Anda di halaman 1dari 36

ANALISIS KELAYAKAN

sri h - feb 2011 - ITI

PS. Teknik Kimia - Institut Teknologi Indonesia

PENDAHULUAN

sri h - feb 2011 - ITI

Analisa ekonomi dalam Pra Rancangan


Pabrik Kimia dibuat dengan maksud
untuk memperoleh gambaran :
kelayakan penanaman modal dalam
kegiatan produksi,
dengan meninjau kebutuhan investasi
modal,
besarnya laba yang diperoleh,
lamanya investasi modal,
titik impas (Break Even Point) terhadap
volume produksi atau kapasitas pabrik

Periode

sri h - feb 2011 - ITI

pengembalian (payback period)


adalah jangka waktu yang dibutuhkan
untuk mengembalikan investasi yang telah
dikeluarkan dengan total nilai sekarang
arus kas yang dihasilkan.
Kriteria Nilai sekarang bersih (Net Present
Value / NPV), sehingga akan diketahui
kelayakan untuk mendirikan pabrik.
Tingkat pengembalian internal (Internal
Rate of Return / IRR), yaitu tingkat
pengembalian yang menghasilkan NPVarus
kas masuk sama dengan NPV arus kas
keluar. Atau Untuk menghitung IRR
ditentukan dulu NPV = 0

Perhitungan analisa ekonomi menggunakan study


estimate, dimana perkiraan harga dapat dihitung
berdasarkan kapasitas produksi, jenis bahan dan
harga peralatan produksi maupun penunjang.
Perhitungan Modal Investasi Tetap (MIT) atau Fixed
Capital Investment dilakukan dengan menghitung
harga alat utama proses, sedangkan untuk
menghitung biaya-biaya lainnya diperoleh dengan
membandingkan harga alat utama tersebut.
Perkiraan harga peralatan poduksi dan peralatan
penunjang dihitung berdasarkan indeks harga yang
berasal dari Chemical Engineering Plant Cost Index
dengan standart alat pada tahun 1997 sampai tahun
2012.
Data- data tersebut didapat dengan menggunakan
data dari situs www.Matche.com dan situs yang

sri h - feb 2011 - ITI

lainnya.

STRUKTUR PERMODALAN
Yang

sri h - feb 2011 - ITI

dapat dijaminkan = DFCI


Jika bank memberikan pinjaman sebesar =
75 %DFCI
Besar pinjaman dari bank yang diambil
sebesar :
Modal sendiri = TCI - Pinjaman Bank
Sehingga komposisi permodalan adalah :
prosentase Modal sendiri = (TCI - pinjaman
bank)/TCI x 100%
Prosentase Pinjaman Bank = pinjaman
bank/TCI x 100 %

ANGSURAN POKOK DAN BUNGA


BANK
Jangka waktu pinjaman: 5 tahun
Grace Period: 1 tahun
Bunga Bank 20% per tahun
(diasumsikan tetap selama 5 tahun)

sri h - feb 2011 - ITI

Sisa (Rp)
(Pokok Pinjaman
Angsuran Pokok)

14.000.000.000

14.000.000.000

70.000.000.000

70.000.000.000

17.500.000.000

14.000.000.000

31.500.000.000

52.500.000.000

52.500.000.000

17.500.000.000

10.500.000.000

28.000.000.000

35.000.000.000

35.000.000.000

17.500.000.000

7.000.000.000

24.500.000.000

17.500.000.000

17.500.000.000

17.500.000.000

3.500.000.000

21.000.000.000

Tahun

Angsuran Pokok
(Rp)

70.000.000.000

sri h - feb 2011 - ITI

Bunga (Rp)

Jumlah (Rp)
(Angsuran
pokok + Bunga)

Pokok
Pinjaman (Rp)

BIAYA BAHAN BAKU DAN BAHAN PENUNJANG

Komponen
1. Sorbitol*
2. NaOCl*
3. CoO2*
4. O2*

Kebutuhan

269,9013
63,4000
9,4123
56,6931

Total

Harga/satuan
(Rp)

Biaya/11 bulan
(Rp)

