Anda di halaman 1dari 3

A.

Strategi Penetapan Harga Produk Baru


1) Skimming Price
Strategi skimming adalah menetapkan harga awal yang tinggi ketika
produk baru diluncurkan dan semakin lama akan terus turun harganya.
Contoh handphone nokia, laptop, komputer, dan lain sebagainya.
2) Penetration Price / Harga Penetrasi
Strategi harga penetrasi adalah menentukan harga awal yang rendah
serendah-rendahnya atau murah dengan tujuan untuk penetrasi pasar
dengan cepat dan juga membangun loyalitas merek dari pada konsumen.
Contoh : tarif layanan operator baru three / 3, mie selera rakyat, so klin
MB, dan lain-lain.
B. Strategi Penetapan Harga Berdasarkan Bauran Produk
Strategi berubah ketika produk tersebut menjadi bagian dari bauran produk.
Dengan ini perusahaan mencari celah agar bisa memaksimalkan keuntungan
dan menarik konsumen agar membeli barang atau jasa dari persuhaan tersebut.
Perusahaan mengambil keuntungan secara maksimal melalui sekumpulan harga
yang dimaksimalkan labanya dari total bauran prosuk tersebut.
Strategi ini di bagi menjadi 5 situasi penetapan harga bauran produk
1) Penetapan Harga Lini Produk
Penggunan Strategi ini yaitu menggunakan titik harga atau menentukan
jenjang harga produk atau jasa yang memang sudah ditetapkan untuk
produk oleh lini perusahannya sendiri. Perusahaan tidak memberikan
tambahan dan menargetkan harga pada produk atau jasa utama yang
akan ditawarkan.
Contoh dari Penetapan Harga Lini Produk adalah: Kerudung Paris Safira &
Zoya dan perusahaan lampu Osram yang menjual lampunya saja.
2) Penetapan Harga Produk Tambahan
Di strategi ini perusahaan mulai menawarkan untuk menjual produk
tambahan atau pelengkap beserta produk utama. Perusahaan mulai
memiliki pendapatan tambahan dari produk-produk tambahan tersebut.
Dengan semakin banyaknya produk tambahan perusahaan dapat memiliki
keuntungan yang semakin meluas dan dapat memasukkannya kedalam
label harga bersamaan dengan produk utama
Contoh dari Penetapan Harga Produk Tambahan adalah produk-produk dari
Ipad dan Tab yang memiliki fitur tambahan masing-masing seperti headset
pemancar FM, Speaker eksternal, fish eye, dan lain lain.
3) Penetapan Harga Produk Terikat
Saat Produk tambahan yang menjadi keuntungan terbesar dibandingkan
produk pertama penetapan harga ini lah yang dimaksudkan. Produk
tambahan mungkin bisa lebih tinggi harganya dibandingkan dengan
produk utamanya sendiri sehingga produk tambahan terikat dan tidak bisa
terpisahkan dari produk utama.
Contoh dari Penetapan Harga Produk Terikat adalah Gillete yang memiliki
pisau cukur yang murah namun gillete memiliki keuntungan yang lebih
besar dari pisau cukur penggantinya.
4) Penetapan Harga Produk Sampingan
Penetapan Harga Produk Sampingan mulai diterapkan saat Produk
sampingan menambahkan cost ke dalam perusahaan dan biasanya
berupa produk sisa atau buangan. Jika diolah dengan baik produk

sampingan bisa menambahkan keuntungan kepada pihak yang memang


membutuhkan.
Contoh dari Penetapan Harga Produk Sampingan adalah Perusahaan
Penetasan Telur PT. CPJF. Telur-telur yang gagal menetas menjadi cost
untuk biaya pembuangan nya agar tidak menjadi polusi. Namun oleh
beberapa pihak seperti pengusaha lele dibutuhkan untuk pakan lele
tersebut. Akhirnya perusahan penetasan telur tersebut menjual telur yang
gagal menetas tersebut dan mendapatkan keuntungan dari penjualan
tersebut tanpa ada nya cost pembuangan.
5) Penetapan Harga Paket Produk
Penetapan Harga Paket Produk saat produk produk dari perusahaan di
satukan dan ditawarkan dengan harga yang realtif murah. Perusahaan
berasumsi dengan memberikan paket paket seperti ini bisa
menstimulisasi konsumen untuk menggunakan produknya.
Contoh dari Penetapan Harga Paket Produk adalah Paket Produk
Kecantikan Bali Ratih yang menawarkan berbagai alat kecantikan dalam
satu paket yang lebih murah dibandingkan membeli secara satu satu.
C. Strategi Penyesuaian Harga
Perusahaan
biasanya
menyesuaikan
harga
dasar
mereka
dengan
memperhitungkan berbagai macam pelanggan dan situasi yang berubah.
Strategi
Penetapan
harga
pengurangan harga

diskon

Penetapan harga ter-segmentas

Penetapan harga psikologi


Penetapan harga promosi
Penetapan harga berdasarkan nilai

Pentapan harga geografi

Pentapan harga internasional

dan

Uraian
Mengurangi harga untuk menghargai
pelanggan yang memberikan respons
seperti membayar lebih awal atau
mempromosikan produk.
Menyesuaikan
harga
agar
ada
perbedaan untuk pelanggan, produk,
atau lokasi.
Menyesuaikan harga untuk dampak
psikologik
Sementara mengurangi harga untuk
menaikan penjualan jangka pendek
Menyesuaikan
harga
untuk
menawarkan kombinasi yang tepat dari
mutu dan pelayanan dengan harga
yang wajar
Menyesuaikan
harga
untuk
memperhitungkan
lokasi
geografi
pelanggan
Menyesuaikan harga untuk pasar
internasional

1) Penetapan harga diskon dan pengurangan harga


Diskon tunai, pengurangan harga bagi pembeli yang membayar
tagihan tepat waktu.
Diskon pembelian banyak. pengurangan harga bagi pembeli yang
membeli dalam jumlah besar.

Diskon fungsional, pengurangan harga ditawarkan oleh penjual


kepada anggota saluran distribusi yang melakukan fungsi tertentu,
seperti menjual menyimpan dan mencatat.
Diskon musiman, pengurangan harga bagi pembeli barang
dagangan atau jasa diluar musim.
Pengurangan harga, uang promosi yang dibayarkan oleh pabrik
kepada pengecer sebagai imbalan atas persetujuan
untuk
mendukung produk dengan cara tertentu.
2) Pentetapan harga tersegmentasi
Penjual satu produk atau jasa dengan dua harga atau lebih walaupun
perbedaan harga tidak didasarkan pada perbedaan biaya.