Anda di halaman 1dari 6

Untuk dapat mengelola sebuah apotek diperlukan tenaga kerja yang sesuai dengan bidangnya, oleh

karena itu diperlukan sumber daya manusia yang efektif dan efisien sehingga tujuan organisasi tercapai.
Apotek xxx merekrut 5 karyawan dengan susunan sebagai berikut :

Apoteker Pengelola Apotek : 1 orang


Apoteker Pendamping : 1 orang
Asisten Apoteker : 2 orang
Pembantu Umum : 1 orang

Dasar pertimbangan perekrutan karyawan tersebut adalah :


1. Jam kerja : 08.0022.00, dibagi menjasi 2 shift (masingmasing 7 jam), yaitu jam 08.0015.00 dan
jam 15.0022.00 (hari minggu dan hari libur tutup)
2. Volume pekerjaan
jumlah pasien setiap hari : 3 pasien
setiap pasien membutuhkan waktu : 15 menit
3. Dana yang tersedia (bagian aspek modal dan biaya)
4. Sumber daya manusia merupakan aset terbesar dari apotek itu sendiri.
Kerjasama antar karyawan harus dijaga sehingga dapat menciptakan suasana kerja yang kondusif
serta mampu memberikan kenyamanan pada pasien. Karenanya diperlukan adanya pembagian tugas,
wewenang, hak dan kewajiban serta rasa memiliki terhadapapotekdari para karyawan. Untuk itu
kemampuan manajemen dari apoteker sangat diperlukan.

1. Job Description
A. Apoteker Pengelola Apotek
Tugas dan kewajiban pengelola apotek antara lain :
a. memimpin seluruh kegiatan apotek
b. berkewajiban serta bertanggungjawab penuh untuk mengelola apotek yang meliputi beberapa
bidang antara lain :
Pelayanan Kefarmasian
Adsministrasi dan Keuangan
Personalia
Bidang lainnya yang berkaitan dengan tugas dan fungsi apotek
Melakukan langkahlangkah untuk mengembangkan hasil dan kualitas apotek
Tanggung jawab pengelola apotek yaitu :
APA bertanggung jawab atas kelancaran segala bidang dalam apotek serta bertanggung jawab
terhadap kelancaran hidup apotek yang dipimpinnya.
B. Apoteker Pendamping
Tugas dan kewajiban :

a. Melaksanakan seluruh tugas dan kewajiban APA, bilamana APA berhalangan selam jam kerja
apotek.
b. Dalam melaksanakan segala tindakan, terutama dalam halhal penting yang mendasar dan
strategis, harus mendapat persetujuan dari APA.
Tanggung jawab dan wewenang :
Apoteker Pendamping bertanggung jawab penuh kepada APA dan melaksanakan tugas dan fungsi
sebagai apoteker pendamping sesuai dengan petunjuk dan atau instruksi dari APA.
C. Asisten Apoteker
Tugas dan kewajiban :
a. Melaksanakan pekerjaan yang seusai dengan profesinya sebagai asisten apoteker, yaitu :
Pelayanan kefarmasian (pelayanan obat bebas dan obat dengan resep) sesuai petunjuk

pimpinan apotek.
Mengerjakan pengubahan bentuk pembuatan sediaan racikan dan meracik.
Menyusun, memrapikan dan menyimpan resep dengan baik.
Mencatat laporan penggunaan obat dan perbekalan farmasi (narkotik, psikotropik,

statistik resep dan OGB, OWA) dan waktu kadaluarsa.


Mendata kebutuhan obat dalam defekta dan membantu kelancaran kegiatan pembelian.
Menerima barang pesanan, memeriksa dan menandatangani faktur, mencatat ke dalam

buku pembelian (komputer) dan menjaga agar daftar harga tetap up to date.
Memelihara kebersihan, kerapihan serta keteraturan ruang pelayanan dan peracikan obat.
Mengelompokkan dan menata obat sesuai abjadnya.
b. Dalam keadaan tertentu dapat menggantikan tugas kasir, reseptir dan lain sebagainya.
Tanggung jawab dan wewenang :
Bertanggung jawab kepada pimpinan apotek atas segala kebenaran tugas yang diselesaikannya.
Berwenang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai petunjuk dan atau instruksi pimpinan apotek.
D. Pembantu Umum
Tugas dan kewajiban :
a. Menjamin kebersihan di seluruh lingkungan kerja apotek
b. Mengelola sampah apotek dengan penuh tanggung jawab
c. Membantu AA dalam pengadaan dan penyiapan obat
Tanggung jawab dan wewenang
Bertanggung jawab langsung kapada pimpinan apotek dan melaksanakan tugas sesuai instruksi dan
petunjuk pimpinan apotek.

