Anda di halaman 1dari 35

3

Peubah Acak
Diskrit dan
Sebaran
Peluangnya

Peubah Acak Diskrit


Jika ruang sampel suatu percobaan
bersifat diskrit
Peubah acak yang memetakan hasil
percobaan tsb akan bersifat diskrit
pula.

2
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh: Voice Lines


Suatu sistem komunikasi telepon pada
perusahaan terdiri dari 48 jalur eksternal.
Pada suatu waktu, sistem tsb diamati,
dan terdapat beberapa jalur yang sedang
digunakan.
X: jumlah jalur yang sedang terpakai.
X bilangan bulat dari 0, 1, 2, , 48.
Jika pada suatu waktu sistem diamati dan
terdapat 10 jalur yang terpakai, maka x
= 10.
3
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh: Keping Konduktor


Pada suatu sistem produksi
keping konduktor, 2 keping
diambil secara acak.
Setiap keping
diklasifikasikan sebagai
cacat atau tidak cacat.
Diasumsikan peluang
terpilihnya satu keping
yang tidak cacat adalah
0.8, dan masing-masing
pengambilan saling bebas
X: jumlah keping cacat
pada dua pengambilan
4
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh: Keping Konduktor


Ruang sampel dari
percobaan dan
peluangnya tersaji
pada Tabel 3-1.
Peluang bahwa
keping 1 tidak cacat
dan keping 2 cacat:
P(TC,C) = 0.8 * 0.2
= 0.16.
5
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Sebaran Peluang
Sebaran peluang dari peubah acak X
adalah suatu gambaran nilai peluang
untuk masing-masing nilai yang mungkin
bagi X.
Untuk suatu peubah acak diskrit,
sebaran peluang dapat berupa:
1. Daftar/tabel seluruh nilai yang mungkin
bagi X dengan peluangnya masing-masing.
2. Rumus/fungsi yang digunakan untuk
menghitung peluang dengan menggunakan
nilai peubah acak X sebagai input.
6
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh: Digital Channel


Terdapat peluang terjadi
kesalahan penerimaan
transmisi (satuan bit: kode
0 atau 1) dari suatu
channel pengiriman.
X: jumlah bit yang
diterima secara salah pada
4 transmisi berikutnya.
Sebaran peluang yang
bersesuaian dapat
disajikan dalam bentuk
grafik atau tabel.

Figure 3-1 Probability


distribution for bits in
error.

7
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Fungsi Massa Peluang


Penyajian sebaran peluang dalam
bentuk fungsi dengan X sebagai
input atau daerah asal untuk X
peubah acak diskrit

8
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Sifat Fungsi Massa Peluang


For a discrete random variable X with possible values x1 ,x 2 , ... x n ,
a probability mass function is a function such that:
(1) f xi 0
n

(2)

f x 1
i 1

(3) f xi P X xi

Sec 3-2 Probability Distributions & Probability Mass Functions


John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh: Kontaminasi Keping


X adalah peubah acak yang menyatakan jumlah keping konduktor yang
harus diperiksa sampai diperolehnya keping dengan partikel kontaminan.
Asumsi: peluang bahwa keping mengandung partikel kontaminan adalah
0.01, and that the wafers are independent.
p menyatakan keping mengandung partikel & a menyatakan keping tidak
mengandung partikel atau absent.
Ruang sampel: S = {p, ap, aap, aaap, }
Kemungkinan nilai X : x = 1, 2, 3, 4,

10
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Fungsi Sebaran Kumulatif

Dari contoh transmisi


Dapat dinyatakan peluang
terjadinya 3 bit atau kurang
jumlah kesalahan penerimaan:
P(X 3).
Kejadian (X 3) adalah
gabungan dari kejadian yang
mutually exclusive/saling lepas
(X=0), (X=1), (X=2), (X=3).
3)Dari
= P(X=0)
tabel: + P(X=1) + P(X=2) + P(X=3) = 0.99

= 3) = P(X 3) - P(X 2) = 0.0036

Sec 3-3 Cumulative Distribution Functions


John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

11

Sifat Fungsi Sebaran Kumulatif


Fungsi sebaran kumulatif dibentuk dari fungsi
massa peluang
The cumulative distribution function of a discrete random variable X ,
denoted as F ( x), is:
F x F X x xi
xi x

For a discrete random variable X , F x satisfies the following properties:

