Anda di halaman 1dari 28

Petunjuk Penggunaan

Hoist
PT. XYZ
Oleh : Arif Hidayat
2012

Petunjuk Umum
Jangan

mengoperasikan hoist
sampai Anda telah cukup terlatih
untuk melakukannya.
Ikuti petunjuk/ instuksi penggunaan
dari produsen hoist dalam
penggunaan dan perawatan hoist.
Konsultasikan dengan atasan atau
rekan kerja yang memiliki
pengalaman operasi yang lebih jika
Anda membutuhkan bantuan.

1. Pastikan wilayah kerja


bersih.
Bila ada penghalang/ kotoran dapat
membuat anda menabrak,
tersandung, atau terpeleset, yang
akan mengakibatkan cidera pribadi,
kerusakan hoist, atau benda kerja.

2. Kenakan perlengkapan
keselamatan.
Kenakan perlengkapan
keselamatan yang tepat ketika
mengoperasikan hoist, yaitu;
helm, sepatu, dan rompi safety.

3. Periksa secara umum


keamanan hoist.
Periksa kondisi dan kinerja kait, tali/
sling, rem, alat kontrol, kabel, dan
limit switch setiap hari kerja.
Waspadai suara oprasional yang
tidak normal dan keadaan visual
yang menunjukan kerusakan.

4. Kait hoist harus tepat di


atas pusat gravitasi
benda.
Karena ini adalah titik dari berat benda
terkonsentrasi sehingga membuat
benda terangkat seimbang dan aman.
Dan pastikan kait terkunci
pengamannya sesuai dengan
mekanisme pengaman yang ada.

5. Posisi hoist langsung di


atas beban yang diangkat
dan
bebas.
Jika tidak terpusat pada posisi
benda atau terhalang/ terjepit,
beban akan terayunan ketika
diangkat.

6. Lebarkan sudut antara


bidang horizontal dan kaki
selempang.
Sudut yang besar akan
meningkatkan kapasitas tarik,
dan mengurangi stres pada kaki
selempang, terutama dengan
beban berat.

7. Gunakan tali pengontrol


untuk benda yang sangat
panjang atau yang mudah
berayun.
Tali kontrol bisa mengendalikan
agar benda tidak berayun/
berotasi dan membantu
memposisikan benda sesuai
pergerakan hoist.

8. Perhatikan posisi orang


pada sekitar wilayah
kerja.
Pastikan semua orang menjauh
dari beban sebelum mulai hoist
dan tidak ada orang pada jalur
Anda akan mengerakan hoist.

9. Buatlah gerak angkat


percobaan.
Percobaan angkat yang rendah
untuk memastikan beban
seimbang, stabil, dan aman.

10. Hilangkan kendur dari


selempang sebelum
mengangkat beban.
Kendur dapat mengakibatkan
benda terperosok jika
selempang/ pengikat terjepit dan
mendadak terlepas.

11. Kontrol hoist dengan


gerakan lancar.
Hindari gerak mendadak berganti
arah, gerakan terputus-putus,
dan gerakan yang memberikan
beban kejut.

12. Mendorong benda


yang hoist lebih aman.
Berada diposisi belakang dari
arah pegerakan hoist adalah
yang terbaik. Jika harus ditarik,
gunakan tali.

13. Jangan ada diposisi yang


terbatasi dan sempit dengan
benda.
Misal jika Anda diatara benda dan
tembok yang sempit, maka jika
benda berayun Anda bukan
terpental tetapi dapat terjepit.

14. Jaga ketinggian benda


secukupnya saat
perpindahan horisontal.
Benda diangkat secukupnya
hingga bebas dari penghalang,
sehingga mengurangi resiko
kecelakaan besar saat ada
kesalahan hoist.

15. Ketahui cara


mengurangi ayunan hoist.
Untuk mengurangi ayunan yang
terjadi saat mengerakan hoist yang
baik adalah; dengan mengerakan
sedikit hoist, kearah ayunan saat
benda pada posisi miring.

