orang bisa bebas berbicara tentang kehidupan mereka
dibawah sosialisme ekonomi.

Tantangan untuk Rusia:

o Rusia perlu untuk mendorong kemampuan manajerialnya karena


sistem ekonomi perencanaan terpusat menunda pengembangan
keterampilan manajerial yang dibutuhkan dalam ekonomi pasar
o Ketidakstabilan politik terutama dalam bentuk sentiment nasionalis
o Iklim investasi yang tidak stabil yang mencirikan hubungan yang
tegang antara pemerintah Rusia dengan komunitas pelaku bisnis
o Korupsi dalam wilayah penegakan hokum

G. INTINYA UNTUK BISNIS


Bab ini menunjukkan kepada kita bahwa kebebasan ekonomi akan cenderung untuk
menghasilkan standar hidup yang lebih tinggi. Hubungan ini menyebabkan sistem
ekonomi campuran untuk menghapus peraturan yang tidak perlu dan campur tangan
pemerintah. Sebelumnya adalah ekonomi perencanaan terpusat berlanjut ke reformasi
pasar bebas untuk mendorong aktivitas kewirausahaan dan menarik investor
internasional. Trend ini mengubah wajah kapitalisme global. Dua topic yang
cenderung mendominasi pembicaraan dalam pembangunan yaitu, perlombaan antara
China dan India, serta kesenjangan produktivitas antara Amerika dan Eropa.
H. PEMBANGUNAN EKONOMI DI CHINA VS. INDIA
Baik China dan India memiliki potensi besar untuk pertumbuhan, dan hanya masalah
waktu sebelum masing-masing memiliki orang-orang kelas menengah yang lebih
besar dari jumlah seluruh penduduk Amerika. Apakah jalur pertumbuhan organic
India atau jalur investasi China yang terbaik untuk bangsa tertentu tergantung pada
kondisi negara tersebut.
Setiap bangsa di dunia sejauh ini telah mengikuti jalur pembangunan yang
mengandalkan sumber daya alam dan/atau tenaga kerja yang relative murah. Uang
mengubah China menjadi pabrik dunia yang beasal dari perusahaan asing, yang hanya

melakukan sedikit untuk membantu China menciptakan perusahaan multinasionalnya


sendiri. Dan juga pendekatan top-down China dalam pembangunan dan pendekatan
bottom-up India mencerminkan sistem politik mereka: India adalah negara demokrasi,
dan China tidak. Walaupun China berkembang dengan pesat, dibutuhkan pengusaha
yang mengandalkan kekuatan/kapasitas diri untuk berkembang dan keterampilan
manajerial gaya Barat untuk mebawanya ke tingkat berikutnya dalam kompetisi
global.
Jika India bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, maka akan
menjadi negara berkembang pertama yang maju secara ekonomi dengan
mengandalkan kemampuan otak rakyatnya. Pertumbuhan India sebagain besar dating
dari industry yang berbasis pengetahuan. Meskipun India memiliki reputasi panjang
untuk pajak yang tinggi dan peraturan yang memberatkan, India juga telah memiliki
pondasi dasar dari ekonomi pasar seperti perusahaan swasta, pemerintahan demokrasi,
dan praktik akuntansi ala Barat. India juga memiliki sistem hukum yang relative maju,
pasar modal yang efisien, dan banyak pengusaha berbakat.
I. PRODUKTIVITAS DI AMERIKA VS. EROPA
Pertumbuhan produktivitas merupakan pendorong utama dari standar hidup di negara
manapun. Meskipun pertumbuhan produktivitas di Eropa terus berpacu dengan
Amerika selama beberapa decade, nampaknya saat ini pertumbuhan itu sudah jatuh.
Faktanya, sementara pertumbuhan produktivitas Amerika melayang diatas 3 persen, di
negara utama Eropa hanya sedikit lebih dari setengah itu. Lalu mengapa terjadi
kesenjangan produktivitas?
Beberapa penjelasan telah diusulkan. Pertama, belanja IT di Eropa tertinggal jika
dibandingkan dengan Amerika. Eropa enggan berbelanja IT untuk alas an yang
berhubungan dengan hukum bisnis Eropa. Keuda, hukum ketenagakerjaan yang lebih
kuat di Eropa membuat lebih sulit dan mahal untuk merumahkan pekerja. Jadi,
bahkan jika perusahaan-perusahaan di Eropa berinvestasi di bidang IT untuk
menigkatkan produktivitas tenaga kerja, peningkatan produktivitas secarakeseluruhan
mungkin terhambat oleh ketidakmampuan mereka untuk membebaskan diri dari
pekerja berlebih. Ketiga, meskipun sector teknologi di Amerika adalah pendorong
terbesar dalam pertumbuhan produktivitas Amerika, sector teknologi di Eropa jika

dibandingkan jauh lebih kecil. Keempat, meskipun pengeluaran untuk R&D menjadi
dororongan besar untuk pertumbuhan produktivitas, Eropa menghabiskan R&D jauh
lebih sedikit.
Pertumbuhan produktivitas yang kuat berarti keuntungan yang tinggi, standar hidup
yang lebih baik, dan harga yang stabil. Banyak pejabat di Eropa menyeruka
perubahan besar menuju reformasi pasar bebas untuk meningkatkan tingkat
pertumbuhan

produktivitas.

Pejabat

Eropa

memahami

bahwa

pertumbuhan

produktivitas yang kuat adalah satu-satunya cara untuk menutup kesenjangan dengan
rekan-rekan mereka di Amerika.

J. DAFTAR PUSTAKA
1. John J. Wild, Kenneth L. Wild, Jerry C. Y. Han; International Business : The
Challenge of Globalization; 6th Edition.