(1) F x P X x f xi
xi x

(2) 0 F x 1
(3) If x y, then F x F y

12
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh: Fungsi Sebaran Peluang


Fungsi massa peluang dapat ditentukan
dari fungsi sebaran kumulatif

Figure 3-3 Graph of the CDF


13
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Ukuran-ukuran Penting Pada Suatu


Sebaran Peluang
Mean adalah ukuran pemusatan dari
suatu sebaran peluang.
Varians adalah ukuran ketersebaran
dari suatu sebaran peluang.
Akarnya adalah simpangan baku

14
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Sebaran Seragam Diskrit


Sebaran diskrit yang paling mudah.
Peubah acak X diasumsikan terbatas
untuk nilai-nilai tertentu, dengan
peluang sama bagi masing-masing
nilai.
Untuk setiap kemungkinan nilai X: x1,
x2, , xn, fungsi peluangnya:
f(xi) = 1/n

(3-5)
15

John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh: Sebaran Seragam Diskrit


Digit-digit pertama dari suatu nomor serial,
dapat saja berupa angka angka 0 s/d 9
masing-masing dengan kemungkinan yang
sama.
X : angka pada digit pertama nomor serial
X mempunyai sebaran seragam diskrit.

Figure 3-7 Fungsi massa peluang f(x) = 1/10 untuk x = 0, 1, 2, , 9


16
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Sebaran Seragam Diskrit secara Umum

X adalah peubah acak diskrit dengan


kemungkinan nilai a sampai dengan b
untuk a < b.
Terdapat b (a-1) nilai pada selang
tersebut. Sehingga:
f(x) = 1/(b-a+1)
Ukuran pemusatan dan penyebaran:
= E(x) = 1/(b-a)
2 = V(x) = [(b-a+1)21]/12
17
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh: Jumlah jalur telepon


X: jumlah jalur telepon yang sedang
digunakan dari 48 jalur yang ada.
X diasumsikan menyebar secara seragam
(diskrit) pada selang 0, 1, , 48.
Tentukan ukuran pemusatan dan
penyebaran
bagi
X.
48 0

24

48 0 1
12

2400

14.142
12
18

John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh Peubah Acak Binomial


1. Melempar koin 10 kali. X= # gambar dari 10
kali lemparan.
2. Suatu mesin menghasilkan produk dengan
jumlah cacat 1% dari keseluruhan produksi.
X= # jumlah cacat pada 25 unit yang
diproduksi secara berurutan.
3. Soal ujian pilihan berganda dengan 10
pertanyaan dan 4 pilihan jawaban setiap
pertanyaan. X = # jawaban yang benar dari
10 pertanyaan.
4. Dari 20 bayi yang baru lahir. X = # bayi
perempuan dari 20 bayi yang baru lahir tsb.
19
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Sifat-sifat sebaran Binomial


1. Jumlah percobaan yang tetap (n).
2. Setiap percobaan hanya terdiri dari
sukses dan gagal. X adalah jumlah
sukses dari n percobaan tsb.
3. Peluang sukses dari setiap
percobaan adalah tetap, misalkan
sebesar p.
4. Hasil dari percobaan yang dilakukan
berturut-turut saling bebas.
20
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh: Digital Channel


Peluang bahwa transmisi bit melalui channel digital
diterima secara salah adalah 0.1. Diasumsikan
bahwa
Assume that the transmission trials are independent.
Let X = the number of bits in error in the next 4
bits transmitted. Find P(X=2).
Answer:
Let E denote a bit in error
Let O denote an OK bit.
Sample space & x listed in
table.
6 outcomes where x = 2.
Prob of each is 0.12*0.92 =
2
2
0.0081
P X 2 C24 0.1 0.9
Prob(X=2) = 6*0.0081 =
Sec 3=6 Binomial Distribution
21
0.0486
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh: Digital Channel


Peluang bahwa transmisi bit melalui
channel digital diterima secara salah
adalah 0.1.
Diasumsikan bahwa setiap transmisi
terjadi dengan saling bebas.
X = jumlah bit yang salah diterima
pada 4 bit yang ditransmisikan.
Tentukan P(X=2).