6.500 13.894.518.924
4.400

2.209.363.200

424.600 31.651.983.634
7.000

3.143.065.464
50.898.931.222

sri h - feb 2011 - ITI

a. Persediaan bahan baku :


Tahun pertama
Perhitungan : (330 hari x 24 jam/hari x harga x
kebutuhan/jam)

TAHUN KEDUA

PERHITUNGAN : (330 HARI X 24 JAM/HARI X


HARGA X KEBUTUHAN/JAM)
Komponen

Harga/satuan

Biaya/11 bulan

1. Sorbitol

269,9013

7.150

15.283.970.816

2. NaOCl

63,4000

4.840

2.430.299.520

3. CoO2
4. O2

9,4123

467.060

34.817.181.997

56,6931

7.700

3.457.372.010

Total
Nb. Ada kenaikan harga bahan baku 10% per tahun

55.988.824.344

sri h - feb 2011 - ITI

Kebutuhan

TOTAL BIAYA BAHAN BAKU HINGGA TAHUN KESEPULUH


Kapasitas Produksi

Biaya bahan baku

80%

40.719.144.977

90%

50.389.941.909

100%

62.357.553.113

100%

77.167.471.977

100%

95.494.746.572

100%

118.174.748.883

100%

146.241.251.742

100%

180.973.549.031

100%

223.954.766.926

10

100%

277.144.024.071

Keterangan : Kenaikan biaya bahan baku 10% per tahun

sri h - feb 2011 - ITI

Tahun

b. Persediaan sarana penunjang


Tahun pertama
Komponen

Kebutuhan

Biaya (Rp)

1. Solar

742,6250

2. Listrik

75,0000

440

261.360.000

3. Air dari PAM

8,3094

4.900

322.471.195

4. Resin ion exchanger

0,0110

7.500

653.400

Total

5.350 31.466.506.500

32.050.991.095

sri h - feb 2011 - ITI

Harga/satuan
(Rp)

TOTAL BIAYA PENUNJANG HINGGA


TAHUN KESEPULUH
Kapasitas Produksi
80%
90%
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Biaya penunjang
25.640.792.876
31.730.481.184
39.266.470.466
48.592.257.201
60.132.918.286
74.414.486.379
92.087.926.894
113.958.809.532
141.024.026.796
174.517.233.160

Keterangan : Kenaikan biaya penunjang 10% per tahun

sri h - feb 2011 - ITI

Tahun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Abonemen Listrik dan Air


Abodemen 1 tahun
= Rp. 28.641.360
Total biaya abodemen listrik dan air hingga
tahun kesepuluh
Asumsi : Kenaikan biaya abonemen 10% per
tahun

Biaya Abonemen (Rp)

28.641.360

31.505.496

34.656.046

38.121.650

41.933.815

46.127.197

50.739.916

55.813.908

61.395.299

10

67.534.829

sri h - feb 2011 - ITI

Tahun

BIAYA START UP

Lama Start up adalah 1 minggu


Perhitungan biaya Start up untuk masa 1 minggu dengan
jumlah hari kerja 7 hari.
Perhitungan : (7 hari x 24 jam/hari x harga x kebutuhan/jam)
Kebutuhan

a. Bahan Baku
1. Sorbitol (kg/jam)
2. NaOCl (gal/jam)
3. CoO2 (kg/jam)
4. O2 (kg/jam)

Harga/satuan
(Rp)

Biaya (Rp)

269.9013
63.4000
9.4123

6.500
4.400
424.600

294.732.220
46.865.280
671.405.713

56.6931

7.000

66.671.086

742.6250
75.0000

5.350
440

667.471.350
5.544.000

3. Air dari PAM (m3/jam)

8.3094

4.900

6.840.298

4. Resin ion exchanger


(m3/jam)

0.0110

7.500

13.860

650.940

650.940

b.bahan Penunjang
1. Solar (liter/jam)
2. Listrik (kWh)

Abonemen/minggu
Total

1.760.194.747

sri h - feb 2011 - ITI

Komponen

TOTAL BIAYA START UP HINGGA TAHUN KESEPULUH


Biaya Start up (Rp)

