Anda di halaman 1dari 26

SEJARAH ARSITEKTUR 3

Ir. Agus Saladin


HUTAM RAHUTAMA 052.08.031
JULKIFLI AXEL SISWOYO
052.08.035
MAHADIYANTO 052.08.039
SATRIO BANGUN 052.08.061

ARSITEKTUR
ORGANIC,
BIOMORFIK, DAN
ANALOGI BIOLOGIS

Dalam Analogi Biologis bangunan diartikan sebagai


suatu proses Biologis, bukan suatu proses Estetika.
Terdapat dua jenis bentuk dalam Analogi Biologis,
yaitu :
1.Bersifat Umum (Arsitektur Organis)
Terpusat pada hubungan antara bagian-bagian
bangunan atau antara bangunan dengan penempatannya /
peletakannya. kata organik menunjukkan keterpaduan
secara keseluruhan dari semua bagian.
2. Bersifat Khusus (Arsitektur Biomorfik)
Terpusat pada proses-proses pertumbuhan dan
kemampuan bergerak yang berhubungan dengan organisme.
Snyder, James C, dkk, Pengantar Arsitektur

Arsitektur Biomorfik
Arsitektur Organik
Salah satu tokohnya adalah
Frank Lloyd Wright yang
mempunyai 4
karakteristik, yaitu :
a. Berkembang dari dalam ke
luar, harmonis terhadap
sekitarnya.
b. Pembangunan konstruksinya
mengikuti
sifat
bahan
bahan-bahannya
(kayu
sebagai
kayu,
batu
sebagai batu, dll).
c.
Elemen-elemen
bangunannya
bersifat
menyatu.
d. Mencerminkan
waktu,
massa, tempat dan tujuan
masyarakat
yang
membuatnya .

kurang
terfokus
terhadap
hubungan
antara
bangunan
dan lingkungan dari pada
terhadap
proses-proses
dinamik
yang
berhubungan
dengan
pertumbuhan
dan
perubahan organisme.
Arsitektur
Biomorfik
berkemampuan
untuk
berkembang
dan
tumbuh
melalui
:
perluasan,
penggandaan,
pemisahan,
regenerasi dan perbanyakan.
Contoh :
- kota yang dapat dimakan
(rudolf doernech)
- struktur preunatik bersel
banyak (fisher, colony &
neumarik)
- kota berjalan (run
herron)

ARSITEKTUR

Arsitektur Organik adalah sebuah filosofi arsitektur


yang mengangkat keselarasan antara tempat tinggal
manusia dan alam melalui desain yang mendekatkan
dengan harmonis antara lokasi bangunan, perabot, dan
lingkungan menjadi bagian dari suatu komposisi,
dipersatukan dan saling berhubungan

Sejarah Perkembangan Organic


Architecture
Fenomena arsitektur organic pertama terjadi pada tahun
1889, ketika Frank Lloyd Wright membangun rumah pertamanya
di Oak Park. Krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1893
telah mengganggu keseimbangan antara tingkatan sosial dan
peluang ekonomi.
Revolusi Industri di Eropa juga telah digantikan dengan
perkembangan dan perkerasan oleh kumpulan ekonomi yang
tidak jelas yang jauh lebih banyak. Pada saat Perang
Dunia I banyak terjadi inflasi, ketidakstabilan ekonomi,
perkembangan imperialisme yang semakin meluas dan krisis
ekonomi pada tahun 1929. Perang Dunia II merupakan tahun
rekonstruksi dan penstabilan ekonomi. Sebuah pergerakan
nasional dan konflik-konflik yang menyangkal visi
demokrasi Amerika mampu menciptakan kebebasan berekspresi
dan menjadi bagian dari keselarasan yang secara
keseluruhan tahapan-tahapan tersebut mati dalam khayalan
semata. Arsitektur organik digabungkan dalan khayalan
tersebut asalkan tidak hanya sebagai latar belakang
tetapi juga makna dari realisasinya.

