Anda di halaman 1dari 1

PENANGANAN HIPOTENSI INTRA DIALISIS

RUMAH SAKIT PENDIDIKAN


UNIVERSITAS HASANUDDIN

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

00

1 dari 1

Tanggal Terbit

Ditetapkan
Direktur,

PROSEDUR TETAP
RUANG HEMODIALISA
Prof.Dr.dr.Syamsu, Sp.PD
Pengertian

Tujuan

Tata cara tindakan untuk menangani hipotensi pada pasien pada pasien
yang sedang menjalani hemodialisis di RS Pendidikan Universitas
Hasanuddin Makassar.
Sebagai acuan yang seragam dalam hal tata cara tindakan untuk
menangani hipotensi pada pasien yang sedang menjalani prosedur
hemodialisis, sehingga tindakan hemodialisis di RS Pendidikan
Universitas Hasanuddin Makassar memiliki standar prosedur yang
sama dan dapat diikuti oleh semua petugas yang terkait.

Kebijakan

PROSEDUR

Unit Terkait
Petugas

1. Mempersiapkan alat dan bahan yaitu : tensi meter, stetoskop,


cairan NaCl 0,9 %, oksigen, sungkup atau kanul nasal
2. Atur posisi tidur pasien, kepala lebih rendah dari kaki (posisi
tredelenberg)
3. Kecilkan kecepatan aliran darah (Quick Blood/ QB) 100-150
ml/menit
4. Berikan NaCl 0,9 % 50-100 ml atau NaCl 3 % 10-20 ml 3-5
menit atau dextrosa 40 % 50 ml atau sesuaikan dengan keadaan
umum pasien
5. Berikan 02 1-2 liter atau sesuaikan dengan keadaan umum
pasien
6. Proses hemodialisis sementara diistirahatkan dengan cara
a. Darah pasien di kembalikan ketubuh sambil menunggu
keadaan umum pasien membaik, blood line di sirkulasi
dengan NaCl 0,9 %
b. Heparin tetap dijalankan agar tidak terjadi bekuan darah
dalam blood line
c. Jika keadaan umum membaik dan tekanan darah kembali
normal, dialysis dapat dilanjutkan kembali
Unit Hemodialisis
Instalasi farmasi
Instalasi penyediaan alat dan bahan
Perawat Hemodialisa