1,760,194,747

1,936,214,221

2,129,835,644

2,342,819,208

2,577,101,129

2,834,811,242

3,118,292,366

3,430,121,602

3,773,133,762

10

4,150,447,139

sri h - feb 2011 - ITI

Tahun

HASIL PENJUALAN PRODUK


Hasil

sri h - feb 2011 - ITI

produksi vitamin C = 2.000.000


kg/tahun
Harga produk vitamin C = Rp 125.000 /kg
*
Hasil penjualan produk per tahun = Rp
250.000.000.000
* Sumber
http//www.icis.com/StaticPages/t-z.htm

Total penjualan produk utama


hingga tahun kesepuluh

80%

90%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

10

100%

Hasil penjualan produksi


(Total Sales)
Rp
200.000.000.000
Rp
247.500.000.000
Rp
302.500.000.000
Rp
332.750.000.000
Rp
366.025.000.000
Rp
402.627.500.000
Rp
442.890.250.000
Rp
487.179.275.000
Rp
535.897.202.500
Rp
589.486.922.750

Keterangan : Terjadi kenaikan harga produk sebesar 10% /tahun

sri h - feb 2011 - ITI

Tahun

Kapasitas
Produksi

Hasil samping produksi yaitu NaCl= 670701,24 kg /tahun


Harga produk NaCl
= Rp. 1350 /kg *
Harga penjualan produk per tahun = Rp. 905.446.674
* Sumber http://jual-nacl-kcl.blogspot.com/
Total penjualan produk Samping hingga tahun kesepuluh

80%

Rp

670.701.240

90%

Rp

829.992.785

100%

Rp

1.014.435.626

100%

Rp

1.115.879.188

100%

Rp

1.227.467.107

100%

Rp

1.350.213.818

100%

Rp

1.485.235.199

100%

Rp

1.633.758.719

100%

Rp

1.797.134.591

10

100%

Rp

1.976.848.050

sri h - feb 2011 - ITI

Tahun

Kapasitas
Produksi

Hasil penjualan produksi


(Total Sales)

Keterangan : Terjadi
kenaikan harga
produk sebesar
10% /tahun

TOTAL PENJUALAN PRODUK (UTAMA DAN SAMPING) HINGGA TAHUN


KESEPULUH

Hasil penjualan produksi


(Total Sales)

80%

Rp

200.670.701.240

90%

Rp

248.329.992.785

100%

Rp

303.514.435.626

100%

Rp

333.865.879.188

100%

Rp

367.252.467.107

100%

Rp

403.977.713.818

100%

Rp

444.375.485.199

100%

Rp

488.813.033.719

100%

Rp

537.694.337.091

10

100%

Rp

591.463.770.800

sri h - feb 2011 - ITI

Tahun

Kapasitas
Produksi

Keterangan :
Terjadi
kenaikan
harga produk
sebesar 10%
/tahun

SALVAGE VALUE

Catatan: Tanah tidak didepresiasi. Pada akhir


tahun ke-10 harga tanah diperhitungkan tetap.
yaitu sebesar: Rp 15.000.000.000
Sehingga total nilai salvage value yang akan
diperhitungkan pada akhir tahun ke-10 adalah
sebesar: Rp 24.713.659.761

sri h - feb 2011 - ITI

Salvage value untuk masing-masing barang modal


adalah sebagai berikut :
a. Kendaraan (mobil. truk dan forklift)
= 10 % x Rp 5.970.000.000 = Rp 597.000.000
b. DFCI selain kendaraan. bangunan. dan tanah.
= 10 % x Rp 81.166.597.607 = Rp 8.116.659.761
c. Bangunan
= 10 % x Rp 10.000.000.000 = Rp 1.000.000.000

