Anda di halaman 1dari 3

BAB II IDENTIFIKASI MASALAH

2.1 Gejala Permasalahan


Persaingan bisnis pelumas yang sangat ketat berdampak pada semakin
agresifnya komunikasi suatu produk dilakukan mulai dari membangun
awareness, mempengaruhi keputusan pembelian akan suatu produk sampai
dengan membangun loyalitas. Segmen High Tier menjadi segmen yang dipenuhi
dengan kompetisi promosi dan publikasi dari setiap produk pelumas, seperti
Castrol dengan TVC Molekul Pintar, Shell dengan publikasi Membersihkan
sampai ke dalam. Setiap merek pelumas berusaha melakukan promosi dengan
bahasanya masing-masing. Selain itu terdapat hasil survey lembaga independen
yang menunjukkan bahwa produk yang dipersepsikan sebagai global brand atau
brand impor dapat diterima dengan mudah dimasyarakat karena dipersepsikan
selalu memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan brand lokal.
Pelumas Pertamina sering mengalami kesulitan dalam melakukan penetrasi di
segmen High tier, karena posisi konsumen di level ini sudah tidak lagi
mempertimbangkan

harga

yang

terjangkau

tetapi

lebih

mementingkan

ekslusifitas dan persepsi kualitas. Pelumas Pertamina oleh konsumen masih


diposisikan sebagai produk mainstream yang dipilih oleh konsumen hanya
berdasarkan pertimbangan harga terjangkau.
Hal ini yang dialami oleh produk Fastron sebagai produk

2.2 Perumusan Masalah


Persepsi untuk mendorong posisi brand image sebagai global brand
seringkali hanya terfokus bagaimana menentukan strategi marketing dalam
memenangkan

mindset

konsumen,

dengan

berbagai

upaya

dalam

memposisikan secara marketing bahwa Pelumas Pertamina telah berada di level


yang sama dengan global brand.
Positioning sebagai global brand dan world lubricants player harus bisa
terukur secara kuantitatif, sehingga Pelumas Pertamina memiliki ukuran yang
jelas sebagai global brand dan world lubricants player seperti apa yang telah,
sedang dan ingin dicapai dimasa yang akan datang.

Dalam melakukan komunikasi suatu

S
A
L
E

Mature

Introduction
Preintro
duct
ion
publ
icity
;
sma
ll
amo
unts
of
adv
ertis
ing
nea
r
intro
duct
ion

Hea
vy
adve
rtisin
g
and
publi
c
relati
ons
to
build
awar
enes
s;
sale
s
prom
otion
to
indu
ce
trial;
pers
onal
sellin
g to
obtai
n
distri
butio
n

Decline

Growth
T
HeaI
vy M
adveE
rtisin
g
and
publi
c
relati
ons
to
build
bran
d
loyal
ty;
decr
easi
ng
use
of
sale
s
prom
otion
;
pers
onal
sellin
g to
main
tain
distri
butio
n

Advert
ising
slightly
decrea
sed
more
persua
sive
and
remind
er in
nature
;
increa
sed
use of
sales
promo
tion to
build
market
share;
person
al
selling
to
mainta
in
distrib
ution

Advert
ising
and
public
relatio
n
drastic
ally
decrea
sed;
sales
promo
tion
and
person
al
selling
mainta
ined at
low
level