2. Standar Operating Procedure (SOP)


A. SOP Pelayanan OTC
a. Pasien datang,
b. Menyapa pasien dengan ramah dan menanyakan kepada pasien obat apa yang dibutuhkan,

c. Tanyakan lebih dahulu keluhan atau penyakit yang diderita pasien, kemudian bantu pasien untuk
mendapatkan obat yang tepat,
d. Menghitung harga dan minta persetujuan terhadap nominal harga,
e. Bila sudah terjadi persetujuan, ambilkan obat yang diminta pasien sesuai dengan permintaan
f.

meliputi : nama obat dan jumlah obat,


Serahkan obat kepada pasien disertai dengan informasi tentang obat meliputi dosis, frekuensi
pemakaian sehari, waktu penggunaan obat, cara penggunaan dan efek samping obat yang
mungkin timbul setelah penggunaan obat, dan jika diperlukan pengatasan pertama terhadap efek
samping yang ditimbulkan.

a.
b.
c.
d.

B. SOP Pelayanan OWA


Pasien datang,
Menyapa pasien dengan ramah dan menanyakan kepada pasien obat apa yang dibutuhkan,
Tanyakan pada pasien apa keluhan yang dialamlinya dan gejala penyakitnya,
Tanyakan pada pasien apakah sebelumnya pernah menggunakan obat tertentu dan bagaimana

hasilnya (kondisi membaik atau bertambah parah),


e. Bila pasien telah menggunakan obat sebelumnya dan hasilnya tidak memuaskan maka pilihkan
obat lain yang sesuai dengan kondisi pasien, begitu juga untuk pasien yang sama sekali belum
pernah minum obat,
f. Menghitung harga dan minta persetujuan terhada nominal harga,
g. Setelah pasien setuju dengan harga obat, ambilkan obat diatas,
h. Serahkan obat kepada pasien disertai dengan informasi tentang obat meliputi : dosis, frekuensi
pemakaian sehari, waktu penggunaan obat, cara penggunaan dan efek samping obat yang
mungkin timbul setelah penggunaan obat dan dan jika diperlukan pengatasan pertama terhadap
i.
j.

efek samping yang ditimbulkan,


Catat nama pasien, alamat, dan no telp pasien.
Buat catatan khusus tentang pasien yang nantinya sebagai pasien data record.

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.

C. SOP Pelayanan Resep


Menerima resep pasien,
Lakukan skrining resep meliputi adsministrasi, pharmaceutical dan klinik,
Menghitung harga dan minta persetujuan terhadap nominal harga,
Pasien diberi no antrian,
Tulis no struk (print out) pada resep dan satukan resep dengan printout
Cocokkan nama, jumlah dan kekuatan obat dalam resep dengan print out,
Siapkan obat sesuai dengan resep,
Jika obat racikan maka patuhi SOP meracik,
Buat etiket dan cocokkan dengan resep,
Teliti kembali resep sebelum diserahkan pada pasien termasuk salinan resep dan kuitansi (jika

diminta oleh pasien),


k. Serahkan obat kepada pasien disertai dengan informasi tentang obat meliputi dosis, frekuensi
pemakaian sehari, waktu penggunaan obat, cara penggunaan dan efek samping obat yang

mungkin timbul setelah penggunaan obat dan jika diperlukan pengatasan pertama terhadap efek
samping yang ditimbulkan,
l. Catat nama pasien, alamat dan no telp pasien.
m. Buat catatan khusus tentang pasien.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.

D. SOP Meracik Obat


Siapkan alat yang akan digunakan dan bersihkan meja untuk meracik
Buatlah instruksi meracik meliputi : no resep, nama pasian, jumlah dan cara mencampur.
Siapkan etiket dan wadah obat sertakan bersama obat dan instruksinya untuk diracik.
Cucilah tangan bila perlu gunakan sarung tangan, masker.
Siapkan obat sesuai resep dan ccocokkan dengan yang tertera pada struknya
Jika ada bahan yang harus ditimbang makapersiapkan lebih dahulu.
Bacalah instruksi meracik dengan seksama dan lakukanlah hatihati.
Pastikan hasil racikan sesuai dengan instruksinya.
Masukkan dalam wadah yang telah disediakan dan beri etiket, kemudian serahkan pada petugas

lain untuk diperiksa dan diserahkan.


j. Bersihkan peralatan dan meja meracik setelah selesai.
k. Cucilah tangan sampai bersih.
a.
b.
c.
d.