DEPRESIASI
Depresiasi digolongkan pada masing-masing alat
sesuai periode depresiasinya
Metode yang dipakai adalah Metode Garis Lurus
Periode depresiasi menurut SK Menteri Keuangan No.
961/KMK-04/1983 adalah :
5 tahun atau 20% / tahun untuk kendaraan
10 Tahun atau 10% /tahun untuk mesin-mesin
industri kimia
20 tahun atau 5% / tahun untuk bangunan
5 tahun atau 20% / tahun untuk IFCI tanpa salvage
value (amortisasi)
Amortisasi adalah depresiasi untuk modal tetap tak
berujud

sri h - feb 2011 - ITI

Biaya Depresiasi per Tahun =

(Nilai pembelian nilai rosongkan)/jml thn depresiasi

JUMLAH DEPRESIASI (DPR) PER


TAHUN
Kendaraan

Rp1.074.600.000

Rp7.304.993.785

Rp450.000.000

Rp24.927.736.716

Rp33.757.330.501

Rp1.074.600.000

Rp7.304.993.785

Rp450.000.000

Rp24.927.736.716

Rp33.757.330.501

Rp1.074.600.000

Rp7.304.993.785

Rp450.000.000

Rp24.927.736.716

Rp33.757.330.501

Rp1.074.600.000

Rp7.304.993.785

Rp450.000.000

Rp24.927.736.716

Rp33.757.330.501

Rp1.074.600.000

Rp7.304.993.785

Rp450.000.000

Rp24.927.736.716

Rp33.757.330.501

Rp7.304.993.785

Rp450.000.000

Rp7.754.993.785

Rp7.304.993.785

Rp450.000.000

Rp7.754.993.785

Rp7.304.993.785

Rp450.000.000

Rp7.754.993.785

Rp7.304.993.785

Rp450.000.000

Rp7.754.993.785

10

Rp7.304.993.785

Rp450.000.000

Rp7.754.993.785

Bangunan

Nilai depresiasi
IFCI

Jumlah Nilai
Depresiasi

Rp207.561.621.427

sri h - feb 2011 - ITI

Tahun

DFCI tanpa
tanah, bangunan
&kendaraan

PERHITUNGAN BIAYA PRODUKSI TOTAL (TPC)

Keterangan : biaya produksi dihitung per tahun operasi pabrik (330 hari)
TAHUN
KAPASITAS PRODUKSI
BIAYA PRODUKSI (PRODUCT COST)
A.

I
80%
Fixed Cost
Variable Cost

II
90%
Fixed Cost

Variable Cost

Biaya Manufacturing (Manufacturing Cost)

Biaya Manufacturing Langsung (DMC)

a.

Biaya Bahan Baku

b.
c.
d.
e.
f.

Gaji Karyawan
Biaya Pemeliharaan dan Perbaikan (kenaikan 5% per tahun)
Biaya Royalti dan Paten
Biaya Laboratorium
Biaya pengemasan produk

g.

h.

Rp40.719.144.977

Rp50.389.941.909

Rp5.414.050.000
Rp2.242.731.952
-

Rp1.000.000.000
Rp203.595.725
Rp814.382.900

Rp5.955.455.000
Rp2.354.868.550
-

Rp1.237.500.000
Rp251.949.710
Rp1.007.798.838

Biaya Start up

Rp1.760.194.747

Rp1.936.214.221

Biaya sarana penunjang


Total Biaya Manufacturing Langsung (DMC)
Biaya Plant Overhead

Rp28.641.360
Rp9.445.618.059
Rp1.531.356.390

Rp25.640.792.876
Rp68.377.916.478
-

Rp31.505.496
Rp10.278.043.267
Rp1.662.064.710

Rp31.730.481.184
Rp84.617.671.641
-

Rp33.757.330.501

Rp33.757.330.501

2%
0,5%
0,5%
2,0%

20%

DFCI
TS
BB
BB

(b+c)

Biaya Manufacturing Tetap (FMC)


2.

Depresiasi
Pajak Bumi dan Bangunan diperkirakan 0.1 % x (tanah +
3. bangunan),kenaikan 10 % /th
a. Biaya asuransi (kenaikan 10 %) pertahun
b. Total Biaya Manufacturing Tetap (FMC)

B.
a.
b.

Pengeluaran Umum (General Expenses)


Biaya administrasi
Biaya distribusi dan penjualan

0,1%
0,5%

DFCI

Rp15.000.000
Rp560.682.988
Rp34.333.013.489

Rp16.500.000
Rp616.751.287
Rp34.390.581.788

5%
10%

b
f

Rp270.702.500
-

Rp81.438.290

Rp297.772.750
-

Rp100.779.884

Rp14.000.000.000
Rp14.270.702.500
Rp59.580.690.438

Rp81.438.290
Rp68.459.354.768

Rp10.500.000.000
Rp10.797.772.750
Rp57.128.462.515

Rp100.779.884
Rp84.718.451.525

c.