Arsitektur organik merupakan suatu ekspresi arsitektural


yang mengadopsi kembali sifat individual dari realita
sosial yang hampir seperti radikal sebagai
ekspressionisme. Arsitektur organik memberikan daya
tahannya dan fleksibelitas dari ideologi-ideoginya.
Agar bangunan terlihat berkesinambungan, maka dinyatakan
ada tiga (3) prinsip arsitektur organik, yaitu :
Alam sebagai contoh (Nature as model)
Individualisme (Individualism)
Nasionalisme (Nationalism)

Dari ketiga prinsip diatas, terdapat 3 sikap dasar dan


utama yang menjadi ciri khas arsitektur organik, yaitu :
1. Bangunan sebagai sebuah elemen alam (The building as a
natural element)
Ciri khas arsitektural secara dogmatis (fanatik)
didominasi oleh bentuk geometri orthogonal, sedikit
menggunakan material buatan seperti baja dan kaca dan
lebih banyak menggunakan material-material alam seperi
batu, kayu, batu bata mungkin akan lebih dapat mengurangi
tekanan individual.
ja dan kaca dan lebih banl. material ogikal pemilik
menjadi aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam
mendisain
2. Bangunan sebagai sebuah elemen yang dibuat menurut
selera (The building as a personalized element)
Kondisi ekonomi, individual dan persyaratan-persyaratan
psikologikal pemilik menjadi aspek-aspek yang harus
diperhatikan dalam mendisain bangunan.
3. Bangunan sebagai element tradisional (The buiding as a
traditional element)
Sebuah rumah harus menerima karakternya tidak hanya dari

FALLING
WATER
Arsitek Frank Lloyd wright,1867-1959
Bear Run, Pennsylvania, Amerika Serikat, 1935-1937

Bangunan ini terletak di Bear


Run, Pennsylvania, Amerika
Serikat, 1935-1937

Klien falling water adalah edgar dan liliane kaufmann

Bangunan ini terletak di

tanah seluas 1600 hektar di pegunung

Interior

Pada bangunan ini teras dibuat berbentuk kantilever


yang menonjol secara dramatis sepanjang lebih dari
lima meter di atas arus.

Proses perancangan bangunan


ini
Memakan waktu sembilan bulan

Kunjungan pertama membuat gagasan membangun rumah bagai


suara musik dari arus sungai

Wright baru menuangkan goresannya ketika beberapa jam sebelum klien ingin
melihat kemajuan rancangan rumah tersebut

Falling water
dibangun dengan
rangkaian beton
bertulang dengan
kantilever sepanjang 5
meter yang menjulang
di dekat arus sungai
Rumah ini dibangun
dengan dinding pemikul
sebagai penopang utama
dan dinding pengisi
masif yang disusun
secara ortogonal

2nd floor

Terlihat dinding-dinding pemikul


pada bangunan ini

3rd floor

Dinding tersebut dibuat dari batu setempat yang digali


secara horizontal dan tidak beraturan.Batu ini
berbentuk ramping dan dimajukan untuk membuat pinggiran
batu yang sempit hasilnya sesuai dengan harapan wright
yaitu bidang datar dari batu yang terkikis , bukan
seperti tembok konvensional.

1st floor

Teras dibuat kantilever yang menonjol


secara dramatis lebih dari 5 meter(16
kaki di atas arus air)

potongan

Ruang utama tidak hanya membuka keluar tapi


juga membuka ke atas melalui teralis beton
yang diberi kaca dan ke bawah melalui pintu
kaca dorong yang menuju tangga beton yang
bergantung pada baja batangan lalu turun ke
arus air

Site plan

FOTO MAKET FALLING WATER

DINDING MENGGUNAKAN MATERIAL

BATU ALAM

Teras kantilever yang menjulang 5 m

ARSITEKTUR ORGANIK Contoh


lain

High Desert House (Kendrick Bangs


Kellogg's) ,joshua tree,CA

Bubble house(antti lovag),france

Leaf house (unnamed) sidney ,aus

Yellow treehouse restaurant (Peter


Eising & Lucy Gauntlet)
auckland ,nz

Wilkinsone residence (robert harvey


oshatz) portland,oregon usa

Arsitek-arsitek yang menggunakan gaya


organic
-Gustav stickley
-Antoni gaudi
-Louis sullivan
-Bruce golf
-Anton alberts
-Kendrick Bangs Kellogg's
-antti lovag

Louis Henri Sullivan


( 1856 1924 )

Frank lloyd
wright 1867
1959

Louis sullivan
18521926

ARSITEKTUR

BIOMORFIK
Biomorphism merupakan gerakan seni yang dimulai pada abad 20.
Istilah ini pertama kali digunakan pada 1936, oleh Alfred H.
Barr, Jr . Biomorfik terfokus pada bentuk sebuah bangunan
yang meyerupai suatu bentuk organik, dengan berbentuk
setengah-setengah bulat dan petunjuk dari bentuk-bentuk
biologi. Biomorphism memiliki hubungan dengan surrealisme dan
Art Nouveau.

Semangat biomorphism ini digunakan pada banyak jenis bangunan


sehingga terbentuklah suatu biomorfik arsitektur.