Perhatian!
Jangan

melebihi batas kapasitas beban hoist.


Jangan menggunakan hoist untuk mengangkat
orang.
Jangan gerakan beban diatas/ melewati orang.
Ikuti sinyal hanya dari satu pengawas yang
bertanggung jawab, kecuali sinyal berhenti.
Jangan membalikkan arah gerakan sampai
berhenti pada sebuah titik kecuali untuk
menghindari kecelakaan.
Jangan meninggalkan benda ditangguh dalam
posisi terangkat tanpa pengawasan.
Tetap pada alat kontrol hoist jika ada kegagalan
daya. Panggil dan tunggu bantuan datang.

Meninggalkan/ Mematikan
Hoist.

Lepaskan beban tergantung di kait.


Angkat kait hoist ke posisi
pertengahan.
Pindahkan hoist di lokasi yang
ditunjuk/ aman.
Tempatkan semua kontrol dalam
posisi mati.
Pindahkan saklar daya utama ke
posisi mati.

Perawatan Hoist.
Daftarkan

jenis- jenis pemeriksaan


rinci dari semua komponen hoist.
Buat jadwal pemeliharaan sesuai
waktu yang direkomendasikan
produsen hoist.
Pastikan label kapasitas hoist dan
peringatan penting tertera jelas.
Ganti komponen yang tidak
beroperasi dengan benar/ rusak.
Jaga tali kawat dan rantai agar selalu
dilumasi, agar terhindar dari korosi
dan mengurangi akibat gesekan.

Pengunaan Selempang/
Pengikat.

Pilih jenis selempang yang sesuai


dengan barang yang akan dipindahkan.
Pastikan kapasitas pengikat cukup
aman dengan berat barang yang akan
diangkat.
Periksa keadaan pengikat dan aksesoris
aman/ kondisi baik untuk digunakan.
Jangan biarkan ada beban geser di
sepanjang pengikat.

bersambu
ng

Pengunaan Selempang/
Pengikat.
sambung

Jangan pernah mencoba untuk


an
memperpendek atau mengikat tali/
kawat sling.
Lindungi pengikat dari kerusakan
oleh tepi tajam dengan bantalan
sudut atau blok kayu.
Jangan memaksa atau mengunakan
palu pada saat memposisikan kait.
Hindari beban tumbukan atau
pengikat terjepit dengan lantai yang
dapat merusak.

Kode/ Signal Standar


Hoist.
(Komunikasi bahasa tubuh lebih effektif)

Angkat: Dengan lengan ditekuk ke atas,


jari telunjuk menunjuk ke atas, gerakan
dalam lingkaran horizontal kecil.

Turun: Dengan lengan


diperpanjang ke bawah, jari
telunjuk menunjuk ke bawah,
gerakan dalam lingkaran
horizontal kecil.

Gerakan Bridge: Lengan diperpanjang


ke depan, jari tangan menunjuk dan
sedikit terangkat, membuat gerakan
mendorong arah perjalanan.

Gerakan Trolley: Dengan lengan


ditekuk ke samping arah
gerakan, ibu jari menunjuk dan
gerakan ke arah gerak.

Stop: Lengan diperpanjang,


telapak tangan menghadap
bawah, tahan posisi kaku.

Berhenti Darurat: Lengan


diperpanjang, telapak tangan
menghadap bawah, gerakkan
tangan kanan dan kiri dengan
cepat.

Hentikan Semuanya:
Genggam tangan di depan
tubuh. Berarti PAUSE.
Sinyal ini dapat digunakan
pada acara-acara
berpotensi berisiko seperti
ketika cuaca berangin/
hujan, ketika beban tidak
sesuai dengan ruang yang
direncanakan, atau ketika
ada orang di sekitar area
kerja yang beresiko.

Terima Kasih
Atas Perhatiannya