Bunga Bank
Total Pengeluaran Umum
Total Biaya

sri h - feb 2011 - ITI

1.

TAHUN
KAPASITAS PRODUKSI
BIAYA PRODUKSI (PRODUCT COST)
A.

III
100%
Fixed Cost
Variable Cost

IV
100%
Fixed Cost
Variable Cost

Biaya Manufacturing (Manufacturing Cost)


Biaya Manufacturing Langsung (DMC)

a.

Biaya Bahan Baku

b.
c.
d.
e.
f.

Gaji Karyawan
Biaya Pemeliharaan dan Perbaikan (kenaikan 5% per tahun)
Biaya Royalti dan Paten
Biaya Laboratorium
Biaya pengemasan produk

g.

h.

Rp62.357.553.113

Rp77.167.471.977

Rp6.551.000.500
Rp2.472.611.977
-

Rp1.512.500.000
Rp311.787.766
Rp1.247.151.062

Rp7.206.100.550
Rp2.596.242.576
-

Rp1.663.750.000
Rp385.837.360
Rp1.543.349.440

Biaya Start up

Rp2.129.835.644

Rp2.342.819.208

Biaya sarana penunjang


Total Biaya Manufacturing Langsung (DMC)
Biaya Plant Overhead

Rp34.656.046
Rp11.188.104.166
Rp1.804.722.495

Rp39.266.470.466
Rp104.695.462.406
-

Rp38.121.650
Rp12.183.283.984
Rp1.960.468.625

Rp48.592.257.201
Rp129.352.665.978
-

Rp33.757.330.501

Rp33.757.330.501

2%
0,5%
0,5%
2,0%

20%

DFCI
TS
BB
BB

(b+c)

Biaya Manufacturing Tetap (FMC)


2.

Depresiasi
3.
a.
b.

B.
a.
b.

Pajak Bumi dan Bangunan diperkirakan 0.1 % x (tanah +


bangunan),kenaikan 10 % /th
Biaya asuransi (kenaikan 10 %) pertahun
Total Biaya Manufacturing Tetap (FMC)
Pengeluaran Umum (General Expenses)
Biaya administrasi
Biaya distribusi dan penjualan

0,5%

DFCI

Rp18.150.000
Rp678.426.416
Rp34.453.906.916

Rp19.965.000
Rp712.347.736
Rp34.489.643.237

5%
10%

b
f

Rp327.550.025
-

Rp124.715.106

Rp360.305.028
-

Rp154.334.944

c.

Bunga Bank
Total Pengeluaran Umum
Total Biaya
Total Biaya Produksi (TPC)

Rp7.000.000.000
Rp7.327.550.025
Rp124.715.106
Rp54.774.283.603
Rp104.820.177.512
Rp159.594.461.116

Rp3.500.000.000
Rp3.860.305.028
Rp154.334.944
Rp52.493.700.874
Rp129.507.000.922
Rp182.000.701.796

sri h - feb 2011 - ITI

1.

BREAK EVENT POINT (BEP)


BEP adalah tingkat kapasitas produksi dimana
nilai total biaya yang dikeluarkan perusahaan,
dalam kurun waktu 1 tahun
Rumus Umum :
BEP
=
FC

Dimana :
FC : Total Fixed Cost
TS : Total Sales
VC: Total Variabel Cost
Total Variabel Cost dan Total Sales pada tingkat
kapasitas 100%

sri h - feb 2011 - ITI

TS VC

100%

BEP DARI TAHUN PERTAMA HINGGA TAHUN


KESEPULUH
Tahun

Total

Total

Total

BEP

Fixed Cost (Rp)