Arsitektur Biomorfik kurang terfokus terhadap hubungan antara


bangunan dan lingkungan
Contoh : Casa Mila (Antoni Gaudi),Cosanti (Paolo Soleri), dll

Struktur biomorfik.
5.1. Persekutuan antara Manusia dan Alam
Dari banyak sejarah, manusia dan alam adalah bermusuhan. Manusia
primitif berusaha membuat perlindungan terhadap udara dingin,
panas dan hujan. Kemudian secara bertahap, manusia mengubah
keadaannya dengan memanfaatkan keadaan alam. Semula system
konstruksi dengan karakteristik alamiah dari bahna-bahan bangunan
yang konvensional, yaitu batu alam dan kayu. Setelah dimulai
dengan pembuatan kaca, brons, besi dan batu buatan, tak banyak
kemajuan yang dicapai dalam desain.
Pengaruh besar terhadap arsitektur terjadi pada abad revolusi
industri dengan munculnya berbagai bahan-bahan buatan. Cara-cara
tertentu dalam pemakaian baja, kaca, plastik, beton bertulang,
Iain-lain bahan campuran dan teknologi modern yang merealisasikan
sumber tenaga untuk penerangan, udara, air dan panas, membuat
gedung-gedung
terlindung
dari
gangguan
alam.
Dibuatlah
perencanaan untuk menyediakan lingkungan kehidupan kelompokkelompok manusia dalam kota-kota yang menjadi monumen dan
menguasai alam. Ciri khas kaca-kaca lebar dan baja konstruksi
yang dapat diproduksi secara besarbesaran.
antara alam buatan seperti yang terdapat di halaman dekat gedung

5.2. Alam sebagai Disainer dan Struktur Biomorfik


Ide dengan memanfaatkan model-model dari alam ke dalam
arsitektur lahir belum begitu lama. Tetapi disain yang meniru
dari alam telah lama dipergunakan orang pada umumnya dalam
dekorasi.
Pada akhir abad sembilan belas di Eropa lahir aliran seni
yang disebut Art Nouveau, yang menggunakan pahatan pada
permukaan dinding dengan garis-garis melengkun untuk membawa
perasaan aneh dan cantik sesuai dengan tanaman di hutan dan
gua-gua binatang laut.
Arsitek kenamaan dari Amerika Prof.Ir. Frank Lloyd Wright
(1869 1959) mendapat ide dari alam untuk prinsip-prinsip
arsitektur dan dekorasi. Gambar lembar 163 no. 3.

BIOMORFIK Contoh Lain


Guggenheim
Museum
(F.Lloyd
Wright)
Elemen-elemen biomorfik
pada
interior
maupun
bangunan

Casa
Gaudi)

Mila

(Antoni

digunakan
Eksterior
Urban
(Ucx co.)

cactus

Einstein Tower
(Erich
Mendelsohn)

BIOMORFIK
COSANTI (gallery, studio and residence of
Paolo Soleri)

Elemen-elemen biomorfik diterapkan ke seluruh bagian


bangunan

BIOMORFIK
COSANTI (gallery, studio and residence of
Paolo Soleri)

KESIMPULAN

Analogi biologi adalah gerakan yang mengawali terjadinya


penemuan-penemuan terhadap teori arsitektur baru seperti
arsitektur organik dan biomorfik yang dimulai pada abad ke 18
dan kemudian berkembang hingga abad 20.
Arsitektur organik adalah pengembangan dari pemahaman
terhadap gerakan Analogi Biologi yang kemudian menimbulkan
berbagai macam interpretasi (seperti yg terjadi dengan
Sullivan dan Wright) yang kemudian pemahaman tersebut
dikembangkan oleh F.Lloyyd Wright sehingga menjadi Arsitektur
Organik yang sekarang menjadi panutan oleh arsitek-arsitek
lainnya.Adapun pemahaman-pemahaman lain terhadap Arsitektur
Organik (seperti karya Gaudi, Sullivan dan Rudolf Steiner)
walaupun pada intinya sama = Analogi Biologi.
Arsitektur Biomorfik berawal dari gerakan bernama Biomorphism
yang mengawali suatu semangat seni pada awal abad 20.
Biomorfik terfokus pada bentuk sebuah bangunan yang meyerupai
suatu bentuk organik (dengan berbentuk setengah-setengah
bulat dan petunjuk dari bentuk biologi )pada intinya sama
saja dengan arsitektur organik hanya saja pada Biomorfik
biasanya hanya menjadi suatu elemen dalam arsitektur tidak