Sec 2-

22
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Dinotasikan bit yang salah dengan E dan bit


yang benar dengan O
Ruang sampel dan nilai x (jumlah kesalahan
pada 4 transmisi) ditampilkan pada tabel.
Terdapat 6 hasil dengan x = 2.
Masing-masing dengan peluang:
0.12*0.92 = 0.0081
Prob(X=2) = 6*0.0081 = 0.0486

23
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Definisi Sebaran Binomial


Sebaran dari peubah acak X di mana:
X adalah jumlah sukses dari n
percobaan peluang sukses p, 0 < p
< 1 and n = 0, 1, ....
Fungsi massa peluangnya:
f x C p 1 p
n
x

n x

for x 0,1,...n

(3-7)

24
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh: Polusi Organik


Setiap sampel air yang diambil dari
suatu sungai mempunyai 10%
kemungkinan mengandung polutan.
Diasumsikan bahwa sampel-sampel
diambil secara bebas.
Tentukan peluang bahwa pada 18
pengambilan sampel berikutnya akan
diperoleh tepat 2 sampel yang
mengandung polutan.
25
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

X jumlah sampel yang mengandung polutan dari


18 sampel yang diambil.
Masing-masing sampel hanya mungkin
mengandung atau tidak mengandung polutan.
Maka X adalah peubah acak binomial dengan p =
0.1 dan n = 18
P X 2 C218 0.1

0.9

16

153 0.1

0.9

16

0.2835

26
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Tentukan peluang bahwa paling sedikit


terdapat 4 sampel yang mengandung polutan.

18

P X 4 C
x4

18
x

0.1 0.9
x

18 x

1 P X 4
3

1 C
x 0

18
x

0.1 0.9
x

18 x

0.098
Sec 2-

27
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Tentukan peluang bahwa akan ada 3


sampai dengan 7 sampel dengan
7
x
18 x
polutan
.
18
P 3 X 7 C 0.1 0.9
0.265

x 3

P X 7 P X 2

28
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Mean dan Varians Sebaran Binomial

X adalah peubah acak dengan


parameter n dan p
= E(X) = np

and 2 = V(X) =
np(1-p)

29
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh:
Pada kasus transmisi bit, dengan n=4 dan
p=0.1.
Tentukan mean (rata-rata) dan varians
(ragam) dari jumlah kesalahan transmisi!
Karena X adalah jumlah kesalahan dari 4
transmisi bit menyebar binomial maka:
= E(X) = np = 4*0.1 = 0,4
2 = V(X) = np(1-p) = 4*0.1*0.9 =
3.6
= SD(X) = 1.9
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

30

Sebaran Poisson
Jika jumlah percobaan (n) pada percobaan
binomial semakin banyak (menuju tak
hingga) dan rata-rata binomial (np) tetap,
maka sebaran binomial menjadi sebaran
Poisson.
Let np E x , so p n

n
x

n x
n
x
P X x
p 1 p
x
x



1
n
n

n x

e x

x!
31
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh Sebaran Poisson


Peubah acak X yang menyebar Poisson
menyatakan jumlah kejadian pada selang
tertentu.
1. Jumlah partikel kontaminasi per keping
konduktor
2. Jumlah cacat di setiap gulungan tekstil.
3. Jumlah telepon masuk per jam.
4. Frekuensi listrik padam per bulan.
5. Jumlah partikel atom yang dipancarkan dari
suatu spesimen per detik.
6. Jumlah cacat pada setiap meter kabel.
Sec 3-9 Poisson Distribution
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

32

Definisi Sebaran Poisson


Peubah acak X adalah jumlah
kejadian pada proses Poisson dengan
parameter > 0, dan fungsi massa
peluang:
e x
f x
x!

for

x 0,1, 2,3,...

(3-16)

33
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Mean (rata-rata) dan Varians (ragam) Sebaran


Poisson

Jika X adalah peubah acak Poisson


dengan parameter maka:
= E(X) =

and

2=V(X) =

34
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by

Contoh Jumlah Kerusakan per Meter Kabel


Diasumsikan bahwa jumlah kerusakan yang
terjadi di setiap meter kabel menyebar secara
Poisson dengan rata-rata 2.3 cacat per meter.
X menyatakan jumlah cacat per meter kabel.
Rata-rata berfungsi sebagai , sehingga =
2.3.
Peluang bahwa terdapat tepat dua cacat pada
suatu meter kabel adalah:

e 2.3 2.32
P X 2
0.265
2!
Sec 2-

35
John Wiley & Sons, Inc. Applied Statistics and Probability for Engineers, by