Variabel Cost (Rp)

Penjualan (Rp)

(%)

59.580.690.438

68.459.354.768

200.670.701.240

45,06

57.128.462.515

84.718.451.525

248.329.992.785

34,92

54.774.283.603

104.820.177.512

303.514.435.626

27,57

52.493.700.874

129.507.000.922

333.865.879.188

25,69

50.361.563.357

160.036.148.016

367.252.467.107

24,30

25.856.086.644

197.793.090.982

403.977.713.818

12,54

27.494.454.483

244.492.143.684

444.375.485.199

13,76

sri h - feb 2011 - ITI

Grafik BEP pada Tahun pertama


200000000000
180000000000
160000000000

sri h - feb 2011 - ITI

140000000000
120000000000
100000000000
Rp
80000000000
60000000000
40000000000
20000000000
0
0

10

20

30

40

50

% Kapasitas

60

70

80

90

100

LABA RUGI DAN PAJAK


Berdasarkan UU No. 36 tahun 2008. sebagai
berikut :
Penghasilan Kena Pajak
Tarif
Pajak (%)
s/d Rp 50 juta
10
Rp 50 juta s/d 250 juta
15
Rp 250 juta s/d 500 juta
25
> Rp 500 juta
30

Besar pajak tiap tahun kena pajak 30 %

sri h - feb 2011 - ITI

LABA RUGI DAN PAJAK


Pengeluaran

Laba sebelum
pajak

PPH 30%

Laba setelah pajak

(Rp)

(Rp)

(Rp)

(Rp)

(Rp)

200.670.701.240

128.040.045.206

72.630.656.034

21.789.196.810

50.841.459.224

248.329.992.785

141.846.914.040

106.483.078.745

31.944.923.623

74.538.155.121

303.514.435.626

159.594.461.116

143.919.974.510

43.175.992.353

100.743.982.157

333.865.879.188

182.000.701.796

151.865.177.392

45.559.553.218

106.305.624.175

367.252.467.107

210.397.711.372

156.854.755.735

47.056.426.720

109.798.329.014

403.977.713.818

223.649.177.626

180.328.536.192

54.098.560.858

126.229.975.334

444.375.485.199

271.986.598.167

172.388.887.032

51.716.666.110

120.672.220.923

488.813.033.719

331.542.612.796

157.270.420.923

47.181.126.277

110.089.294.646

537.694.337.091

404.957.093.356

132.737.243.735

39.821.173.121

92.916.070.615

10

591.463.770.800

493.008.979.423

98.454.791.377

29.536.437.413

68.918.353.964

Tahun

sri h - feb 2011 - ITI

Penjualan

JUMLAH NOMINAL ALIRAN MASUK = LABA SETELAH


PAJAK + DEPRESIASI + SALVAGE VALUE
Depresiasi

Salvage value+
tanah

Cash in Nominal

(Rp)

(Rp)

(Rp)

(Rp)

50.841.459.224

33.757.330.501

84.598.789.725

74.538.155.121

33.757.330.501

108.295.485.622

100.743.982.157

33.757.330.501

134.501.312.658

106.305.624.175

33.757.330.501

140.062.954.676

109.798.329.014

33.757.330.501

597.000.000

144.152.659.515

126.229.975.334

7.754.993.785

133.984.969.119

120.672.220.923

7.754.993.785

128.427.214.707

110.089.294.646

7.754.993.785

117.844.288.431

92.916.070.615

7.754.993.785

100.671.064.399

10

68.918.353.964

7.754.993.785

24.713.659.761

101.387.007.510

Tahun

sri h - feb 2011 - ITI

Laba setelah pajak

MINIMUM PAYBACK PERIOD


(MPP)
Jangka waktu minimum pengembalian investasi modal sebagai berikut :
(Keterangan :suku bunga tahunan 20 %)
Net Cash Flow per tahun
Faktor Discount

(268.441.826.171)

1,000

(268.441.826.171)

(268.441.826.171)

84.598.789.725

0,833

70.498.991.437

(197.942.834.734)

108.295.485.622

0,694

75.205.198.349

(122.737.636.385)

