Anda di halaman 1dari 6

BAB III

LAPORAN KASUS

A. Identitas Pasien
No. Kartu

: 2953

Nama

: RP

Umur

: 21 tahun

Jenis Kelamin

: Perempuan

Pekerjaan

: Mahasiswi

Alamat

: Jl. Pekapuran Raya Gg Keramat No 6

B. Pemeriksaan Subyektif
1. Keluhan utama

Pasien wanita umur

21 tahun datang mengeluhkan gusinya yang


membesar di rahangatas dan rahang bawah
depan, sering berdarah ketika sikat gigi dan
ingin melakukan pembedahan pada gusinya.
2. Riwayat penyakit : sebelumnya pasien pernah
melakukan operasi gusi untuk menghilangkan
gusi yang membe-sar pada rahang atas dan
rahang bawahnya kurang lebih 4 bulan yang
lalu.
3. Keadaan umum
:
a. Penyakit yg pernah diderita
:b. TB/BB
: 163 cm/56 kg
4. Riwayat perawatan
:

14

a. Gigi

: gigi geraham kanan dan kiri

bawah

amalgam

serta

scalling.
: pernah melakukan operasi gusi
rahang atas dan bawah pada bulan
november 2014

b. Jaringan lunak rongga mulut

5. Riwayat kesehatan :
a. Kelainan darah
b. Kelainan endokrin
c. Kelainan nutrisi
d. Gangguan respiratori
e. Gangguan TMJ
f. Kelainan imunologi
g. Kelainan jantung
h. Kelainan kulit/kelamin
i. Kelainan pencernaan
j. Diabetes mellitus
6. Obat-obatan yg telah dijalani
7. Keadaan social/kebiasaan
8. Riwayat keluarga
a. Kelainan darah
b. Kelainan endokrin
c. Diabetes mellitus
d. Kelainan jantung
e. Kelainan syaraf
f. Alergi

tumpat

:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:

T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K
Ada
T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K
Tidak ada
Mengunyah 1 sisi (kanan)
T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K

C. Pemeriksaan Obyektif
Pemeriksaan Ekstra Oral
a. Wajah
b. Pipi kanan
Kiri
c. Bibir atas
bawah
d. Sudut mulut
e. Kelenjar submandibularis kanan
kiri
:
f. Kelenjar submentalis
:

15

:
:
:
:
:
:
:

Simetris
T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K

g. Kelenjar leher
h. Kelenjar sublingualis
i. Kelenjar parotis kanan
kiri

:
:
:
:

T.A.K
T.A.K
T.A.K
T.A.K

Pemeriksaan Intra Oral


Kunjungan pertama (14 Februari 2015)
Rahang Atas
Poket:-

Rahang bawah
Poket: -

Hiperplasi: 11,21,22,23,24,25,26

Hiperplasi: 43,42,41,31,32,33

Resesi: -

Resesi: -

Pendarahan: 12,11,21,22

Pendarahan: 43,42,32,33

Keradangan: -

Keradangan: -

Kalkulus: -

Kalkulus: -

Plak gigi: 14,13,12,11,21,22,24

Plak gigi: 47,46,45,44,43,42,41

Kegoyangan: -

Kegoyangan: 32

Vitalitas: 17,15,14,13,12,11,21,

Vitalitas: 38,37,35,34,33,32,31,41.42,43,

22,23,24,25,26,27

44,45,46,47,48

Migrasi: -

Migrasi: -

Malposisi: -

Malposisi: 43,42,32,33

OHIS : DIS + CIS

16

: 1/4 + 0
: 0,25 (baik)
Indeks plak: 18%
A : Enlargement gingiva
P : Gingivektomi dan gingivoplasti
Kontrol pertama (21 Februari 2015)
S: Pasien datang untuk melakukan kontrol pertama pasca gingivektomi dan
gingivoplasti pada gusi 43,42,41,32,32,33 tujuh hari yang lalu. Pasien masih
mengeluhkan rasa sakit saat gusi tersentuh sikat gigi atau benda lainnya. Obat yag
diresepkan di minum teratur dan sudah habis. Periodontal pack lepas sehari yang
lalu saat menyikat gigi.
O: Ektra Oral : Normal
: Intra Oral : Periodontal pack terlepas
Terdapat kemerahan pada gusi 31,32,33,41,42,43 di bagian labial
Nyeri tekan pada gusi 33,32,31,41,42,43
A: Proses penyembuhan post gingivektomi dan gingivoplasti
P: Irigasi dengan aquades steril, terapi dilanjutkan, pemberian resep antibiotik,
analgesik, vitamin dan obat kumur, instruksi untuk kontrol 1 minggu lagi
Kontrol Kedua ( 11 Maret 2015)
S: Pasien datang untuk melakukan kontrol pasca operasi gusinya kurang lebih 3
minggu yang lalu pada gusi 43,42,41,31,32,33. Pasien tidak mengeluhkan sakit
lagi saat gusi tersentuhsikat gigi atau benda lainnya. Pasien tidak mengeluhkan

17

sakit saat makan dan minum, obat yang diresepkan diminum teratur dan sudah
habis..
O: Ektra Oral : Normal
: Intra Oral : gingiva pada 43,42,41,31,32,33 sudah tidak kemerahan
A: Proses penyembuhan post gingivektomi dan gingivoplasti
P: Pasien sembuh. Terapi selesai,
BAB IV
SIMPULAN

1.

Gingival enlargement adalah suatu keadaan dimana ukuran gingiva


bertambah dari normal yang dapat menimbulkan masalah estetis dan
kebersihan gigi geligi. Bertambah besarnya gingiva merupakan gambaran
klinis adanya kelainan gingiva yang disebabkan oleh hiperplasia dan

2.

hipertrofi gingival.
Gingival enlargement atau pertumbuhan yang berlebihan pada gingiva
biasanya disebabkan oleh

kondisi peradangan lokal seperti kebersihan mulut yang buruk,

impaksi makanan
Pembesaran gingiva diinduksi obat-obatan
Pembesaran gingiva yang dikaitkan dengan kondisi atau penyakit
sistemik :

a. Pembesaran kondisional seperti pada keadaan pregnansi, pubertas,


defisiensi vitamin C, gingivitis sel plasma, pembesaran nonspesifik.
b. Pembesaran gingiva akibat penyakit sistemik seperti pada penyakit
leukemia.
Pembesaran neoplastic

18

Pada kasus ini termasuk hiperplasia gingiva yang disebabkan faktor


hormonal karena pasien rutin melakukan scaling dan tidak ada
3.

mengonsumsi obat-obatan.
Pada kasus hiperplasia dilakukan gingivektomi apabila gingivitis tidak
berhasil dirawat dengan perawatan biasa dan prosedur oral hygiene.
Gingivektomi

adalah

prosedur

bedah

periodontal

yang

bertujuan

menghilangkan poket gingiva pada penyakit radang periodontal untuk


menciptakan suatu gingiva normal baik fungsi, kesehatan, dan estetika.
4. Pasien tidak ada keluhan sakit dan perdarahan seminggu pasca
gingivektomi, 3 minggu setelah gingivektomi pasien puas dengan hasil
perawatan.

19