E. SOP Menimbang
Bersihkan timbangan,
Setarakan timbangan terlebih dahulu sebelum mulai menimbang
Ambil bahanbahan sesuai dengan permintaan resep,
Ambil anak timbangan sesuai berat yang diminta dan letakkan pada ring timbangan sebelah kiri

(timbangan dalam keadaan off),


e. Bahan baku yang dikehendaki diletakkan secukupnya pada piring timbangan sebelah kanan,
f. Buka dan on kan timbangan kemudian dilihat apakah timbangan sudah seimbang atau belum,
g. Bahan ditambah atau dikurangi sampai diperoleh timbangan yang seimbang yang ditunjukkan
oleh letak jarum pada posisi nol,
h. Ambil bahan yang sudah ditimbang kemudian diberi nama sesuai nama yang tertera pada botol
i.

persediaan bahan,
Cek ulang anak timbangan apakah berat yang diminta sesuai dengan resep kemudian

j.

dikembalikan ketempatnya,
Cek ulang apakah bahan yang diambil sudah sesuai dengan resep kemudian dikembalikan
ketempatnya.

F. SOP Konseling OTC


a. Menanyakan keluhan pasien dan mengapa menggunakan obat tersebut dan sudah berapa lama
pasien mengalami keluhan tersebut,
b. Menanyakan bagaiman kondisi pasien setelah menggunakan obat tersebut
c. Apabila obat yang diminta sesuai dengan kondisi pasien dan memberikan efek seperti yang
diharapkan maka obat boleh diberikan,
d. Apabila obat yang diminta tidak sesuai dengan kondisi pasien maka pasien dipilihkan obat yang
tepat untuk kondisinya,

e. Menanyakan tentang bagaiman pasien menggunakan obat tersebut, bila ada yang kurang atau
salah maka farmasi wajib membenarkan dan melengkapinya,
G. SOP Konseling OWA
a. Menanyakan keluhan pasien sehingga pasien menggunakan obat tersebut dan sudah berapa lama
pasien mengalami gejala tersebut,
b. Cocokkan kondisi pasien dengan obat yang diminta, bila obat kurang sesuai untuk pasein maka
rekomendasikan obat yang tepat untuk pasien,
c. Menanyakan tentang bagaimana pasien menggunakan obta tersebut meliputi dosis, frekuensi,
durasi,dan cara penggunaan; bila ada yang kurang atau salah mak farmasis wajib membenarkan
dan melengkapinya,
d. Menanyakan bagaimana kondisi pasien setelah menggunakan obat tersebut,
e. Apabila obat yang diminta sesuai dengan kondisi pasien dan memberikan efek seperti yang
f.

diharapkan maka obat boleh diberikan,


Apabila kondisi pasien tidak membaik atau semakin memburuk makan sebaiknya dirujuk ke

dokter,
g. Informasikan kepada pasien bahwa pasien diperbolehkan konsultasi dengan apoteker untuk
berdiskusi tentang terapi yang dijalani pasien.
H. SOP Konseling resep
a. Obat diserahkan pada pasien sekaligus dicocokkan dengan data pasien,
b. Mencocokkan obat dengan kondisi pasien dengan cara menanyakan pada pasien tentang keluhan
yang dialaminya,
c. Memberitahukan pada pasien tentang obat yang diberikan dan tujuan penggunaan obat tersebut,
d. Memberikan innformasi pada pasien tentang aturan penggunaan obat (dosis, frekuensi, durasi,
cara penggunaan),
e. Menanyakan kembali tentang semua informasi yang telah disampaikan untuk memastikan bahwa
f.

pasien telah paham dan mengerti tentang aturan penggunaan obat,


Memberitahukan pada pasien tentang ESO obat yang mungkin terjadi dan cara penanganan yang

mungkin bisa dilakukan oleh pasien terhadap efek samping yang terjadi,
g. Menyarankan pasien untuk pergi ke dokter bila dirasa ESO cukup berat dan mengganggu,
h. Informasikan pada pasien tentang hal apa saja yang perlu dihindari atau yang perlu dilakukan
i.
j.

untuk menunjang keberhasilan riset,


Catat nama pasien dan no telp pasein,
Buat catatan khusus tentang pasien sebagai.

I. SOP Penerimaan dan Penyimpanan Barang


a. Saat barang datang dari PBF,
b. Cek kesesuaian antara SP dengan faktur dan barangnya (kecocokan tentang nama barang, bentuk,
jumlah sediaan, no batch dan tanggal ED),
c. Cek kondisi barang (rusak, pecah, tersegel atau tidak),

d. Faktur ditandatangani oleh apoteker atau asisten apoteker dilengkapi dengan no SIK/SIA/NIP seta
dibubuhi stempel apotek
e. Faktur diambil 1 lembar untuk arsip apotek,
f. Serahkan faktur kapada bagian adsministrasi untuk diedit di komputer,
g. Cocokkan harga yang sudah ada di computer dengan harga yang tertera pada faktur baru, apakah
ada kenaikan atau tidak,
h. Tandatangani faktur yang telah diedit di komputer,
i. Hargai barangbarang/obat bebas dan letakkan sesuai dengan spesifikasinya. Untuk obat keras
j.

langsung disimpan dalam almari sesuai dengan efek farmakologinya atau berasarkan abjad,
Arsip faktur sesuai dengan nama PBF masingmasing.