134.501.312.658

0,579

77.836.407.788

(44.901.228.597)

140.062.954.676

0,482

67.545.792.185

22.644.563.588

144.152.659.515

0,402

57.931.720.806

80.576.284.394

133.984.969.119

0,335

44.871.295.064

125.447.579.457

128.427.214.707

0,279

35.841.678.630

161.289.258.087

117.844.288.431

0,233

27.406.815.110

188.696.073.198

100.671.064.399

0,194

19.510.726.723

208.206.799.921

10

101.387.007.510

0,162

16.374.567.745

224.581.367.666

224.581.367.666

Layak

Total

(Rp)

sri h - feb 2011 - ITI

NCF nominal (Rp)

1/(1+0.20)^n

NCF PV (Rp)

Akumulasi

Tahun

Jumlah tahun yang dibutuhkan : (dengan


interpolasi)
44.901.228.597
MPP =
x 12
3
(22.644.563.588 22.644.563.588)
bulan

sri h - feb 2011 - ITI

= 3,58 tahun
= 3 tahun 7 bulan

INTERNAL RATE OF RETURN


(IRR)
Keterangan : Net Cash Flow (NCF) sesudah pajak
= (Penjualan - Pengeluaran - Pajak) + Depresiasi
Bunga 40%

(Rp)

1/(1+I)^n

-268.441.826.171

1,000

-268.441.826.171

1,000

-268.441.826.171

84.598.789.725

0,714

60.427.706.946

0,667

56.399.193.150

108.295.485.622

0,510

55.252.798.787

0,444

48.131.326.943

134.501.312.658

0,364

49.016.513.359

0,296

39.852.240.787

140.062.954.676

0,260

36.459.536.307

0,198

27.666.756.479

144.152.659.515

0,186

26.802.942.880

0,132

18.983.066.274

133.984.969.119

0,133

17.794.585.100

0,088

11.762.740.773

128.427.214.707

0,095

12.183.184.301

0,059

7.516.544.802

117.844.288.431

0,068

7.985.171.590

0,039

4.598.100.570

100.671.064.399

0,048

4.872.505.515

0,026

2.618.685.412

10

101.387.007.510

0,035

3.505.112.390

0,017

1.758.205.824

Total

Present Value

5.858.231.005

Bunga 50%
1/(1+I)^n

Present Value

-49.154.965.157

sri h - feb 2011 - ITI

Net Cash Flow

Tahun

IRR

= 40 % +
= 41,06 %

IRR > bunga pinjaman. maka proyek investasi


pabrik Vitamin C ini feasible.

sri h - feb 2011 - ITI

(50 - 40) (5.858.231.005)


49.154.965.157 5.858.231.005

Net Cash Flow


Tahun

Faktor Diskon 20%

Net Cash Flow

(Rp)

1/(1+i)^n

Present Value

(268.441.826.171)

(268.441.826.171)

84.598.789.725

0,833

70.498.991.437

108.295.485.622

0,694

75.205.198.349

134.501.312.658

0,579

77.836.407.788

140.062.954.676

0,482

67.545.792.185

144.152.659.515

0,402

57.931.720.806

133.984.969.119

0,335

44.871.295.064

128.427.214.707

0,279

35.841.678.630

117.844.288.431

0,233

27.406.815.110

100.671.064.399

0,194

19.510.726.723

10

101.387.007.510

0,162

16.374.567.745

TOTAL

224.581.367.666

sri h - feb 2011 - ITI

Net Cash Flow Nominal

Nilai Net Cash Flow Present Value pada tingkat bunga


berjalan (20%) sebesar
Rp 224.581.367.666 (positif).

Maka perancangan pabrik ini feasible (layak).

Dengan ini terlihat perancangan pabrik ini layak


karena :

a. NCF PV pada bunga bank sebesar 20% = Rp.


224.581.367.666 (positif).
b. MPP pada 3 tahun 7 bulan sehingga investasi kembali
sebelum umur pabrik (10 tahun)
c. IRR = 41,06 % lebih besar dari tingkat bunga yang
berlaku (20%)

sri h - feb 2011 - ITI